Kaniya Si Gadis Desa

Kaniya Si Gadis Desa
Jangan Halu


__ADS_3

Oma yang sedari tadi diam saja,sekarang ikut berbicara.


"Kaniya,apa kamu sudah punya paspor?."tanya Oma.


"Boro-boro Oma,Kaniya 'kan belum pernah naik pesawat,apalagi ke luar negeri."jawab Kaniya sambil nyengir.


"Kalau begitu,besok tolong kamu uruskan paspor untuk menantumu Marco.Sebelumnya bikin KK baru untuk mereka berdua,mereka kan sekarang sudah menikah otomatis status keduanya juga berubah baik di KK ataupun di KTP,foto kamu juga Kaniya jangan lupa."kata Oma.


"Sekarang 'kan bisa bikin online Oma."jawab Radit.


"Terserah kamu aja,yang penting harus jadi dalam minggu ini juga.Hari Minggu ini kita berangkat ke london,visanya jangan lupa."titah Oma lagi.


"Baik ,Bu."jawab Tuan Marco,dia tak pernah bisa untuk menolak permintaan Ibunya itu.


"Wah asyik banget ya penganten baru,langsung bulan madu ke England."lagi-lagi Rani menggoda Radit dan Kaniya.


"Kita kesana cuma untuk berobat kok."Radit mencoba menjelaskan.


"Sambil menyelam minum air lah Kak,sambil berobat ya sambil jalan-jalan."kata Rani lagi.


Sementara Kaniya hanya diam saja menanggapi pembicaraan keluarga itu.


"Sayur asem ini enak sekali,Radit mau nambah dong Ma."kata Radit,membuat Kaniya jadi tersedak.


" Uhuk.. uhuk..."Kaniya terbatuk.


"Kamu kenapa,gak biasa makan enak ya?."ujar Radit songong.


"Kasih istrimu minum."suruh Oma.


Radit pun memberikan minum yang ada dihadapannya kepada Kaniya dan Kaniya ragu untuk meminumnya,karena gelas itu ada bekas mulutnya Radit.


"Kenapa,jijik ya bekas aku?."tanya Radit sewot.


"Ga kok."Kaniya langsung meminumnya.


"Lagian kamu itu,muji istrimu gak tanggung-tanggung,ya jadinya kesedak 'kan dia."kata mama Sherly.


"Kapan Radit muji dia sih Ma?."tanya Radit bingung.


"Lah itu,yang masak sayur asem 'kan Kaniya sama sambel Mangga nya juga semua Kaniya yang bikin.Mantu Mama ternyata jago masak loh."puji Nyonya Sherly.

__ADS_1


Radit tercengang mendengarnya dan dia melirik kearah Kaniya.


" *Ma*sa gadis kampung ini jago masak sih,kelihatannya dia hanya pintar dandan.Ternyata boleh juga nih masakannya,gak kalah sama masakan rumah makan ternama."batin Radit.


"Kamu gak nambah pindang tulang kesukaanmu?.Biasanya satu mangkuk besar ini kamu sendiri yang ngabisin."Nyonya Sherly menyindir Radit.


"Itu nanti aja Ma,nanti rasanya bercampur dengan kuah sayur asem.Pindangnya Radit makan terakhir aja ya,pasti Radit habisin semuanya."jawab Radit bangga jadi tukang ngabisin makanan.


" *Pa*ntas saja badannya besar,ternyata doyan makan.Tapi biar besar tetap macho sih."batin Kaniya.


"Jangan heran loh Kaniya,memang Radit itu doyan makan.Pas banget dia punya istri yang bisa masak kayak kamu,pasti nanti jadi subur makmur deh badannya."kata Oma senang.


Kaniya jadi nyengir kuda,dia bingung harus jawab apa.


"Kaniya gak begitu jago kok Oma,cuma masakan kampung yang Kaniya bisa."jawab Kaniya merendah.


"Masakan kampung itulah yang paling enak,oma udah bosan makan makanan kota."uji Oma lagi.


"Terimakasih Oma,Kaniya jadi tersanjung."jawab Kaniya.


