KAISAR DUA DUNIA

KAISAR DUA DUNIA
Misi ketiga telah muncul


__ADS_3

“hoamm, apa aku sudah kembali?” Jani yang baru bangun melihat sekitar dan memastikan bahwa dia kembali ke bumi.


“Hei Zein, apa benar aku sekarang bisa menggunakan sihir?”


“Itu benar master, Karena master mempunyai title 'SANG PENGUASA SIHIR' master hanya perlu membayangkan wujud sihir tersebut sambil mengalirkan mana secara bersamaan.”


“Oke biar kucoba.” Alex mulai memejamkan matanya dan mengikuti instruksi Zein. Alex mencoba membayangkan sebuah bola api kecil dan secara bersamaan mengalirkan sedikit mana.


Setelah merasakan tangannya mulai menghangat, Jani mencoba membuka matanya dan terkejut saat melihat sebuah bola api kecil seukuran kepalan tangan orang dewasa. Yang menandakan bahwa dia berhasil menggunakan sihir.


Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dan suara Putri memanggil Jani “kak sudah bangun belum?”


“iya sudah bangun, memangnya mengapa?” jawab Jani sambil menghentikan tes sihirnya.


“tolong goreng tempe sama tahu, aku mau bantu ibu di depan”


Jani turun dan melanjutkan pekerjaan adiknya, setelah selesai dia pun membawanya ke depan untuk diberikan kepada ibunya.


“Bu, ini gorengannya, mau ditaruh di mana?”


“Taruh di sana saja, terus tempat kosongnya kamu bawa ke dalam ya.”


Saat Jani ingin kembali ke dalam, dia tertarik dengan sebuah obrolan dan mendengarkan secara diam-diam.


“Bu Yuni, suami kamu dapat surah itu juga?”


“iya, suami saya juga dapat. kalau dia di PHK, buat bayar cicilan motor gimana? Baru jalan satu bulan lagi”


“Bu Yuni mah masih mending masih numpang di rumah mertua, Kalo saya sudah mengontrak dan anak saya sudah ada dua masih pada kecil lagi. Kalo suami saya juga di PHK buat biayai semuanya itu gimana coba?”


Mendengar percakapan dua ibu rumah tangga itu, Jani merasa ada yang tidak beres dan bergegas kembali ke kamarnya untuk mengecek harga saham miliknya lewat teleponnya.


Setelah melihat harga sahamnya yang anjlok. Jani tidak terkejut dan berkata dalam hati 'kayaknya mereka sudah menyerah dengan bersaing di pasar Indonesia-' tiba-tiba dia teringat sesuatu dan melanjutkan 'tunggu dulu, bukankah aku punya cetak biru teknologi canggih dari misi sebelumnya?’


“Zein, tolong berikan cetak biru tersebut.”


“oke... Memuat hadiah....”


Seketika beberapa gulungan cetak biru muncul di depan Jani.


“Sudah selesai master, untuk uang nya sudah ditransfer ke rekening bank milik master.”


Setelah menerima gulungan tersebut, Jani melihat salah satu gulungan dan melihat nama teknologi canggih itu.


“CAPSUL VIRTUAL REALITY, terdiri dari dua alat utama yaitu: TOWER VIRTUAL REALITY dan CAPSUL VIRTUAL REALITY”


Jani membaca cetak biru tersebut dengan serius dan tersenyum sambil berkata “ini hebat, aku sudah melihat alat VR yang sudah ada tetapi kalau di bandingkan dengan yang ini, bagaikan langit dan bumi.

__ADS_1


TUNGG...


[misi baru telah muncul dengan judul....


*AKU PENGUSAHA* keterangan: (sebuah cabang perusahaan elektronik telah kalah dalam persaingan pasar di Indonesia dan berniat menutup cabang perusahaan tersebut.)


Syarat menyelesaikan misi:


• Membeli cabang perusahaan tersebut dengan harga termurah (maksimal 50 miliar rupiah)


• Mendaftarkan nama baru perusahaanmu secara resmi sebelum kembali ke dunia arca.


Hadiah dari misi:


• Ruangan latihan dimensional (master bisa melatih tubuh dan sihir tanpa batas waktu)


• Buku seni tinju api neraka (terdiri dari 10 gerakan yang dapat membunuh raksasa)


Kegagalan misi:


• Pengurangan status kecerdasan sebesar 100 poin


• Penghapusan title “SANG PENGUASA SIHIR”]


Setelah mendapat misi baru dari sistem, Jani berniat menelepon Masamune Takahashi yang sekarang menjabat sebagai CEO utama dari Thunder Industri. di mana Jani mempunyai saham 20% dan pemegang saham ketiga terbesar di perusahaan tersebut.


