Kaniya Si Gadis Desa

Kaniya Si Gadis Desa
Kecemasan Kaniya


__ADS_3

Ayo,kira -kira cakepan siapa kalau menurut kalian????



Raditya Prawira(yang diperankan oleh Mik Thongraya Hansen)


😍😍😍😍😍😍😍😍atau😍😍😍😍😍😍😍



Stefan Sbastian(yang diperankan "oleh Jackson Wang)


Yang pasti dua-duanya idolanya thor😁😁😁😍


Kira-kira nanti siapa ya yang akan dipilih oleh Kaniya????



Kaniya(Mai Dhavika Horne)


Jawab dikomen ya😁😁


Next>>>


sudah menjadi kebiasaan Stefan untuk memburu siapa saja yang menjadi targetnya,pantang baginya melepaskan seekor lalat pun,apalagi seorang musuh.Stefan selalu memegang teguh prinsip utama keluarganya secara turun menurun,yaitu:Basmi musuh tanpa ampun.


Stefan masih menunggu kabar dari detektif yang dia sewa.


Sambil minum kopi kesukaannya di tepi kolam renang resortnya dia memainkan ponselnya menunggu kabar baik akan keberadaan Kaniya.


Beberapa orang gadis didatangkan untuk menemaninya bersantai.Ada yang memijat


tangannya,ada yang memijat kakinya,dan ada juga yang menyuapinya buah anggur bak seorang sultan.


Horang Kaya Mah Bebas(itu istilahnya)😀


Tak berapa lama kemudian,ponselnya berdering,Stefan langsung mengangkatnya.


"Hallo,Mr.Ruddy?."sapa Stefan *kepada si penelpon yang tak lain adalah detektif yang dia sewa.


"Hallo Mr.Stefan,i've found their track.not in Jakarta."jawab pak Rudi.

__ADS_1


"So,where???."


"They live in south sumatera."tukas pak Rudi*.


Akhirnya pak Rudi sang detektif berhasil menemukan dimana jejak Radit dan Kaniya.Entah apa yang akan terjadi setelah ini,entah apa yang nantinya akan dilakukan Stefan terhadap sepasang suami istri itu.


Stefan tersenyum senang karena sebentar lagi dia akan bertemu dengan Kaniya dan tentu saja mangsa buruannya,siapa lagi kalau bukan Radit.


Stefan segera memanggil anak buahnya,sepuluh orang dari mereka ditugaskan untuk segera terbang ke palembang guna mencari alamat detail keluarga Radit.Bukan perkara susah pastinya,karena keluarga Radit cukup terpandang disana.


Kaniya dan Radit belum mengetahui hal ini sama sekali,mereka masih bisa santai dan makan malam bersama keluarga Kaniya.Menu masakan malam ini dibuat langsung oleh ibu mertuanya, bu Mery.


"Makan yang banyak nak,nambah lagi."ujar Bu Mery beramah tamah.


"Iya ,ibu tenang aja.Pasti Radit akan habiskan semuanya tanpa sisa."Radit tak malau-malu mengatakan itu,tapi Kaniya jadi mengernyitkan dahinya sambil menatap tajam kearah Radit.


"Ibu akan senang sekali,kalau begitu ibu akan tambahkan lagi sup nya."ujar bu Mery lagi.


"Bagi buat bapak juga dong,bapak kan juga suka sup nak Radit."kata pak Edy dengan songongnya.


"Iya pak,bapak tenang aja.Ini sup nya masih banyak,bapak pasti kebagian kok."kata bu Mery dengan sedikit ga enak didepan menantunya,karena sikap suaminya ini yang selalu buat onar dan ga punya etika.


Selesai makan,Radit diajak sama bapak mertuanya untuk duduk-duduk diteras sambil ngopi.Ternyata mereka mempunyai kebiasaan yang sama,yaitu suka minum kopi kalau selesai makan malam.


Keduanya tampak ngobrol dengan akrab,dan terlibat obrolan yang sangat seru.Dari obrolan mereka,Radit tak menyangka kalau pak Edy ternyata adalah laki-laki yang dulunya baik banget.Dulu dia punya pekerjaan tetap,dan juga bisa dibilang lelaki yang bertanggung jawab pada keluarga.


Tapi semenjak dia di PHK dan kehil?\angan pekerjaan,dia berubah menjadi laki-laki kasar dan pengangguran yang hanya bisa minta uang dengan istrinya.


Sebenarnya dia juga sangat setres karena harus menghidupi istri dan dua anak yaitu Kaniya dan adiknya.


Pak Edy merasa tidak berguna sebagai laki-laki,lama kelamaan sikapnya berubah,apalagi terhadap Kaniya.Pak Edy sendiri yang cerita bahwa sebenarnya ia sangat menyayangi Kaniya,walau hubungan mereka hanya ayah tiri dan anak tiri.Diawal mereka menikah dulu,Kaniya selalu akrab dengannya,layaknya ayah dan anak kandung.


