
Kaniya berjalan dengan hati-hati dan seolah-olah dia adalah tamu biasa disana,berbaur dengan para pengunjung lainnya yang berjemur dipinggir kolam renang umum yang lebih besar.
Sebisa mungkin Kaniya menyembunyikan wajahnya dari setiap orang yang lewat didepannya,agar tidak ada satupun orang yang mengenalinya,terutama para anak buah Stefan Sbastian yang bisa saja sedang mengawasi disana.
Ada beberapa pria berjas hitam disana,mereka sepertinya memang anak buah Stefan yang berjaga-jaga dibeberapa titik.Kaniya berpura-pura bersikap biasa dan berbaring dikursi santai sambil membaca majalah yang ada dimeja dekat kursi-kursi panjang pinggir kolam renang itu.
Sebenarnya pakaiannya sendirilah yang sangat mencolok,karena mengenakan celana jeans dan juga baju rajut lengan panjang,sedangkan orang lainnya yang ada disana ada yang mengenakan bikini,kaos layaknya akan berenang.
Beberapa anak buah Stefan berlarian sambil mengabari rekan-rekannya bahwa wanita bosnya telah kabur dari kamar penyekapan,suasana jadi riuh.Mereka semua diminta untuk segera mencari Kaniya,Kaniya yang menyadari dirinya sudah ketahuan kabur jadi semakin kalang kabut,tapi dia tidak mau kalau sampai tertangkap begitu saja.Sebisa mungkin Kaniya bersembunyi dari para anak buah Stefan yang mencarinya kesegala penjuru resort.
Ternyata tadi Stefan sudah kekamarnya untuk menemui Kaniya,ketika tidak menemukan wanita pujaannya itu Stefan pun jadi marah dan segera memerintahkan semua anak buahnya yang ada disana untuk segera mencari Kaniya.
Kini Kaniya mencoba bersembunyi dibalik rimbunnya tanaman pagar yang ada dipinggir kolam,dia sadar kalau ada beberapa pengunjung yang sadar kalau dia sedang bersembunyi.
"Kelihatannya wanita itu yang sedang dicari-cari sama mereka,apa dia itu penjahat ya?."bisik-bisik pengunjung lainnya.
Dengan mengatupkan kedua tangannya Kaniya memohon dari balik rimbunnya tanaman itu agar mereka tidak memberitahukan keberadaannya kepada para pengawal Stefan itu.
"Mereka itu mafia."Kaniya mencoba memberitahukan yang sebenarnya pada orang-orang yang membisikkannya tadi dengan membuka mulut tanpa bersuara.
Mata mereka seketika membulat sambil menutup mulutnya,ketika anak buah Stefan bertanya apakah mereka melihat seorang wanita cantik yang ada difoto yang mereka tunjukkan,kedua orang itu berusaha melindungi Kaniya dengan berkata bahwa mereka tidak pernah melihatnya.
Disaat para pengawal itu lengah,Kaniya berusaha kabur dan pergi dari daerah kolam renang Kearah loby.
Ternyata di sebuah ruangan Stefan sedang melihat monitor CCTV,dia terus mengamati dimana kira-kira Kaniya berada.Perkiraannya pasti Kaniya masih berada dalam kawasan resort karena baru beberapa puluh menit dia kehilangan Kaniya.
Resort ini sangat mewah dan luas,ada beberapa pintu khusus yang dijaga ketat.Rasanya tidak mungkin kalau Kaniya bisa keluar dengan sangat cepat dari tempat ini,apalagi Stefan juga mengerahkan banyak sekali anak buahnya dan juga beberapa bodyguard bayaran dari Indonesia untuk menjaga tempat ini.
"Hekhh!bisa-bisanya dia berfikir untuk melarikan diri dari Stefan Sbastian,gadis bodoh!Dia belum tau siapa aku.Seorang Stefan Sbastian tidak akan membiarkan buruannya lepas dengan mudah."Ujar Stefan sambil terus menatap layar monitor yang menampilkan sosok Kaniya yang kini sedang ingin keluar melalui pintu Loby.
"Jadi apa yang harus kami lakukan tuan?."tanya tangan kanannya.
"Hubungi anak buah kita di bagian Loby utara,suruh mereka mencegat wanita itu jangan biarkan dia lolos."Stefan mengibaskan jemarinya.
__ADS_1
"Ok sir."
🤪🤪🤪🤪🤪
Disatu sisi
Radit yang sudah berada dijalanan ibu kota kini sedang mengikuti peta yang ada di google maps yang akan menuntunnya ke tempat dimana istrinya berada.Rasa cemas yang sangat dalam berada dihatinya,bahkan dia tak hentinya berdo'a didalam hati agar Kaniya selalu dilindungi oleh Allah SWT.
Bagaimana pun keadaan istrinya itu nantinya,dia akan tetap menerima sang istri.Fikiran kotor juga singgah dikepalanya,dua hari dibawa Stefan,akankah Kaniya masih seutuhnya miliknya?.Mungkin pertanyaan itu yang terlintas dibenaknya.
