KAISAR DUA DUNIA

KAISAR DUA DUNIA
Peluncuran mesin virtual


__ADS_3

Acara di mulai dengan penampilan beberapa musisi terkenal. Sementara itu, di belakang panggung semua staf sedang sibuk melakukan pekerjaan mereka dan karena kedatangan presiden yang tidak terduga membuat mereka semakin berhati-hati agar tidak membuat kesalahan.


Ayu juga mulai bersiap karena sebagai CEO dia harus tampil untuk memperkenalkan produk mereka, sedangkan Jani akan menggunakan mesin virtual dan menjelaskan fungsinya melalui dunia virtual yang akan di siarkan di depan seluruh tamu yang hadir.


Di atas panggung


Setelah penampilan salah satu penyanyi berakhir, pembawa acara mulai berkata "setelah penampilan pembukaan, sudah saatnya kita masuk acara utama malam ini!! Pengenalan produk akan di bawakan oleh pemilik dan CEO dari Arcadia Teknologi. Mari kita langsung sambut saja!!! Mr. Gold dan Ayu Cahyani!!!."


Lantai di tengah panggung bergeser kemudian dari bawah panggung muncul dua mesin berwarna hitam dan putih dan di tengah dua mesin tersebut ada wanita cantik mengenakan gaun berwarna biru langit, yang tidak lain adalah Ayu Cahyani.


Semua orang terkejut dengan kemunculan dua mesin tersebut. Mereka semua semakin penasaran dan mulai fokus dengan pengenal mesin tersebut. Presiden Jokowi pun hampir berdiri dari kursinya karena terlalu bersemangat dengan dua mesin yang berada di atas panggung.


Setelah semua orang kembali terdiam, Ayu mulai berkata "selamat malam semuanya, aku Ayu Cahyani selaku CEO dari Arcadia Teknologi akan mengenalkan produk pertama yang akan di jual oleh perusahaan kami."


Ayu melanjutkan "menurut rumor yang beredar, ada dua tebakan yang mendekati kebenaran yaitu mesin virtual Realty dan mesin medis. Dan sekarang saya akan mengatakan bahwa kedua rumor itu menebak dengan tepat."


Ayu berjalan ke samping dan kamera menyorot ke arah dua mesin tersebut. Ayu kembali melanjutkan "Di samping saya adalah dua mesin virtual yang kami sebut berwarna hitam adalah CAPSUL VIRTUAL V-1 dan yang lainnya di sebut CAPSUL VIRTUAL V-1 MEDIC PLUS."


"sebelum aku menjelaskan tentang perbedaan ke duanya. Apa kalian penasaran di mana Mr. Gold berada?" Ayu berjalan menuju ke mesin berwarna hitam dan berkata "seperti yang kalian lihat mesin ini sedang menyala dan yang menggunakannya adalah Mr. Gold sendiri. Kami akan coba menghubunginya dan melihat apa yang sedang di lakukan di dunia virtual sekarang."


Ayu menekan beberapa tombol pada mesin dan seketika layar besar yang berada di atas panggung berubah menjadi putih lalu muncul logo perusahaan Arcadia dan di bawahnya muncul tulisan yang berbunyi 'SEDANG MENGHUBUNGKAN...'


Beberapa saat kemudian, layar berubah menjadi hutan lebat yang menunjukkan seorang pria berjas hitam sedang bermain catur dengan seekor gorila yang mengenakan kacamata. Di samping mereka terdapat sebuah papan yang bertuliskan


'MR.GOLD 0-3 SMART GORILA.'


Para tamu yang hadir mulai tertawa geli karena melihat bos dari acara ini malah bermain catur dengan gorila. Ayu yang melihat apa yang dilakukan kekasihnya, hanya bisa menghela napas dan kemudian berusaha memanggilnya "bos...apa kau bisa mendengarku?"


Di dunia virtual


Awalnya Jani berpikir untuk mencoba bermain beberapa game kecil sambil menunggu Ayu menghubunginya, tapi siapa yang menduga bahwa dia akan kalah tiga kali melawan seekor gorila dalam bermain catur.


Saat dia baru memulai set ke empat terdengar suara di belakangnya. Saat Jani berbalik dan melihat ada layar kecil yang menunjukkan gambar ayu yang berdiri di atas panggung dan lalu Jani berkata "oh sudah mulai terhubung kah?"


Kembali ke atas panggung


Jani berdiri dan melambaikan tangannya lalu seketika muncul sebuah menu di depannya. Jani menekan tombol 'KELUAR' lalu seluruh lingkungan berubah menjadi berwarna putih.


Jani mulai berkata kepada para hadirin yang masih terkejut dengan apa yang mereka lihat "selamat malam semuanya, terima kasih sekali lagi karena telah datang dalam acara malam ini dan juga aku sedikit terkejut dengan kedatangan pak presiden kita yaitu bapak Ir. Joko Widodo. baiklah aku akan mulai menjelaskan berbagai fungsinya."


Jani mulai menjelaskan berbagai fitur yang ada di mesin virtual dari sebuah game simulator, tempat halaman awal yang bisa di ubah sesuai keinginan pengguna dan berbagai fitur keamanan yang langsung terhubung dengan kepolisian.


