Kaniya Si Gadis Desa

Kaniya Si Gadis Desa
Pergi Diam Diam


__ADS_3

"Kamu dengar sendiri kan honey?besok pagi kita disuruh Papa dan Mama buat pulang kerumah.Kita harus pulang honey,Mama udah kangen sama kita,sekarang Mama sangat cemas dengan keadaan kita.Kita gak boleh membuat Mama cemas,nanti dia kepikiran dan bisa-bisa jatuh sakit,"ujar Radit yang mulai mencemaskan kesehatan sang Mama.


"T-tapi Mas,apa...????"Kaniya tidak jadi melanjutkan kata-katanya.Dia jadi kepikiran dengan apa yang akan ia lakukan.


"Ada apa honey?apa ada sesuatu yang kamu sembunyikan dariku?Atau ada sesuatu yang mengganggu pikiran kamu?"Radit merasa Kaniya menyimpan rahasia dibelakangnya.


"Ah gak jadi Mas,aku jadi lupa mau bilang apa,"jawab Kaniya gugup.


"Katakan saja kalau ada yang ingin kamu katakan honey,biar aku tahu dan bisa kita cari solusinya,"pinta Radit.


"Ga ada apa-apa kok Mas,ayo kita makan lagi.Dihabiskan aja semuanya biar gak basi."Lagi-lagi Kaniya mengalihkan pembicaraan.


"Kamu membuatku curiga."Radit tiba-tiba mendekatkan wajahnya kewajah Kaniya dan menatap mata Kaniya dengan tajam mencari kejujuran dari mata itu.


Kaniya kaget dan mencoba menghindarinya,Kaniya pun melengoskan pandangannya.


"Tuu kan,pasti ada sesuatu yang kamu sembunyikan,"ujar Radit curiga.


"Gak ada apa-apa kok Mas,kamu kok jadi menatapku begitu.Aku kan jadi malu Mas."Kaniya menundukkan pandangannya,tak kuasa menatap mata Radit yang menghanyutkan,apalagi senyuman suaminya itu sungguh sangat membuai,seakan menerbangkan Kaniya kelangit ke-tujuh.


"Suamiku,kamu ganteng sekali."Tak terasa bibir Kaniya berucap dengan sendirinya,membuat Radit jadi tersenyum lebih lebar lagi.


"Dari dulu kali,aku itu gak cuma ganteng,tapi juga manis.Hati-hati loh,kamu bakal rugi kalau ninggalin suami seganteng aku ini."Radit kembali ke mode narsisnya yang gak ada duanya🤣🤣.


"Kumat deh narsisnya😏,"tukas Kaniya kesal,tapi syuka😂.


"Kamu suka kan,iya kan,kan,kan ,kan????"ujar Radit sambil menoel-noel dagu Kaniya dengan tangannya yang bekas memegang pangsit bakso.



"Ih mas,jorok banget ih!!Entar yang ada wajahku jerawatan lagi,"kata Kaniya marah-marah,dia begitu kesal kalau suaminya itu lagi kumat jahil sama narsisnya yang tak ketulungan.

__ADS_1


Akhirnya Radit selesai juga makannya,Kaniya segera membersihkan bekas makan itu dari meja yang memang sudah disediakan oleh pengelola apartemen.Memang apartemen sewaannya ini sudah lengkap,berisi barang-barang yang lumayan berkelas.


Kaniya selesai mencuci piring,kini dia sedang membereskan pakaiannya yang ada didalam koper,memisahkan yang bersih dan yang kotor.Nanti kalau Radit tertidur dia akan pergi diam-diam.


Kaniya menerima pesan diponselnya dengan nomor yang baru tadi ia beli saat membeli makanan,itu pesan dari Pak Security yang bilang kalau taksi onlinenya udah nunggu dibawah.Kaniya pun meminta kepada Pak Security agar supir taksi online itu menunggunya,karena daerah tujuannya di luar rute,makanya dia akan menyewa taksi online itu sampai kerumah ibunya di desa.


Radit yang kekenyangan mulai tertidur lelap,diam-diam Kaniya mengendap-endap keluar apartemen dan berangkat ke desanya tanpa meninggalkan jejak apapun kepada Radit.


Hanya saja dia meninggalkan Debit card yang Radit berikan padanya tempo hari.Kaniya merasa dia tidak membutuhkan kartu itu,dia tidak mau Radit mengetahui jejaknya dan mengikutinya ke desa.


