KAISAR DUA DUNIA

KAISAR DUA DUNIA
Dive In !!


__ADS_3

Tantangan sepuluh dewa unsur


Seperti namanya ini adalah Event spesial yang mengharuskan pemain menerima tantangan dari sepuluh dewa yang berbeda hingga pada akhirnya menyelesaikan semua tantangan yang ada tanpa harus mati selama tantangan berlangsung.


Saat layar besar telah menampilkan simulasi dari Event spesial itu, pembawa acara kembali berkata "baiklah, untuk pemain terpilih akan di undi secara langsung di layar besar!"


Setelah itu, layar besar yang berada di atas panggung mulai berubah dengan undian nomor dan beberapa nomor mulai keluar dan masuk ke dalam daftar 100 pemain terpilih. Saat pembawa acara mulai ingin melanjutkan perkataannya, seorang staf acara memberikan sebuah isyarat kepadanya bahwa ada seseorang yang akan memasuki panggung dan menemaninya membawakan acara.


Melihat isyarat tersebut, pembawa acara segera berkata "oh! Sepertinya sang tuan rumah sudah tiba di sini, Mari kita sambut dengan meriah, MR.GOLD!!"


Saat namanya di panggil, Jani keluar dari belakang panggung dan menghampiri si pembawa acara lalu berkata " Selamat malam semuanya! Hari ini menjadi sangat penting bagi kita semua. Di mana pada malam hari ini pulau Jawa dan Bali akan menjadi tempat dengan sinyal telekomunikasi terbaik di dunia!!"


Kata-katanya mendapat sambutan dari semua orang yang hadir maupun yang menonton di TV mereka. Semua orang tahu bahwa apa yang telah di buat oleh perusahaannya akan menjadi salah satu pemancar sinyal terbaik di dunia.


Jani melanjutkan pidatonya "tidak ada lagi orang yang memanjat pohon untuk cari sinyal dan tidak ada yang namanya monopoli sinyal telekomunikasi oleh pihak perusahaan operator karena Semua daerah di pulau Jawa dan Bali akan memiliki sinyal telekomunikasi yang setara!! Bahkan di masa depan, tanah Merauke pun akan kami sambungkan dengan Tower Virtual!!"  


Suasana semakin meriah dengan perkataan Jani yang bisa di artikan dia akan membangun Tower Virtual hingga sampai ujung Timur negeri ini yaitu daerah Merauke. Setelah suasana mulai tenang sedikit, Jani mempersilahkan pembawa Acara melanjutkan Event yang sedang berlangsung "Baiklah, sementara tadi Mr.Gold berpidato, Para pemain Beta Tester yang terpilih sudah berdiri di samping mesin Virtual yang telah Di sediakan dan ternyata di antara mereka ada Putri di sana! Halo Putri!" kata pembawa Acara yang melambaikan tangannya ke arah Putri.


Putri yang telah di berikan mikrofon oleh staf, mulai menjawab "Hai, Kak!"


"apa yang kamu lakukan di sana?"


"tentu saja aku juga orang terpilih dalam 100 pemain Beta tester dan di sini aku juga berniat mencoba menyelesaikan Event ini dan memenangkan hadiahnya!"


"Baiklah, semoga berhasil!" kata sang pembawa acara.


"oke!" jawab Putri yang bersiap memasuki dunia virtual.


Saat semua orang sudah masuk dan menutup pintu kapsul, sang pembawa acara berkata dengan penuh semangat " Baiklah! Semua penonton mari kita ucapkan kata pengaktifan bersama-sama! Dalam hitungan,"


"""3...2...1... DIVE IN!!""" teriak sebagian penonton yang mengucapkannya bersama-sama dengan penuh semangat dan tidak sabar melihat permainan virtual Realty pertama di dunia ini.


...


Setelah 100 pemain memasuki dunia virtual, mereka semua langsung muncul di sebuah arena dengan sepuluh pintu yang masing-masing memiliki gambar para dewa-dewi yang asing bagi mereka.


Bayak dari mereka yang penasaran tentang Event spesial ini dan salah satunya adalah Putri yang saat ini mengenakan tudung hitam dengan pedang kembar di punggungnya sebagai peralatannya.


