
Hari ini,Kaniya kembali diantar supirnya pak Anto kekampus.Sedangkan Radit masih disibukkan dengan urusan perkebunannya yang sekarang sedang sibuk-sibuknya mengaudit ulang semua file dan juga keadaan realnya dilapangan.
Tadinya Radit ingin sekali mengantar istrinya itu,tapi ternyata dia mendapat telepon dari asistennya untuk segera berangkat keperkebunan karena ada hal yang sangat penting yang terjadi disana.
Kaniya tiba dikampus dan disambut dengan tatapan nanar dari beberapa mahasiswi lainnya,kelihatannya mereka merasa seperti ada pesaing baru dan itu bukan hanya dari segi cantiknya tapi juga gaya berpakaian dan juga barang-barang Brendid yang Kaniya kenakan ditubuh seksinya itu.
Memang kampus ini tergolong kampus elit dikota ini,wajar saja kalau yang berkuliah disini banyak sekali adalah anak pejabat daerah dan juga para anak dari horang horang kaya dikota ini.
Walaupun Kaniya bukan anak horang kaya😁😁,tapi dia kan istrinya Raditya Prawira,salah satu orang terkaya dipropinsi ini,bahkan juga di Indonesia.
Hanya saja beberapa orang saja yang tahu,yaitu Rektor dan sekertarisnya,bahkan Dino saja taunya kalau Kaniya itu anak dari tuan besar Marco,dan bukan sebagai menantunya.
Kaniya langsung menuju kelasnya,hari ini dia ada kelas pagi.Sesampai didepan kelasnya ternyata Dino sudah menunggu disana sambil menenteng beberapa kantung kresek berisi box makanan.
"Hai cantik,ini buat kamu."sodor Dino sambil tersenyum renyah serenyah rengginang yang baru saja digoreng setelah dijemur dibawah terik matahari selama lima jam.
"Ini semua buat aku,harusnya kamu ga perlu repot-repot begini loh.Aku juga udah makan tadi dirumah."Sebisa mungkin Kaniya tetap bersikap ramah.
"Nanti kalau kelas kamu udah selesai,kita jalan yuk."Dino ingin sekali pedekate sama anak majikan papanya itu(itu yang ada didalam benaknya Dino).
"Maaf Din,tapi aku ga bisa.Habis ini aku harus keperpustakaan untuk mencari buku-buku yang bisa menunjang belajarku.Aku kan harus mengejar ketinggalanku."jawab Kaniya.
"Ooo gitu ya,kalau begitu biar nanti aku temani ya keperpus."
"Tapi kayaknya ga perlu deh Din,biar nanti aku minta ditemani sama Bella aja."jawab Kaniya dengan ramahnya.
"Ya udah deh kalau begitu,aku kekelas dulu ya.Kalau kamu perlu apa-apa cepat hubungi aku,karena aku udah ditugasin papa kamu buat jagain kamu selama dikampus."ujar Dino sebelum pergi meninggalkan Kaniya yang bengong mendengar penuturan Dino barusan.
"Jadi Dino ditugasin papa Marco buat jagain aku disini?🤔."Kaniya berfikir.
Tiba dikelas,Kaniya duduk disamping Bella sahabat barunya satu-satunya dikampus yang bisa akrab dengannya.
"Kaniya,baru datang ya?."tanya Bella.
"Hmm,sebenarnya udah dari tadi sih.Cuma tadi aku ngobrol dulu sama kak Dino,senior kita."jawab Kaniya
__ADS_1
"Kalian ada hubungan apa sih?,kok dari kemaren aku perhatiin kamu diantar keliling terus sama kak Dino,apa kalian pacaran?."tanya Bella.
"Hus,ngaco aja kamu.Aku sama Kak Dino itu kan juga baru kenal kemaren-kemaren."ujar Kaniya sambil menyenggol lengan sahabat barunya itu.
"Yaaa,siapa tahu kan kalian cinlok pada pandangan pertama😆😆."Bella masih saja mengolok.
"Udah ah bahas Kak Dino nya,entar dia bersin-bersin lagi kita omongin dibelakang kayak gini.😁."tukas Kaniya.
Tringgg📲
(
Beginilah tampilan Kaniya hari ini
Sebuah pesan masuk ke ponsel Kaniya.Diraihnya ponsel itu dari dalam tas bermereknya yang berwarna merah hitam senada dengan baju yang dikenakannya.Tertera nama Hubby di layar.Kaniya permisi keluar pada sahabatnya,karena Dosen juga belum masuk kelas.
