
Kaniya setengah berteriak tidak mau menuruti kehendak suaminya,sampai dia lupa kalau sekarang ini mereka berdua sedang berada dirumah orang tua Kaniya di desa.
"Honey,ussttttt......apa kamu mau semua orang dirumah ini mendengar kita."Radit berusaha meredam suara Kaniya dengan membekap mulutnya.
"mmmmppppppp."Kaniya ga bisa bicara karena dihambat oleh Radit dengan tangannya.
"Janji dulu ga akan teriak-teriak lagi,baru aku lepaskan."Ujar Radit sambil menatap mata Kaniya dalam-dalam.
Kaniya hanya bisa mengangguk saja menuruti apa perintah Radit.Barulah Radit melepaskan bekapannya dimulut Kaniya.
Kaniya menghela nafas lega,hampir saja dia merasa kehabisan nafas karena ulah Radit.Tanpa permisi Kaniya mengambil kesempatan untuk melarikan diri dari kamar mandi itu,Radit hanya bisa tersenyum lirih.Dia merasa senang sudah bisa mengisengi istrinya.
"Ya Ampuuuunnn Kaniya,bagaimana Kamu bisa jatuh cinta sama laki-laki mesum itu.Setiap kali berdekatan dengannya jantungmu bisa copot dan sentuhannya bisa membuatmu terhanyut."Kaniya berbicara dengan dirinya sendiri.
Sedangkan dikamar mandi,Radit terus saja tersenyum bahagia.Bukan tanpa alasan,senyumannya kali ini karena dia sudah berhasil menemukan Kaniya dan bisa meyakinkan istrinya itu untuk kembali tinggal bersamanya.
Meskipun keduanya punya rencana akan tinggal terpisah dari keluarga,tapi justru itulah yang menambah semangat dihati Radit.Semangat membangun rumah tangga baru berdua bersama istrinya tersayang.
Radit yang baru selesai mandi masuk kedalam kamar istrinya dengan hanya menggunakan handuk dipinggangnya,nampak bulu-bulu halus didada bidangnya yang kekar berotot.
Kaniya yang baru saja akan merapikan tempat tidur sejenak terpanah dengan pesona yang dimiliki suaminya itu,tak dapat dipungkirinya jika suaminya itu memang sangat tampan dan seksi.😍
Tanpa Kaniya sadari dia terus memandangi dada bidang itu dan beralih kesedikit lebih kebawahnya,perut Radit yang berotot bak roti sobek sukses membuat Kaniya menelan salivanya.
"Kenapa honey??honey??."Radit melambai-lambaikan tangannya didepan wajah Kaniya.
Kaniya pun tersadar dari lamunan indahnya,saking terkejutnya sampai dia jadi malu ketika menyadari kekonyolannya.
"Kenapa????pasti tadi kamu lagi ngelamun jorok kan???."sindir Radit.
__ADS_1
"Nggak!!."Kaniya berbohong.Dia menunduk sambil senyum-senyum sendiri.😊😊
"Sudah,ga usah bohong.Aku bisa tahu loh apa yang ada didalam hati kamu honey."ujar Radit santai.
Kaniya hanya melemparkan senyuman manis saja,dia masih spichles dengan apa yang baru saja dia khayalkan.Bisa-bisanya dia melamunkan Radit disaat orangnya sedang berada tepat dihadapannya.
"Benar-benar koplak."Bathin Kaniya,tanpa sadar dia pun menepuk jidatnya sendiri🤦♀.
"Honey,siapin baju aku dong.Pilihin ya,terserah deh bebas."pinta Radit sembari memeluk Kaniya dari belakang.
"Ya ampun mas,ga usah gini juga.Udahan peluknya."bujuk Kaniya,habis dia merasa geli.
"Habisnya aku kangen banget sama kamu honey,i miss u😘."Radit mendaratkan satu kecupan manis di kening Kaniya.
"Iya,i miss you too mas."jawab Kaniya.
Radit tersenyum bahagia,merasa cintanya tidak bertepuk sebelah tangan.Mereka bercanda sambil main pasang-pasangan baju,bukan Radit kalau tidak punya ide konyol.Dia sengaja minta Kaniya untuk memakaikannya baju seperti anak bayi yang baru selesai mandi dan dipakaiin baju sama ibunya.
"Manja sama istri sendiri ini."jawab Radit santai.
Tanpa mereka sadari ada bahaya besar diluar sana yang akan segera datang menghantam biduk mereka yang penuh cinta.
Badai besar bernama Stefan itu kini sudah tiba di Indonesia,bogem mentah yang didaratkan Radit dipipinya waktu itu sudah membuatnya sangat ingin membumi hanguskan Radit.
