KAISAR DUA DUNIA

KAISAR DUA DUNIA
Skema Duke Lundberg


__ADS_3

Semua orang di ruangan itu kemudian melihat pria tua berjanggut putih itu. Raja Roman kemudian berkata " Duke Lundberg, apa alasanmu menolak anakku menjadi Putra mahkota?"


Dengan memberi rasa hormat kepada sang Raja, Lundberg menjelaskan "sebelumnya saya meminta maaf atas kelancangan saya, yang mulia!. Alasanku menolak pangeran ketiga karena banyak faktor, tapi aku akan menjelaskannya secara garis besar. yaitu Pangeran Alex baru saja bangun dari tidur panjangnya dan selama dia tertidur, pangeran melewatkan pendidikannya di akademi dan itu membuktikan bahwa dia tidak memenuhi syarat untuk menjadi putra mahkota yaitu harus dari kalangan yang telah lulus akademi."


Salah satu bangsawan yang memiliki pandangan yang sama dengan Lundberg berkata "aku juga menolaknya. Bagaimana dia bisa memimpin kerajaan kalau sekolah saja belum lulus!"


Setelah perkataan itu, banyak dari bangsawan berbicara di antara mereka satu sama lain. Raja Roman yang melihat suasananya mulai menjadi riuh langsung mengeluarkan gelombang aura sihir api miliknya dan menyebarkannya ke seluruh ruangan sehingga ruangan ini sudah menjadi Microwave.


Beruntung bagi mereka yang sudah menjadi penyihir unsur api, tapi bagaimana dengan mereka yang tidak? Tentu saja saat ini, semua orang yang bukan penyihir unsur api sedang menahan hawa panas tersebut.


Melihat semua orang sudah menjadi tenang, Raja Roman segera menghentikan gelombang auranya lalu berkata " apa kalian sudah puas menghina anakku?"


Tidak ada dari mereka yang menjawab pertanyaan tersebut karena masih merasa takut bahkan hanya untuk melihat sang raja. Raja Roman berkata "Lundberg, aku sudah sangat menghormati dirimu karena kau adalah bangsawan yang telah membantu ayahku dalam mempertahankan kerajaan ini di masa lalu, tapi masalah penggantiku itu adalah urusan pribadiku dan bangsawan yang berpangkat Duke sepertimu tidak bisa ikut campur!"


"Tapi yang mulia! Ini adalah aturan yang di buat raja sebelumnya dan kau harus menurutinya!" jawab Lundberg yang masih keras kepala.


Raja Roman adalah orang yang tenang, tapi ketika ada yang menghina keluarganya dia akan menjadi sangat menakutkan dan saat ini, itu hampir saja terjadi. Hertez yang berdiri di samping Raja Roman sudah bersiap untuk menghentikan amukan sang raja.


"KAU!!" Raja Roman pun hampir saja akan membunuh Lundberg, tapi itu di hentikan oleh perkataan Jani "ayah bisa izinkan aku mengambil ahli suasana ini?"


Mendengar anaknya ingin mengambil situasi saat ini, Raja dengan tenang menarik auranya lalu berkata "baiklah, lanjutkan."


Setelah mendapatkan izin dari ayahnya, Jani kemudian berbalik menghadap Duke Lundberg lalu berkata "Duke Lundberg, kenapa kau tidak menghadiri rapat terbatas para Duke yang di lakukan pagi ini?"


"aku sudah tua! Lagi pula kenapa kalian melakukan rapat di pagi hari? Apa kalian sengaja melakukannya agar tidak membiarkanku ikut?"


Jani tidak menjawab, tapi kembali bertanya kepadanya "kalau begitu, apa kau juga mengetahui operasi penghancuran keluarga Blackwolf yang baru-bari ini di lakukan keluarga kerajaan?"


"tentu saja aku mengetahuinya!" jawab sang Duke kepada Jani.


"Baiklah, aku mengerti kenapa kau tidak bisa menghadiri rapat lalu biar aku memberitahumu sedikit apa yang keluarga kerajaan temukan dalam operasi penghancuran keluarga Blackwolf kemarin. Yang pertama adalah kandang budak dan pelelangan budak yang ada di pedalaman pemukiman kumuh dan yang kedua adalah sebuah surat di istana keluarga Blackwolf yang menjelaskan bahwa tempat tersebut telah selesai di bangun."


Masih tidak mengerti maksud dari perkataan Jani, Duke Lundberg berkata dengan tidak sabar "lalu apa maksudmu mengatakan ini semua kepadaku?"


