
Di dalam ruang singgasana
Jani masuk dan memperkenal enam orang yang datang bersamanya "Ayah, aku datang untuk memperkenalkan enam orang yang akan menjadi pemimpin divisi yang baru kita bentuk."
"ohh, jadi mereka yang telah lulus tes?" tanya raja sambil melihat enam orang yang berlutut di depannya.
Untungnya, saat Jani dan kelompoknya tiba di istana, hari sudah malam dan itu membuat Doran yang memiliki darah Night Walker terbangun.
Walaupun Doran awalnya menolak jabatannya sebagai salah satu pemimpin divisi, tapi pada akhirnya dia menerimanya setelah Jani menjelaskan pekerjaannya sebagai pemimpin divisi persatuan tentara bayaran.
Setelah Jani memperkenalkan enam orang tersebut kepada Ayahnya, mereka berenam segera memberi hormat kepada sang raja.
"HORMAT KEPADA YANG MULIA RAJA! SEMOGA KEMULIAANNYA BISA MENCAPAI TANAH PARA DEWA DAN DEWI!!"
Setelah memberi hormat kepada sang raja, enam orang menundukkan kepalanya sambil menunggu perintah sang raja. Raja roman kagum kepada enam orang pemuda yang telah dipilih oleh anaknya, tapi ada satu pertanyaan di dalam pikirannya tentang alasan anaknya memilih mereka.
Dia pun bertanya kepada anaknya.
"Alex, bukankah mereka terlalu muda untuk menjadi pemimpin divisi?"
"itu memang benar, Ayah." Jawab Jani kepada sang raja.
"lalu kenapa?"
"karena memang inilah orang yang aku butuh kan. Alasan kenapa divisi dibentuk karena kita ingin sebuah perubahan dalam pengelolaan pemerintahan kerajaan kita untuk menjadi lebih baik, benarkan Ayah?"
"itu memang benar."
"dan untuk perubahan itu, kita memerlukan para pemuda yang belum terbiasa kepada cara lama kita dan menciptakan cara baru bagi mereka sendiri untuk mengelola pemerintahan kerajaan."
"aku mengerti maksudku, nak. Dari pada kita terus terpaku kepada cara lama yang sudah sangat kaku lebih baik menggunakan inovasi baru yang membuat rakyat lebih senang. Bukankah begitu, Alex?"
"ya, itulah yang aku maksud, Ayah."
"baiklah, kalau begitu. Angkat kepala kalian wahai enam pemimpin divisi!"
Seketika enam orang mengangkat kepala mereka dan melihat ke arah sang raja menunggu perintah darinya.
Setelah mereka mengangkat kepala mereka, Raja Roman berkata "hari ini kalian akan menjadi perwakilanku untuk memimpin divisi kerajaan yang baru dan untuk itu, pertama-tama aku akan memberikan gelar kebangsawanan atas nama kalian sendiri."
Saat raja Roman berkata akan memberikan mereka gelar kebangsawanan, enam orang yang berlutut di depan raja terkejut dengan hal itu. Mark adalah orang yang terkejut di antara mereka semua.
Karena jika dalam satu keluarga bangsawan terdapat dua bangsawan yang berbeda, maka salah satu bangsawan memilih untuk keluar dan membuat keluarga bangsawan mereka sendiri.
Oleh karena itulah, jika Mark bisa mendapatkan gelar bangsawannya sendiri, maka dia bisa membebaskan dirinya dari keluarga Ferdinand dan membuat keluarganya sendiri.
Raja roman melanjutkan " karena kalian akan menjadi perwakilanku maka gelar kebangsawanan yang cocok untuk kalian adalah gelar Duke, tapi itu terlalu awal bagi kalian saat ini. Jadi untuk saat ini kalian akan mendapat gelar Count. Apa kalian menerimanya?"
Mereka berenam menjawab secara bersamaan. "KAMI MENERIMA APAPUN YANG DIBERIKAN YANG MULIA!"
"baiklah untuk saat ini, kalian bisa pulang ke keluarga kalian dan untuk Count Mark."
"iya! Yang mulia!?"
