
Setelah kejadian itu, kantor perusahaan Arcadia kembali di serbu oleh wartawan karena entah bagaimana, peristiwa tentang perwakilan dari perusahaan cina yang menghipnotis CEO perusahaan Arcadia, Ayu Cahyani.
telah bocor ke internet dan tentu saja Ayu yang sekarang memiliki popularitas setara Artis yang sedang naik daun karena mendapat perhatian yang tinggi dari netizen Indonesia.
Beberapa dari komentar mereka seperti berikut:
[Kurang ajar sekali orang cina itu!! Mentang- mentang mereka kaya, mereka bisa seenaknya ingin mengendalikan orang Indonesia !!]
[benar!! Seharusnya Taoist itu jangan kasih dia untuk pergi sebelum aku selesai menghajarnya!!]
[Untung saja Mr.Gold itu sangat teliti dan dapat langsung mengetahui bahwa CEO kesayangan netizen Indonesia telah di kendalikan oleh oknum perusahaan Cina.]
Masih banyak lagi komentar yang bahkan lebih kejam dari pada yang di atas untuk menunjukkan amarah netizen kepada perusahaan Cina.
Karena kejadian ini mengundang simpati banyak netizen, ayu pun mendapat sebutan yaitu CEO kesayangan netizen Indonesia.
Ayu tidak menolak julukan tersebut dan malah menerimanya dengan senang hati. Pengikut di akun media sosialnya juga bertambah banyak yang sebelumnya sudah mencapai 500 ribu orang sekarang telah tembus lebih dari 5 juta orang.
Bahkan ada beberapa perusahaan yang menawarkan kepadanya untuk melakukan Endorsemen untuk berbagai produk yang berkaitan dengan perlengkapan kantor.
...
Dua hari telah berlalu dan peristiwa itu masih menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen Indonesia. Bahkan peristiwa ini sampai membuat pihak perusahaan Tencent membuat pernyataan pers untuk meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia terutama kepada Ayu.
Meskipun saat ini sudah menjadi terkenal, orang yang menjadi perbincangan hangat tersebut sedang menikmati sarapan sederhana di pedagang kaki lima dan di temani dengan kekasihnya yang masih mengenakan seragam sekolah abu-abu, dia tidak lain adalah Jani.
"sayang, kamu sudah belajar untuk ujian terakhir hari ini?" tanya Ayu kepada Jani.
"apa perlu aku harus belajar sesuatu yang sudah aku hafal di luar kepala?
"hehe... aku lupa bahwa kamu sudah mendapat lisensi lancar berbahasa Inggris."
"yah sudah jangan di bahas lagi, ngomong-ngomong bagaimana dengan proyek pembangunan Tower Virtual tahap satu untuk pulau Jawa?"
"sudah selesai dan saat ini dalam tahap memulai untuk di luar pulau Jawa yang masih proses pemilihan lokasi."
Saat Jani sedang berpikir, dia melirik ke samping dan menyadari bahwa pelanggan yang berada di sampingnya adalah seorang wartawan yang secara diam-diam sedang merekam pembicaraan Jani dan Ayu.
Menyadari hal itu, Jani memanggil wartawan tersebut "bang kalo mau wawancara ngomong aja, jangan ngerekam diam-diam begitu!"
sang wartawan terkejut melihat aksinya ketahuan oleh seorang anak SMK dan segera mematikan kameranya lalu mulai membantah teguran Jani "siapa merekam!? Jangan sembarangan menuduh orang yaa!!"
tidak mau masalah ini jadi panjang, Jani berkata "begini aja, bagaimana kalau aku membeli videomu tadi?"
mendengar tawaran itu, sang wartawan langsung menjawab "heh! Memangnya kau mau berani bayar berapa?"
Ayu yang mendengar pertanyaan sombong sang wartawan itu sedikit tersenyum.
Jani juga tersenyum lalu menjawab "kau boleh menawar duluan!"
Wartawan itu sekali lagi terkejut dan kemudian dia berpikir berapa harga yang akan dia ajukan. Setelah berpikir cukup lama dia pun berkata
"bagaimana dengan 50 juta?"
"tentu, karena aku sedang terburu-buru untuk mengikuti ujian terakhir, kita akan bertukar nomor telepon dahulu, bagaimana?"
"baiklah, jika kau berbohong aku akan menyebarkan berita ini secepat mungkin!"
"tenang saja, aku akan berusaha tidak melanggar janjiku." Dan setelah itu Jani berdiri untuk membayar makanannya dan kemudian dia pergi bersama dengan Ayu menuju sekolah Jani.
Beberapa saat setelah Jani dan Ayu pergi, dan wartawan mulai mengirimkan nomor rekeningnya dan tidak butuh waktu lama ada sebuah pesan teleponnya yang memberitahukan bahwa dia telah mendapat transfer uang senilai 50 juta.
