
Beberapa hari sebelumnya.
Setelah melihat pemilik baru dari tongkat emas tersebut, Celestia dengan cepat kembali ke daratan China. Celestia yang kembali ke rumahnya kemudian melirik ke seorang gadis yang sedang bermeditasi lalu berkata "Xiao Ling, hentikan meditasimu ada yang ingin aku tanyakan kepadamu."
Gadis itu segera membuka matanya, lalu berkata "nyonya Celestia, apa yang ingin kau tanyakan kepadaku?"
"panggil aku guru! Gadis bodoh!"
"maaf, Guru!!" kata Xiao ling yang mulai bersujud kepada Celestia.
"baiklah lupakan soal itu. Sekarang aku ingin bertanya apa kau di kota memiliki rumah?"
"tentu Guru! Saya adalah salah satu aktris terbaik tahun ini dan mempunyai rumah cukup besar di ibukota."
"Kalau begitu hari ini kita pindah ke rumahmu! Aku akan mengemas barang-barangku dulu."
"Baik guru!" jawab gadis itu dengan penuh semangat. Setelah itu, Celestia pergi ke tempat pertapaan yang sebelumnya di gunakan terakhir kalinya selama 500 tahun. Di dalam sana terdapat berbagai benda kuno yang dia gunakan di masa lalu dan benda yang paling banyak dia kumpulkan adalah koin emas yang hampir mengisi seperempat dari luasnya tempat ini.
Ada juga berbagai pedang dan senjata lainnya yang dia kumpulkan karena sebatas hobinya terhadap senjata yang kuat. Melihat semua barangnya, Celestia berkata "aku tidak menyangka bahwa dulu aku mengumpulkan banyak barang ini dan untungnya aku masih menyimpan kantong pemberian kaisar langit ini. Kalau tidak, entah bagaimana aku membawa semua barang ini?"
Celestia pun mengeluarkan sebuah kantong kecil dari salah satu tumpukan barangnya dan kemudian dia mengucapkan mantranya "oh~ ruangan yang tidak terbatas! Yang melambangkan keserakahan manusia, atas perintahku terbuka dan hisap semua benda ini!"
Setelah ucapan mantranya selesai, kantung kecil mengeluarkan daya hisap yang sangat kuat lalu menghisap semua benda berharga yang ada di tempat ini. Walaupun kantung itu menghisap semuanya, Celestia mengeluarkan sebagian koin emas dan beberapa benda koleksinya untuk di tinggalkan kepada keluarga bela diri penjaga rumah yang akan dia wariskan kepada keturunan mereka.
Setelah selesai mengepak barang-barangnya, dia keluar dari gua tersebut lalu berteriak ke arah hutan "PARA PENGURUS RUMAH!! SEGERA MENGHADAP KEPADAKU!!"
Tidak butuh waktu lama beberapa orang tua muncul dan berlutut di depan Celestia dan mereka secara bersama berkata dengan lantang "PARA PENGURUS RUMAH, MEMBERI SALAM KEPADA YANG ABADI!!"
Salah satu dari mereka berkata "yang mulia Celestia, ada apa anda memanggil kami?"
"aku akan pindah ke kota bersama muridku dan kalian bisa memiliki rumah ini berserta beberapa hartaku yang aku simpan di dalam gua."
"apa tujuan anda pindah ke kota, yang mulia?"
"hmm... yah sama seperti dulu, aku akan mencoba beradaptasi dengan zaman ini dan menikmati perkembangan yang ada."
"jika itu keinginan anda, maka biarkan kami mengirim salah satu keturunan kami untuk menjadi pelayan anda!" kata salah satu penjaga rumah tersebut.
"tidak perlu, lagi pula sudah saatnya mengakhiri tugas kalian menjadi penjaga rumahku dan jangan membebani anak muda kalian dalam tugas yang belum tentu anak kalian mau melakukannya."
"yang mulia tidak perlu khawatir dengan hal itu! Karena hal itu sudah menjadi wasiat leluhur kami untuk terus melayani anda!"
"kalau kalian masih keras kepala, maka cari gadis muda untuk menjadi pelayanku lalu kirimkan ke rumah murid baruku yang ada di kota."
"baik! Yang mulia! Kami akan segera mencarikan pelayan gadis muda untuk anda."
"oke, kalau begitu ini perpisahan." Kata Celestia yang kemudian berjalan melewati mereka lalu berkata kepada murid barunya "Xiao Ling! Kita berangkat sekarang!"
Dari dalam rumah seorang gadis muda keluar lalu menjawab "baik, Guru!"