"Tentu aku harus mengatakan ini kepadamu karena surat ini di tulis olehmu dan bahkan ada cap lambang keluargamu di surat tersebut."


Setelah itu, barulah Duke Lundberg mulai mengerti dan segera membantah pernyataan Jani "bukti apa yang membuktikan bahwa surat itu di tulis olehku!?"

__ADS_1


"Memang, aku tidak bisa membuktikan bahwa surat itu di tulis olehmu, tapi aku berasumsi bahwa pembangunannya pasti sangat mencolok dan ayahku pasti mendapat laporannya. Jadi aku pun melihat laporan tersebut dan di sana tertulis bahwa ini adalah fasilitas kesehatan untuk penduduk di permukiman kumuh. Bahkan ayahku menambahkan 1000 koin emas untuk memperluasnya tempat tersebut."


"Jadi tuan Duke, sekarang aku bertanya kepadamu, di mana fasilitas kesehatan yang kau bangun itu?"


"itu… sedang dalam tahap pembangunan!" jawab Duke Lundberg dengan nada panik.


"oh! Kalau begitu bagaimana nanti kita melihatnya?" Jani Kembali bertanya kepadanya.


"itu tidak mungkin sekarang, pangeran! Tempat itu untuk rakyat jelata!"


Raja Roman yang melihat Duke Lundberg mulai terpojok oleh pertanyaan anaknya, kini segera berkata "mau mereka itu bangsawan atau rakyat jelata, mereka tetap adalah rakyatku yang harus aku perlakukan dengan adil dan Duke Lundberg! Bukankah kau sudah cukup berani, menyebut rakyatku dengan sebutan seperti itu?"


Menyadari perkataannya sudah cukup lancang kepada Raja Roman, Duke Lundberg segera berlutut dan berkata  " maafkan saya, yang mulia! Saya tidak sengaja menyebut rakyatmu dengan sebutan tersebut."


"cukup! Aku memaafkanmu, tapi aku juga curiga dengan fasilitas Kesehatan yang dulu kau bangun. Jadi, untuk saat ini kau akan di tahan karena dugaan pencurian emas kerajaan. Ksatria istana!!"


Saat raja Roman memanggil para ksatria istana, dua ksatria yang sebelumnya menjaga ruang singgasana  segera memasuki dan langsung berlutut di depan raja Roman dan berkata "ksatria istana menjawab panggilan, yang mulia."


"segera bawa Duke Lundberg ke ruang bawah tanah untuk di intrograsi lebih lanjut."


"baik, yang mulia!" mereka berdua pun segera berjalan menuju Duke Lundberg  lalu berkata kepada sang Duke "Duke Lundberg, silahkan ikut kami!"


 


Melihat sikap sang Duke yang telah berubah, Raja mulai menatapnya dengan tatapan jijik di matanya lalu segera berkata "segera bawa tikus hina ini keluar dari ruang singgasanaku!!"


Para ksatria segera menagkap Duke Lundberg dan menyeretnya menuju ruang bawah tanah.


Setelah Duke Lundberg di bawa pergi suasana menjadi sunyi karena para bangsawan takut bernasib sama dengan Duke Lundberg tersebut. Raja Roman yang merasa puas dengan suasana ini kemudian berkata "baiklah, apa masih ada yang ingin menolak pangeran ketiga menjadi putra mahkota?"


Semua bangsawan yang hadir segera berlutut dan berkata dengan serempak "KAMI MENGHORMATI KEPUTUSAN, YANG MULIA!!"



Saat semua bangsawan yang tidak cukup Jani kenal pergi, Jani segera di kerumuni oleh para Duke yang mengikuti rapat pagi sebelumnya. Saat dia di kerumuni oleh para Duke, Jani melihat  sang uskup baru akan meninggalkan ruangan ini. Jani segera menghampirinya dan berkata "Uskup, bisakah besok aku bertemu denganmu? Aku ingin membahas sesuatu denganmu tetang rencanaku yang berkaitan dengan agama di kerajaan ini."


"tentu saja, Putra mahkota. Jika dewi Kiana menghendaki maka kita pasti akan bertemu." Jawab sang Uskup dengan suara lembutnya lalu Kembali berjalan menuju keluar ruangan ini sambil di bimbing oleh Ksatria suci milik gereja unsur cahaya.

__ADS_1


 Ketika sang Uskup sudah pergi, sebuah suara terdengar dari samping Jani "aku selalu tidak menyukai orang tua licik itu!"


"AHH!! Duke Barrox! Sejak kapan kau ada di belakangku!?" kata Jani yang terkejut dengan kemunculan Duke Barrox.


