Kaniya Si Gadis Desa

Kaniya Si Gadis Desa
Kebaikan Kaniya


__ADS_3

Sesampai di rumah sakit, pak Manager digiring polisi menuju ruang rawat putranya.


Ternyata memang benar ada anak kecil yang tengah berbaring disana, diruang ICU.kondisinya sedang koma dan dipasangi alat-alat di kepalanya juga dadanya.


Melihat pemandangan itu hati Kaniya terenyuh, siapapun yang melihatnya pasti tidak akan tega, mereka semua memang hanya boleh melihat lewat kaca transparan didepan ruangan itu.


"Maaf Bapak Ibu, kami tidak bisa mengizinkan keluarga pasien yang terlalu ramai. Hanya satu orang saja yang bisa masuk. Yang lain tolong tunggu diluar, karena ruangan ini harus selalu steril. " Jelas suster yang berjaga didepan.


"Baik sus, tapi boleh saya tau bagaimana keadaan anak saya?. " tanya Pak manager toko.


"Anak anda keadaannya masih sama,tadi dokter berpesan agar segera dilakukan tindakan operasi karena kita sudah tidak bisa menunggu terlalu lama. Takutnya itu akan menambah resiko buat anak bapak sendiri. " jelas suster.


Wajah manager itu makin terlihat pucat dan frustasi dan air matanya pun mengalir deras tak tau harus berbuat apa lagi.Ditambah keadaannya sekarang yang sedang diapit dua orang polisi yang siap menjebloskannya kedalam penjara.Keadaannya sangatlah memprihatinkan,istrinya sudah bercerai darinya setahun lalu dan meninggalkan anaknya, sehingga tidak ada yang mengurus anak yang baru berusia 3 tahun itu dengan baik dirumah.Setiap hari hanya ia titipkan ke tetangga yang ia gaji untuk menjaga putrinya itu ketika ia bekerja.


Kaniya tidak tega melihatnya, ia pun memohon kepada ibu mertuanya agar segera memberikan bantuan kepada pak Manager itu.Nyonya Sherly juga tidak tega melihat anak kecil itu, dan akhirnya menyetujui permintaan Kaniya.

__ADS_1


Sebenarnya Kaniya bisa saja meminta bantuan kepada Radit, tapi mama mertuanya pasti akan ikut campur, jadi dari pada nanti masih akan meminta persetujuan Nyonya Sherly sebaiknya Kaniya langsung memohon kepada Nyonya Sherly, dengan begitu Radit juga takkan ditentang oleh orang tuanya jika ingin membantu.


Pak manager yang bernama Hendra itu tak kuasa menahan tangisnya, dia sangat berterimakasih kepada Kaniya dan keluarganya atas kemurahan hati mereka hingga anaknya bisa menjalani operasi pengangkatan tumor di otaknya.


Radit yang akan bertindak sebagai penanggung jawab biaya rumah sakit anak itu sampai dia sembuh, tapi nyonya Sherly tidak melepaskan manager Hendra begitu saja.Manager Hendra harus mengembalikan uang yang telah ia curi dari toko dengan memotong gajinya tiap bulan sampai menutupi semua kerugian toko yang ia timbulkan.


Tapi masalah biaya operasi tidak akan dibebankan tagihan sama sekali, karena ini murni bantuan dari Kaniya dan juga Radit.


Kaniya sangat gembira karena bisa membantu karyawannya.Meskipun dengan uang dari suaminya,tapi keduanya memang orang baik dan selalu menjunjung tinggi rasa kemanusiaan.


Semalam waktu Kaniya akan menangkap pelaku pencurian yang memanjat melalui atap, Kaniya masuk diam-diam melalui pintu samping toko yang baru diganti kemarin setelah pengrusakan itu.Manager toko memang memegang satu kunci yang baru, namun dia tidak mau menggunakannya karena pasti sangkaan akan langsung tertuju padanya jika ia lewat pintu.Oleh sebab itu Pak Hendra memilih memanjat pipa air disamping gedung toko agar alibinya kuat, dan terkesan murni pencurian.


Pak Hendra juga menggunakan penutup wajah,agar wajahnya tidak terlihat di CCTV.


Dengan sigap Kaniya menangkap Pak Hendra yang sedang beraksi membuka pintu brangkas dengan menggunakan linggis kecil agar terkesan seperti pencurian yang dilakukan oleh pencuri propesional, bukan hal sulit bagi Kaniya untuk menangkap Pak Hendra.

__ADS_1


Sekali libas dengan kekuatan yang ia miliki,Pak Hendra pun tersungkur ke lantai.Pak Hendra kaget bukan main waktu itu, saat melihat ternyata Kaniya lah yang telah memukul tengkuknya.


Bagaimana mungkin, seorang wanita muda yang bertubuh mungil bisa punya kekuatan sebesar itu,padahal dulu saat masih bekerja sebagai pegawai ditoko itu Kaniya bahkan kesulitan mengangkat manekin yang harus dipindahkan posisinya.


Kaniya pun juga tak kalah kaget, ternyata pelaku pencurian ditoko nya adalah Pak Hendra sang manager.


Tak lama setelah itu Radit tiba ditoko dan diikuti datangnya polisi ke TKP.Polisi pun menghimpun kesaksian dari Kaniya dan juga orang suruhan Radit yang berjaga didepan toko. Saat itu anak buah Radit itu baru terbangun dari tidurnya yang disebabkan oleh obat bius yang dilakukan oleh Hendra.


Beruntung nasib Pak Hendra tidak berakhir didalam bui,semua itu atas kebaikan hati Kaniya yang masih mau membelanya dan juga memaafkan segala kesalahannya.


Kaniya tentu punya alasan melakukan hal itu, karena memang Pak Hendra merupakan pegawai lama dan juga selama ini kinerjanya lumayan berkompeten dan tidak pernah ada masalah yang berarti sebelumnya. Dia melakukan semua ini karena keadaan yang memaksanya.Menurut Kaniya hal ini masih bisa ditolerir.



TBC

__ADS_1


__ADS_2