KAISAR DUA DUNIA

KAISAR DUA DUNIA
Sebuah sayembara


__ADS_3

"berhentilah berbohong, Mr. Gold!" teriak salah satu dari pihak pedemo.


"maaf, pak! Ini adalah konversi pers, bukan acara adu argumen. Jadi tolong, jangan menyela dan ikuti aturan yang ada." Kata sang pembawa acara yang menegur orang tersebut.


Orang tersebut tahu, kalau dia berani mengganggu lagi dia akan di usir dari tempat ini. Jadi dengan berat hati, dia kembali duduk dan menunggu gilirannya untuk memberikan pertanyaan.


Acara tersebut kembali di lanjutkan, dengan salah seorang wartawan yang kembali bertanya "Mr. Gold, apa kejadian tidak ada indikasi terkait dengan sabotase dari pihak yang tidak di kenal?"


"apa kau tidak mengajukan pertanyaan kedua?" tanya pembawa acara.


"tidak, untuk topik pertama itu saja untuk saat ini."


"baiklah, Mr.Gold. tolong dijawab."


"untuk saat ini tidak ada, tapi aku menyakini di masa depan pasti ada orang yang tidak senang dengan perusahaanku dan akan melakukan sesuatu yang kau sebutkan tadi." Jawab Jani dengan nada tenangnya.


Setelah satu pertanyaan ini, pembawa acara berkata "apa tidak yang bertanya lagi?"


"saya ingin bertanya!" jawab seorang yang sebelumnya mengganggu acara.


"baiklah, silahkan bertanya."


"oke, Mr. Gold. Saya dai perwakilan Etnis Tiongkok dan jujur saya memiliki indra keenam yang membuat saya melihat hal yang berbau mistis dan spiritual. Untuk pertanyaan saya adalah apa benar ledakan tadi pagi itu adalah hasil kegagalan uji coba teknologi atau ledakan itu di akibatkan oleh ilmu sihir tertentu? Dan jika benar, siapa yang melakukannya, apakah anda atau orang lain?"


Semua orang terkejut dengan pertanyaan tersebut. Ada yang menganggapnya lelucon ada juga yang percaya akan hal itu. Sang pembawa acara menganggapinya dengan berkata "mohon maaf, pak! Menurut pendapat pribadi saya, sihir itu tidak ada. Jadi, tolong ajukan pertanyaan yang masuk..."


"cukup! Aku akan menjawabnya!" jawab Jani yang menyela perkataan anak buahnya.


Pembawa acara terdiam dan Jani berkata "sebelumnya aku ingin bertanya kembali, dari padangan indra keenammu, apa yang kau lihat dari ledakan tadi pagi?"


"dari yang kulihat sebelum ledakan terjadi, aku merasakan aura yang sangat mengerikan yang datang dati atap gedung anda dan ledakan itu juga kental dengan energi spiritual yang kuat."


"begitu ya... yah sebenarnya aku enggan mengatakannya, tapi kalau bisa aku menjawabnya 'itu mungkin benar' dan orang yang melakukannya jelas bukan aku. Untuk memperjelas saja, aura yang kau rasakan itu bukan berasal dariku loh, tapi dari tamu yang tidak di undang dan menyerangku karena tidak mendapatkan apa yang dia inginkan! Itu saja penjelasanku dan kita lanjut ke topik berikutnya."


Orang itu masih ada pertanyaan, tapi dia hanya bisa mengikuti peraturan yang ada.


"baiklah, kita masuk ke topik yang kedua, yaitu mengenai Tongkat emas. Siapa yang ingin bertanya duluan?"


Pengacara yang sebelumnya segera berdiri dan berkata "saya adalah pengacara yang mewakili kedutaan besar Cina dan saya juga di temani oleh perwakilan National Palace Museum."


Karena orang ini mewakili orang penting, para wartawan dengan segera mempersilahkan dia untuk bertanya duluan agar mereka mendapat berita bagus. Sang pembawa acara juga berkata "kalau begitu tuan pengacara, apa yang ingin anda tanyakan?"


"Sebelumnya saya datang kemari mewakili kedutaan besar cina untuk mengambil pusaka berharga mereka yaitu; Tongkat Emas. Kami ke sini juga sudah membawa bukti lengkap yang menyatakan bahwa tongkat itu milik NPM, tapi kenapa anda menolak mengembalikannya!? Tolong beri kami penjelasan anda tentang masalah ini."

__ADS_1


Jani pun berdiri dan menjawab "baiklah, Pertama-tama alasan aku menolak adalah karena tongkat yang kalian sebutkan di bukti tersebut berbeda dengan yang aku miliki saat ini."