"aku sudah mendengar semuanya dari kesatria yang menemanimu tadi. Apa kau ingin memisahkan diri dari keluarga Ferdinand sekarang?"
"jika yang mulia mengizinkan maka saya bersedia!"
"baiklah, mari kita mulai ritual pemisahannya sekarang! Atas nama raja Westeria! Aku memisahkan Count Mark dari keluarga Ferdinand dan merestui keluarga bangsawan Mark yang baru yaitu.."
"Mark Andriant!" jawab singkat dari Mark yang menahan rasa senangnya selama proses ritual kebangsawanan.
Setelah itu, sebuah cahaya emas menyelimuti Mark dan tanda keluarga Ferdinand ditangannya berubah menjadi tanda keluarga yang sama dengan milik ibunya. Di saat yang bersamaan ibu Mark merasakan sebuah kehangatan di tangannya dan melihat tanda keluarga lamanya kembali bersinar yang artinya keluarganya telah mendapat kepala keluarga yang baru dan telah diakui oleh dewi cahaya, Kiana.
Menyadari hal tersebut, ibu Mark mulai menangis sambil berkata "nak! Akhirnya kau berhasil! Terima kasih, nak!!"
Di saat yang bersamaan, di rumah keluarga Ferdinand.
Kepala keluarga Ferdinand yang sedang makan malam di kejutkan dengan rasa sakit dari tangannya dan tiba-tiba tangan bercahaya lalu redup bersamaan dengan rasa sakitnya.
Marrik yang tidak mengerti, bertanya kepada ayahnya " Ayah, apa yang terjadi?"
"seseorang dari keluarga kita telah keluar secara paksa!"
" Apa itu adalah si sampah Mark dan ibunya!?"
Seolah menyadari sesuatu, sang kepala keluarga berlari menuju ruang hartanya dan saat dia sampai di sana sang kepala keluarga menyadari salah satu hartanya menghilang lalu dia mengutuk
"SIAL!! Tidak kusangka dia telah membangkitkan keluarga Andriant!!"
Saat dia masih dalam keadaan kesal, istrinya dan anaknya datang menyusulnya ingin bertanya apa yang sedang terjadi, tapi sebelum mereka bertanya, dia sudah memberi peringatan "Kalian berdua! Dengarkan ini baik-baik, mulai sekarang jangan mengganggu Mark dan ibunya karena dia sudah bukan lagi bagian dari keluarga Ferdinand!"
...
Kembali ke istana.
__ADS_1
Saat upacara kebangsawanan selesai, tiba-tiba sebuah pedang muncul di depan Mark. Pedang itu berjenis satu tangan dan memiliki aura yang sangat kuat bahkan Jani yang menontonnya dari tadi terkejut dengan aura pedang tersebut.
"ohh! Awalnya ini hanya dugaanku saja, tapi ternyata kau memang keturunan keluarga Andriant yaa?" tanya raja Roman yang terkejut.
Mark juga kebingungan dengan sebuah pedang yang tiba-tiba muncul di depannya, tapi dia juga merasakan sebuah kehangatan yang datang dari pedang tersebut.
Setelah mendengar pertanyaan raja, Mark yang masih menahan diri untuk mengambil pedang itu berkata "aku tidak mengerti maksud dari pertanyaan Anda, yang mulia! Aku hanya menjalankan perintah ibuku yaitu 'jika suatu hari nanti aku berkesempatan mengubah nama kebangsawananku, aku harus menggantinya dengan nama keluarga Andriant."
"jadi, kau sama sekali tidak tahu sejarah tentang keluarga Andriant?"
"aku tidak tahu, tapi jika yang mulia tahu bisakah Anda memberitahu saya?"
"bisa saja, tapi aku tidak akan memberitahunya karena itu sangat membosankan." Jawab raja dengan nada malas dan juga di ikuti dengan anggukan setuju dari kepala ksatria, Hertez Bonavic.