Saat Xiao Ling keluar dari rumah dia langsung mendekati Celestia lalu Celestia segera mengangkat tubuh ramping muridnya dan kemudian mereka langsung melesat menuju langit dan terbang menuju arah ibu kota China, Beijing.
....
__ADS_1
Ling Ran adalah seorang aktris pendatang baru yang namanya sedang meroket di kalangan pencinta film fantasi bela diri karena pendalaman karakter yang dia lakukan. Keberhasilannya dalam film membuatnya di lirik banyak orang termasuk produser Hollywood dan dia pun akhirnya beberapa kali bermain film Amerika yang membuat namanya semakin di kenal di dunia.
Oleh karena itu, ketika dia di kabarkan masih bersama dengan seorang wanita yang di sebut sebagai Celestia, banyak penggemarnya yang khawatir dengan keadaannya dan membuat keramaian di internet.
[hei! apa ada yang tahu bagaimana keadaan dewiku!?]
[tidak tahu, tapi pasti dia sudah menjadi murid dari sang Celestia!]
[benar banget! Mengingat kesukaannya terhadap seni bela diri, dia pasti sedang di ajari bela diri oleh sang Celestia!]
[hei, apa kalian tidak menyadari bahwa wajah Celestia itu sangat lah cantik dan awet muda?]
[tentu saja aku menyadarinya, tapi apa kau berani memandangnya? Aku sih tidak! Karena aku masih ingin hidup lebih lama]
[haha! Aku juga sependapat! Kita hanya bisa memandang kecantikannya dari jarak yang aman]
[ngomong-ngomong, jika Ling Ran menjadi murid Celestia, apa dia akan berhenti menjadi aktris?]
Berbagai diskusi mengalir kencang di internet tentang dugaan pensiun dininya Ling Ran dari dunia peran dan perusahaan agensi yang menaungi tempat dia berada saat ini masih terus menunggu kepulangan aktris mereka.
...
Sementara itu, kembali ke sisi Celestia.
Tidak butuh waktu lama bagi dirinya untuk sampai ke ibu kota China, Beijing. beberapa saat kemudian mereka akhirnya tiba di rumah besar milik Ling Ran dan tepat setelah mendarat, Ling Ran berlari menuju sebuah pohon lalu memuntahkan isi perutnya.
*HOEKK*
Melihat muridnya muntah, Celestia berkata "cobalah untuk biasakan dirimu. Karena di masa depan aku akan sering membawamu dengan terbang seperti itu!"
Setelah puas mengeluarkan isi perutnya, Ling ran memasuki rumahnya dan berkata kepada Celestia "baiklah, guru! Selamat datang di rumahku ini!"
Celestia yang melihat isi rumah muridnya berkata "oh! Jadi seperti ini rumah dalam 500 tahun kemudian dan sepertinya kau cukup kaya ya, Xiao Ling?"
"hehe, aku belum terlalu kaya, guru! Karena rumah ini di belikan oleh ayahku dan terkadang aku masih meminta uang kepada orang tuaku!"
"yah itu tidak masalah, selama kau masih ada keinginan untuk mandiri, maka itu sudah cukup! Sekarang ayo! Ajak aku berkeliling rumahmu dan beritahu aku mengenai barang-barang di masa ini!"
"baik, Guru!" jawab semangat dari Ling Ran.
Mereka pun berkeliling dan Ling Ran pun dengan semangat memberitahu kepada Celestia mengenai beberapa barang di masa ini.
Mereka berdua menghabiskan sepanjang hari hanya untuk berkeliling rumah dan Celestia pun juga menikmatinya. Setelah cukup paham tentang kegunaan dan cara menggunakan berbagai benda umum, Ling Ran meminta izin untuk mandi dan kemudian menyiapkan makan malam bagi mereka berdua.
Celestia pun mengizinkannya dan sambil menunggu dia mencoba menonton TV. Ketika di menyalakan TV, kebetulan saluran acara yang dia sedang menayangkan berita tentang peluncuran kapal induk baru milik negara China yang akan mengawal perairan laut China selatan.
Reporter yang ada di sana mencoba mewawancarai laksamana yang menjadi komando tertinggi di kapal induk tersebut. "Pak Laksamana! Bisakah anda memberitahu kami seberapa canggih kapal induk ini?"
"kalau ditanya seberapa canggih sih, saya belum berani mengatakan kapal ini yang tercanggih, tapi saya bisa meyakinkan semua rakyat kita bahwa kapal induk ini akan mampu mengusir semua tamu tidak di undang di perairan laut China selatan kita!" jawab laksamana tersebut dengan penuh percaya diri.
"terima kasih atas jawaban laksamana!" kata reporter tersebut mengakhiri wawancaranya.