Semua orang sekali lagi terkejut dengan pernyataan dari Jani dan salah seorang wartawan kembali bertanya


"apa perbedaan, Mr.Gold? apa itu dari segi bahan atau sejak awal itu adalah benda yang berbeda satu sama lain."


"tidak, itu memang adalah benda yang sama, tapi kondisinya berbeda. Berkas yang kalian tunjukan adalah bukti kepemilikan tongkat yang masih tersegel dari wujud aslinya dan sekarang tongkat yang saat ini kumiliki adalah tongkat yang telah menunjukkan wujud aslinya."


"tidak peduli apa pun kondisinya, itu tidak mengubah kenyataan bahwa itu adalah benda yang sama! Dan itu berarti kau harus mengembalikan pusaka itu, Mr.Gold!" kata salah satu perwakilan pedemo yang tetap keras kepala bahwa Jani harus mengembalikan tongkat tersebut.


Mendengar perkataan pedemo tersebut, Jani langsung tertawa dan kembali berkata "Hahaha... kalau kau berkata seperti itu, sama saja kau menghina Sang Celestia yang terbangun dari pertapanya karena segel tongkat yang telah aku patahkan!"


"a..aku tidak bermaksud menghina sang Celestia!!" kata pedemo tersebut yang panik dengan tuduhan Jani.


Saat itu tiba-tiba ada seorang wartawan yang bertanya "Mr. Gold, bisa anda ceritakan bagaimana anda melepaskan segel dari tongkat emas?"


"pertanyaan yang bagus! Ini juga kesempatan untuk memberitahu kalian bahwa perbedaan yang tersegel dan yang tidak! Pertama-tama saat aku memusatkan energi spiritualku kepada tongkat, kesadaranku di pindahkan ke sebuah hutan lebat dengan seekor siluman monyet bulu emas yang duduk di depanku sambil memakan makannya...."


Jani menceritakan pengalamannya saat berlatih dengan Sun Wukong dan hingga pada akhirnya di berkata "Jadi, setelah yang semua kualami, apa kalian pikir aku akan menyerahkan tongkat itu dengan begitu mudah?"


Seluruh wartawan terdiam dan bahkan pengacara tersebut tidak berani berkata apa pun. Lalu saat semua orang terdiam, duta besar cina yang semenjak acara di mulai diam, kini mulai bertanya "lalu apa yang kau inginkan agar kami bisa membawa pulang pusaka itu kembali negara kami?"


"maaf tuan duta besar, aku tidak membuka negosiasi saat ini, tapi aku akan berikan kalian semua kesempatan untuk memilikinya!"


"mari kita keluar terlebih dahulu." Kata Jani yang berjalan keluar sambil di ikuti oleh para wartawan.


Sementara itu Ayu di dekati oleh Arman dan dia bertanya kepadanya "hei, Ayu! menurutmu apa yang ingin di lakukan oleh bos kita?"


"mungkin dia ingin memainkan sebuah permainan kecil yang sedikit seru." Jawab Ayu yang sedikit tersenyum lalu berjalan menuju lift.


"hei, apa kau tidak keluar untuk melihatnya?" tanya Arman yang terkejut melihat Ayu tidak berjalan menuju keluar perusahaan.


"tidak, masih ada beberapa dokumen yang harus aku selesaikan." Jawabnya sambil memasuki Lift dan lift tertutup lalu naik menuju lantai 10.


...


Sementara itu di luar perusahaan.


Jani yang telah membawa semua ke halaman, langsung mengeluarkan tongkat emasnya dari daun telinganya lalu berkata kepada semua orang "Sebelumnya, aku ingin memberitahu kalian semua bahwa enam hari dari sekarang, perusahaanku akan mengelar acara besar untuk peluncuran Server utama dari game Arcadia Land! Tentu saja itu juga di barengi dengan penjualan mesin virtual lebih banyak lagi dari pada penjualan yang pertama!"


"lalu kesempatan seperti apa, yang sebelumnya kau sebutkan itu?"


"tunggu sebentar aku akan segera menyiapkannya." Jawab Jani sambil melepaskan Jas dan memberikannya kepada salah satu pegawainya.

__ADS_1


Setelah itu, dia melempar tongkat emas setinggi mungkin dan berteriak "RYUJIN!! MEMBESAR!!"


Seketika tongkat emas membesar dari yang sebelumnya seukuran sebuah pulpen menjadi seukuran tongkat pada umumnya dan tidak sampai di situ saja, tongkat dengan cepat membesar hingga berdiameter sekitar tiga meter.


Saat semua orang melihat tongkat itu membesar mereka dengan takjub terus menontonnya, tapi ketika tongkat itu mulai jatuh kembali ke tanah, mereka semua mulai berlari menjauh karena takut tertimpa.


