Kaniya Si Gadis Desa

Kaniya Si Gadis Desa
Hadiah Spesial


__ADS_3

Kaniya tertegun karena tidak tau harus berkata apa,dia merasa bahwa dia harus memikirkan lagi soal memakai alat kontrasepsi.Apakah demi mengabulkan permintaan Mama mertuanya dia harus rela mengabaikan keinginannya sendiri.


Mengandung diusia muda bukanlah hal mudah, sekarang usianya baru genap 19 tahun.Akankah dia sanggup bila harus mengandung dan memiliki anak, apalagi sekarang kegiatannya sangatlah padat.Kuliah dan mengurus toko sangat menyita waktu, bagaimana kalau nanti dia punya anak.


Radit yang sudah mengerti akan perubahan air muka istrinya menyela pembicaraan Mama dan istrinya itu.Radit segera mengajak Kaniya untuk meniup lilin dan juga memotong kue ulang tahun yang sudah disiapkan oleh bik Sumi di meja makan.


Mereka semua berkumpul di meja makan dan menikmati hidangan yang ada, suasana berubah jdi hangat. Selama ini Kaniya belum pernah merasakan yang namanya merayakan ulang tahun sperti ini, yaa walaupun hanya keluarga suaminya saja bagi Kaniya ini sangatlah berkesan.Ada yang mau berbagi kebahagiaan dengannya yang dari dulu selalu dipandang sebelah mata di keluarganya dikampung.


Selasai acara makan malam itu, Radit mengajak Kaniya kekamar. Dikamar dia sudah menyiapkan hadiah spesial buat istrinya itu.Hadiah yang sangat istimewa yang khusus dibuat untuk Kaniya seorang.


"Honey, tutup mata kamu dulu ya.Aku mau ambil sesuatu buat kamu."ujar Radit.


Kaniya hanya menurutinya saja, matanya mulai ia pejamkan.


"Memangnya kamu mau kasih aku apa sih mas?. " ujar Kaniya dengan mata yang masih terpejam.


"Kamu sabar dulu, nih aku lagi mau ambil hadiahnya." jawab Radit sambil melepas satu persatu pakaiannya dan mengganti bajunya dengan piyama. Lalu ia berbaring miring diatas tempat tidur dengan pose yang cute.


"Bukalah matamu honey." Radit memasang senyum termanis nya sambil memegang sebuah boneka.



Perlahan, Kaniya membuka matanya dan menatap kearah suaminya itu.Kaniya menggedikkan bahunya dan mengangkat ㅁ kedua lengannya.


"Mana hadiahnya??. " tanya Kaniya bingung,apa mungkin boneka itu hadiahnya.


"Kemarilah, ini hadiahmu. Ambillah, kamu bisa menikmatinya sebanyak yang kamu mau."jawab Radit dengan alis terangkat.


Kaniya menghela nafas berat" Hufffpt. "Bisa-bisanya suaminya itu memikirkan hal yang aneh disaat seperti ini.


" Lah, kok malah bengong honey.Ayo cepat kemarilah, hadiahmu ini sudah siap sedia."Radit kembali merayu Kaniya.


Kaniya mendekat dan dengan cepat mengambil boneka itu dari tangan Radit lalu menjauh lagi.


"Apa ini hadiah untukku?. " tanyanya sambil mengamati boneka itu.

__ADS_1


"Bukan itu saja, apa kamu ga lihat ada hadiah yang lebih besar,bisa diajak ngobrol dan juga ngelonin kamu?. " tanya Radit.


"Maksudnya, ka~mu mas?. " tanya Kaniya sambil menautkan alisnya.


"Tentu saja, akulah hadiah yang istimewa itu😁. " Radit tersenyum menampakkan giginya yang berbaris dengan rapi.


"Kamu ini mas, ada-ada saja.Hadeuuuhhh." Kaniya menepuk jidatnya.


Radit membetulkan posisinya, dia turun dari tempat tidur dan menghampiri Kaniya yang sekarang sedang berjalan kearah meja rias.


Kaniya bermaksud menaruh boneka itu keatas meja riasnya.Radit mendekat dan langsung memeluknya dari belakang.


"Ambil lagi boneka nya honey. " ujar Radit.


"Biarkan saja dia ditaruh disitu mas,dibagian situ tempatnya masih kosong." Kaniya tersenyum menatap boneka itu.


Radit mengulurkan tangannya dan mengambil boneka teddy bear kecil itu dan memberikannya kembali pada sangat istri.


