
Setelah memasuki ruang belajar, Alex merasakan aura unsur api yang cukup kuat dan melihat sekitar ruangan tersebut, matanya terhenti pada sebuah sarung tangan berwarna dasar hitam, bercorak merah darah dan ada sedikit garis emas.
“Kau tertarik?” Tanya Raja pada Alex.
“Iya, sarung tangan ini memancarkan auranya seolah menunjukkannya padaku” Alex memberi alasan mengapa dia terus menatap sarung tangan tersebut.
Raja pun akhirnya mengerti tentang sesuatu dan tiba-tiba dia tertawa sambil berkata “HAHAHA.... Akhirnya aku punya penerus yang bisa membuat sarung tangan ini beraksi lagi”.
Alex yang bingung dengan reaksi ayahnya mulai bertanya “apa maksud ayah?”
“kita kesampingkan soal sarung tangan dulu. Alex, apa kau ingin kembali ke akademi?”
“Tidak...aku tidak ingin kembali.” Alex menolak dengan nada malas sambil berpikir 'di bumi sekolah sudah males banget, masa di sini juga sekolah.’
“mengapa kau tidak ingin kembali?”
“Cuma merepotkan, kalau soal masalah pengendalian sihir aku bisa belajar sendiri”
“baiklah, jika kau tidak ingin kembali ke akademi aku tidak akan memaksamu. tetapi, kau tidak boleh berdiam diri di dalam istana saja. Kau harus membantuku melakukan sesuatu.”
“apa yang bisa kubantu?”
“Mengurus wilayah.” Raja berdiri dan berjalan menuju tembok yang terdapat peta negara WESTERIA, dia menandai beberapa kota yang baru-baru ini tidak ada keluarga bangsawan yang menguasainya dan melanjutkan “kau bisa memilih kota yang kuberi tanda ini”
Alex melihat peta dan matanya tertuju pada kota perbatasan Utara yang menjadi tujuan misinya.
tetapi dia bingung ketika kota yang harus dia pilih ditandai dengan lingkaran, hanya kota perbatasan Timur laut yang ditandai dengan tanda silang.
Alex yang bingung mulai bertanya pada ayahnya “ayah, mengapa kota ini ditandai silang?”
“tidak ada yang ingin tinggal lagi di kota itu, Bahkan para pedagang sudah tidak mau pergi ke sana lagi. Aku berniat untuk menghapus kota itu dan memindahkan perbatasan timur laut ke kota benteng Black Rocks.” Jawab raja dengan sedih.
Alex memandang ayahnya dan memberanikan diri bertanya “ayah, bagaimana kalau aku memimpin kota perbatasan tersebut?”
“tidak!!, pilih saja kota lain.”
“mengapa tidak ayah?, Kota perbatasan berdekatan dengan sungai dan sangat cocok sebagai pusat perdagangan antar negara.”
“semenjak longsor besar menutupi jalan utama, kota perbatasan hanya bisa di akses melalui sungai dan biaya pengiriman kapal sangat mahal. Aku sudah mengirim orang untuk menangani masalah tersebut, Tetapi para pekerja selalu dihalangi oleh monster ‘kera batu'. Dan beberapa pekerja pernah melihat bahwa monster ini dipimpin oleh monster kelas tinggi yang di sebut ‘raja kera ekor api', yang kekuatannya setara dengan penyihir unsur tingkat lima. Di tambah lagi dengan rumor kekaisaran Sandria berniat menyerang perbatasan sehingga membuat rakyat kita takut dan sebagian penduduk sudah mulai bermigrasi ke kota yang lebih aman. Dengan berbagai masalah yang ada, membuatku tidak ada pilihan selain menutup kota perbatasan utara.”
Mendengar penjelasan ayahnya tentang kota perbatasan membuat Alex mendapatkan sebuah ide dan berkata “ ayah, bagaimana kalau kita bertaruh?”
“bertaruh? apa isi taruhan tersebut?” jawab raja yang tertarik dengan perkataan Alex.
“beri aku satu tahun untuk menyelesaikan permasalahan di kota perbatasan. Jika aku berhasil, maka ayah harus membiarkan aku terus memimpin kota perbatasan.”
“Dan jika kau gagal?”
“Aku akan menuruti semua keinginan ayah.”
__ADS_1
Raja menatap mata anaknya sebentar dan dengan tenang berkata “baiklah, aku beri satu kesempatan. tetapi, kau harus di temani oleh beberapa orang kepercayaanku.”
“aku mengerti. Ayah, berapa banyak uang yang kau berikan untuk pembangunan kota perbatasan?”
“10.000 keping emas, apa itu cukup?”
“20.000 itu baru cukup, ayah.”
“Tidak itu terlalu banyak, aku hanya bisa
menambahkan 2000 saja”
“itu hanya untuk memperbarui kota saja, bagaimana dengan pembersihan longsornya?”
“Itu dijaga oleh monster tingkat A. Apa kau bisa mengatasinya?”
“Aku punya rencana untuk itu dan bagaimana aku melakukannya masih aku pikirkan.”