"tentu sama-sama" dan setelah menjawabnya, Laksamana tersebut pergi dengan anak buahnya.
__ADS_1
Melihat berita tersebut, Celestia mulai berpikir 'sepertinya aku juga harus memiliki senjata dari masa ini untuk menambah koleksiku, tapi kalau aku pergi sekarang, Xiao Ling pasti khawatir."
Pada akhirnya Celestia memutuskan untuk pergi ketika muridnya sudah tertidur. Sambil menunggu, Celestia mengeluarkan sebuah cermin dari kantong kecilnya lalu berkata "tunjukkan pedang Giok kaisar langit kepadaku!"
Cermin itu kemudian perlahan menunjukkan sebuah gerbang kuil dengan nama yang terpasang di gerbangnya yaitu 'XUANMU SEKTE'.
Kebetulan muridnya sudah selesai mandi dan bersiap memasak di dapur dan Celestia yang melihat muridnya mencoba bertanya kepada muridnya "Xiao Ling, apa kau mengetahui Sekte Xuanmu?"
"aku tahu itu, Mereka adalah sekte yang cukup di segani di ibu kota, Guru! Tapi kelakuan mereka tidak pantas di sebut sekte bela diri."
"kenapa? Apa mereka terlalu berkuasa? "
"tidak juga, tapi kelakuan mereka terlihat seperti sekelompok preman dari pada ahli bela diri."
"ohh, sepertinya ini akan jauh lebih mudah dari perkiraanku."
"apa maksud, Guru?"
"tidak ada! Kamu lanjutkan saja memasaknya, aku sudah tidak sabar mencoba masakanmu."
Setelah mereka makan malam, Celestia mengajari cara merasakan energi alam kepada Ling Ran.
Tentu saja Ling Ran tidak bisa langsung merasakannya karena untuk merasakannya, Ling Ran harus menjernihkan pikirannya sedangkan dirinya saat ini memikirkan tentang perusahaan agensinya yang pasti sangat marah kepadanya.
Celestia yang melihat muridnya tidak bisa menjernihkan pikirannya, berkata "berhenti! Kita akhiri sampai di sini dulu dan kita akan melanjutkannya ketika kamu menyelesaikan masalahmu."
"baik, Guru." Setelah menjawab gurunya, Ling Ran Pergi ke kamarnya dan beristirahat.
Melihat muridnya pergi, Celestia juga pergi ke kamar yang telah di siapkan untuknya lalu mengganti pakaiannya dan kemudian pergi keluar rumah dan terbang menuju laut China selatan.
...
Keesokan paginya.
Di laut China selatan, kapal induk baru negara China.
Para tentara dan awak kapal sedang melakukan kesibukan mereka seperti biasa. Ketika suasana tenang seperti biasa tiba-tiba di tengah landasan seseorang langsung jatuh dari langit dan efeknya membuat seluruh kapal bergoyang akibat tekanan saat orang itu menghantam landasan.
para prajurit yang terkejut segera menyiapkan senjatanya dan mengarahkannya ke orang tersebut, tapi ketika mereka melihatnya lebih dekat mereka menyadari bahwa orang tersebut ternyata adalah seorang wanita yang sangat cantik dan membuat mereka ragu untuk menembak.
Laksamana yang berada di ruang kendali terus menatap wanita itu lalu mengingat rumor yang beredar tentang kebangkitan Celestia dari meditasinya selama 500 tahun. Mengingat hal itu dia berkata di pengeras suaranya "WANITA CANTIK YANG DI SANA! APA TUJUANMU DATANG KE KAPALKU?"
Celestia yang mendengarnya langsung tahu bahwa itu suara dari Laksamana kapal ini. Dia menjawab dengan cara mengirimkan telepati kepada sang laksamana.
"turunlah kau, Laksamana! Aku ingin meminta beberapa senjata canggih milikmu untuk melengkapi koleksiku."
sang Laksamana menjawab dengan pengeras suaranya "SAYA TIDAK MEMBERIKANNYA KARENA ITU MELANGGAR PERATURAN NEGARA KITA!"
"kalau begitu aku akan mengambilnya secara paksa!"
"COBA SAJA KALAU KAU BISA, L**UR!!"
Celestia yang mendengar kata kasar itu langsung naik darah dan bersiap menyerang.
__ADS_1
Melihat Celestia bersiap menyerang, Laksamana memberi perintah kepada seluruh anak buahnya "KEPADA SELURUH PRAJURIT!! BUNUH WANITA ITU SEGERA KARENA DIA ADALAH MUSUH PARTAI KITA!!!"
Semua prajurit mulai menembaki sang Celestia....