Para tamu akhirnya mengerti, bahwa pernyataan Jani tentang sebuah teknologi yang akan dia luncurkan olehnya akan mengejutkan dunia itu bukaan hanya bualan saja. Karena mereka percaya bahwa teknologi ini akan membuat beberapa negara maju menjadi iri.

__ADS_1


Setelah setengah jam menjelaskan tentang berbagai fitur yang di sediakan oleh mesin virtualnya, Jani akhirnya tiba untuk mengumumkan berita terpenting malam ini.


Jani keluar dari mesin virtual dan sekali lagi melanjutkan perkataannya "seperti yang kalian tahu, mesin virtual tidak akan lengkap tanpa adanya game di dalamnya. Oleh karena itu, aku sudah menyiapkan game yang sudah ada di dalam mesin. Jadi, untuk memperkenalkan game tersebut saya undang ketua Tim dari pengembang game tersebut untuk naik ke atas panggung!!"


Di antara para penonton, berdiri seorang pria yang mengenakan topeng goblin berwarna hijau dan naik ke atas panggung dan menerima mikrofon dari staf dan berkata kepada para tamu "selamat malam semuanya, kalian bisa memanggilku Green goblin. Game yang kami kembangkan di sebut ARCADIA LAND yang di ciptakan oleh orang Indonesia tanpa campur tangan orang asing sama sekali. Untuk pembukaan, kami akan menggratiskan game kami selama 7 hari dan setelah itu kalian bisa membeli pengaktifan game mulai dari yang pembelian 1 hari hingga pembelian secara permanen."


Untungnya Green goblin dan timnya telah menyiapkan desain dan konsepnya jauh sebelum mereka bergabung dengan Jani dan mereka hanya tinggal menyatukan game mereka dengan sistem virtual Realty. Di bantu dengan Jaka, mereka akhirnya bisa menyelesaikannya kurang dari 3 hari sebelum acara malam ini.


Setelah mendengar penjelasan tentang game tersebut, banyak tamu dan orang yang menonton acara malam ini menjadi tidak sabar untuk mengetahui tentang harga dari mesin virtual tersebut.


Ayu mengambil ahli untuk penutupan acara malam ini dan berkata kepada semua tamu "karena kami telah menjelaskan semua kelebihan dan kekurangan produk kami. Tiba saatnya untuk menjelaskan tentang harga dari kedua mesin ini."


Layar besar yang berada di panggung menunjukan harga dari ke dua mesin tersebut.


CAPSUL VIRTUAL V-1: RP. 20.000.000,-


CAPSUL VIRTUAL V-1 MEDIC PLUS: RP. 30.000.000,-


PENGAKTIFAN GAME ARCADIA LAND:


• 1 HARI: RP.100.000,-


• 7 HARI: RP.500.000,-


• PERMANEN: RP.3.000.000,-


PENGAKTIFAN GAME SIMULASI SECARA PERMANEN: RP. 500.000,-/ 1 GAME


Setelah harga di umumkan, para tamu yang hadir dan penonton yang berada di rumah mereka terkejut dengan harga tersebut. Kebanyakan orang berpikir bahwa harganya bisa melebihi 50 juta, tapi saat mereka berpikir Mr. Gold tidak mengambil keuntungan dari penjualan ini mereka salah besar.


Faktanya Jani hanya menghabiskan tidak lebih dari 10 juta untuk pembuatan satu mesin virtual ini. Ini semua karena sebagian saham setiap perusahaan yang bekerja sama dalam proyek ini di miliki oleh Jani. Bahkan tiga di antaranya 50% saham mereka di miliki oleh Jani.


Di sela kehebohan tentang harga mesin yang cukup murah, Jani berkata "untuk saat ini kami hanya memiliki 5000 unit mesin virtual yang terbagi menjadi 3000 unit biasa dan 2000 unit medic plus dan aku juga umumkan bahwa aku akan menyumbangkan 500 unit medic plus untuk rumah sakit spesialis kanker yang bisa di gunakan oleh anak-anak pengidap kanker."


Semua tamu bertepuk tangan dan memberikan apresiasi untuk Jani yang langsung menyumbangkan produknya sebelum itu di jual secara resmi.


Ayu kembali melanjutkan "dan tiba saatnya untuk kalian para tamu dan penonton yang ada di rumah bersiap membuka halaman web resmi kami karena penjualan hanya di lakukan secara Online.


Tentu saja kami juga menyediakan hadiah misterius bagi pembeli pertama dari setiap kedua jenis mesin tersebut."


Seketika hampir seluruh tamu yang berada di balai Sabrini mengeluarkan ponsel mereka dan bersiap membeli mesin virtual untuk menjadi yang pertama dan mendapatkan hadiah misterius itu.


Jani memberikan perintah kepada staf untuk menampilkan halaman web di klayar besar yang ada di atas panggung. Setelah itu Jani melihat jam tangan dan berkata kepada para tamu "kalau begitu mari kita hitung bersama-sama. 10,..9,..8,..7,..6,..5,..4,..3,..2,..1, PENJUALAAN MESIN VIRTUAL KAMI SECARA RESMI DI

__ADS_1


BUKA!!!."


