Kaniya Si Gadis Desa

Kaniya Si Gadis Desa
Disekap


__ADS_3

Rani terbangun lagi dari tidurnya, ini sudah hampir malam, dia ditinggal sendirian dikamar sempit ini.


"Aduh, kenapa rasanya aku tak bertenaga?. Sudah jam berapa ini?, dimana ponselku?. "


Rani mencoba mencari tas miliknya, tapi kamar ini belum dinyalakan lampunya, sementara dari jendela bisa dilihat kalau hari sudah mulai gelap.


"Dimana laki-laki brengsek itu menyimpan tas kuᥬ😭᭄ ᥬ😭᭄ ," Rani benar-benar frustasi.


Sekuat tenaga ia berusaha bangkit dan mencari dimana tas dan ponselnya, ia ingin sekali menghubungi keluarganya.


****


Di Kediaman Prawira


"Pa, kok Rani ditelpon tapi gak diangkat-angkat ya dari siang tadi, kok Mama jadi merasa khawatir ya Pa?. " Nyonya Sherly mencoba memberi tau Tuan Marco.


"Kali aja dia lagi ada urusan sama temannya mungkin. " ujar Tuan Marco sambil menikmati cemilan sore di pinggir kolam renang rumahnya.


"Ah Papa dibilangin perasaan Mama gak enak, malah sibuk makan aja.Mending Mama Minta tolong sama Radit aja. "


Nyonya Sherly pun pergi dan menuju ke kamar Radit.


"Nyonya mau kemana?. " tanya Bik Sumi.


"Ke kamar Radit, apa dia sudah pulang?. "


"Belum Nya,mungkin masih dijalan.Hari ini kan Den Radit yang antar Non Kaniya ke kampusnya." ujar Bik Sumi.


"Jadi anak itu juga belum pulang, kalau gitu aku telepon aja deh. "


Nyonya Sherly pun menelpon puteranya itu, dan telepon pun tersambung.


"Hallo, assalamu'alaikum Ma. " jawab Radit di seberang sana.


"Dit,apa kamu tahu dimana adikmu Rani? dari pagi Mama hubungin tapi gak diangkat-angkat. "


"Gak biasanya Rani kayak gitu Ma,dia selalu cepat jawab kalau ditelpon. " ujar Radit jadi ikutan cemas.


"Kamu lagi di mana sekarang Dit?. "


"Tadi Radit ada sedikit urusan di kampus Kaniya Ma,sambil nungguin istri Radit kuliah. Radit juga menghadiri rapat.Setelah itu kuliah Kaniya selesai kami ke Toko, dan sekarang masih di toko Ma. "


"Kalau kalian sudah selesai disana, tolong cariin adikmu ya,Mama khawatir sekali sama adikmu.Entah kenapa perasaan Mama dari pagi tadi kok gak enak begini ya Dit. " ujar Nyonya Sherly.


"Iya Ma, nanti Radit cariin Rani.Siapa tau nanti ketemu dia di jalan. "


"Ya udah, kamu hari-hati ya nyetir nya, jangan ngebut-ngebut."


"Iya Ma, pasti. "


Nyonya Sherly pun menutup teleponnya.


****


Radit masih menunggu Kaniya mengemasi baju-baju yang baru saja ia jual lewat live di sosial media nya .Radit menghampiri istrinya itu.

__ADS_1


"Gimana honey, banyak orderannya?. " tanya Radit.


"Alhamdulillah, banyak juga Mas.Ada yang pesan 1 lusin, 3 pcs,bahkan ada yang buat seragaman keluarga juga. Lumayanlah Mas hasil ngelive hari ini. "


"Coba tadi kamu jadiin aku modelnya, pasti makin laris. "


"Tapi kan disini rata-rata baju cewek Mas. Masa' Mas Radit mau dijadiin Model pakaian Wanita ᥬ😁᭄ . "


"Kalau itu sih ogah,masa' badan macho kayak gini ngondek. Mau ditaruh di mana muka suami tercinta mu ini honey. "ujar Radit.


" O ya, tadi siapa yang telepon Mas?. "tanya Kaniya.


" Mama yang telepon.Kata Mama,Rani hari ini gak bisa dihubungi. "


"Memangnya Rani pergi kemana ya Mas. Ingat kan tadi pagi, dia pergi pagi-pagi sekali dari rumah.Apa dia sedang ada masalah atau urusan yang mendesak?. "


"Gak tau juga honey, ya udah kalau kamu sudah selesai beberes nya. Kita bisa langsung jalan sekarang, kita cariin Rani dulu sebelum pulang kerumah. "


"Iya Mas, aku minta tolong kemana Pak Hendra dulu ya buat ngehandle semua pesanan online ini. "


"Iya, aku tunggu kamu di mobil".jawab Radit.


Kaniya pun memanggil Pak Hendra dan menyerahkan semua proses pengiriman pesanan ke pelanggan yang tadi sudah keep barang.


Setelah selesai dengan urusannya, Kaniya menyusul suaminya dan masuk ke dalam mobil.


Keduanya pun menyempatkan berkeliling mencari Rani,pertama mereka ke kampus Rani. Namun disana sudah tidak ada Rani, walaupun kampus ini juga ada jadwal kuliah malam, tapi Rani hanya ikut kuliah siang dan pagi.


Pak satpam pun bilang kalau hari ini mobil Rani tidak memasuki gerbang kampusnya.Kebetulan satpam ini sudah hafal dengan mobil Rani,karena Rani sering memberinya makanan setiap kali mau melewati pos jaga.


