Kaniya Si Gadis Desa

Kaniya Si Gadis Desa
Fikiran Kaniya


__ADS_3

"Mas,pakai dulu bajumu,aku cari makan dulu,"kata Kaniya.


Kaniya yang berfikir bahwa jika dia meninggalkan Radit ,maka semua masalah yang tengah mereka hadapi akan selesai,kini diam-diam meminta bantuan kepada security apartemen untuk mencarikannya taksi online yang bisa mengantarnya pulang kekampungnya malam ini juga.


Kaniya juga membeli nasi goreng dan juga bakso dari pedagang gerobak yang berjualan di depan apartemen.Perutnya sangat keroncongan,sudah sejak kemaren malam dia belum mengisi perutnya.


Kaniya membawa masing-masing dua porsi nasi goreng dan juga bakso ke dalam apartemen yang mereka sewa.


"Mas,ini makanannya,ayo kita makan dulu,"ajak Kaniya.Dia juga yakin kalau suaminya itu juga sedang kelaparan.Sekarang bahkan sudah hampir pagi lagi di Indonesia karena perbedaan waktu di Inggris dan Indonesia hampir tujuh jam lebih. Jika di Inggris jam 5 pagi mereka berangkat kemaren dari London itu artinya di Indonesia sudah jam 13.00siang ,tenaga yang terkuras karena lari karena diburu dan juga perjalanan jauh sampai 17 jam ditambah lagi harus mencari apartemen sewaan membuat tubuh mereka benar-benar kelelahan dan kehabisan tenaga.


Radit menatap mata sendu istrinya,dia merasa sangat menyesal karena memaksakan keinginannya kepada Kaniya hingga akhirnya Kaniya kabur dan menelpon Stefan malam kemaren di London.


"Honey,maafin aku.Sebagai suami seharusnya aku tidak memaksamu untuk melakukannya,"sesal Radit.


"Sudahlah Mas,semuanya sudah terjadi.Kita tidak perlu menyesalinya lagi.Aku ikhlas memberikan semuanya untuk kamu Mas."ujar Kaniya,senyuman manis terukir di bibirnya dan Radit pun merasakan hangat di hatinya,setidaknya senyuman sang istri bisa membuatnya merasa lebih baik.


Begitu pula Kaniya,baginya bisa melihat Radit selamat saja,itu sudah merupakan kebahagiaannya.Dia tidak bisa membayangkan jika tadi Radit sampai tertembak.


"Mas."Kaniya ragu-ragu ingin menyampaikan maksudnya.


"Ada apa?"tanya Radit sambil mengunyah makanannya.


"Apa semua ini akan berlalu Mas,aku sangat khawatir akan keselamatan keluarga kita.Kita harus menghubungi Oma Mas,aku gak bisa memaafkan diriku sendiri kalau sampai terjadi sesuatu sama Oma Mas,"rengek Kaniya.


"Iya honey,sekarang kita makan dulu ya,habisi makanannya.Biar kita bisa kuat menghadapi semua ini,"jawab Radit,Radit yang biasa makan banyak tak dapat menahan kelaparannya.Walaupun dalam masalah, nafsu makannya tetaplah besar.😁


Namun,jauh disana dikota London Inggris

__ADS_1


Pria yang memburu mereka sekarang sedang mendatangi rumah Oma Adelin dan mengintrogasi semua staf rumah tangga Oma.



Pria tampan berwajah oriental dan berambut pirang ini disambut baik-baik oleh Oma,di suguhkan minum agar bisa meluluhkan hatinya.


Memang Stefan orang yang tidak tegaan kepada orang yang lebih tua apalagi seperti Oma.Stefan tidak mau menyakitinya,yang dia cari adalah Radit dan Kaniya.Dia merasa masih harus menuntaskan urusannya dengan Radit.Stefan ingin memastikan di mana Radit tinggal di Indonesia.


