Kaniya Si Gadis Desa

Kaniya Si Gadis Desa
Berbagi


__ADS_3

Kaniya yang tiba dikamar terkejut melihat Radit yang berusaha turun dari kursi rodanya untuk berpindah ke ranjang.Dengan susah payah suaminya itu mencoba meraih tepi ranjang namun kesulitan.


Kaniya menaruh cangkir kopi yang dibawanya di meja nakas dan kemudian dia membantu Radit untuk duduk ditempat tidur.


"Terimakasih,istri."Kata Radit sambil melirik kearah Kaniya.


"Sama-sama,ini kopi yang kamu minta."Kaniya menyodorkan kopi itu kepada Radit.


Radit menyeruput kopi itu dengan perlahan karena masih panas.Matanya seperti ingin berbicara kepada yang bikin kopi itu.


"Apa ini buatan mu?."tanya Radit.


"Kenapa?apa tidak enak?."tanya Kaniya.


"Rasanya aneh,kayak ada manis-manisnya gitu."jawab Radit.


"Maksudmu apa?kayak iklan aja ada manis-manisnya,ya pasti manis kan karena pakai gula."Kaniya menjelaskan hal tidak perlu untuk dijelaskan.


"Iya aku tahu,tapi ini pas banget dengan seleraku,ternyata kau ini orangnya cepat belajar ya."Radit menatap wajah Kaniya,namun Kaniya hanya melengos kearah lain sambil menyunggingkan sebelah bibirnya😏.


"Kenapa dipuji kok malah ga suka?."Radit heran kenapa gadis desa ini jadi sewot.


"Aku heran sama kamu,kenapa sih kamu bisa setuju nikah sama aku?.Kamu kan bisa saja menolak,bukannya kamu sudah punya pacar?".Kaniya dengan ragu bertanya.


"Kalau iya kenapa?,lagian aku setuju nikah sama kamu itu karena keinginan Mama dan Papa.Yaaaa kamu gak perlu tahu alasannya apa,yang pasti kamu itu sudah sangat beruntung ya bisa nikah sama cowok tampan kayak aku in...😥."tiba-tiba kata-kata Radit terhenti,dirabanya pipi kanannya yang cacat dan masih ditutupi perban.

__ADS_1


"Kenapa berhenti,oh aku tau.Sekarang kamu sudah tidak bisa sombong lagi kan." terka Kaniya.


"Kamu itu masih bocah,jangan sok tau kamu."Radit mencoba menoyor kepala Kaniya,tapi Kaniya buru-buru menghindarinya.


"Apaan sih,udah tua tapi gak ada sopan-sopannya jadi orang."Kaniya marah dan berlalu ingin kekamar mandi.


"Mau kemana??."Tanya Radit.


"Ya kekamar mandilah,emangnya mau kemana lagi kalau kearah sini?."Kaniya sangat kesal dengan perlakuan Radit.


"Apa seperti itu sikap seorang suami kepada istrinya?."gumam Kaniya.


Radit kembali menyeruput kopinya,padahal tadi dia hanya ingin mengerjain Kaniya saja dengan menyuruhnya ini dan itu.Gara-gara makan banyak dan minum kopi,badannya jadi gerah dan perutnya begah.


Dia juga ingin kekamar mandi buat membuang hajatnya.Tapi bagaimana dia bisa berjalan kekamar mandi,mau minta bantuan kepada Kaniya tapi Kaniya nya masih didalam kamar mandi.Radit mencoba sendiri untuk pindah ke kursi roda,namun akhirnya dia akan terjatuh dan untunglah dengan sigap Kaniya bisa menangkap tubuh Radit,Entah kekuatan dari mana yang membuat Kaniya bisa menahan tubuh Radit yang jauh lebih berat dari tubuhnya yang mungil.


Mata Radit membulat seketika😳,dia jadi ngeri.


"Tenaga mu kuat sekali,padahal aku tadi lihat kamu makannya sedikit.Apa kamu ini samson wati?,atau jangan -jangan kamu itu punya kekuatan gaib?."Radit terus saja memberondongnya dengan bermacam pertanyaan.


"Enak aja kamu,jangan sembarangan kalo ngomong."Kaniya cemberut.


Akan tetapi Kaniya berfikir sejenak tentang apa yang terjadi padanya akhir-akhir ini.


"Iya juga ya,aku ini kenapa???"Kaniya bingung dengan kelakuannya sendiri.

__ADS_1


Radit mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah istrinya.


"Hey Kaniya,hey wanita aneh!."Radit mencoba menyadarkan istrinya itu yang sedang melamun.Kaniya tersadar dari lamunannya.


"Aku mau kekamar mandi,cepat bantu aku berdiri."Kata Radit.


"Iya iya,manja banget sih."Kaniya ngedumel.


"Kalau aku gak sakit,aku juga mana mau dibantu sama wanita kayak kamu😏."Radit berlaga sok.


"Ooo yaaa😒."Kaniya mengejek,tapi masih diturutinya juga kemauan Radit buat diantar ke kamar mandi.


Radit menaruh tangannya dibahu Kaniya,dan langsung berjalan kearah kamar mandi.Dia melupakan kursi rodanya,sehingga Kaniya terpaksa harus ikut mengantarnya masuk kedalam kamar mandi.Radit berjalan sambil berjinjit dan tangannya bertumpu pada pundak Kaniya.


"Bukakan tutup Closednya,aku mau duduk."suruh Radit.


"Iya."Kaniya pun membukakan penutup toilet duduk itu,lalu ia langsung beranjak keluar.


"Mau kemana?jangan jauh-jauh ya.Kamu nanti harus membantuku kembali kekasur lima menit lagi."Radit takut Kaniya meninggalkannya sendirian dikamar.


"Aku cuma mau nonton tv dulu kok,gak keluar kamar.Kenapa,takut ya kehilangan aku hemmm???."goda Kaniya dengan kedipan mata menggoda.


"Ooh nantang ya,tunggu aja nanti.Tapi sekarang kamu keluar lah dari sini.Apa kamu mau nanti matamu bintitan karena nonton aku yang sedang beol(BAB)."tantang Radit.


"Uwekkkk🤮,baru ngedengarnya aja ku mau muntah."Kaniya langsung keluar dan menutup pintu kamar mandi itu.

__ADS_1


"Sudah gila ya kali tuh orang."gumam Kaniya kesal dengan ulah iseng Radit.


Happy Reading.....😘*


__ADS_2