
Hari ini Radit disibukkan dengan pertemuan dan juga masalah mengecek stok barang digudang, karena hari ini juga akan ada pengiriman barang keluar negeri.
Akhir-akhir ini usaha Radit sedang mengalami kemajuan pesat, karena harga VCO dunia yang naik sampai berkali-kali lipat membuat sakitnya laku keras dan menghasilkan banyak keuntungan.
Harga karet juga tak kalah naik juga,membuat Radit harus bisa meng-handle semuanya dengan baik.
Kesibukannya membuat Radit tidak punya waktu untuk membuka HP nya,bahkan dia juga belum tau kalau Kaniya sudah memposting photo Omlet yang dibuatkan nya pagi tadi di IG,apalagi postingan itu juga menandai dirinya.
Orang-orang diluar sana yang sudah lama mengenal Raditya Prawira sekarang sedang terkejut dengan postingan Kaniya yang menandai Radit itu. Mereka bergosip dan bahkan tidak menyangka kalau Radit memang benar-benar sudah menikah dan istrinya bernama Kaniya.
Karena selama ini pernikahan mereka tidak pernah dipublikasikan sama sekali, hanya tetangga-tetangga dan keluarga dekat saja yang mengetahuinya.
Radit pun terkejut, ketika jam istirahat banyak karyawannya yang mengucapkan selamat kepadanya.Radit bingung, selamat untuk apa.😅
"Selamat ya Pak Radit, atas pernikahannya. " kata salah satu stafnya.
"Ooooo, iya.. iya. " Radit makin bingung sambil senyum-senyum, dari mana mereka tahu kalau dia sudah menikah.
Tapi Radit ga mau ambil pusing, baginya memang sewajarnya para karyawannya tau kalau sebenarnya dia sudah punya istri.
Di kampus.....
Kaniya yang hari ini hanya seorang diri memilih pergi keperpustakaan di jam istirahat, sambil menunggu kelas berikutnya Kaniya mau menghabiskan waktunya untuk membaca buku saja.
Tanpa ia sadari, ada seseorang yang terus mengikutinya dari tadi.Ya, Marcel terus saja menguntit nya untuk mencari kesempatan mendekati Kaniya.
Para mahasiswa yang ada di perpustakaan itu pada bengong melihat keberadaan anak berandal seperti Marcel hari ini masuk ke perpustakaan.Mereka merasa aneh aja, karena selama ini jangankan masuk keperpustakaan masuk ke kelas aja Marcel jarang-jarang. Paling kekampus cuma untuk absen doang dan nongkrong malakin orang kayak preman kampus.
Kaniya tidak menyadari akan hal itu,hari ini dia hanya fokus ingin belajar.Karena Bella tidak ada dikampus hari ini,jadilah dia sendirian dan kesepian.
Bukannya dia tidak mau bergaul, tapi Kaniya lebih suka sendirian.Hanya sesekali saja dia nimbrung di kalangan mahasiswi lainnya, itupun untuk urusan pelajaran saja. Sementara sahabat karibnya dikampus ini hanya Dino dan Bella saja.
__ADS_1
Tringgg....
HP Kaniya berbunyi
Terlihat ada whatsap dari Dino, Kaniya pun membukanya.
Ternyata Dino mau menyampaikan kalau kelasnya akan dimajukan 10 menit lagi, jadi dia tidak bisa menemani Kaniya hari ini.
Kaniya pun membalas pesan dari Dino itu, lalu hendak beranjak keluar dari perpustakaan.Namun baru saja dia akan melangkah keluar, Tiba-tiba langkahnya dihentikan oleh Marcel.
Kaniya kaget bukan kepalang, entah dari mana cowok urakan ini datang dan tiba-tiba ada dihadapannya begini.
"Hai cewek cantik,dari pagi aku cariin kamu. Kenalin, aku Marcel. " Marcel mengulurkan tangannya mengajak Kaniya berkenalan.
Kaniya hanya bengong ga tau harus bilang apa,kehadiran Marcel yang tiba-tiba membuat Kaniya merasa sangat terganggu dan malas untuk menanggapinya.
Kaniya malah memilih jalan lain untuk keluar dari perpustakaan itu,tapi Marcel tak patah arang dan terus mengejar Kaniya.Hal itu tentu saja membuat Kaniya menjadi sangat kesal dan akhirnya berhenti juga dan memilih berbalik dan menghadapi Marcel.