Semua orang dengan cepat membeli mesin virtual dan ingin menjadi yang pertama untuk mendapatkan hadiah misterius. Beberapa memasang wajah bingung dan kesal saat melakukan pembelian lewat ponselnya.


Sebelum mereka mengajukan keluhan mereka, Jani berkata terlebih dahulu "ah..aku lupa mengatakannya, untuk memberikan perasaan adil. setiap akun hanya bisa membeli satu mesin saja. Gak begitu terlambat aku mengatakannya kan?"


'SANGAT TERLAMBAT!!' jawab semua tamu di dalam hati mereka dan hanya bisa pasrah.


Di layar besar, terlihat bahwa mesin terjual dengan sangat cepat dan dalam kurang dari satu menit alarm berbunyi menandakan semua mesin telah terjual habis. Semua tamu berdiri dan sekali lagi bertepuk tangan untuk mengucapkan selamat kepada Jani.


"terima kasih semuanya, kalau begitu mari kita lihat siapa yang menjadi pembeli pertama kita?"


Di gudang tua.


Tempat di mana Jaka sedang mengamati acara lewat komputernya mulai berkata "coba kita lihat siapa yang menjadi yang pertama. Yang pertama membeli mesin versi biasa adalah Panji Senopati? Bukannya ini nama adik tirinya Jani? Terserahlah biar itu jadi urusannya Jani." Jawab jaka tanpa peduli dan mengirim datanya langsung ke layar besar di acara tersebut.


Jaka melanjutkan "dan untuk versi medic plus adalah JOKOWI!! Apa kagak salah liat nih gua!?." Jawab jaka dengan terkejut dan langsung melihat alamat yang tertera untuk mengirim mesin tersebut.


Melihat bahwa alamat pengiriman adalah istana bogor, jaka berkata "jadi itu benar pak presiden Jokowi kah? Ini pasti akan mengejutkan seluruh balai Sabrini."


Kembali ke panggung


Jani menatap layar saat menunggu Jaka mengirim nama pemenang. Beberapa saat kemudian dua nama muncul di layar dan Jani langsung mengumumkan nama tersebut.


"untuk pembelian pertama mesin virtual versi biasa adalah Panji Senopati dan untuk pembelian pertama mesin virtual versi medic plus adalah Bapak Presiden Ir. Joko Widodo!!. Untuk kedua pemenang persilahkan langsung menaiki panggung untuk menerima hadiahnya."


Seluruh tamu seketika terkejut, saat nama pak presiden di sebut sebagai pemenang dan setelah itu, mereka langsung bertepuk tangan dengan meriah.


Saat Panji Senopati dan bapak Jokowi naik ke atas panggung untuk menerima hadiah, Jani, Ayu, dan Green goblin langsung berjabat tangan dengan kedua pemenang dan setelah itu Jani memberikan masing-masing satu kartu kepada Panji dan bapak Jokowi lalu Ayu menjelaskan isi dari kartu tersebut.


"pemenang untuk versi biasa mendapatkan pengaktifan permanen dari game 'ARCADIA LAND' dan 5 simulasi dari sepuluh yang ada di dalam mesin virtual dan untuk versi medic plus mendapatkan pengaktifan permanen dari game 'ARCADIA LAND' dan seluruh simulasi yang ada di mesin virtual."


Jani memberitahu cara pengaktifan nya dan berkata kepada bapak Jokowi "pak presiden bisakah Anda memberikan beberapa kata untuk seluruh tamu dan para penonton yang ada di rumah?"


"boleh." Pak Jokowi langsung berjalan menuju mimbar yang sudah di persiapkan untuknya dan berkata "selamat malam semuanya, malam kita telah di tunjukan oleh Mr. Gold bahwa negara kita tidak kalah hebat dengan negara adidaya tentang kemajuan teknologi dan bahkan kita telah mengalahkan mereka."


Jokowi melanjutkan "ini juga sebuah awal bagi kita untuk mengembangkan teknologi lebih tinggi lagi dan aku ingin untuk seluruh warga Indonesia mendukung mesin virtual ini agar untuk diketahui oleh seluruh dunia bahwa kita bisa menciptakan teknologi yang hebat. Itu saja dari saya, terima kasih dan selamat malam."


Sekali lagi seluruh tamu bertepuk tangan dengan meriah dan pak Jokowi mendekati Jani lalu berkata "bisa kita berbicara sebentar, Mr. Gold?"


"tentu saja bisa, pak presiden." Jawab Jani dan langsung menghubungi kepala staf dari acara ini lalu menyuruhnya mencarikan ruangan untuk berdiskusi dengan bapak presiden.


Setelah itu, Jani memberikan ucapan perpisahan untuk para tamu dan turun dari panggung dengan ayu lalu pergi ke ruangan yang di tunjukan oleh kepala staf untuk berdiskusi dengan bapak presiden.

__ADS_1


__ADS_2