Makan malam itu pun berakhir,semua sudah meninggalkan meja makan kecuali si tukang ngabisin makanan yang tersisa dimeja.Siapa lagi kalau bukan Radit orangnya.


"Ya mau beresin piring kotor lah,biar sekalian dicuci juga."jawab Kaniya.


"Ga perlu,itu kan tugasnya Bik Sumi.Kamu disini aja."pinta Radit lagi.


"Memangnya ngapain aku harus disini,mending aku bantuin Bik Sumi didapur."jawab Kaniya ke suaminya itu.


"Beneran nih gak mau temani aku disini.Kalau kamu ga mau temani aku makan, kamu harus tidur dilantai malam ini."Radit marah.


"Ihhhh,kepedean.Aku juga gak mau kali tidur seranjang sama kamu,ih jangan halu deh!."jawab Kaniya ketus.


"Hey,kamu itu...!"belum sempat Radit melanjutkan ucapannya...


"Itu apa?Istri kamu?."Selalu bawa-bawa kata istri ,bawa-bawa kata suami."Kaniya ketus dan batal pergi kedapur.


"Ya udah,aku temanin disini."jawab Kaniya kemudian.


Radit tersenyum senang karena sudah dipatuhi perintahnya.


"Kalau nurut gini manis juga nih anak,gemesin😁."batin Radit.

__ADS_1


*


*


*


5 menit kemudian


"Buset! ,kamu bisa ngabisin semuanya😲?!"Kaniya kaget melihat semangkuk penuh pindang tulang, sayur asem juga sambel dan lalapan yang ada dimeja semuanya ludes dimakan sama Radit.


"Kamu bayangin aja tenaga ku sebesar apa,makan ku aja sebanyak gini🤨🤨".Radit memainkan alisnya.


"Tenaga???".Kaniya gak ngerti apa yang dimaksud oleh Radit.


"Dasar orang aneh,ihhhhh😖😖".Kaniya bergidik.


"errrrggggghhkk".Radit bersendawa.


"Ya ampun,ini manusia atau Serigala?."Kaniya makin ngeri dibuatnya.


"Bik,,,Bik,,,,udah selesai nih,beresin!."Radit menyuruh Bik Sumi untuk membereskan piring-piring kotor dimeja.Sampah bekas tulang iga sapi berserakan didalam piring bekas Kaniya makan tadi.Radit menggunakan piring bekas Kaniya untuk menaruh sisa tulang yang sudah dia makan.


"Iya Den."Bik Sumi datang dengan membawa baskom dan memasukkan semua piring kotor yang ada dimeja,dibantu oleh Kaniya.Setelah semuanya beres,Radit berulah lagi.


"Hey istri,buatin kopi ya dan bawakan kekamar.Ingat !jangan terlalu manis,tanya sama bik Sumi takarannya."Perintah Radit lagi.


"Iiihh sebel tau,dasar suami tukang suruh."Kaniya menggerutu.


"Emang Den Radit suka gitu Non orangnya,tapi aslinya baik banget loh Non.Tahu gak Non,Den Radit itu cuma akan bersikap seperti itu sama orang yang dia suka.Bibik sudah paham betul sama wataknya,Bibik kan sudah bekerja disini sejak Tuan dan Nyonya menikah.Sudah 28 tahun saya kerja sama mereka."terang Bik Sumi.


"Jadi maksud Bibik,si Radit itu....?"Kaniya berfikir.


"Kelihatannya dia suka sama Non,makanya dia senang banget ngisengin Non.Saya bisa lihat loh Non,tadi pas Non Kaniya ngambilin lauk untuk Den Radit matanya merhatiin Non terus sampe gak berkedip."kata Bik Sumi.


"O ya?."Kaniya jadi semakin bergidik😖😖😲.


"Kok aku jadi ngeri sih,,,,,aku harus waspada."batin Kaniya.


Dia pun lanjut membuat kopi dan sesuai seleranya sendiri,lalu kemudian membawanya kekamar.Radit tak terlihat lagi dimeja makan saat Kaniya melewati ruang makan,ternyata Radit sudah ada dikamar.


Bersambung.........😘

__ADS_1


__ADS_2