__ADS_1
Sang wartawan itu senang bukan main lalu untuk membuktikan bahwa ini bukan tipuan, dia pergi ke bank terdekat lalu mencoba menarik uang senilai 10 juta dan ternyata itu berhasil yang pada akhirnya membuatnya langsung menghapus video rekaman sebelumnya lalu mengucapkan banyak terima kasih kepada Jani.
...
Saat Jani tiba di sekolah, dia menyuruh Ayu menunggu sebentar sementara dia mengerjakan ujian Nasional terakhir yaitu bahasa Inggris.
Setelah setengah jam, Jani kembali menjemput ayu bersama jali dan jaka lalu kemudian mereka berempat pergi ke ruang guru untuk mengikuti rapat tentang Praktik Kerja Lapangan yang akan di adakan di pabrik milik perusahaan Jani.
Saat mereka memasuki ruang guru, mereka mendapat sambutan hangat dari pada guru dan kemudian kepala sekolah kembali memulai rapat dengan mengajukan pertanyaan
"nak Jani bagaimana dengan para murid yang aku rekomendasikan kepadamu?"
"mereka mungkin aku tempatkan di tempat yang menjadi jurusan mereka sebelumnya dan mereka akan di bimbing oleh para senior mereka yang ada di sana." Jawab Jani dengan tenang.
"lalu bagaimana dengan anak-anak bermasalah yang memiliki nilai buruk?" tanya salah satu guru.
Jani sudah menduga pertanyaan ini akan keluar dan kemudian melirik ke arah Ayu agar biar dia yang melanjutkan penjelasan tentang masalah ini.
Saat ayu mulai menjelaskan solusi untuk masalah ini, semua guru dengan sesama memperhatikan lalu Jaka dan Jali juga menambahkan bahwa mereka akan mengambil beberapa anak yang akan cocok dengan bidang keahlian mereka untuk melakukan PKL di sana.
Setelah lebih dari satu jam membahas semua tentang hal ini, kepala sekolah berkata "baiklah, karena kita semua sudah sepakat tentang masalah ini. Bagaimana kalian kita mengumumkannya kepada seluruh murid? Kebetulan sebentar lagi waktunya mereka selesai mengerjakan ujian."
"boleh saja, tapi aku tidak akan ikut dalam pengumuman itu." Jawab Jani dan di susul dengan Jaka dan Jali yang mengatakan
"aku juga tidak akan ikut."
"aku juga."
"tidak apa kan CEO Ayu?" tanya Jani kepada Ayu yang duduk di sampingnya.
"tentu saja, saya bisa melakukan ini sendiri." Jawab Ayu yang membalas dengan senyuman.
"kalau begitu bagaimana kalau kita menuju lapangan untuk mempersiapkan pengumuman ini."
Jani dan dua sahabatnya juga keluar dari ruang guru, tapi mereka tidak mengikuti para guru melainkan berjalan menyusuri lorong sekolah.
Saat mereka sedang berjalan menyusuri lorong sekolah, jali bertanya "lalu apa yang akan kita lakukan sambil menunggu Ayu selesai dengan pengumuman itu?"
"bagaimana kalau kita ke kantin untuk terakhir kalinya dan memesan Mie kari ?" usul Jani kepada dua sahabatnya.
Mereka berdua sedikit ragu dengan usulan Jani, tapi setelah Jani menambahkan "aku yang bayar."
""OKE AKU SETUJU!!"" jawab mereka berdua secara bersamaan.
"untuk masalah ini, kalian berdua selama tiga tahun ini tidak pernah berubah ya?" jawab Jani kepada mereka berdua dan di balas dengan tawa oleh Jaka dan Jali. saat mereka berdua sampai di kantin mereka mendengar pengumuman dari kepala sekolah.
"KEPADA SELURUH MURID SMKN 1 JAKARTA, DI HARAP SETELAH UJIAN SELESAI UNTUK BERKUMPUL DI LAPANGAN SEKOLAH KARENA AKAN ADA PENGUMUMAN PENTING DARI TAMU SEPESIAL!!"
"kayaknya sudah mau di mulai." kata jali yang sedang duduk di warung Mie kesukaan mereka.
Penjual Mie di kantin sekolah yang sudah hafal dengan tingkah laku trio Djancok selama tiga tahun terakhir ini mulai menegur mereka "hei! Itu ada pengumuman di suruh kelapangan kok masih santai di sini?"
"biarkan saja Bu, pengumuman itu bukan untuk kita." Jawab Jak untuk menenangkan ibu penjual mie.
"lah memangnya kalian bukan murid sini lagi?"
"bukan itu maksud saya, tapi pengumuman itu untuk murid yang akan mengikuti PKL. Kalau kita bertiga sudah tidak perlu mengikuti hal itu karena sudah dari dulu kami sudah mendapat pekerjaan kita masing-masing."
