KAISAR DUA DUNIA

KAISAR DUA DUNIA
Anak dari sahabatnya


__ADS_3

Sementara ratu Alice mendekat secara perlahan menuju pelelangan, Julius dan para ksatria yang berada di belakang sedang sibuk membantu para budak untuk membebaskan diri dan menyembuhkan beberapa budak yang terluka akibat serangan cambuk.


Di sela mengobati para budak, Julius melihat punggung tangan mereka lalu berkata dalam hatinya 'seperti yang di katakan ibu Alice, mereka yang masih di dalam kandang hanyalah calon budak yang belum memiliki segel.'


Beberapa saat yang lalu sebelum penyerangan.


"Julius, saat kau sudah berada di bawah tanah, bantu mereka untuk membebaskan diri dan jika ada yang terluka, segera sembuhkan mereka, mengerti?" kata ratu Alice yang memberitahu Julius apa yang harus dia lakukan ketika sampai di bawah tanah.


"aku mengerti, ibu Alice. Tapi bagaimana dengan segel budak yang mereka punya di punggung tangan mereka? Apa kita akan membiarkannya saja?"


"kau tidak perlu khawatir, Julius. Kebanyakan dari mereka yang masih berada kandang adalah calon budak yang belum di letakan segel. Tapi jika kau menemukan yang memiliki segel, aku peringatkan untuk jangan melepas ikatan mereka dulu!."


"Kenapa?"


"karena mereka biasanya di sebut 'budak spesial' yang memiliki bakat unik dan hebat, tetapi kebanyakan dari mereka tidak bisa mengendalikan bakatnya dan di anggap berbahaya."


"bagaimana ibu Alice bisa mengetahui semua itu?" tanya Julius yang kagum dengan informasi terperinci yang dimiliki oleh ratu Alice.


"hanya pengalaman di masa lalu." Jawab singkat ratu Alice.


Kembali ke waktu sekarang.


Ratu Alice yang sudah mencapai pelelangan, terkejut bahwa ada sekitar 50 orang terdiri dari bangsawan dan pengusaha kaya yang mengikuti pelelangan ini. Saat dia melihat tuan rumah acara pelelangan ini, ratu Alice tersenyum dan berkata dalam hatinya


'tidak kusangka aku akan bertemu dengan b*jing*n busuk ini di sini. agar dia tidak kabur lagi, lebih baik aku mempersiapkan sihir pengikat terkuat milikku'


Setelah berkata seperti itu, ratu mulai melantunkan mantra tingkat tinggi.


Sementara itu, pelelangan tetap berlangsung dengan meriah tanpa mengetahui bahaya yang mengintai mereka. Saat sang tuan rumah memperkenalkan budak berikutnya, mantra tingkat tinggi telah siap dan ratu Alice menunggu saat yang tepat untuk melepas mantra tersebut.


"baiklah, para tamu terhormat. kali ini saya akan memperkenalkan budak yang baru saja di tangkap belum lama ini." Kata tuan rumah sambil menarik kain yang menutupi sebuah kandang.


Saat kain tersebut di tarik, terlihat sesosok gadis kecil bertelinga runcing berambut hijau muda.


Setelah menarik kain, sang tuan rumah melanjutkan "ini adalah gadis kecil berasal dari ras High Elf!, lihatlah paras wajahnya cantik! bisa di bayangkan bagaimana dia tumbuh dewasa kan!? Mari kita mulai dengan harga 100 koin emas dan penawaran terkecil adalah 50 koin emas."


Setelah harga di sebutkan, terjadi penawaran gila-gilaan. Saat penawaran masih berlangsung, ratu Alice dalam keadaan syok karena dia mengenali gadis kecil tersebut.


"bagaimana mungkin anak dari sahabatku bisa tertangkap!? Bukannya dia selalu di lindungi dengan ketat!? " ratu menarik napas untuk menenangkan diri lalu di melanjutkan "baiklah, kita kesampingkan masalah ini dulu, anggap saja ini juga keberuntunganku dapat menemukannya sebelum dia di jual sebagai budak."


Saat ratu Alice melihat kembali ke arah pelelangan, dia melihat bahwa harga dari anak sahabatnya sudah mencapai 2000 koin emas yang mana sudah banyak orang menyerah dan hanya sedikit yang masih berani menaikkan harganya.

__ADS_1


"3000 koin emas!!" kata seorang bangsawan yang menaikkan harganya.


