KAISAR DUA DUNIA

KAISAR DUA DUNIA
Dua pedang legendaris


__ADS_3

Setelah selesai dengan makan malam, Jani langsung pergi ke kamarnya untuk memeriksa barang yang dia beli hari ini. Jani tidak langsung pergi ke kebun istana karena dia tahu setelah makan ratu iris akan menikmati setidaknya tiga cangkir teh dan itu akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menunggunya di kebun istana.


Jani mengeluarkan semua barang belanjaannya yang jumlahnya hampir menutupi seluruh kasurnya. Awalnya dia juga terkejut dengan semua barang yang dia beli, tapi Jani tidak menyesal karena dia tahu bahwa semua ini adalah harta yang tertutup oleh debu.


Namun, alasan sebenarnya karena semua ini dia beli dengan harga tidak lebih dari 300 koin emas.


Beberapa barang terdiri dari buku kuno, kristal sihir yang memiliki energi dari penyihir tingkat 10 puncak, inti Monster tingkat mistis, dan juga sepasang pedang berbilah satu yang ternyata tingkat mistis yang dulu di kenal dengan pedang harimau lava dan pedang naga petir.


Konon katanya, jika dua senjata ini dipegang oleh orang yang berbeda maka di pastikan mereka akan menjadi musuh sampai ajal menjemput mereka, tapi jika hanya satu orang yang memilikinya maka kemungkinan dia akan menjadi penguasa benua ini.


Karena penasaran dengan kekuatan pedang mistis ini, Jani meminta Zein untuk memeriksa status senjata ini. Setelah beberapa saat, status tersebut muncul dan Jani yang membacanya terkejut dengan isinya.


[Nama senjata: pedang harimau lava.(terbuat dari inti monster tingkat mistis yaitu Harimau lava yang pernah disebut raja monster daratan Arca.)


Status yang diberikan: kekuatan +400, kelincahan +100.


Peringkat: Mistis


Efek khusus: mempercepat penyerapan energi unsur api sebesar 20%, memperkuat sihir unsur api sebesar 30%, dan kebal terhadap serangan sihir unsur api dibawah tingkat 5.


Nama senjata: pedang naga petir(terbuat dari monster tingkat mistis yaitu naga petir biru yang dulu pernah di sebut raja monster langit Arca.)


Status yang diberikan: kekuatan +100, kelincahan +400.


Peringkat: Mistis


Efek khusus: kecepatan serangan meningkat 10% sampai 100% setiap serangan lima kali secara beruntun, memperkuat sihir unsur petir sebesar 20%, dan kebal terhadap sihir unsur petir di bawah tingkat 5.


Efek khusus saat menggunakan pedang ini secara bersamaan: dapat menjinakkan monster di bawah tingkat 6 dan mengerti bahasa Monster tingkat 6 sampai 9.


!!!PRINGATAN!! :DIBUTUHAN GELANG DIMENSI TINGKAT LEGENDA ATAU PENYIHIR UNSUR RUANG TINGKAT 5 PUNCAK, UNTUK MENYIMPAN SENJATA INI.]


Jani tersenyum karena merasa bangga dengan keberuntungannya, tapi setelah membaca peringatan terakhir dari sistem senyumnya langsung menghilang dan berkata "walaupun senjata ini sangat kuat, tapi sayang benda ini tidak bisa di simpan di penyimpanan sistem dan di bawa pulang ke bumi."


Jani tidak terlalu memikirkan tentang senjata tersebut dan mulai memperhatikan beberapa buku usang yang berjudul tentang 'Alasan mengapa ras setan menyerang benua Arca' dan ada juga beberapa buku yang membahas sesuatu yang tabu di benua Arca sekarang.


Karena bahasa yang digunakan dalam buku ini adalah bahasa kuno, Jani hanya bisa meurungkan niatnya untuk membaca buku-buku tersebut.


Anehnya saat Jani menutup kembali dua senjata tersebut dengan kulit ular yang sebelumnya membungkus senjata tersebut, aura yang ditunjukkan dua tersebut menghilang tanpa ada Jejak sihir.


Setelah memasukkan semuanya kembali ke dalam penyimpanan sistem dan menaruh pedang tersebut di bawah kasurnya, Jani melihat ke arah luar jendela dan melihat bahwa ibunda ratu Iris telah sampai di taman istana. Melihat hal tersebut, Jani langsung menggunakan sihir telportasi dan muncul di depan tempat duduk ratu iris.


Di taman istana


Saat Ratu iris sedang menikmati tehnya, dia tiba-tiba melihat ke arah depan dan tersenyum sambil berkata dalam hatinya 'oh, ternyata dia juga mewarisi sihir unsur ruang milik ibunya.'


Saat Jani muncul di depan Ratu Iris, dia langsung berkata "maaf membuatmu menunggu lama ibunda Ratu Iris."


"jangan terlalu formal seperti itu Alex. Panggil saja aku ibu Iris , oke?"


"baiklah ibu Iris."