"lalu terus kalian ngapain kumpul di sini?"
"ya tentu saja buat makan mie kari untuk terakhir kalinya."
__ADS_1
"oh kalau begitu tunggu bentar, ibu buatkan dulu untuk kalian bertiga."
Setelah beberapa menit, ibu penjual mie kembali dari dapur membawa tiga mangkuk mie lalu menaruhnya di depan mereka bertiga sambil berkata "nah ini spesial untuk tiga murid paling bermasalah dalam sejarah sekolah ini!"
Mereka bertiga mulai memakan mie tersebut dengan lahap.
...
Sementara itu di lapangan sekolah.
Para murid bingung kenapa mereka harus berkumpul di lapangan sekolah padahal beberapa dari mereka ingin merayakan selesainya ujian dengan mencorat-coret baju mereka dan dilanjutkan dengan berkonvoi di jalanan.
Tetapi saat mereka sampai di lapangan dan melihat tamu spesial yang di sebutkan kepala sekolah, semua murid terkejut karena tamu spesialnya adalah CEO kesayangan netizen Indonesia, Ayu Cahyani.
Para murid mencoba mendekatinya dan ingin berfoto bersama, tetapi mereka semua di halangi oleh para guru yang menyuruh mereka untuk berbaris dan mendengarkan pengumuman yang akan di sampaikan oleh Ayu.
Sayangnya saat para murid berbaris di lapangan, cuaca siang ini sangat panas dan membuat para murid yang tidak terbiasa dengan cuaca panas mulai kepanasan. Ayu yang melihat hal ini menelepon Jani dan berkata "sayang, bisa gak kamu membuat cuaca agak mendung? Para murid sepertinya kepanasan nih."
"oke nanti aku urus." Jawab Jani dengan nada tenang yang biasanya.
Walaupun dia menjawab begitu, tetapi sihirnya belum mencapai di mana dia bisa mengatur cuaca yang mana di butuh kan penyihir unsur angin dan air tingkat enam menengah untuk bisa mengatur curah hujan sesuka mereka.
Saat dia sedang berpikir bagaimana solusinya, dia teringat bahwa negara Amerika memiliki sebuah teknologi pengatur cuaca yang di sebut HAARP yang berada di Gakona, Alaska.
Setelah mendapat ide tersebut, Jani mencoba menanyai Jaka.
"Jak! Lu bisa nge-Hack sistem HAARP milik Amerika gak?"
"oh itu mah gampang, sebentar gua coba dulu." Jawab Jaka dengan nada santai lalu mengeluarkan laptopnya dan melakukan pembobolan sistem keamanan Amerika seolah itu adalah hal yang biasa dia lakukan.
Setelah beberapa menit, Jaka kembali berkata "oke selesai!"
Setelah Jaka kembali memasukan laptopnya ke dalam tas, cuaca yang tadinya panas perlahan mulai berawan dan akhirnya menutupi matahari.
"sip, kalau begitu kita lanjut makan! Ibu!! tambah mie 2 mangkok lagi!!"
Mereka bertiga pun lanjut makan mie kari tanpa merasa bersalah dengan para ibu-ibu yang sedang menjemur cucian mereka.
...
Sementara itu di Gakona, Alaska
Seorang jendral yang bertugas menjaga tempat ini sedang di landa kepanikan karena di saat para delegasi dari PBB sedang berkunjung, sistem HAARP aktif secara tiba-tiba lalu menembakkan frekuensi radio selama 30 detik kemudian kembali normal tanpa ada orang yang mengaktifkannya.
Saat sang jendral memasuki ruang kendali bersama para delegasi dan kemudian dia bertanya kepada ketua peneliti yang di sana.
"bagaimana? apa kau tahu siapa orang yang melakukan hal ini?"
"kami tidak tahu, jendral." Jawab sang peneliti tersebut sambil menggelengkan kepalanya.
"kenapa? Apa begitu sulit untuk melacak satu peretas saja?"
"Kurasa begitu. Karena peretas ini bisa dibilang sangat ahli mengetahui bahwa dia hanya perlu waktu tidak lebih dari 20 detik untuk masuk dan pergi di dalam sistem HAARP yang membuat kami tidak bisa melacaknya sama sekali."
"lalu bagaimana kalian coba memperhatikan di belahan bumi mana yang cuacanya tiba-tiba berubah?"
"cara itu juga tidak mungkin, jendral."
"kenapa bisa begitu ?"
"karena tempat yang cuaca berubah secara tiba-tiba sangat lah luas yaitu menutupi seluruh Asia tenggara."
__ADS_1
"sial!! siapa sebenarnya orang ini!" jawab jendral tersebut dengan nada kesal.