Kaniya Si Gadis Desa

Kaniya Si Gadis Desa
Menghindari Masalah bukan Kabur


__ADS_3

Stefan yang seorang keturunan Inggris-China, besar dengan kekayaan orang tuanya yang seorang bilioner.Kerajaan bisnisnya dimana-mana,tak hanya di Inggris.Bahkan dia juga punya beberapa perusahaan yang menguasai banyak bidang di negara lain seperti China,Thailand dan juga di beberapa negara eropa lainnya.


Perusahaan Oma nya Radit belum ada apa-apanya,jika di bandingkan dengan perusahan keluarga Stefan.


Makanya,Radit sontak agak gentar menghadapi masalah ini.Radit memilih mencari cara aman agar tidak lagi terlibat dengan yang namanya Stefan.Baginya,ini bukannya kabur karena takut atau pengecut,tapi ini demi kebaikan banyak pihak.


Radit kembali ke kamarnya,disana di lihatnya Kaniya masih tertidur lelap.Radit tak mau nanti sampai ketinggalan pesawat,dia pun segera mengemasi kopernya dan juga milik Kaniya sambil memikirkan cara menyampaikan semua ini pada Oma,nanti.


Radit sebenarnya ingin mengajak Oma juga pulang ke Indonesia,tapi Oma inginnya menghabiskan sisa umurnya di Inggris,di tanah kelahirannya.Di Inggris juga masih banyak kerabat Oma,tapi Radit tetap saja khawatir.


Mendengar suara Radit yang sibuk mengemas barang-barang dan juga suara hanger yang berjatuhan,membuat Kaniya terbangun juga.Kaniya sangat terkejut ketika melihat suaminya itu sibuk berkemas.


"Kamu mau kemana Mas?kenapa kamu mengemasi koper kita.Apa ada sesuatu yang penting telah terjadi?"tanya Kaniya,dia jadi merasa cemas.


"Kita harus segera pulang ke Indonesia,disini berbahaya,"kata Radit kalut.


"Berbahaya apa maksudnya,Mas?apa ada masalah?"Kaniya bertanya lagi. sambil menghampiri Radit didekat lemari.


"Honey,kelihatannya apa yang kita khawatirkan beneran terjadi.Stefan sudah bergerak dan menyuruh anak buahnya untuk mengintai rumah ini.Tadi aku melihat anak buahnya dengan mobil di depan gerbang, setengah jam yang lalu.Kita gak boleh buang-buang waktu,"jawab Radit.


"Apa kamu yakin,itu suruhan Stefan Mas?kali aja hanya orang nyari alamat,"ujar Kaniya.


"Kamu belum tahu siapa keluarga Stefan itu Honey,mereka itu tak pernah melewatkan musuhnya satu kali pun.Siapa pun yang menyentuh keluarga mereka,siap-siap akan hancur.Aku gak mau sesuatu terjadi pada kamu,Oma dan juga orang-orang kita.Jadi pagi ini pukul 4 waktu Inggris kita akan segera ke Bandara.Pak Charly sudah mengatur penerbangan untuk kita,"jawab Radit.


"Lalu bagaimana dengan Oma?"tanya Kaniya cemas akan Oma.


"Aku akan bujuk Oma,tapi setahuku mereka tak pernah menyakiti nenek-nenek dan anak kecil."jawab Radit lagi.


"Tapi Mas,jangan lupakan kotak itu."Kaniya mengambil kotak yang diberikan Oma kemaren,dan menaruhnya di dalam koper miliknya.Dia pun membantu Radit berkemas.

__ADS_1


"Selesai,sekarang buruan kita mandi dan bersiap-siap,"ujar Radit.


"Kita,maksudnya?"Kaniya bingung.


"Ya,kita mandi bareng Hone.Kita udah gak punya banyak waktu,ini sudah pukul 3 pagi.Kita harus cepat-cepat mandi dan langsung menemui Oma."Radit menarik tangan istrinya itu kedalam kamar Mandi.


"Tapi Mas ,,,."Kaniya masih saja malu.


"Sudah,tak perlu malu lagi sama aku,buruan."Akhirnya keduanya mandi bareng,tapi gak pake uwu uwu ya,mereka mandi wajib lagi hanya bedanya kali ini waktunya bersamaan.


Secepatnya keduanya menyelesaikan mandi,ya...walaupun dengan sedikit saling lirik tubuh masing-masing,tapi Radit masih bisa menahan hasratnya kali ini.Kan semalam juga udah🤣🤣🤣.


Setelah berpakaian dan rapi-rapi,Radit dan Kaniya bergegas akan menuju kamar Oma buat pamitan.Namun ternyata yang mau di pamitin,sudah menunggu diruang tengah.