Akan tetapi,pengangguran membuatnya merasa tidak bisa menjadi kepala keluarga yang baik,dia frustasi dan melampiaskan semuanya kepada Kaniya dan juga bu Mery.Timbul dihatinya perasaan bersalah kepada ibu dan anak itu,dan untuk menutupinya ia kerap bersikap kasar.Padahal sebenarnya dihatinya ia sangat terluka.


"Apa bapak mau bekerja lagi?,kalau bapak mau saya akan mempekerjakan bapak di perkebunan saya sebagai mandor(pengawas lapangan)."Radit menawarkan pekerjaan kepada pak Edy.


"Yang benar nak Radit,dengan senang hati bapak akan bersedia bekerja nak.terimakasih."Pak Edy kegirangan,semangat dijiwanya tiba-tiba bangkit,harga dirinya sebagai laki-laki dan kepala rumah tangga juga akan tegak berdiri kalau dia punya pekerjaan.


"Sama-sama pak,besok saya akan mengajak bapak untuk pergi ke perkebunan.Saya akan memperkenalkan bapak sama manajer yang menangani pekebunan saya."Ujar Radit mantap.


"Alhamdulillah ya Allah."Pak Edy berucap syukur pada Allah,dan dia juga menyalami Radit dengan tak henti-hentinya berucap terimakasih.

__ADS_1


Kaniya dan bu Mery yang sedari tadi duduk diruang tamu mendengarkan semua obrolan mereka,keduanya pun ikut tersenyum.Akhirnya pak Edy bisa menemukan jati dirinya kembali sebagai seorang laki-laki.


"Suamimu memang orang baik nak,ibu bersyukur kamu bisa menikah dengan laki-laki seperti nak Radit.Semoga pernikahan kalian langgeng dan dikaruniai banyak keturunan ya nak."Bu mery mendo'akan anak dan menantunya dengan sungguh-sungguh.


Kaniya hanya tersenyum,terpendar air mata yang tertahan dimatanya.Entah kenapa tiba-tiba dia ingin menangis,terlebih lagi kalau dia ingat akan masalah mereka dengan Stefan,tiba-tiba juga wajah Stefan terlintas dibenaknya.


Kaniya mencoba menepis bayangan itu,tapi dihatinya merasa aneh,rasanya Stefan sudah begitu dekat.


"Kamu kenapa sayang?."tanya bu Mery.


"Ga papa kok bu,Niya hanya teringat kalau Niya belum beresin pakaian aja.Niya tinggal kekamar duluan ya bu."Kaniya pamit dengan ibunya,sebenarnya itu hanya alasannya saja.Yang sesungguhnya terjadi,dia tak sanggup menahan air matanya mengingat masalah yang mereka akan hadapi kedepannya mungkin akan sangat rumit.


Mungkinkah mereka masih bisa bersama ataukah sebaliknya,itulah yang selalu menjadi buah fikiran Kaniya setiap harinya.


Dalam hatinya yang paling dalam dia sangat menyesal kenapa waktu itu dia sampai menelpon Stefan dan memintanya untuk bertemu ditaman kota London.


"


Seandainya saja aku tidak menelponnya,semua ini tidak akan pernah terjadi."tak terasa air mata Kaniya terisak menetes membasahi bantalnya.


Radit yang baru saja masuk kedalam kamar istrinya itu jadi terkejut melihat Kaniya yang sedang menangis.


"Kenapa kamu menangis honey?."ujar Radit sambil membalikkan tubuh Kaniya yang sedang membelakanginya.


"Ga kenapa-napa kok mas,aku hanya kelilipan."jawab Kaniya,bohong.


"Kamu ga usah bohong honey,aku bisa lihat kalau ini adalah air mata.tuh bantal kamu sampai basah begitu.


Kaniya tak bisa menahan kesedihannya,dia duduk dan langsung memeluk suaminya dengan sangat erat.


"Aku ga mau pisah dengan kamu mas,aku ga mau kita berpisah,aku sangat mencintai kamu mas.Bisakah kita selalu seperti ini selamanya?."tanya Kaniya dengan terus memeluk suaminya.


Radit tertegun mendengar ucapan istrinya itu,dia juga merasakan hal yang sama.Radit pun membalas pelukan Kaniya dengan sangat erat,seolah tak mau berpisah.


"Sama honey,mas juga ga mau pisah sama kamu.Kita pasti akan bersama selamanya."ujar Radit dengan penuh kerinduan dan cinta yang mendalam.


Cukup lama mereka berpelukan,dan akhirnya pelukan itu berlanjut kesebuah percintaan yang sangat romantis.


😍😍😍😍😍Bersambung ya bebs,maaf thor jarang up.Karena lagi banyak kerjaan.kebetulan kita lagi ngurusin soal pembangunan rumah ortu dan juga mertua sekaligus.Jadi waktu untuk pegang hp kurang.


__ADS_1


__ADS_2