Kaniya Si Gadis Desa

Kaniya Si Gadis Desa
Gertak Sambel


__ADS_3

Kaniya masih dikuasai kekuatan Gaibnya,nyaris saja dia memporak-porandakan segala yang ada disana.Sampai akhirnya Stefan berusaha memutar keadaan yang ada,Stefan mengeluarkan senjatanya dan mengacungkan senjata itu kearah Radit yang masih pingsan.


"Hentikan semua ini Kaniya,atau kau ingin suami tercintamu ini pergi keneraka!!."Sergah Stefan dengan pede nya.


Kaniya mengurangi arogansinya dan mendelik kearah Stefan.Stefan nampak gemetar memegang pistolnya,dia baru tahu kalau ternyata Kaniya memiliki kekuatan yang sangat hebat dan sangat dahsyat.


"Hemmmm,coba saja kalau berani Tuan Stefan.Aku sudah lama tidak bermain-main,Gertakanmu cuma gertak sambal bagiku😁😄😄."Suara itu memang keluar dari mulut Kaniya,tapi intonasinya berbeda,lebih ke seperti makhluk asing yang menguasai tubuh Kaniya.Ya..kini Kaniya sedang dirasuki roh wanita pemilik kekuatan gaib itu.


Kini bukan lagi Kaniya yang mengendalikan tubuhnya,ada Nyai Kembang yang sedang mengambil alih raganya.


Stefan bergidik ngeri tatkala Tubuh Kaniya iti berjalan pelan menghampirinya,dengan asal Stefan mengarahkan pistolnya kearah Kaniya dan menembakkan beberapa peluru,tapi hal tak terduga terjadi.Kaniya dengan hanya menggerakkan jemarinya mengalihkan arah peluru itu kepada Stefan,Stefan dengan secepat mungkin menghindarinya.


Akan tetapi salah satu peluru itu melesat mengenai pipinya tipis,sehingga meninggalkan garis luka yang cukup panjang.


"Awww."😫


Stefan mengeluh kesakitan sambil memegangi pipi kirinya yang tersabet peluru tajam.


"Apa kau mau lagi ,Tuan Stefan???😏."Kaniya menyeringai sinis.


Stefan memberi aba-aba ke anak buahnya yang masih bisa berdiri untuk mengepung Kaniya,tapi Kaniya bisa mengetahuinya.Dengan sakali kibas Kaniya mendepak sua anak buah Stefan hingga tersungkur kelantai dan kesakitan semua sambil memegangi perut,dada dan ada juga yang terbentur kepalanya.


Stefan yang merasa sudah tidak sanggup menghadapi Kaniya berlari tunggang langgang menyelamatkan diri,begitu juga anak-anak buahnya,saling papah menyelamatkan diri dan pergi dari tempat itu.


Kaniya mulai tersadar dan kembali menguasai dirinya,nafasnya ngos-ngosan.Dia mencoba menstabilkan irama nafasnya,dilihatnya sang suami yang masih tak sadarkan diri.


"Mas Radit,mas Radit bangun mas,sadar mas,aku disini."Kaniya mengangkat tubuh Radit dengan mudahnya dan dibawanya keluar dari Resort itu.Beberapa pengunjung resort mulai keluar dari kamar mereka untuk melihat apa yang terjadi,mereka terbelalak saat menyaksikan seorang wanita yang mengangkat seorang pria yang bertubuh lebih besar darinya.


"Waw hebat sekali,kuat sekali wanita itu."kata mereka.


Kaniya tidak mempedulikan apa yang ia dengar,dia terus melangkah mencari jalan keluar dari tempat itu.Akhirnya dia menemukan jalan keluarnya,Kaniya melihat-lihat kesekeliling.

__ADS_1


"Mas,bangun mas."Kaniya menurunkan tubuh Radit.


Kaniya mengecup bibir suaminya itu siapa tahu Radit akan bangun dengan ciumannya.Benar saja,Radit mulai mengerjapkan matanya.


"Honey,apa aku masih hidup?."Radit pun sadar.


"Hmmm."Angguk Kaniya.


"Kamu tidak apa-apa kan?,bagaimana kita bisa selamat?."tanya Radit.


"Sudah mas,jangan kamu fikirin soal itu.Sebaiknya kita segera pergi dari sini."Kaniya tetap waspada apabila ada serangan susulan.


"Honey,mobilku ada disana.Bisa kamu papah aku kemobil?."Radit masih merasakan sesak didadanya,sehingga dia agak kesulitan.


"Iya mas,tentu."Kaniya mulai memapah Radit yang sedikit tertatih,kakinya yang baru sembuh itu terasa pegal.Tadi sempat juga terkena tendangan saat berkelahi.


Setelah pintu mobil dibuka,Radit duduk dikursi kemudi dan Kaniya duduk disampingnya.