"Mau kemana kalian sepagi ini,apa ada masalah yang mendesak?"tanya Oma.


"Apa??!kenapa kamu bisa terkena masalah dengan anaknya Anthony itu???."tanya Oma 😡.


"Ini semua,bukan salah Mas Radit Oma,tapi ini salahnya Kaniya Oma.Ini semua gara-gara Kaniya,sampai Mas Radit memukul Stefan karena cemburu."Kaniya ikut membela suaminya.


"Kenapa juga kamu bisa mengenal Stefan Sbastian itu?apa kalian tahu kalau keluarga itu sangat ditakuti di kota ini?!"bentak Oma penuh kemurkaan.


"Maafin Kaniya Oma,Kaniya sudah salah.Kaniya hanya ingin berteman kok Oma,tidak lebih."jawab Kaniya,ia sampai bersimpuh dikaki Oma.


"Sudah-sudah,sebaiknya kalian cepat pergi,pulang sana ke Indonesia sebelum mereka bisa melacak kalian,"kata Oma,dia gak pernah membayangkan jika di hari tuanya akan mempunyai masalah dengan keluarga berbahaya ini.


"Lalu bagaimana dengan Oma,Oma ikut kita aja sekalian ya,"bujuk Radit.


"Ga perlu,Oma masih bisa mengatasinya,lagi pula Oma ini sudah tua.Gak kuat kalau berpergian jauh terus- terusan.Kalian tenang aja,Oma masih punya koneksi yang bisa membantu Oma.Sebaiknya kalian segera berangkat sana.Lagian kamu kan hanya pesan dua tiket saja,"kata Oma.

__ADS_1


Radit jadi tertegun."Darimana oma tahu aku hanya pesan dua tiket saja?.Wah pasti ini ulah pak Charly."bathin Radit sambil menatap tajam pak Charly.


Pak Charly jadi tertunduk dan tak berani menatap Radit.


Kemudian sepasang suami istri itu segera menarik koper-kopernya menuju mobil yang sudah di siapkan oleh staff security di depan,seorang supir sudah siap untuk mengantarkan mereka.


"Oma jaga diri baik-baik ya,Radit minta maaf sudah membuat Oma dalam masalah besar.Radit sayang Oma."Radit tak kuasa menyembunyikan air matanya sambil memeluk Oma Adellin.


Kaniya jadi merasa bersalah karena menjadi penyebab semua ini terjadi,gara-gara sikap egoisnya dia jadi menghubungi Stefan dan meminta Stefan menemuinya di taman,hanya karena ingin ada yang mendengarkan curhatnya.


"Oma,maafin Kaniya ya,Kaniya sudah melakukan kesalahan besar.Maafin Kaniya Oma."Kaniya bergantian memeluk Oma,Kaniya menangis tersedu-sedu karena perasaan bersalahnya.


"Sudahlah sayang,gak usah nangis.Oma gak akan kenapa-napa kok.Oma masih bisa melalui semua ini.Jika nanti Oma terancam,Oma juga akan kembali ke Indonesia.Kamu tenang aja ya,"jawab Oma menenangkan Kaniya.Sungguh baik sekali nenek dari suaminya itu.Apapun kesalahan yang Kaniya lakukan,selalu saja Oma memakluminya.


Keduanya pun naik ke mobil dan segera akan berangkat ke Bandara.Oma menatap kepergian cucu-cucunya itu dengan pilu dan air matanya pun menetes.😭


Kaniya masih berat meninggalkan Oma dengan cara buru-buru seperti ini,dia terus saja melihat ke kaca belakang mobil,dia menatap tubuh tua itu yang semakin lama semakin menjauh.


"Mas,apa gak apa-apa kita tinggal Oma di Inggris.Aku masih khawatir,"ujar Kaniya sedih.


"Sudahlah Honey,percaya saja.Oma itu bukan wanita sembarangan,dia juga punya kekuatan sama seperti kamu.Aku yakin Oma bisa jaga diri dan apa kamu tahu?pak Charly itu juga jago bela diri,dan semua security Oma adalah orang-orang pilihan.Oma juga punya tempat rahasia yang sangat rahasia,kamu tenang saja,"jawab Radit,dia gak mau kalau Kaniya berubah pikiran dan mengajak kembali kerumah Oma.Karena dampaknya akan lebih buruk 'pikirnya.


Beberapa saat hampir tiba di bandara,ada sebuah mobil yang sejak tadi mengikuti mobil mereka.


😎😎😎😎😎😎😎


***Kira-kira mobil siapa itu dan apa yang akan terjadi selanjutnya????


stay tune terus ya diepisode selanjutnya😍***

__ADS_1


__ADS_2