Ketika semua masih menunggu, sesosok wanita bersayap muncul di atas arena dan memperkenalkan dirinya kepada semua pemain "Selamat datang yang terpilih! Namaku Pandora, orang yang memandu kalian dalam tantangan sepuluh dewa unsur! Pertama-tama biar kuperkenalkan pada kalian para Dewa ini: Ujung sebelah kiri adalah pintu Dewa Api, Barra. Ujung sebelah kanan adalah Dewi air, Malisa. Di sebelah dewa api adalah pintu Dewi Angin, Freyja. Lalu ada pintu Dewa Petir, Merak. Berikutnya Dewi Bumi, Marika. Pintu berikutnya adalah Dewa hewan Buas, Skaratu. Lalu disebelah-Nya adalah pintu Dewa kegelapan, Yotus yang berseberangan dengan pintunya adalah Dewi Cahaya, Kiana. Dan dua yang terakhir adalah Dewi ruang, Alice dan Dewi waktu, Helina."


"kalian bebas memasuki pintu mana pun, tapi ingat! Kalian hanya memiliki satu kesempatan untuk mengikuti tantangan ini dan tentu saja hadiah bagi mereka yang menyelesaikan banyak pintu tantangan akan semakin meningkat dengan banyaknya pintu yang para pemain selesaikan."


Saat Pandora selesai menjelaskan isi tantangan 10 dewa-dewi, masing-masing pintu mulai terbuka. Para pemain pun mulai memasuki pintu pilihan pertama mereka dan di antara mereka, Putri juga berjalan menuju pintu pilihan pertamanya.


....

__ADS_1


Di atas panggung


Jani yang masih berada di sana sedikit melihat ke arah bangku penonton untuk mencari beberapa orang yang menyusup kemari untuk menghancurkan acara ini, tapi meskipun dia sudah menggunakan indra penglihatan sihirnya tetap tidak dapat menemukannya. Ketika dia sedang terus mencari, Pembawa acara bertanya kepadanya "Mr.Gold, menurutmu seberapa sulit tantangan ini?"


Jani segera tersadar lalu menjawab "itu tergantung kemampuan dari para pemain ini. Karena aku sendiri tidak mengetahui isi dari tantangan ini."


"benarkah!?"


"tentu saja, para penanggung jawab game itu bahkan menghubungiku di tengah malam untuk mendapat persetujuanku tanpa harus diketahui orang banyak."


"haha.... mereka bahkan sampai melakukannya di tengah malam. Kita semakin di buat penasaran dengan tantangan ini!"      


Tidak lama setelah semua pemain masuk, hampir setengah dari jumlah semua pemain tiba-tiba telah keluar dari dalam game yang menunjukkan mereka telah kalah dalam Event ini. Salah satu pemuda dengan wajah kesal langsung pergi menuju panggung utama, tapi dia segera di halangi oleh petugas keamanan.


Jani yang melihat ini langsung menyuruh staf acara untuk memberikan mikrofon kepada pemuda tersebut lalu bertanya "apa ada yang ingin kau sampaikan?"


"ya! Aku ingin menyampaikan bahwa Event ini di buat untuk tidak bisa di menangkan!!" kata sang pemuda dengan suara lantangnya.


Para penonton pun di buat penasaran tentang apa yang sebenarnya terjadi di dalam sana. Jani menjawab perkataan pemuda tersebut "kalau menurutmu begitu, bagaimana kalau kita melihat rekaman dirimu yang menerima tantangan?"


"silahkan! Kalian bisa melihatnya sesuka hati kalian!!"


Para staf pun mulai menayangkan rekaman tersebut di layar lebar panggung.


...


"eh! Mana mungkin kami mengalahkan mereka!!" kata pemuda yang ada di dalam rekaman lalu dia segera mati akibat di injak oleh patung prajurit raksasa tersebut.


...


"bagaimana?! Kalian semua berpikir sama denganku kan!?" kata pemuda tersebut mengarah ke tribun penonton.


Para penonton mulai merasakan perasaan yang sama, tapi Jani malah membantah pemuda tersebut dengan berkata "kalau memang itu sangat susah, kenapa pemain yang lain selain dirimu telah selesai menyelesaikan tantangan itu?"