📱"Iya hallo mas,ada apa?."Kaniya langsung menjawab sambungan telepon itu setelah tiba di koridor yang dia rasa aman untuk menelpon karena sepi dari mahasiswa yang berlalu lalang.
📱"Oooh gitu mas,ya udah kamu hati-hati ya kerjanya,jangan lupa bekalnya dimakan ya."
📲"Iya honey,kamu juga jangan telat makan siangnya.Aku usahain saat makan malam udah dirumah."jawab Radit.
📱"Oke mas,aku tunggu ya."
📲"Sebaiknya ga usah ditunggu sayang,kalau udah waktunya makan malam dan aku belum sampe rumah, kamu langsung makan aja bareng yang lain ya."
📱"Iya mas,i love you."wajah Kaniya bersemu merah muda saat mengatakan hal itu.
📲"I Love you too honey😘."Radit melayangkan kecupan sayangnya lewat telepon.😁😁
Kaniya tersenyum mendengarnya,seolah ia tengah merasakan kecupan yang nyata dibibirnya.Bahkan sekarang Kaniya sedang senyum-senyum sendiri.
Tiba-tiba ada yang menepuk punggungnya.
__ADS_1
"Kenapa masih disini kamu?!,kok belum masuk kekelas?."tanya seorang wanita dengan memakai blazer dan juga sepatu hak tinggi yang elegan.
Kaniya langsung menutup panggilan itu,seketika ia menoleh ke arah sumber suara dibelakangnya.
Betapa terkejutnya Kaniya ketika melihat wajah wanita itu,dengan wajah yang sangar dan kacamata kudanya yang begitu dekat dengan muka Kaniya.Kaniya jadi bergidik saat ini,tiba-tiba pula buluh romanya bergidik melihat nya.Perlahan ia memundurkan langkahnya kebelakang sedikit.
"Maaf bu,saya lagi mendapat panggilan telepon dari keluarga saya.Telepon penting😁😁."Kaniya mencoba menyembunyikan hp nya dibelakang pantat nya.
"Dari pacar kamu ya?.pake acara kecup-kecup segala.Ayo sana cepat masuk kekelas."ujar bu Melinda.
Ya~dosen itu tadi sempat mendengar percakapan Kaniya dan suaminya ditelepon,sudah lama ia berdiri dibelakang Kaniya.
"Tadiii beneran dariiii keluarga saya dirumah bu."Kaniya menjawab sambil berfikir.Dia belum siap kalau sampai seluruh kampus tau kalau dia sudah menikah,apalagi usianya baru akan menginjak sembilan belas tahun bentar lagi.
"Kalau dari pacar kamu juga ga papa kok,bahkan kalo itu dari suami kamu ya ga masalah,selama jawab teleponnya diluar jam mata kuliah saya!.Apalagi saya lihat kalau kamu ini mahasiswi baru ya dikampus ini?."Bu dosen killer itu bertanya lagi,seolah ingin mengintrogasi Kaniya yang nampak asing baginya.
"Iya bu,perkenalkan saya Kaniya.Saya baru masuk dua hari ini bu."Jawab Kaniya sambil mengulurkan tangan kanannya dengan sedikit gerogi.
"Sudah ayo sana masuk kekelas."titah bu dosen killer.
"Ya,makasih bu.Saya pamit masuk duluan."ujar Kaniya sambil berjalan agak membungkuk didepan bu dosen.
"Anak itu sopan juga ternyata."Bu dosen pun masuk ke ruangan yang tadi Kaniya masuki.Seketika ruangan yang tadinya ricuh berubah menjadi hening dan sunyi kayak dikuburan.Semua ketakutan sama bu dosen killer yang masih jadi perawan tua diusianya saat ini 45 tahun.😜
***Bersambung😘
Maaf banget ya lama ga up,thor lagi sibuk mencari inspirasi dan juga biasaa urusan dunia nyata yang ga ada habisnya😅
Semoga masih ada yang sudi mampir dan berkenan membaca dan mengapresiasi karya2 saya yang remahan ini.😁
Lama ga up,bahkan bikin thor agak lupa jalan ceritanya.Jadi kalau ada yang menemukan ketidak nyambungan harap dimaklumi aja ya guys.
jangan lupa tinggalkan jejak like,komen,dan juga votenya besok senin ya😊😊kasih hadiah juga 😁
makasih😍***
__ADS_1