Hertez yang semenjak tadi diam, berkata kepada Mark "jika kau ingin mengetahuinya, jawabannya ada di pedang itu. Pegangan gagangnya dengan kedua tanganmu lalu ucapkan sumpah seperti ini: AKU BERSEDIA MENERIMA WARISAN KELUARGA ANDRIANT DAN BERSUMPAH UNTUK MENJADI KEPALA KELUARGA ANDRIANT SAMPAI AKHIR HAYATKU!"
"lalu setelah itu apa yang terjadi?" tanya Mark kepada Hertez.
"kau secara resmi telah menjadi kepala keluarga Andriant dan pesan yang di tinggalkan oleh pemilik pedang sebelumnya akan di putar secara otomatis."
"baiklah." Mark pun mencoba saran Hertez dan mulai mengucapkan sumpah.
Di saat yang bersamaan raja roman bertanya dengan suara pelan kepada kepala ksatria nya "hei Hertez, sejak kapan kau mengetahui sumpah itu?"
"sejak sebelum kita berpisah dengan guru dan itu adalah permintaan terakhirnya kepadaku."
"aku tidak pernah diberitahu hal itu sebelumnya?"
"karena kau tidak akan tertarik dengan jalan seorang ksatria, Otak bola api!"
"HAH!! COBA SEKALI LAGI KAU MENYEBUTKU SEPERTI ITU!?"
Hertez berbalik menatap raja Roman yang kesal lalu berkata sambil tersenyum " Otak bola api."
"KAU!!"
Saat mereka akan mulai bertengkar, sebuah bayangan orang tua kekar muncul dari pedang tersebut yang membuat semua orang terpana.
Bayangan tersebut melihat sekeliling lalu tersenyum saat dia melihat ke arah singgasana dan kembali menatap ke arah Mark lalu bertanya.
"Nak, apa kau ada hubungannya dengan anak perempuanku, Arisa Andriant?"
"Arisa Andriant adalah nama ibuku!"
"ohh! Jadi kau adalah cucuku!? Haha! Dewi Kiana masih menyayangi keluargaku. Baiklah cucuku, hari ini kau akan menjadi penerusku sebagai sang Sword Saint berikutnya."
Setelah itu, bayangan sang Sword Saint itu menghilang, tetapi semua orang di tinggalkan dengan perasaan terkejut mereka kepada dua orang yang di tunjuk bayangan mantan Sword Saint.
jani mewakili semua orang bertanya "Ayah, paman Hertez, apa kalian adalah mantan murid Sword Saint yang melegenda itu?"
"itu benar, kami belajar teknik pedang dengan sang Sword Saint sekitar 30 tahun yang lalu." Jawab raja Roman dengan santainya
"meskipun begitu, kami tidak pernah mempelajari ilmu pedang suci miliknya dan hanya mempelajari ilmu pedang yang sesuai dengan bakat kami."
"yah walaupun awalnya kami tidak tahu bahwa dia adalah Sword Saint." Kata raja roman yang di ikuti dengan anggukan kepala dari Hertez.
Saat semuanya puas dengan jawaban mereka berdua, tiba-tiba Bernard memasuki ruangan singgasana dan berkata kepada sang raja "yang mulia, maaf mengganggu acara penting Anda, tapi makan malam sudah siap dari tadi dan akan kurang enak kalau makanan itu menjadi dingin."
"ohh! Aku bahkan lupa kalau sudah waktunya makan malam. Baiklah, untuk saat ini kita akhiri dulu dan Count Mark, karena kau belum memiliki rumah sendiri untuk beberapa hari ke depan kau akan tinggal di istana dan untuk lima pemimpin divisi lainnya aku mengundang kalian untuk makan malam bersamaku hari ini."
"terima kasih, yang mulia!!"
...
Setelah makan malam, Jani memutuskan untuk melanjutkan diskusi mereka untuk esok hari, namun alasan sebenarnya adalah karena dia ingin mempersiapkan dirinya untuk kembali ke bumi.
Di dalam kamar Jani.
Jani bertanya kepada Zein "oke Zein! Dengan ini misi ke lima telah dinyatakan sukses kan !?"
"itu benar, master. Apa anda ingin menerima hadiahnya sekarang?"
"tentu!"
[Memulai mengirim hadiah....
Satu blue print rancangan kaki buatan dan kotak misterius telah di terima!]
