
Hari ini Kaniya benar-benar merasakan yang namanya kuliah,kelihatannya dia sangat suka barada dilingkungan kampus.Walaupun ia harus mengejar ketinggalannya,tapi Kaniya tidak patah arang.
Selesai dari kantin,Bella mengajaknya untuk keperpustakaan kampus.Disana banyak sekali anak-anak yang hanya sekedar membaca,mencari bahan untuk kuliahnya,bahkan ada juga yang ke perpus hanya untuk menggoda gebetan mereka.
Kaniya jadi ingat masa SMA nya,dulu saat SMA ada cowok yang naksir sama dia dan selalu mengikutinya kemanapun ia pergi.Mengingat hal itu Kaniya jadi tersenyum-senyum sendiri,tapi tiba-tiba handphone nya berbunyi.Dilihatnya nama si pemanggil yang ada dilayar,Kaniya pun menghela nafas pelan dan dalam lalu mencari tempat yang tepat untuk menjawab panggilan telepon itu.
"Ada apa mas?."ujar Kaniya lembut.
"Honey,kenapa kamu belum ngabarin aku?.Apa kamu baik-baik saja dikampus?,aku cemas banget nih kamu belum telepon-telepon aku."Radit memberondongnya dengan banyak pertanyaan.
"Aduh mas,aku baik-baik saja.Sekarang aku lagi diperpus,nanti aja ya kita telponan lagi.Soalnya ga enak sama teman-teman yang lain kalau aku berisik."ujar Kaniya.
"Tapi kamu ga TP TP kan disana?."Radit mulai suudzon,sejujurnya dia sangat khawatir kalau-kalau ada cowok ingusan yang bakal menggoda pujaan hatinya itu.
"Ih apaan sih kamu mas,aku kan bukan cewek genit seperti itu."
"Iya,aku percaya sama kamu.Tapi aku ga percaya sama anak-anak cowok jaman sekarang,jarang banget ada yang bener."Radit menaikkan intonasinya.
"Kamu tenang aja mas,aku ini orang yang setia kok.Asalkan kamu setia,aku akan selalu setia."
"Apa???!,kenapa harus bilang seperti itu coba???
"Heheh,biar kamu ga menduakan aku mas.Ya udah ya,aku tutup dulu.See you😘."Kaniya memelankan suaranya dibalik rak-rak buku perpustakaan.
Tanpa Kaniya tahu,ada seseorang yang sedang berusaha menguping pembicaraannya secara diam-diam.
"ternyata dia udah punya cowok,pantesan dari tadi kalau ada yang menyapanya dicuekin aja."gumam orang itu.
Kaniya kembali ke meja yang tadi ia duduki bersama Bella,Bella masih ada disana dengan buku tebal ditangannya.
"Telepon dari siapa?."tanya Bella.
"Biasa😊."jawab Kaniya.
"Ayang bebeb ya?."tanya Bella lagi.
"Emmm."Kaniya hanya mengangguk.
"Aku jadi penasaran seperti apa tampang cowok yang bisa naklukin cewek secantik kamu."ujar Bella.
__ADS_1
"Kamu bisa aja,saya juga ga merasa cantik kok.Malah kamu yang lebih cantik dari saya dan disini juga banyak kok cewek yang cantik-cantik."Kaniya merendah.
"Iiihhhhh dibilangin,kamu itu memang cantik Kaniyaaaa."sambung Bella lagi.
Kaniya jadi senyum sambil geleng-geleng.
"Hari ini kamu belum ada mata kuliah ya?."
"Belum,besok baru ada.Tadi aku udah ketemu ama dosennya.Yaaa mudah-mudahan aja aku bisa menyusul ketinggalanku."
"Santai aja,ga usah buru-buru."ujar Bella.
"Tapi aku ingin cepat selesai,soalnya banyak target yang harus kucapai."jawab kaniya dengan mata yang menerawang kedepan,seolah sedang membulatkan tekadnya.
"Wow,baru kali ini aku melihat ada teman yang sangat bersemangat seperti kamu."Bella jadi termangu.
"Masa sih."