"Coba kamu buka kantung dibalik bajunya. " ujar Radit lagi.


"Apa ini mas?. " Kaniya kaget ketika menemukan ada sebuah kotak perhiasan yang berbentuk ❤ disana.


"Bukalah." Radit menaikan alisnya.


Kaniya membuka kotak itu perlahan dengan rasa penasaran yang membuncah dan melihat isinya berupa satu set perhiasan mewah disana,Ini adalah set berlian edisi terbatas.


"Wow mas, ini... ini kan... " Kaniya takjub dan tak bisa berkata apa-apa,ini pertama kalinya ia menyentuh perhiasan semahal ini seumur hidupnya.


"Kamu suka??. " tanya Radit sambil mengarahkan wajah Kaniya kepadanya.


"Aku suka mas, suka banget. Tapi... ini pasti sangat mahal kan mas.?!. " Kaniya jadi ga enak hati.


"Itu ga ada apa-apa nya jika dibandingkan sama kamu, bagi saya kamulah yang paling istimewa dan paling berharga didunia ini." Jawaban Radit membuat Kaniya menjadi berbunga-bunga dihatinya🌺🌺🌺🌼🌸🌺🌻.


"Terimakasih mas,ini pertama kalinya aku mendapat hadiah seperti ini dalam hidupku😭😭." Kaniya kembali terharu biru.

__ADS_1


"Ussshhht, jangan nangis dong honey.Kok kamu malah jadi mellow gini sih.Aku kan cuma pengen bikin kamu bahagia, senyum dong." Dengan genitnya Radit menyentil dagu istrinya itu.


Keduanya saling tatap dengan senyuman yang mendamba, menggambarkan suasana hati yang saling mencintai.


"Sini,biar aku pasangin kekamu kalung, gelang, anting dan juga cincinnya."Radit mengambil kalung dan memasangkannya ke leher jenjang Kaniya, lalu di lanjutkan dengan memasangkan gelang, anting dan terakhir cincin 💍berlian mewah itu ditubuh Kaniya. Kaniya berbalik kearah cermin dan melihat tubuhnya yang bermandikan berlian.


Wanita mana sih yang ga suka dimanjakan sama suami seperti ini, author rasa hanya wanita muna yang ga akan bahagia kalau dikasih hadiah seperti ini.


" Kamu terlihat berkilau honey, cantik sekali, tapi lebih cantikkan kamu dibanding berlian ini, tapi kamu bila dipadukan dengan mereka menjadi sangat berkilau, i love you ❤😘. "Radit menghadiai kening Kaniya dengan sebuah kecupan hangat.


Pipi Kaniya memerah,semakin terpancar rona bahagia di wajahnya.Hari ini benar-benar tak terduga, dia dihujani dengan banyak kebahagiaan yang tiada tara.


" Terimakasih mas,aku sangat beruntung memiliki kamu. "Kaniya memeluk suaminya itu dengan eratnya, seakan tak ingin terpisahkan.


" Udah, cuma gitu aja terimakasih nya?. "tanya Radit.


"Lalu?? memangnya aku harus gimana?. " tanya Kaniya bingung.


"Aku mau kamu. " Tanpa aba-aba, Radit mengangkat tubuh Kaniya keatas tempat tidur dan membaringkannya,perlahan mencumbui nya dari ujung rambut sampai kaki,melucuti nya sampai tersisa hanya Kaniya dan berlian-berlian itu saja.


Entah kenapa Kaniya tidak berusaha untuk menolak seperti sebelum-sebelumya yang penuh perlawanan dan malah terkesan merelakan tubuhnya disentuh untuk kesekian kalinya oleh pria itu.


Hari ini dia berinisiatif untuk membalas setiap sentuhan Radit,Kaniya ternyata juga punya keberanian dan membuat Radit terpukau. Istri kecilnya itu sudah lebih dewasa dan lebih nakal lagi.


"Kamu sangat hot honey, aku suka. " Bisik Radit ditelinga sangat istri.


"Kan kamu yang ngajari mas. " Bisik Kaniya balik di telinga suaminya itu.


Keduanya pun terhanyut lagi didalam lautan cinta yang begitu dalam hingga ujungnya mencapai nirwana. 😊


TBC


Dibantu ya..... 🙏🙏


***Baca👉like👉komen👉and Vote nya jangan lupa ya guysss

__ADS_1


Khansa hamnida. 🙏🙏🙏***


__ADS_2