"begitu lebih baik. Kita langsung ke intinya, Alex apa benar kau ingin menggantikan Veronica untuk di hukum olehku?"


"benar ibu Iris, tapi sebenarnya aku ingin belajar sihir unsur es darimu."


"maaf, Alex. Kurasa kamu tidak cocok untuk mempelajari sihir unsur es karena dibutuhkan bakat unsur angin dan unsur air."


Setelah mendengar jawaban Ratu Iris, Jani mengangkat tangannya dan mewujudkan kedua unsur air dan angin di tangan sambil berkata "ibu Iris, apa sekarang aku bisa Mempelajarinya?"


Saat ratu Iris melihat kedua unsur sihir tersebut muncul ditangan Jani, dia langsung terkejut sampai gelas yang berada ditangannya hampir jatuh. Setelah dia kembali tenang, ratu Iris melihat ke arah Jani dan berkata "tidak kusangka kau mempunyai bakat 4 unsur sihir yang berbeda, tapi sayangnya untuk saat ini aku tetap tidak bisa mengajariku unsur es ini."


"kenapa kau tidak bisa mengajariku, Bu?"


"karena kau belum cukup memahami unsur air dan angin. Berbeda dengan adikmu Veronica, dia sejak lahir sudah memiliki bakat unsur es."


"kalau begitu bagaimana caranya aku bisa mempelajari unsur es?."


"jadilah lebih kuat dalam unsur air dan angin sampai masing-masing tingkat 5 puncak. Setelah kau mencapai tingkat tersebut, temui aku kembali."


"baiklah, ibu Iris. Aku akan berlatih sampai ketingkat yang kau sebutkan itu."

__ADS_1


"oke, untuk saat ini kembalilah ke kamarku sekarang. Besok banyak hal yang harus kau lakukan, benar?"


"lalu begitu aku kembali terlebih dahulu, selamat malam Ibu Iris!"


Setelah Jani berpamitan dengan ratu Iris, dia langsung berteleportasi ke kamarnya. Saat Jani telah pergi, ratu Iris kembali meminum tehnya dan berkata "kau bisa keluar sekarang, suamiku."


Sesudah ratu berkata seperti itu, lampu minyak yang berfungsi untuk menerangi tempat ratu Iris berada tiba-tiba berkobar hebat dan kobaran api tersebut mulai berkumpul lalu membentuk seseorang.


Saat api itu masih berkobar, tiba-tiba api itu menghilang dan muncul seorang pria yang tidak lain adalah raja Roman Van Lester.


Setelah raja Roman muncul, dia melihat ke arah jendela kamar Jani dan mulai tersenyum dan berkata "tidak heran kenapa dia bisa koma selama tiga tahun. Penyebabnya tidak lain karena dia tidak bisa menahan bakatnya yang luar biasa sehingga membuat dia dalam keadaan koma."


Saat sang raja masih menatap jendela kamar anaknya, ratu Iris memanggilnya dan berkata "suamiku, laporan dari pasukan khusus milik adik pertama telah datang, apa kau ingin membacanya sekarang?"


"tolong bacakan sekarang, Iris."


"baiklah. menurut laporan pasukan khusus tersebut sudah terjadi 7 kali percobaan pembunuhan yang di arahkan kepada Alex, tapi semua pembunuh itu telah gagal karena mereka diserang dengan sebuah batu kerikil yang memiliki kekuatan cukup besar dan mengakibatkan mereka pingsan sebelum menyerang Alex."


Ratu Iris melanjutkan "dan pasukan khusus menduga bahwa semua kerikil tersebut di lempar oleh Alex."


"apa mereka memiliki bukti bahwa Alex yang melemparnya?"


"aku tidak begitu yakin, tapi salah satu pasukan khusus melihat Alex melempar sesuatu."


"oh aneh sekali. Jika itu anakku yang lain mereka pasti akan menceritakannya padaku, tapi kenapa Alex melakukan yang sebaliknya?"


"mungkin dia memiliki rencananya sendiri, jadi untuk saat ini lebih baik kita tidak perlu ikut campur dan melihat apa yang dia lakukan selanjutnya."


"kau benar, untuk saat ini mari kita menonton dengan tenang. Ngomong- ngomong ini sudah malam, bagaimana kalau kita istirahat sekarang?"


"mhm.." ratu menganggukkan kepalanya lalu mendekati sang raja sambil berjalan bersama ke dalam istana.


Sementara itu....


Di sebuah rumah bangsawan yang tidak kalah besarnya dengan istana kerajaan. Terdapat seorang pria kekar dan beberapa pria berpakaian hitam sedang berlutut di hadapannya.


Sang pria bangsawan berkata dengan kesal "kenapa kalian tidak bisa membunuh seorang bocah yang baru bangun dari komanya, hah!!?"


"hah! Penyihir unsur tanah tingkat 5 menengah? Sejak kapan roman sialan itu mendapatkan penyihir kuat seperti itu dalam pasukannya?"


Setelah diam sesaat pria bangsawan melanjutkan "karena dia menggunakan penyihir yang kuat, aku juga akan menggunakan sesuatu yang kuat juga."