Duta besar cina yang juga melihatnya mulai tersenyum aneh dan berkata di dalam hatinya 'Jadi, legenda itu benar tentang tongkat emas yang bisa berubah bentuk sesuai keinginan pemiliknya! Jika aku berhasil membawanya kembali, entah promosi apa yang di berikan pemimpin partai kepadaku!'


Saat tongkat itu mendarat kembali ke tanah, dia mengeluarkan sebuah suara yang keras.


*BOOMM!!* dan setelah itu, tongkat emas tersebut berdiri tegak tanpa sedikit pun memiliki tanda akan jatuh. Ketinggian tongkat itu, setara dengan tinggi gedung kantor Arcadia. Jani yang berdiri di samping tongkat mulai berkata "menurut legenda, tongkat ini sebenarnya punya sebuah nama lain yaitu 'TIANG YANG MENENANGKAN LAUTAN' dan juga tongkat ini sebelumnya adalah harta yang di miliki oleh Raja naga laut timur, Ao Guang. Kesempatan yang aku maksud adalah sebuah sayembara bagi siapa pun yang bisa mengangkat tongkat ini lalu diakui olehnya, maka boleh memiliki tongkat ini!"


Kamera wartawan terus menyoroti Jani, dan Jani melanjutkan "batas waktunya adalah sampai acara peluncuran server utama kami selesai di adakan. Jadi, hingga waktu itu tiba, siapa pun boleh mencobanya dengan cara apa pun. Apa ada pertanyaan yang ingin kalian sampaikan?"


"Saya, Mr. Gold! Jika tidak yang berhasil melakukannya, apa yang akan kau lakukan selanjutnya terhadap tongkat ini?"


"kalau itu sampai terjadi, aku akan menganggap hanya aku yang telah diakui oleh tongkat itu untuk menjadi pemiliknya dan tidak yang boleh memprotes lagi tentang tongkat ini. Baiklah, kurasa sampai di sini saja, aku harus melakukan beberapa pertemuan untuk persiapan acara besar kami." Jawab Jani kepada wartawan itu dan setelah itu dia kembali memasuki perusahaannya dengan pengawalan ketat dari departemen keamanan.


"Mr. Gold, tunggu sebentar! Bagaimana dengan pengembalian pusakanya, apa kau yakin mau menolak mengembalikannya?" tanya sang pengacara yang mewakili kedutaan besar cina.


"kau itu tuli ya? Kalau kau ingin mendapatkan tongkat itu, MULAILAH MENCOBANYA!!"


Setelah mengatakan hal itu, Jani memasuki perusahaannya tanpa menjawab pertanyaan para wartawan lainnya.


....


Sementara itu Di gedung Pentagon, Amerika.


Para petinggi negara saat ini sedang berkumpul, untuk membahas berbagai masalah yang ada dan saat ini sedang mereka hadapi. Presiden Amerika memulai rapat dengan berkata "Selamat malam, tuan-tuan! Untuk memulai rapat, aku ingin bertanya satu hal kepada kalian semua. APA YANG SALAH DENGAN OTAK KALIAN SAAT INI, HAH!!?"


Tidak yang berani menjawab pertanyaan tersebut dan melihat hal itu, presiden melanjutkan "kali ini kita benar-benar mengalami kerugian yang sangat besar! Mulai dari kehilangan tim elite Interpol sampai kita kehilangan satu satelit terbaik kita hanya untuk cetak biru teknologi yang tidak berguna!"


"pak presiden, aku bisa menyelesaikannya, jika kita..."


"aku tidak ingin mendengar alasanmu lagi, Profesor! Dalam hal kreativitas, kau sudah kalah! Jadi, aku memutuskan menyerahkan masalah ini kepada tuan CEO Google untuk menanganinya dengan cara bisnisnya. Apa kau mengerti, Profesor?"


"ya, aku mengerti, Pak presiden." Jawab sang profesor tersebut.


"dan aku juga ingin memberitahu kalian kabar buruk lainnya." Dan setelah itu sebuah video di putar di hadapan para petinggi Amerika.


Video yang di putar tidak lain adalah video tentang konversi pers yang di adakan oleh Jani tadi pagi. Awalnya para petinggi itu biasa saja saat menontonnya, tapi ketika tayangan itu memperlihatkan tongkat emas yang tiba-tiba membesar, para petinggi negara tersebut sama sekali tidak percaya apa yang mereka lihat.


Setelah video selesai di putar, Presiden kembali bertanya "baiklah, apa pendapat kalian tentang hal ini?"

__ADS_1


__ADS_2