"Maaf ya mas,aku belum bisa nyetir.Seandainya aku bisa."


"Eee☺🙋‍♀,itu tadi,,kekuatanku tiba-tiba muncul disaat yang tepat mas.Kalau tidak,aku ga tahu deh kita bisa bersama lagi atau ga😢."Kaniya tertunduk lesu.


"Terimakasih honey,lagi-lagi kamu menyelamatkan hidupku.Aku beruntung karena memilikimu."Radit meraih tubuh Kaniya dalam pelukannya dan dibalas pelukan juga oleh Kaniya.


"Suami istri itu memang harus saling melengkapi mas,aku juga ga' mau kalau harus kehilangan kamu mas.Mungkin aku ga' akan sanggup."Isak Kaniya dipelukan suaminya.


"Iya honey,sudah, sudah ya.Sebaiknya kita segera pergi dari sini,biarkan polisi nanti yang akan mengurus mereka.Papa sudah akan mengajukan tuntutan kepada Stefan karena sudah berani menculik kamu dan menyekap kamu sayang,mereka semua dalam perjalanan kemari."


Benar saja,papa langsung menelepon menanyakan keadaan mereka berdua.Polisi juga sudah datang dan melakukan olah TKP,berdasarkan laporan keluarga Radit.


Bukti ancaman di Whatsapp dan juga kesaksian beberapa pengunjung resort juga bisa memperkuat kasus ini,ditambah lagi Stefan yang seorang Warga Negara Asing.

__ADS_1


Setelah kekantor polisi untuk memberikan keterangan,Radit dan Kaniya sudah diperbolehkan pulang.Tapi tidak mungkin mereka akan pulang ke Palembang dalam keadaan seperti itu,Kaniya ingin Radit istirahat dulu beberapa hari dirumah sakit agar bisa segera pulih total.


Radit hanya menurut saja apa mau istrinya,karena baginya menyenangkan hati istri itu bernilai ibadah.Kalau Kaniya senang,dia pun jadi tenang.😊


Tuan Marco tiba dirumah sakit bersama pengacara keluarganya,rupanya mereka baru menyelesaikan urusan dikantor polisi.Katanya kemungkinan besar Stefan dan anak buahnya yang berkewarganegaraan asing akan dikenakan sangsi deportasi sesuai tuntutan pihak Radit,karena keberadaannya di Indonesia hanya mengincar Radit dan Kaniya.Jadi dalam beberapa tahun kedepan dia tidak diizinkan berkunjung ke Indonesia sampai batas waktu yang ditentukan.


Radit dan Kaniya lumayan bisa bernafas lega sekarang,berkurang juga beban dihati Radit.Stefan memang bukan musuh yang mudah,disamping karena uangnya dan juga pengaruhnya.


"Akhirnya masalah ini bisa selesai juga mas."Kaniya kembali memeluk Radit yang terduduk diatas ranjang rumah sakit tanpa memperdulikan ada papa mertua dan juga pak pengacara diruangan tersebut🤣🤣.


"Ehem..ehemm."Tuan Marco berdehem.


"Eh papa😁😁."Kaniya baru tersadar dan melepaskan pelukannya.


"Kalian ini,kalau udah romantisan ga tau tempat pokoknya,serasa dunia milik berdua aja yang lain ngontrak gitu ya😂😂."olok papanya.


"Abisnya Niya seneng banget pa,akhirnya si Stefan itu bisa dipulangkan kenegaranya.Semoga dia udah ga nyimpan dendam lagi ya mas sama kita."Kata Kaniya penuh harap menatap suaminya sambil mengenggam tangan Radit.


"Kamu tenang aja honey,kan disini ada super women kesayangan aku,yaitu kamu."Ujar Radit sambil mencubit pipi istrinya.


"Ih mas kok gitu sih,ya kalau kekuatannya muncul kalau ga' gimana??."


"Mas rasa🤔,,Kamu harus berlatih untuk mengendalikan kekuatan itu honey.Coba kamu tanya ke oma bagaimana cara mengendalikannya."Saran Radit🤔.


"Betul itu sayang,papa juga pernah lihat oma kamu berlatih untuk mengendalikan kekuatannya,hanya saja kekuatan yang istrimu miliki ini kan lebih dahsyat dari apa yang oma kamu miliki."ujar Tuan Marco.


"Benar juga."


"Papa juga meminta polisi untuk merahasiakan tentang kekuatanmu ini ,agar tidak jadi masalah lain dikemudian hari."tambah papanya lagi


Pak pengacara hanya jadi penonton saja disana,dia tidak paham soal kekuatan apa yang dibicarakan anak,papa,dan menantu itu.😁😁😁

__ADS_1


***Bersambung bebs q semua😘


Makasih banyak dah mampir ,baca,like,saran dan kritik juga boleh😊😊***


__ADS_2