Melihat tidak ada yang menawar lagi, tuan rumah berkata "3000 koin emas satu kali, apa tidak ada yang menawar lagi? 3000 koin emas dua kali."


Saat hampir ketuk palu ketiga, ratu Alice langsung berkata " 10000 koin emas!!"


"wow! Ternyata ada yang berani menawar sampai 10000 koin emas!! Baiklah kita mulai ketukkan pertama, 10000 koin emas satu kali, 10000 koin emas dua kali, 10000 koin emas tiga kali!! Selamat kepada wanita di belakang telah berhasil memenangkan lelang kali ini!! Di mohon untuk naik ke atas panggung untuk melakukan pembayaran dan melakukan kontrak budak." Jawab sang tuan rumah yang bersemangat karena berhasil mendapatkan 10000 koin emas.


"tidak perlu!! Lagi pula aku menawar hanya untuk mendapatkan perhatian kalian dan memberitahu kalian bahwa Atas nama kerajaan Westeria, kalian semua di tangkap karena melakukan perdagangan budak." Jawab ratu Alice kepada semua orang.


Setelah menunjukkan dirinya, ratu Alice langsung melepas sihir tingkat tinggi yang sudah dia persiapkan sebelumnya sambil mengucapkan nama sihir tersebut "Infinity Chain of Chaos!"


Setelah ratu Alice mengaktifkan sihirnya, tak terhitung rantai berwarna ungu keluar dari portal dan menjerat semua orang yang ada di pelelangan. Banyak orang yang terkejut dan mencoba melepaskan diri dari rantai ini, tapi semakin mereka memberontak semakin kuat pula jeratan rantai tersebut.


Melihat bahwa mereka mustahil untuk melarikan diri, beberapa orang mencoba berbalik dan melihat siapa orang yang melepaskan sihir ini. Banyak dari mereka yang tidak mengenali ratu Alice, tapi beberapa bangsawan yang pernah mengikuti pesta di istana mengenalinya dan berteriak memohon ampun.


"YANG MULIA RATU ALICE!! AKU MEMOHON AMPUNI SAYA!!! SAYA DI SINI HANYA UNTUK MELIHAT-LIHAT SAJA DAN TIDAK BERNIAT MEMBELI BUDAK SAMA SEKALI!!"


"BENAR!! SA..SAYA JUGA TIDAK BERNIAT MEMBELI BUDAK!!"


"AMPUNI SAYA!! YANG MULIA RATU!!"


Banyak dari mereka yang mulai ikut memohon setelah mengetahui siapa dia sebenarnya, tapi apa yang mereka lakukan malah membuat ratu Alice semakin kesal dan jijik akan sikap mereka.


"berapa kali pun kalian memohon, kalian akan tetap aku tangkap dan interogasi di istana keadilan, tapi ada satu orang yang tidak akan aku tangkap yaitu tuan rumah terhormat kita ini." Kata ratu Alice yang sudah berteleportasi ke atas panggung dan mendekati sang tuan rumah yang terjerat sangat kuat akibat terus melawan.


Saat sang tuan rumah melihat ratu Alice mendekat, dia mulai panik dan ketakutan sampai rantai sihir yang mengikatnya semakin kencang dan membuat beberapa tulangnya remuk.


"hei, kenapa kau begitu takut kepadaku? Aku tidak sekejam yang dulu, loh?"


"heh! Kau pikir aku percaya setelah apa yang kau lakukan 20 tahun yang lalu terhadap pasar budak kami!?" jawab sang tuan rumah dengan marah.


"terserahlah, aku malas membicarakan masa laluku itu. Jika kau memang ingin mati, maka matilah!" kata Ratu Alice sambil mengangkat tangannya dan langsung mengepalkan tangannya yang membuat rantai yang mengikat sang tuan rumah mengencang hingga tubuhnya hancur menjadi beberapa bagian.


Melihat bagaimana sang ratu membunuh tuan rumah dengan mudahnya membuat para bangsawan semakin ketakutan. Setelah selesai mengobati semua budak, Julius menyusul ratu Alice untuk memberitahunya tentang budak yang belum di bebaskan karena memiliki segel sebelum mereka terjual.


Setelah mendengar laporan Julius, ratu Alice menyuruh para ksatria untuk membawa para bangsawan ke permukaan. Sementara itu, dia membebaskan anak dari sahabatnya dan bertanya sambil menenangkannya "tenanglah Ria, aku adalah sahabat ibumu. Bagaimana kau bisa berada di sini?"