"Heemmm."dibalas anggukan oleh Bella.
Kaniya pun tersenyum sambil melangkahkan kakinya menuju ke kelas.
Dino ternyata juga akan menuju kelas Kaniya.
"Iya,ada apa Dino?."tanya Kaniya,sementara Bella tadi samar mendengar Dino memanggil teman barunya itu dengan sebutan non.
"Bisa bicara berdua saja?."Dino melirik ke Bella.
"Oooo ya udah,aku tinggal dulu ya."Bella pun pengertian dan meninggalkan mereka berdua.
Setelah Bella sudah tidak terlihat,Dino segera menyampaikan maksudnya.
"Apa nona,ehh maksud saya Kaniya,aduh...maksud saya kamu sudah mau pulang."Dino tampak kebingungan bagaimana memanggil Kaniya.
"Ooo,kirain mau nanya apa."Kaniya sempat berfikir bahwa tadi ada kabar buruk yang akan Dino sampaikan padanya.
"Iya saya cuma mau nanya itu aja,soalnya tadi tuan Marco meminta saya untuk terus menjaga nona."
"Ga usah terlalu formal gitu lah Din,anggap aja aku teman kamu.Bersikaplah seperti teman lainnya."Kaniya menepuk lengan Dino mantap.
__ADS_1
Dino pun menunduk dan tersenyum membalas senyuman yang Kaniya tunjukkan padanya.
"Saya bisa pulang sama supir kok,jadi kamu ga usah khawatir,kamu bisa kembali kekelas kamu.Ga perlu awasi saya terus,nanti yang ada kuliah kamu malah terganggu.Saya permisi dulu ya,ga usah diantar kedepan ga enak sama teman-teman yang lain."Kaniya menghentikan Dino yang ingin mengantarnya keluar menuju mobil yang ada pak Anto didalamnya sedang asyik menikmati live striming Milan vs Real madrid di hp nya yang ia bluetooth ke monitor yang ada di mobil.
"Pak,buka kuncinya."Ujar Kaniya sambil mengetok kaca jendela mobil.
Kaget,pak Anto pun tersentak dan langsung menoleh kearah nona mudanya itu.
"Eh non Kaniya,udah mau pulang non?."
"Iya,ayo pak let's go."
"Oke non,rebes.Eh Beresss maksudnya non😁😁."Pak Anto memang sekarang udah mulai berani berguyon didepan nona mudanya itu.Mungkin karena kebaikan Kaniya dan rendah hatinya membuat pak Anto jadi tidak sungkan kepada dirinya,layaknya kepada anaknya sendiri.
Mobil yang dikendarai pak Anto baru saja berangkat meninggalkan halaman parkir kampus,eh mobil Radit malah memasuki halaman kampus itu.
Radit pun turun dari mobilnya dan melihat sekeliling secara seksama mencari mobil yang dikemudikan pak Anto,akan tetapi hasinya nihil.
Radit mengeluarkan handphonenya dan bermaksud menelpon Kaniya.??
📲"Honey,kamu dimana?."
📱"Aku dijalan mau kerumah mas,kenapa??."
📲Padahal aku lagi jemput kamu loh sekarang."
📱"Kenapa tadi ga kasih tau dulu sih mas,kan aku ga tau kalau suami aku yang ganteng ini mau jemput aku?".
📲"Ya udah,sampai ketemu dirumah aja kalo gitu."
"📱"Kamu hati-hati ya mas,nyetirnya "
📲"offcourse honey😘."Radit mengakhiri telepon itu dengan sebuah kecupan jarak jauh.
Kaniya pun tersenyum bahagia,seolah-olah merasakan kecupan itu tepat dibibirnya.
Tanpa Terasa mobil yang mereka tumpangi sudah tiba didepan gerbang rumah mama mertuanya,pak Anto dengan sigap membukakan pintu untuk Kaniya turun.
"Besok-besok ga usah dibukain segala pak,saya bisa buka sendiri kok.Terimakasih ya pak."Kaniya tetap hormat kepada yang lebih tua dan yang menyayangi dirinya.
__ADS_1
Bersambung😘
"