Saat Jani berniat menelepon, tiba-tiba teleponnya berbunyi dan terkejut setelah melihat siapa yang menelepon, Dia segera menerima panggilan tersebut dan memberi salam dalam bahasa Inggris “Good morning, nyonya Koharu”


“sudah, kalian telah kalah dan ingin menarik diri dari pasar negara ini kan ?”(berbicara dalam bahasa Inggris)


“Maafkan kami, telah mengecewakanmu Gold-san”


“Tidak perlu minta maaf nyonya Koharu. Kalah dan menang adalah hal biasa dalam bisnis saham, jadi aku tidak pernah kecewa. Bagaimana kalau kita bertemu? Tidak baik membicarakan masalah sebesar ini lewat telepon.”


“baiklah, kami akan menunggu di kantor manajemen 2 jam dari sekarang.”


Setelah menutup telepon, Jani bersiap untuk pergi dan menelepon rumah rahasianya yang dia beli atas nama Mr. Gold “halo.. mbok Surti, tolong siapkan sarapan dan satu setelan jasku. sekalian bilang sama pak Karyo untuk antar saya hari ini.”


“Baik saya akan siapkan, bos Jani.”


Menutup teleponnya lagi, Jani turun dari kamarnya dan minta pamit kepada ibunya “Bu, aku keluar dulu ada urusan penting.”


“Pagi amat, kamu kagak sarapan dulu ?”


“entar sarapannya di luar saja” Jani pergi dari rumahnya dan berjalan kaki sebentar, dan akhirnya dia sampai di perumahan elite bernama ‘Golden Residen’ tempat di mana Jani membeli rumah persembunyiannya berada.


Setelah memberi salam pada satpam yang ada di sana dan berjalan ke rumah nomor satu.

__ADS_1


Sesampainya dia depan rumah dia melihat pak Karyo sedang membersihkan mobil miliknya dan memanggilnya


“pak Karyo, kalo sudah selesai segera bersiap ya. Saya mau langsung berangkat.”


“Baik, bos Jani”


Setelah sarapan dan berganti baju dengan setelan jasnya, tidak lupa mengenakan sebuah topeng berwarna emas Jani memasuki mobilnya.


Pak Karyo melihat bosnya mengenakan topeng emas bertanya dengan nama samarannya.


“ke mana kita hari ini, Mr.Gold?”


“Ke kantor manajemen Thunder Indrusti ya pak, kalo bisa hindari kemacetan.”


“baik, Mr.Gold.”


Kantor manajemen Thunder Indrusti.


Di ruang rapat pemegang saham ada satu keluarga terdiri dari tiga orang yaitu satu ibu dan dua anak laki-lakinya. Sang ibu bernama Koharu Takahashi dan dua anak laki-lakinya masing-masing bernama Masamune Takahashi sang anak pertama dan adiknya Kazuya Takahashi.


Masamune berkata pada ibunya dengan nada protes “Bu, mengapa kau datang sendiri ke Indonesia? Kami berdua sudah cukup untuk masalah ini.”


“Itu benar ibu, kami berdua sudah cukup. mengapa ibu tidak merawat ayah di rumah?” Tambah adiknya


“Ini permintaan ayahmu dan juga kehendak ibu sendiri untuk datang meminta maaf pada Gold-san”


Setelah beberapa waktu menunggu. Sebuah ketukkan pintu terdengar dan seorang pria mengenakan topeng emas berdiri di depan pintu dan berkata “apa aku datang terlalu lama?”


“tidak, kami juga baru sampai dari bandara dan langsung kemari ” Jawab nyonya Koharu kepada pria bertopeng emas yang tidak lain adalah Jani.


Setelah masuk ke ruang rapat dan saling berjabat tangan. Jani duduk dan berkata “baik, kita langsung ke intinya. Jika aku ingin menjual seluruh sahamku berapa yang aku dapat?”


“Paling tidak sampai 10 miliar.” Jawab Kazuya dengan nada jengkel karena melihat sikap Jani yang agak sombong di depan mereka.


“Apa kau yakin dengan itu?” tanya Jani kepada Kazuya yang sudah hafal dengan sifatnya.


“Yang di katakan adikku itu benar, Mr.Gold. Kami sudah menghitung semua Investasi Anda di sini.” Sela Masamune sambil menyerahkan laporan tersebut.


Setelah membaca laporan tersebut Jani kembali melanjutkan “ memang benar semua total asetku adalah 8 miliar. tetapi aku tidak ingin menjual asetku sama sekali.”


Mereka semua bingung dengan pernyataan Jani, Masamune mewakili mereka semua bertanya “mengapa tuan gold? Cabang perusahaan ini akan kami tutup, tidak ada untungnya berinvestasi di sini lagi.”


“Aku tidak berniat untuk menjual tetapi berniat untuk membeli.”


“Apa yang ingin kau beli, Mr.Gold?”


“Aku berniat membeli seluruh aset cabang perusahaan ini. Tolong di hitung berapa yang harus aku bayar?”

__ADS_1


““HAH, MEMBELI SELURUH ASET CABANG PERUSAHAN INI”” Kedua bersaudara itu terkejut dan berteriak secara bersamaan.


Ibu mereka hanya bisa menghela napas dengan reaksi mereka berdua dan menatap dengan serius pelaku yang menyebabkan reaksi ini.


__ADS_2