[TUNGG!
SELAMAT, MASTER!! LEVEL SISTEM TELAH NAIK MENJADI LEVEL DUA!!
MEMULAI MENGIRIM HADIAH: -1 triliun rupiah telah dikirim ke akun Anda.
-Perpanjangan waktu perpindahan antar dimensi menjadi 2 minggu. ]
__ADS_1
Setelah pemberitahuan sistem, Jani melihat bahwa ada sesuatu yang kurang lalu dia bertanya kepada Zein "hei Zein! Kenapa Blue print tangan buatan tidak ada!?"
"maaf master. Kau tidak memenuhi persyaratan misi ke lima sepenuhnya yaitu: keluarga yang di naikkan pangkatnya harus berasal dari keluarga bangsawan lainnya."
"ohh! Aku tidak menyadari hal itu. Baiklah mungkin lain kali aku akan mendapatkannya. Untuk saat ini aku akan membuka kotak misterius."
Apa yang ada di dalam kotak itu adalah sebuah tiket yang bertuliskan 'liburan selama satu bulan'. Jani bertanya kepada Zein "Zein, apa maksudnya tiket ini?"
"itu adalah tiket liburan perpindahan dimensi, master."
"Jadi jika di tambah dengan dua Minggu dari yang biasanya maka aku akan berada di bumi selama 6 Minggu! Iyakan Zein!?"
"iya, itu betul sekali master. Ingat master! Pertama aku akan menggunakan 2 minggu dari yang biasanya dan itu akan ada beberapa misi yang harus Anda selesaikan dalam waktu dua minggu.
Setelah itu, baru Anda dapat menggunakan tiket tersebut dan dalam waktu sebulan tersebut tidak akan ada misi dari sistem sebelum perpindahan dimensi selanjutnya."
"oke, aku mengerti itu!"
"Oh! Iya. Sebelum perpindahan, aku ingin mengecek statusku dulu. Tolong ya Zein!"
"baiklah!"
[memulai pembaruan status master saat ini....
STATUS:
NAMA MASTER: JANI
UMUR: 18
LEVEL SISTEM: 2
KEKUATAN: 500+ 50 (menggunakan sarung tangan ifrit)
MANA: 10000
DAYA TAHAN: 400
KELINCAHAN: 350
REFLEKS: 400
KECERDASAN: 500
KEBERUNTUNGAN: 1000
KECOCOKAN SIHIR:
Sihir api: level 5 puncak
Sihir air: level 3 puncak
Sihir tanah: level 1 awal
Sihir angin: level 3 puncak
Sihir petir: level 1 awal
Sihir darah: level 2 awal
Sihir putih: level 1 awal
Sihir hitam: level 1 awal
Sihir ruang: level 1 awal
TITLE:-GOLDEN POKER FACE alias MR.GOLD ( sebuah title yang didapatkan berkat keahlian master dalam berbisnis saham. Keuntungan title ini dapat mempermudah negosiasi bisnis sebanyak 50%).
-SANG PENGUASA SIHIR (sebuah title yang di anugerah kan oleh dewa dunia arca. Keuntungan title ini dapat menggunakan sihir tanpa mengucapkan mantra.)
Perlengkapan yang dimiliki saat ini:
-Sarung tangan ifrit
-Pedang harimau lava
-Pedang naga petir
-Dua pistol sihir: Double Blast
Setelah Jani melihat statusnya, dia berkata dalam dirinya 'akhirnya setelah berlatih kekuatan fisik di pagi hari dan pelatihan penambahan kapasitas mana di malam hari aku berhasil mencapai kekuatan 5 kali lebih kuat dari pada orang biasa di bumi.'
Kemudian, Jani mulai berbaring di atas kasurnya lalu ketika dia akan memulai perpindahan dimensi tanpa di sadari oleh Jani dua pedang peringkat mistis memasuki jiwa Jani dan bersemayam di kedua punggung tangannya.
"oke mari kita mulai perpindahan dimensinya!"
__ADS_1
[Memulai perpindahan dimensi dalam waktu 3...2...1...PERPINDAHAN DI MULAI!!]