Radit juga mengabari papanya yang sedari tadi menelpon dirinya,dia menepikan mobilnya sejenak dipinggir jalan,meminum air mineral dari botol yang baru ia beli disebuah warung.Pak Marco kembali menelponnya dan mengabarkan bahwa dia sudah meminta bantuan kepolisian Jaksel untuk membantu mencari Kaniya seperti alamat yang telah dikirim oleh Radit kepadanya.Papanya itu juga memintanya untuk berhati-hati agar selalu waspada,karena sekarang Radit datang sendirian tanpa ada seorang pun yang menemaninya.
Radit melanjukan kembali mobilnya,keadaan lalu lintas kini mulai ramai,tapi Radit bisa mengatasinya hingga tibalah ia di depan sebuah gerbang yang bertuliskan Paradise Resort & Spa.
Didepan Resort tersebut begitu banyak penjaga yang berlarian kearah dalam,tadi Radit mengira bahwa mereka akan menangkap dirinya,rupanya semua pengawal itu kini sedang mengejar Kaniya yang membuat mereka semua kelabakan.
Radit pun ikut masuk dengan berlari,sebelumnya dia sudah menggunakan masker untuk menutupi wajahnya agar tidak ada yang mengenalinya disana.
Radit berpura-pura sebagai pengunjung,tapi dia sama sekali tidak melakukan reservasi sama sekali melainkan masuk secara diam-diam.
Radit sadar bahwa ini tidak baik untuknya karena dia sama sekali belum memesan ruangam disini,bagaimana nanti kalau anak buah Stefan mencurigainya?.
Radit mengendap-endap memeriksa kalau-kalau saja dia melihat Kaniya disetiap ruangan yang ia lewati,namun semuanya nihil.Entah Kaniya berada dibangunan yang mana,karena resort ini terpisah-pisah kamarnya.
"Wanita itu ada diarah loby utara,cepat kita kepung dan bantu rekan yang ada disana!."teriak seorang pria bule bertubuh tegap dan besar.
Rekan-rekannya yang lain pun berlarian mengikuti,Radit yang mendengar pembicaraan itu ikut mengikuti mereka secara diam-diam.
Benar saja,Kaniya sekarang sedang dikepung.Beberapa pria tegap itu sudah ingin menangkapnya,Radit yang melihat hal itu tak bisa menahan diri dan langsung keluar dari persembunyiannya.
Dengan tangan kosong Radit menghalau anak buah-anak buah Stefan yang berbadan tegap seperti dirinya,Kaniya berteriak"Mas Radit awas!."
Radit menoleh kearah istrinya dan BAMMM
__ADS_1
ada yang memukul bagian tengkuk Radit dari belakang,Radit yang mendapat pukulan di bagian belakang kepalanya pun tersungkur kelantai.
Melihat itu,Kaniya berteriak sejadi-jadinya"Mas Raaaaadiiiiit!."
Kaniya berlari kearah suaminya itu,diangkatnya kepala Radit dipangkuannya.
"Mas,bangun Mas.Ini aku,Kaniyamu Mas."Kaniya menepuk-nepuk pipi suaminya agar sadar,namun tak bisa.Kaniya pun terisak melihat kondisi Radit.
Tiba-tiba terdengar👂suara tepuk tangan 👏👏👏👏disertai tawa menggelegar dari seorang Stefan yang kini sudah ada dihadapan mereka.
"Rupanya cepat juga kau datang Tuan Raditya Prawira.Tapi sayang,ternyata nyalimu tak sebesar badanmu😂😂😂."ujar Stefan.
Disambut pula tawa oleh anak buah Stefan yang ada disana,mereka semua mentertawakan Radit yang dengan konyolnya masuk kesarang singa dengan tangan kosong dan mengantarkan nyawanya.🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Kaniya yang sedang memangku Radit tak bisa menahan amarahnya kali ini,apalagi melihat suami yang sangat dicintainya itu tak kunjung sadar dan mendengar caci maki yang dilontarkan Stefan kepada suaminya itu membuatnya menjadi berubah.Ya,berubah menjadi sosok Kaniya yang ganas,matanya mulai berwarna jingga.Tatapannya bringas,anak buah Stefan yang menyaksikan hal itu jadi bergidik ngeri.
Perlahan ditaruhnya kepala Radit dilantai,tatapan bringasnya seakan menusuk setiap mata yang melihatnya.
Entah kekuatan dari mana,Kaniya mengangkat tubuh salah satu anak buah Stefan seperti mengangkat sebuah tiang sapu.Diputar-putarnya pria besar itu dengan sebelah tangannya dengan begitu mudahnya,lalu dilemparkannya tepat didepan Stefan berdiri.
"Kau belum tau siapa aku Stefan!!,jangan main-main dengankuuuuuuuuu!!!!."teriak Kaniya.
Semua yang ada disana terbelalak menyaksikan Kaniya yang mengamuk dengan bringasnya.
"Ayo,siapa lagi yang berani maju sini!!!."Tantang Kaniya.
Tanpa ada jawaban,Kaniya menghajar para anak buah Stefan satu persatu dengan perlawanan yang tidak begitu sulit baginya.
***Bersambung bebs....
Yang baca 350 lebih tiap harinya,yang like cuma 9 saja😁😁
Mohon dukungannya ya guys🙏🙏
__ADS_1
terimakasih😘***