Melihat tatapan anaknya yang bersemangat raja hanya bisa menyerah dan berkata “Baiklah, kuberi 20.000 keping emas. tetapi jika kau gagal bersiaplah menerima hukumanmu”
“SIAP PAK!!” jawab Alex sambil memukul dadanya tanda dia memberi hormat pada ayahnya.
“Oke... Semua sudah diputuskan, kembalilah terlebih dahulu dan rencanakan dengan matang. Kamu akan berangkat tiga Minggu dari sekarang, sementara itu pulihkanlah tubuhmu itu.” Tiba- tiba teringat sesuatu dia menambahkan “oh.... Dan jangan lupa bawalah sarung tangan itu lalu teteskan darahmu ke kristal berwarna merah yang terdapat pada sarung tangan tersebut dan setelah itu, benda tersebut akan menempel pada jiwamu sampai sihir unsurmu mencapai tingkat 10” kata raja kepada Alex sambil melempar sarung tangan tersebut.
“Baiklah ayah, aku akan memeriksanya nanti. Sekarang aku pamit kembali ke kamar dulu, selamat malam ayah.” Jawab Alex dan pergi setelah mengucapkan selamat malam pada ayahnya.
Setelah Alex pergi, Raja berjalan ke arah jendela dan memandang Alun-alun ibukota Yang masih dalam keadaan ramai di malam hari dan berkata “semoga kau tidak mengecewakanku, nak.”
Alex memasuki kamar dan duduk di kasur sambil meletakan sarung tangan pemberian ayahnya. Dia melihat sarung tangan di hadapannya dan bertanya “Zein, bisakah kau melihat status benda ini?”
“Itu mudah”
[MEMULAI PENILAIAN SENJATA....
10%..50%...80%...100%
Nama senjata: Sarung Tangan Ifrit (terbuat dari campuran logam meteor dan adamantie dengan Crystal core monster iblis api tingkat SS bernama Ifrit).
Kelas: legende
Status yang diberikan: kekuatan +50, daya tahan +40.
Efek khusus: memperkuat sihir api sebanyak 30%.]
“Wow... Seperti yang diharapkan dari peralatan seorang raja. Baiklah, rezeki jangan ditolak”
Alex mulai meneteskan darahnya ke Crystal yang ada di sarung tangan tersebut dan seketika sarung tangan itu mulai bersinar.
Zein segera mengingatkan Alex “master, cepat kenakan sarung tangan tersebut!”
__ADS_1
“Ohhh... aku lupa” Alex yang di ingatkan oleh Zein segera memakai sarung tangan tersebut. Setelah dipakai, sarung tangan tersebut berubah menjadi cahaya dan meresap ke dalam tangan Alex.
Setelah penyatuan selesai, pemberitahuan sistem muncul.
[PENYATUAN PERLENGKAPAN TELAH BERHASIL.
Catatan: Untuk menggunakan perlengkapan tersebut. Master hanya perlu mengucapkan kata 'MUNCUL' dan sebut nama perlengkapan tersebut.
Sebuah keterampilan rahasia telah terbuka.
Tinju neraka: sebuah yang membakar target dengan api yang sangat panas (mana yang digunakan: 1000).]
“Biar aku coba. Muncul, sarung tangan ifrit”
Setelah mengucapkan kata tersebut. sarung tangan itu kembali muncul di tangan Alex.
“woahh... keren banget.” Alex merasa kagum dengan perlengkapan barunya.
Setelah merasa kagum, Alex ingat bahwa dia telah menyelesaikan misi yang diberikan oleh Zein. Dia pun segera menerima hadiah dari misi tersebut.
[Selamat telah menyelesaikan misi kedua!!
Mulai mengirim hadiah.....
Uang senilai 1 triliun telah dikirim ke rekening bank mu yang ada di bumi.
Cetak biru teknologi canggih berupa mesin virtual Realty berserta dengan menara virtual sedang dikirim.
Ting....
SELAMAT SISTEM TELAH NAIK LEVEL
FITUR PENYIMPANAN TELAH DIBUKA (master bisa memasukkan benda sepuluh jenis dengan batas berat setiap benda tidak boleh lebih dari lima kilo gram.)
Fitur yang akan dibuka di level selanjutnya adalah: 'FITUR TOKO']
Setelah pemberitahuan sistem, Alex menerima dua cetak biru . Dia tidak segera memeriksa benda tersebut melainkan menyimpannya dan berpikir untuk kembali ke bumi.
Alex berbaring di kasur dan bertanya kepada Zein “hei Zein, apa aku harus berpindah setiap malam?”
“master tidak perlu khawatir, setidaknya 2 Minggu sekali saja sudah cukup.”
“bagaimana kalau aku tidak ingin berpindah lebih dari 2 Minggu?”
“Kau akan dikenakan penalti berupa pengurangan poin statusmu”
Setelah mendengar jawaban Zein, Alex merasa lega karena dia berpikir akan sangat melelahkan jika harus berpindah setiap malam. Alex dengan tenang berkata pada Zein “baiklah, Zein mulai proses perpindahan.”
“Baik”
__ADS_1
[MEMULAI PERPINDAHAN.....]