Setelah itu dia mengeluarkan tiga buah pisau dan melemparnya ke arah tiga pembunuh yang tersisa.


"kuberi kalian kesempatan terakhir, gunakan pisau itu untuk membunuh pangeran ketiga dengan cepat dan jika kalian gagal lagi akan kukirim kalian kembali ke kandang, mengerti?"


"""kami mengerti!""" mereka mengambil pisau itu dan pergi dari pria bangsawan itu.


Setelah ketiga pembunuh itu pergi, pria bangsawan itu meminum anggurnya dan berkata kepada dirinya sendiri "tidak peduli apa pun yang terjadi, akulah yang akan menjadi raja berikutnya, ROMAN!!!"


Kembali ke kamar Jani.


Jani yang selesai berbicara dengan ratu Iris, saat ini sedang dalam keadaan murung karena dia tidak bisa langsung mempelajari sihir es. Setelah memenangkan pikirannya dia bertanya kepada sistem "Zein, apa aku bisa menggunakan dimensi pelatihan seperti biasa?"


"tentu, kau bisa menggunakannya kapan saja."


"kalau begitu, tolong pindahkan aku sekarang."


"siap!!"


Di dalam dimensi pelatihan.


Jani mengeluarkan tiga bola hitam dari dalam gelang penyimpanannya dan kemudian dia mengeluarkan sihir cahaya tingkat 1 yaitu 'HOLY CLEANSER' dan seketika tiga bola hitam berubah warna menjadi hijau, biru dan jingga yang melambangkan unsur angin, air dan api.


"heh, keberuntunganku benar-benar berguna, aku langsung mendapatkan inti penyihir tingkat 10 puncak yang telah meninggal dan menyimpan mantra yang mereka ciptakan sendiri untuk di berikan kepada penerus mereka"


"master apa yang ingin kau lakukan dengan inti penyihir itu?"


"apa yang ingin ku lakukan? Tentu saja untuk menyerap mereka semua."


"kau tidak boleh melakukannya!! Jika inti itu diserap secara paksa maka kau pasti akan di serang oleh tekanan mental dari penyihir tingkat 10 yang mengakibatkan seseorang menjadi idiot seketika!!"

__ADS_1


"jika aku menjadi idiot, berati tekadku untuk menjadi kaisar belum cukup kuat kan!!!"


Setelah itu, Jani langsung mengambil inti penyihir warna jingga dan memulai menyerapnya. Saat proses penyerapan Jani sudah merasakan serangan mental tersebut dan mencoba sekuat tenaga menahannya.


Setelah 9 jam lamanya dia akhirnya selesai menyerap semua inti penyihir tingkat 10 tersebut. Meskipun dia kelelahan secara mental, Jani masih mencoba untuk menyesuaikan dirinya dengan mantra barunya.


Ketiga mantra tersebut adalah unsur angin: EAGLE WINGS, unsur air: DRAGON WATERFALL, dan yang terakhir unsur api: EGG PHOENIX.


Walaupun dia tidak bisa mengeluarkan kekuatan penuh dari ketiga mantra tersebut, tapi dia tetap senang dan akan memperkuatnya di masa depan.


Setelah dia selesai menyesuaikan dirinya dengan ketiga mantra tersebut, Jani kembali ke kamarnya.


Walaupun Jani menghabiskan waktu cukup lama di dimensi pelatihan, jani akan kembali ke waktu sebelumnya seolah dia tidak pernah pergi ke mana pun.


Mungkin karena penasaran, setelah kembali dia langsung melihat statusnya lalu tertidur dengan senyum puas di wajahnya.


STATUS:


NAMA MASTER: JANI


UMUR: 18


LEVEL SISTEM: 1


KEKUATAN: 155 +50 ( karena telah bergabung dengan sarung tangan ifrit)


MANA: 2000


DAYA TAHAN: 125 +40 ( karena telah bergabung dengan sarung tangan ifrit)


KELINCAHAN: 90


REFLEKS: 100


KECERDASAN: 230


KEBERUNTUNGAN: 100


KECOCOKAN SIHIR:


Sihir api: level 4 puncak.


Sihir air: level 3 puncak


Sihir tanah: level 1 awal


Sihir angin: level 3 puncak


Sihir petir: level 1 awal


Sihir darah: level 2 awal


Sihir putih: level 1 awal


Sihir hitam: level 1 awal


Sihir ruang: level 1 awal


TITLE:


-GOLDEN POKER FACE alias MR.GOLD ( sebuah title yang didapatkan berkat keahlian master dalam berbisnis saham. Keuntungan title ini dapat mempermudah negosiasi bisnis sebanyak 50%).


-SANG PENGUASA SIHIR (sebuah title yang di anugerah kan oleh dewa dunia arca. Keuntungan title ini dapat menggunakan sihir tanpa mengucapkan mantra.)


Perlengkapan yang dimiliki saat ini:


-Sarung tangan ifrit


-Pedang harimau lava


-Pedang naga petir

__ADS_1


__ADS_2