Oma tentu saja akan melindungi cucu tersayangnya itu,dia tidak mau kalau Radit sampai kenapa-napa.Oma bilang pada Stefan untuk tidak memperpanjang masalah ini,agar semuanya baik-baik saja.Bahkan Oma memohon agar Stefan berhenti mencari dan memburu Radit dan Kaniya.


Stefan tetaplah Stefan,baginya satu musuh pun tak pernah lolos dari tangannya dan apapun yang ia inginkan semuanya harus terwujud bagaimanapun caranya.


Stefan pergi meninggalkan rumah Oma dan meminta anak buahnya untuk mencari keberadaan Kaniya dan Radit di Indonesia.Sementara untuk Oma,dia tidak akan mengusiknya,karena Oma sudah tua dan juga bisnis Oma menurutnya tidak begitu penting baginya.


Tadinya Stefan berfikir untuk mengancam Radit dengan menggunakan Oma sebagai sanderanya,akan tetapi niat jahat itu ia urungkan.Tidak tahu mengapa,setelah melihat mata wanita tua itu,Stefan menjadi merasa iba dan juga menyayangi Oma seperti Oma nya sendiri.Mungkin itu adalah salah satu keahlian yang Oma miliki😅.


Di Indonesia


"Bagaimana keadaan Ibu Pa?apa beliau baik-baik saja?"tanya Nyonya Sherly.


"Iya Ma,tadi di telepon Ibu bilang baik-baik saja.Dia masih bisa mengatasinya,Mama tahu sendirikan kalau Ibu itu punya jimat pengasih,bukan hal sulit untuknya menaklukkan pemuda itu dengan tatapan mata dan ucapannya,"kata Tuan Marco.


"Lalu bagaimana dengan Radit dan istrinya Pa,Mama kangen pengen ketemu mereka,terutama Radit Pa.Sudah berbulan-bulan kita terpisah dari mereka,sekarang giliran Radit nya sudah sembuh, mereka malah terkena masalah seperti ini.Bagaimana kalau kita minta perlindungan polisi aja Pa?"bujuk Nyonya Sherly.


"Itu belum diperlukan Ma,kita masih aman.Tidak semudah itu mereka bisa masuk dan membuat kekacauan di negara ini begitu saja,"jawab Tuan Marco.


Sementara Nyonya Sherly yang masih cemas hanya bisa berdo'a di dalam hatinya untuk keselamatan sang putera tercinta sambil meneteskan air matanya.

__ADS_1


Melihat istrinya menangis,Tuan Marco jadi ingin menghubungi Radit,dia jadi ingin tahu bagaimana keadaan anak dan menantunya yang terkini.


📲📲📲handphone Radit berdering.


"Mas,Papa telpon."Kaniya menyodorkan handphone Radit ke depan suaminya yang sedang fokus makan.


"Kamu aja dulu yang jawab."Mulut Radit masih penuh mengunyah makanan.


"Baiklah kalau begitu."Kaniya mengusap tombol hijau dilayar handphone.


"Hallo Pa,assalammu'alaikum,"sapa Kaniya.


"Hallo nak,apa kabar.Di mana Radit?"tanya Tuan Marco.


"Kabar Kaniya baik Pa,Mas Radit masih makan.Ini dia Pa."Kaniya mendekatkan hanphone itu kehadapan Radit.


"Hallo Pa,ada apa?"tanya Radit ke Papanya.


"Papa Mama kangen sama kalian,bagaimana kalau kalian pulang saja kerumah.Papa akan perketat pengamanan,dari pada kalian di luar sana sendirian.Itu malah lebih rentan,"bujuk Papanya.


"Radit fikirin dulu ya Pa,tapi buat malam ini kami disini aja dulu Pa," jawab Radit.


"Ya,fikirkanlah dulu.Mamamu kangen sama kamu,katanya dia ingin sekali bertemu kamu nak,"ujar Tuan Marco lagi.


"Iya Pa,besok Radit akan pulang untuk bertemu Mama,"jawab Radit.


🔉🔉🔉

__ADS_1


📢📢


bersambung😊😊


__ADS_2