Walau sampai sekarang Stefan belum tahu dibelahan Indonesia bagian mana letak keberadaan Radit dan Kaniya,namu Stefan tidak gentar untuk menghilangkan rasa penasarannya kepada sepasang suami istri itu.Khususnya Kaniya,yang sudah membuatnya jatuh cinta dan ingin merasakan bagaimana rasanya memiliki wanita cantik itu sebagai mainannya.
Stefan menyewa salah satu detektif di Jakarta untuk mencari tahu keberadaan Kaniya dan juga Radit.
Jejak penerbangan Radit dan Kaniya sudah dikantongi Stefan,hanya saja dia perlu memastikan lebih detail lagi.Karena akun sosmed Kaniya dan Radit sengaja tidak diaktifkan,makanya Stefan dan anak buahnya sedikit mengalami kesulitan dalam mencari keduanya.
Selama di Indonesia,Stefan tinggal disebuah resort mewah yang baru saja dibelinya.Dia mengira kalau Kaniya dan Radit pasti tinggal dikota Jakarta,tapi dugaannya salah,sama sekali tidak benar.
__ADS_1
Stefan berjalan-jalan disekitar Resort yang ia tempati,jiwa bisnisnya langsung terpanggil ketika melihat Resort ini.Sambil sesekali memotret panorama yang dilihatnya.Stefan memang sangat suka fotografi.Tanpa berfikir panjang dia membelinya dengan harga yang fantastis,bukan wanita dari Indonesia saja yang sudah membuatnya Love at the first sigh,tapi negara ini juga ternyata bisa membuatnya jatuh hati.
Membeli sebuah Resort yang indah dan strategis sangat menguntungkan bagi Stefan,dia tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini.
Anak buahnya juga ikut datang ke Indonesia menyusul anak buahnya yang lain yang sudah terlebih dahulu datang untuk mencari Radit dan Kaniya.
Semuanya memang sudah terlatih,Stefan membawa dua puluh orang secara bertahap.Pelan tapi pasti,pencarian Stefan menunjukkan kemajuan,kini detektif swasta itu sudah bisa mengendus dimana keberadaan Kaniya dan juga Radit.
Detektif itu tahu,bahwa Kaniya dan Radit berasal dari propinsi Sumsel.Informasi yang Stefan terima membuatnya merasa selangkah lagi dia akan menemukan dimana keberadaan gadis impiannya itu.
"Hmmmm,wherever you go,i will definetely fine you."gumam Stefan dengan disertai senyuman khasnya yang licik.😏
Sementara itu.....
Di desa,dirumah orang tua Kaniya.Sepasang suami istri yang sedang dimabuk asmara kini sedsng main sisir-sisiran,Kaniya menyisiri rambut suaminya dengan penuh kemesraan.
Terdengar obrolan ringan diantara keduanya,bu Mery yang baru pulang dari warung masuk dari pintu samping juga ikut mendengar tawa canda putri dan menantunya itu.
"Kayaknya mereka berdua udah baikan sekarang,ibu bahagiaaa banget nak mendengar kamu dan suamimu bisa bahagia seperti ini."Bathin bu Mery senang.
Bu Merry menaruh belanjaanya dikulkas,telur ia susun dirak bagian penyimpanan telur dibagian pintu kulkas.
Setelah semuanya beres,bu Mery masuk kekamarnya yang terletak disebelah kamar Kaniya dan juga Radit.Dengan sangat jelas bu Mery bisa mendengar pembicaraan Kaniya dan Radit yang membicarakan tentang pindah rumah.
Hati bu Mery jadi ga tenang lagi,dia juga harus menjawab banyak pertanyaan ibu-ibu yang ia temui tadi diwarung.
Ibu-ibu yang kepo itu pengen tahu kenapa tiba-tiba Kaniya pulang dan disusul sama suaminya,pake bawa koper-koper besar segala.
Ternyata ibu-ibu itu menduga,kalau Kaniya meninggalkan suaminya yang sebelumnya mereka mengira kalau Kaniya itu istri simpanan,sekarang mereka membuat cerita bahwa Kaniya meninggalkan suaminya karena suaminya bangkrut.Ada-ada aja gosip yang dibuat ibu-ibu tukang gosip itu.Hatinya sedih sekali mendengar apa yang ibu-ibu itu ucapkan.
__ADS_1
Tapi sekarang bu Mery jadi mengerti masalahnya,Kaniya dan Radit sebenarnya baik-baik saja.Ia yakin kalau putri dan menanrtunya itu bisa menghadapi masalah apapun yang akan merintangi cinta keduanya.