Mendengar bahwa wanita yang menyelamatkannya adalah sahabat ibunya, Ria yang baru berumur 5 tahun menjadi lebih tenang dan mulai bercerita tentang bagaimana dia bisa berakhir di tempat ini.


Setelah mendengar cerita dari Ria, ratu Alice berkata "jadi, sekarang ibumu sedang ditahan oleh para pemberontak di istana?"

__ADS_1


"mhm." Jawab Ria yang membenarkan pertanyaan ratu Alice.


"lalu kau dan kakakmu melarikan diri ke sini menggunakan jimat teleportasi yang dulu kuberikan kepada ibumu dan karena itu teleportasi acak kalian mendarat di bar milik pedagang budak ini."


"mhm, itu benar. Tapi karena kekuatan kakak belum bangkit, aku berusaha melindungi kakak dan membuatnya melarikan diri."


"Baiklah, untuk saat ini kau di temani dengan kak Julius untuk bertemu dengan kakakmu tersebut. Sementara aku masih ada urusan di sini."


"oke Ria, kita temui kakakmu itu dulu."


"mhm, baiklah." Julius pun menggendong Ria dan membawanya ke permukaan untuk bertemu dengan kakaknya.


Setelah mereka berdua pergi, ratu Alice juga pergi untuk melihat budak yang belum di bebaskan oleh Julius karena mereka memiliki segel budak sebelum di jual.


Di permukaan.


Beberapa saat kemudian, ratu Alice keluar dengan di ikuti oleh dua bocah yang tidak memiliki ekspresi sama sekali. Saat Julius melihat bahwa ratu Alice hanya membawa dua orang saja, dia bingung dan bertanya kepada ratu Alice


"ibu Alice, kenapa kau hanya membawa dua orang saja? Bukankah yang tidak aku bebaskan berjumlah lebih dari 10 orang ?"


"selain dari mereka berdua, sisanya aku bunuh karena mereka hanyalah Monster yang tidak dapat dikendalikan."


Julius tidak meneruskan masalah ini dan memilih untuk memberikan laporan hasil rampasan dari kandang budak. Setelah mendengar laporan tersebut, ratu Alice langsung bertanya tentang di mana anak dari Sahabatnya tersebut.


Julius memberitahu bahwa gadis yang sebelumnya membantu mereka bersembunyi adalah kakak dari anak tersebut. Saat mendengar hal tersebut, ratu Alice langsung pergi untuk menemui kedua kakak beradik tersebut, Julius pun juga mengikutinya.


Di perjalanan Julius bertanya kepada ratu Alice "ibu Alice, sebenarnya siapa kedua anak tersebut? Satu adalah keturunan asli dari ras High Elf dan satunya lagi adalah Elf berambut hitam?"


"mereka berdua adalah anak dari sahabatku yaitu ratu ras High Elf, Letticia Rossewood." Jawab ratu Alice dengan santai seolah itu adalah informasi yang tidak penting.


"hah!! Anak dari ratu High Elf!! Bagaimana bisa mereka ada di sini!?"


"kau tidak perlu sepanik seperti itu Julius, untuk saat ini kita kesampingkan dulu masalah ini. Setelah kita berhasil menghancurkan keluarga Blackwolf hari ini, baru kita akan membahasnya bersama dengan yang lainnya."


"kalau begitu, aku serahkan kedua anak ini kepadamu, ibu Alice. Sementara aku akan membawa para bangsawan itu ke istana keadilan untuk di interogasi."


Ratu Alice mejentikkan jarinya untuk membatalkan sihir Chaos Dimension miliknya. Lalu berkata "oke, berhati-hatilah!. Dan jangan lupa kirim sinyal ke arena bahwa kita telah berhasil mengurus masalah di sini."


Kemudian mereka berpisah, sementara ratu Alice membawa kedua anak dari sahabatnya ke istana.


Julius menggiring para bangsawan ke istana keadilan sambil di dampingi oleh sorak-sorai dari para penduduk pemukiman kumuh yang sangat senang karena sekali lagi perdagangan budak berhasil di hentikan.

__ADS_1


#MISI 2: PENYERANGAN KE KANDANG BUDAK. (SUKSES)#


Di saat yang bersamaan dengan penyerang ke kandang budak, ratu Iris dan ratu Agatha sedang meminum teh di mansion milik keluarga Blackwolf. Mereka mulai menjalankan rencananya setelah mendengar sinyal yang sama dari Arena pertarungan.


__ADS_2