Kaniya pun kini sedang berada di dalam taksi yang membawanya ke desanya,dia bingung nanti mau bilang apa ke Ibunya.Untuk sementara dia memang harus bersembunyi dari Radit dan keluarganya,Kaniya khawatir nanti Stefan akan membuat keluarga suaminya itu hancur gara-gara dirinya.


"Maafkan aku Mas,aku terpaksa harus melakukan ini.Aku gak mau kamu kenapa-napa gara-gara aku Mas,semoga kamu bisa melanjutkan hidupmu tanpa aku,"ujar Kaniya lirih.


Tak terasa air mata membasahi pipinya dan mengalir deras,bak anak sungai.Hatinya pilu karena harus berpisah dengan laki-laki yang sudah memenuhi hatinya itu,laki-laki yang kini sangat ia cintai.


Rasa capek karena perjalanan jauh dari London membuat Radit tertidur pulas,gak terasa udah jam sepuluh pagi sekarang.Radit masih tertidur pulas sambil memeluk bantal guling.


Dengan malas Radit meraih handphonenya dan menjawab telepon.


📲📲


📱"Hallo,assalammu'alaikum,"Jawab Radit tanpa melihat dulu siapa yang menelponnya.


"wa'alaikum salam Dit,jadi 'kan kalian pulang kerumah hari ini.Kog udah jam segini belum datang juga?"suara Mama Sherly menyadarkan Radit.


"Mama,iya Ma kami akan pulang kerumah,"mata Radit mencari-cari di mana istrinya Kaniya berada.Kelihatannya apartemen ini sepi sekali.


"Cepatan ya kamu dan istrimu kesini,Mama sudah kangen sama kalian berdua, "kata Mama Sherly lagi.


"Iya Ma,kita akan segera pulang.Mungkin sekarang Kaniya lagi cari makan di bawah ,"ujar Radit.

__ADS_1


Panggilan telepon itu pun disudahi,Radit memanggil-manggil nama istrinya.Tapi tak kunjung ada jawaban,lalu ia pun turun dari tempat tidur,dilihatnya koper Kaniya sudah tidak ada lagi disamping kopernya,Radit masih berpikir kalau Kaniya mungkin sedang di kamar mandi dan membawa kopernya ke dalam untuk ganti baju.


tok...tokk...tokk...


Radit mengetuk pintu sambil memanggil-manggil istrinya


"Honey...honey.....,apa kamu didalam?"tanya Radit.


Namun panggilan itu pun tak kunjung ada jawaban,Radit lalu membuka pintu kamar mandi yang ternyata tidak dikunci.Kaniya tidak ada di dalamnya,membuat Radit menjadi gusar dan mencari-cari Kaniya di seluruh penjuru apartemen itu.Sambil terus menelpon nomor Kaniya yang ternyata masih tidak aktif,kemarin memang Radit sendirilah yang meminta Kaniya untuk tidak mengaktifkan hp nya.Padahal yang terjadi sekarang nomor itu sudah tidak dipakai lagi oleh Kaniya.


Radit lalu ke bawah bertanya kepada security.


"Pak,apa anda melihat istri saya?"tanya Radit.


"Istri Mas,yang rambutnya pendek sebahu gini,terus orangnya cantik 'kan?"tanya Pak satpam sambil memperagakan dengan gerakan.


"Iya Pak,benar.Apa Bapak melihatnya?"tanya Radit cemas.


"Semalam istri Anda minta saya untuk mencarikannya taksi sewaan,katanya mau pergi keluar kota gitu ke daerah,"jawab Pak satpam.


"Istri saya pergi keluar kota?kemana Pak?Apa Bapak tau kemana tujuannya?"Radit sedikit shock begitu tau kalau Kaniya meninggalkannya.


"Saya kurang tau mas,tapi dia menyewa mobil milik teman saya,"jawab Pak satpam.


"Kalau begitu,bisa saya minta nomor teleponnya,saya harus menemukan istri saya Pak.Saya tidak mau kehilangan istri saya."Radit setengah prustasi memikirkan istrinya yang meninggalkan dirinya sendiri.


"Honey,,,kamu kemana?Kenapa kamu tega meninggalkan aku sendiri seperti ini?Aku harus bagaimana,aku harus cari kamu kemana??."Radit terduduk lesu mengenang Kaniya yang telah pergi entah kemana.


😍😍😍😍


bersambung bebs q😘

__ADS_1


__ADS_2