"Eh! Bagaimana mungkin!?" kata pemuda terebut yang melihat peserta yang lain telah lulus dari tantangan yang sama dengannya dan mulai membuatnya merasa malu dengan situasinya saat ini.


Jani dengan santainya berkata "itu berarti bisa membuktikan bahwa hanya dirimu yang tidak bisa menyelesaikan tantangan ini!"


Pemuda itu segera pergi meninggalkan stadion karena merasa dirinya telah di permalukan di depan ribuan penonton yang ada.


....


Setelah kejadian itu, acara kembali di lanjutkan hingga pada akhirnya hanya tersisa 10 orang yang salah satu di antaranya adalah Putri. Para penonton juga tidak menyangka dengan kehebatan putri yang mampu mengungguli para pemain pria lainnya.


Pembawa acara itu berkata "tidak di sangka Putri akan sehebat itu atau ini sudah diprediksi oleh anda, tuan Green Goblin?"

__ADS_1


"mungkin saja, karena menurut pantauan kami Putri adalah salah satu pemain wanita terbaik dalam beta tester!" jawab Green Goblin yang telah menggantikan Jani di atas panggung.


"bagaimana anda menyimpulkan bahwa Putri salah satu pemain terbaik?"


"mudah! Kalian bisa melihat dua pisau hitam dan putih yang di gunakan putri saat ini?"


"ya? Beberapa orang mungkin penasaran dengan pisau unik yang di gunakannya, apa ada bisa memeri kami sedikit informasi?"


"itu adalah dua pisau legendaris yang berasal dari tantangan dewa kegelapan, Yotus dan dewi cahaya, Kiana."


"tapi para pemain lain tidak mendapatkan hal yang sama dengan Putri setelah mereka berhasil menyelesaikan tantangan dari dewa kegelapan dan dewi cahaya."


"karena itu adalah perlengkapan legendaris yang bisa mereka dapatkan dengan kondisi tertentu."


"wow! Jadi bisa di katakan Putri sangat beruntung mampu mendapatkan dua Item legendaris?"


"tidak dua melainkan tiga!" bantah Green Goblin.


"benar-benar keberuntungan yang luar biasa dari pemain wanita kita ini! Baiklah sepertinya para pemain sekali lagi berkurang dan tersisa lima setelah melewati tantangan dewi ruang dan mereka tinggal mengakhiri tantangan terakhir yaitu tantang Dewi waktu. Kalau begitu mari kita saksikan bersama!"


...


Saat Putri memasuki pintu dewi Waktu bersama dengan 4 orang lainnya, mereka kemudian muncul di sebuah ruangan yang di penuhi dengan jam dan di tengah-tengah tempat ini ada sebuah patung wanita cantik yang memegang Jam.


Mereka semua  pemain yang berpengalaman oleh karena itu, tidak ada satu pun dari mereka yang bertindak sembarangan  dan hanya melihat ke sekitar dengan tatapan yang sangat berhati-hati.


Dan Saat itu juga, patung di tengah ruang tiba-tiba menghilang dan berganti dengan sesosok wanita menawan lalu mulai berkata "Selamat datang semuanya! Sepertinya kalian adalah yang terakhir dari para penantang... Baiklah, tantangan hanya satu yaitu temukan waktu paling berharga di seluruh ruangan ini! Kalian hanya memiliki satu kesempatan."


4 orang selain Putri mulai berkeliling mencari jam yang dimaksud sang Dewi. Setelah sekian lama 4 orang tersebut sudah membawa Jam yang terlihat mewah atau pun ada juga yang membawa Jam yang terlihat mirip dengan jam yang di bawa sang Dewi.


Saat Dewi waktu melihat 4 orang itu datang membawa jam, dia tampak kesal lalu berkata "berani sekali kalian menyentuh jam kesayanganku!! KALIAN BEREMPAT GAGAL!!"


Dan mereka pun segera menghilang dari ruangan ini. Ketika sang Dewi melihat hanya putri yang tersisa, dia berkata "oh! Ternyata ada satu pembunuh kecil yang belum gagal. Jadi, apa jawabanmu gadis kecil!?"


 


    


 


  


  


        

__ADS_1


  


__ADS_2