"Coba ditelepon lagi Mas Ponselnya Rani, siapa tau sekarang diangkat. " usul Kaniya.


"Iya deh. "


Radit pun menghubungi lagi dan lagi nomor adiknya itu, sekarang malah di matiin dan benar-benar tak bisa dihubungi.


"Loh, tadi nyambung sebentar loh honey. Tapi kok sekarang malah direject. " ujar Radit, dia merasa aneh.


"Gak biasanya kan Mas Rani seperti ini. "


"Iya,aneh.Kok perasaan aku jadi mendadak gak enak gini ya honey. "


"Aku juga Mas, kok aku merasa kalau sudah terjadi sesuatu hal yang menimpa Rani Mas."


Kaniya seolah mendapat wangsit kalau Rani sekarang sedang berada didalam bahaya.


"Semoga tidak terjadi apa-apa ya sama Rani, duh Rani kemana sih kamu dek. " keluh Radit.


"Apa Mas Radit kenal teman-temannya?. "


"Ada sih satu, tapi Mas gak punya nomornya. "


"Yaa percuma deh Mas. "


Kaniya melihat-lihat ke kiri kanan, kali aja dia bisa melihat Rani adik iparnya itu di taman.

__ADS_1


Mata Kaniya membulat tatkala dia melihat ada mobil Rani yang masih terparkir dibagian parkir taman.


"Mas lihatlah. " Kaniya menunjukkan Mobil itu pada Radit.


"Iya, itu kan mobilnya Rani.Berarti benar dia ada disini. Ayo kita turun, kita cari dia. " ajak Radit.


"Iya Mas, ayo. "


Kaniya dan Radit buru-buru keluar dari mobil mereka dan berlarian ketengah taman, sambil memanggil-manggil nama Rani, lampu taman mulai dinyalakan. Tapi mereka masih belum bisa menemukan Rani, entah di mana adik iparnya itu. Tapi satu yang pasti,kaniya merasa ada yang tidak beres.


****


Sementara itu, Marcel si laki-laki bejat yang sudah menodai Rani sudah kembali ke kamar tempatnya menyekap Rani.


Tubuh Rani bergetar hebat, dia ketakutan sekali melihat laki-laki itu.


"Nih makanlah!!. " ujar Marcel sambil melemparkan bungkusan plastik kearah Rani.


"Lepasin gue!!, gue gak mau makan!!! . " ujar Rani.


"Kalau elo gak mau makan,nanti elo bisa mati disini. Lagian siapa suruh elo yang datang ke taman. Gue kan bukan kirim pesan buat elo, elo nya aja yang salah sendiri. " ujar Marcel.


"Seenaknya ya elo bilang ini salah gue, pesan itu jelas-jelas gue terima langsung dirumah gue. Buat siapa lagi kalau bukan buat gue??!. " Rani memberanikan dirinya untuk melawan.


Marcel jadi kesal dengan mulut gadis itu yang dinilainya sangat tajam, dia mendekati Rani dan mengapit kedua rahang Rani dengan tangannya.


"Elo ini ternyata banyak bacot juga ya,biar pun gue salah orang.Tapi kayaknya gue juga beruntung karena bisa dapat gadis perawan kayak elo dan elo juga gak kalah manis dari cewek incaran gue." Marcel menatap intens wajah Rani lekat-lekat.


Timbul keinginannya untuk mencium bibir gadis itu lagi(upsᥬ🤭᭄ udah gak gadis lagi ya sekarang, lupa).


Rani memalingkan wajahnya, dia tidak sudi kalau sampai hal buruk itu terulang lagi.


Marcel yang mendapatkan penolakan pun memundurkan tubuhnya, dia tau kalau wanita dihadapan nya ini sedang tidak berdaya.


"Cepat habiskan makanan itu, lalu kamu bisa mandi,disana kamar mandinya. Habis itu kita bisa bicara. "


"Tidak perlu!!,gue mau pulang.Kembalikan tas sama ponsel gue . "


"Elo pikir gue bodoh apa, yang ada kalau gue lepasin elo, elo pasti akan melaporkan gue ke polisi, lalu gue akan dipenjara. "


Rani terdiam, memang itulah yang akan dia lakukan kalau dia bisa keluar dari tempat ini.


"Jadi apa mau lo bangsat??! "


"Gue mau elo buat surat perjanjian hitam diatas putih, dan elo harus menyatakan kalau elo gak akan nuntut gue. "


"Oke!!!. "


"Hah??? Gue rasa gak semudah itu elo akan setuju.Pasti elo bohong kan sama gue!?. " Marcel merasa kalau Rani masih akan mengadukan dirinya ke kantor polisi.


"Terserah kalau elo gak percaya! pokoknya gue mau pulang, gue mau pulang!!. " Rani masih berusaha berontak dan teriak.


"Hahahhaha, percuma elo teriak-teriak. Ruangan ini kedap suara.Gue akan tetap sekap elo disini sampai elo mau menandatangani surat pernyataan ini, atau elo mau selamanya gue simpan disini dan gue jadiin pemuas na*su gue??!. " ancam Marcel.


Rani jadi ketakutan dan menutupi dirinya sambil meringkuk, dia bingung apa yang harus dia lakukan sekarang,rasanya dunianya sudah benar-benar berakhir sekarang.

__ADS_1


__ADS_2