"aku sudah ada di sini dari tadi. kau saja yang tidak melihatku?" jawab sang Duke dengan santainya.


"kukira tadi kau hanya penasaran saja melihat buku pengeluaran kas kerajaan, tapi tidak kusangka kau berhasil mengalahkan monster tua itu dalam adu debat hanya dengan pengetahuanmu yang kau ambil dari buku kas keuangan kerajaan.!" Kata Duchess Marry Niskirenai yang mengurusi bagian keuangan kerajaan ini. 


  "yah, aku hanya ingin meperkuat dugaanku saja, tapi tidak kusangka dia benar-benar berkoalisi dengan Dom untuk membuat kendang budak." Kata Jani yang menanggapi perkataan Duchess Marry.


Setelah itu, Jani berbalik menghadap ayahnya dan berkata "Ayah, walaupun aku tidak jadi membangun kembali kota perbatasan timur laut, tapi aku ingin tetap mengunjugi tempat tersebut."


"kenapa kau ingin sekali mengnjungi kota mati itu?"


"aku juga tidak tahu, tapi aku punya firasat yang berbahaya mengenai kota tersebut."


Raja Roman terdiam sesaat lalu akhirnya dia berkata "baiklah, aku izinkan, tapi kau bisa pergi setelah pembentukkan enam divisi sudah di bentuk."


"baiklah, ayah!" Jani pergi dari ruang singgasana untuk pergi menuju ruangan rapat kecil di mana tempat berkumpulnya ketua divisi saat ini.



Saat Jani memasuki ruangan, dia melihat anak buahnya terlihat Lelah bahkan Mary yang paling muda masih mencoba tetap terjaga mesikipun matanya sudah setengah tertutup. Melihat kondisi anak buahnya yang seperti ini, Jani berkata "apa yang sebenarnya yang kalian lakukan semalam."


"maafkan aku, Pangeran! Aku semalam tidak bisa tertidur karena measih tidak percaya bahwa aku adalah keturunan sang master saint pedang yang legendaris." Jawab  Mark Ferdinand dengan penuh semangat, tapi terlihat lingkaran hitam di matanya.


"baiklah, lalu ada apa dengan yang lainnya?" tanya Jani yang mendekati yang lainnya.


"maafkan kami, yang mulia. Kami seharusnya tidak menerima ajakkan Doran untuk berpesta merayakan kenaikkan kami sebagai bangsawan atas nama kami sendiri." Jawab Mathias Mellburn yang juga sahabat dari Doran Xander.


"jadi, ini semua kesalahan Doran yang mengadakan pesta untuk kalian?"


Semua orang yang mengikuti pesta menganggukkan kepalanya yang secara sepakat telah mengorbankan Doran untuk di salahkan. Jani mulai berjalan menuju Doran yang sedang tertidur di ujung meja sambil berkata kepada semuanya "baiklah, selain Doran kalian semua segera istirahat di kamar yang kosong, sementara aku akan di sini Bersama Doran untuk melakukan sesuatu."


"yang mulia, tapi Doran kan…" kata Matihias yang mengingatkan soal ras dari Doran, tapi Jani menyelanya denan berkata "seorang Night Walker? Tentu saja aku tahu! dan aku juga sudah memiliki obat ampuh untuk menagani siklus tidurnya ini."


Sebelum Jani berpindah dunia, jani sudah memikirkan masalah Doran yang siklus tidurnya terbalik dengan kebanyakan orang lainnya dan atas saran dari Zein, dia membeli sebuah buku dari toko milik sistem yang berjudul 'ENSIKLOPEDIA RAS BENUA ARCA' dengan harga 1 milliyar. Di dalam buku itu tertulis lengkap tentang ras Night Walker atau bisa di sebut juga manusia setengah vampire. Ras Night Walker sendiri adalah ras yang sangat Langkah keberadanya karena sejatinya ras Vampire menganggap mereka sebagai aib yang harus di musnahkan dan hingga sekarang pun mereka masih tetap di buru.

__ADS_1


Sebagai gantinya atas kelemahan mereka di saat siang hari, dewa hewan buas yaitu Skaratu, memberkati mereka dengan kekuatan dan sihir yang berlimpah bahkan beberapa di antara mereka ada yang melebihi kekuatan ras Vampire itu sendiri.


Di dalam buku itu juga mengatakan bahwa ada tanaman yang mampu menyembuhkan kelemahan dari ras Night Walker dan saat ini Jani sedang bersiap memberikan tanaman tersebut kepada Doran.


__ADS_2