"Ayolah cantik kita berkenalan dulu, aku cuma ingin mengenalmu lebih jauh." Marcel mencoba merayu Kaniya.
"Maaf, saya ga bisa.Cari aja cewek lain sana, karena saya sudah menikah dan saya ga tertarik buat mengenal cowok lain lebih jauh." jawab Kaniya tegas dan berbalik meninggalkan Marcel.
"What???!!.sudah Merid??. " Marcel masih tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Kaniya.
Marcel kembali ke rombongannya di tempat ia biasa nongkrong.
"Bro,cewek itu bilang dia udah menikah.
dan ga mau diganggu. " Jelas Marcel ke teman-temannya.
"Ah yang benar lo bro. Ga mungkin bro, cewek semuda itu udah nikah,elo lihat bodynya bro.. dia itu kelihatan masih gadis. Paling dia cuma bohongin elo bro biar elo ga ngejar-ngejar dia lagi." Bujuk Bobi.
__ADS_1
"Iya juga ya, bisa jadi.Pokoknya elo siap-siap aja nraktir gue sebulan penuh, gue ga akan nyerah gitu aja buat dapetin tuh cewek angkuh. " Marcel tersenyum licik penuh arti.
"Jangan elo apa-apain anak gadis orang,entar elo bisa dituntut baru tau rasa. " ujar Bobi.
"Kalau dituntut sama cewek secantik dia, sudah barang tentu gue rela bro. Bila perlu gue dinikahkan sama tuh cewek pun gue rela. "
"Huuuuh, mau lo tuh. Belum tentu tuh cewek mau sma elo.Gue denger-denger tuh cewek namanya Kaniya bro, sekarang kan elo udah tau siapa namanya.Tinggal elo pepet aja terus, cari dimana alamat rumahnya, dan juga selidiki apa dia udah jadi istri orang atau belum. Jadi entar elo ga salah jalan. " nasehat Bobi lagi.
"Ah elo, tadi nyemangatin sekarang ngejatuhin.Elo teman gue atau bukan sih Bro, pasti elo takut kalau bakal kalah taruhan kan ama gue. " ujar Marcel kesal.
"Soal traktiran gitu aja mah keciiillll Cel." sambung Bobi.
"Ya udah,kita lihat saja nanti bagaimana hasilnya. Ga lama lagi tuh cewek bakal ada dalam genggaman gue. " ujar Marcel sambil mengenggam kepalan tangannya.
"Oke, kita lihat nanti bro. Tenang aja".sahut Bobi
Kaniya sudah bersiap meninggalkan kampus setelah kelasnya selesai, dari tadi dia menunggu Pak Anto tetapi belum datang juga menjemputnya.Marcel yang masih penasaran dengan Kaniya diam-diam mengintainya dari jarak yang tak terlalu jauh di dalam mobilnya.
Kaniya mengecek pesan di HP nya, itu dari Pak Anto.Pak Anto bilang, dia akan sedikit terlambat karena tiba-tiba mobil yang dikendarai nya pecah ban.
Kaniya sedikit kesal, karena hari ini dia juga mau pergi ke tokonya.Kaniya ingin menghubungi Radit,akan tetapi dibatalkannya karena dia tau kalau hari ini Radit sedang sangat sibuk.
Kaniya kemudian duduk di kursi tunggu halte dekat kampusnya,dia akan menunggu Pak Anto disana sambil menggulirkan layar ponselnya dan mengecek notifikasi yang masuk.
Benar saja,postingannya pagi tadi banyak sekali mendapat ucapan selamat dari banyak orang yang sama sekali tak dikenalnya.
Rata-rata mengucapkan" selamat ya pak Radit dan istri, wah istrinya Pak Radit cantik banget ya. Boleh kenalan?."
Kaniya jadi ga nyangka kalau postingannya mendapat begitu banyak mendapat pujian dan ucapan selamat.
"Aduh, bagaimana ya tanggapan mas Radit tentang ini. Jangan-jangan dia marah dan tidak suka kalau orang-orang semuanya pada tau kalau dia sudah menikah." Gumam Kaniya bingung.
__ADS_1
Bersambung😘