Kepingan Hati Seorang Istri

Kepingan Hati Seorang Istri
BAB 51


__ADS_3

Selamat membaca........🌹🌹🌹🌹


🌸🌸🌸🌸


Sudah cukup lama Reza menghindar dari Lira. Selama itu pula, Reza sudah meyakinkan diri untuk menerima kehadiran Lira di hidupnya. la sudah yakin akan perasaannya yang perlahan mulai tumbuh untuk Lira. Nama Lira berhasil menggeser nama Anita yang telah lama bertahta menguasai hati Reza, hingga Reza sulit untuk membuka hati pada wanita lain.


Kesabaran Lira, kepolosan serta keteduhan wajahnya mampu menggetarkan hati Reza yang telah lama membeku. Rencananya sepulang dari kerja nanti, Reza akan bertemu Lira untuk meminta maaf atas semua kesalahannya selama ini. Ia juga berencana untuk mengutarakan perasaannya dan meminta kesempatan untuk memulai semuanya dari awal lagi.


Hari ini Reza dapat pulang lebih awal karena tak ada jadwal operasi. Ia hanya memeriksa beberapa pasien yang datang untuk mengontrol mata mereka. Reza sangat semangat bersiap-siap untuk pulang ke rumah. Bahkan rasanya ia sudah tak sabar untuk bisa segera sampai di rumah.


Saat Reza akan melangkahkan kakinya keluar dari ruangannya, ia dikejutkan dengan kehadiran dari wanita yang pernah ada di masa lalunya. Anita, wanita yang pernah singgah di hati Reza dan pernah memberikan banyak cinta dan juga luka untuknya, kini datang kembali dan berdiri nyata di hadapannya.


Apakah ini hanya ilusi? atau kah ini mimpi? Tapi senyumnya sungguh nyata merekah indah di depan mata Reza. Seketika itu juga Reza langsung tersenyum bahagia. Luka yang dulu pernah Anita torehkan hingga menganga lebar di hatinya, kini seolah telah sembuh dengan hadirnya Anita kembali di hidupnya.


Bayangan wajah teduh Lira langsung sirna tergantikan senyum indah Anita. Reza bahkan telah lupa dengan niatnya yang ingin pulang ke rumah untuk mengutarakan perasaanya pada Lira, istri kecilnya yang selama ini telah banyak bersabar menghadapi segala sikap kasarnya.


"Ini beneran kamu?" Kalimat pertama yang Reza ucapkan setelah cukup lama mereka saling diam dengan pemikiran mereka masing-masing. Rasa gugup terlihat jelas di wajah tampan Reza. Ini adalah pertemuan pertama mereka setelah lima tahun yang lalu, saat Anita mengakhiri hubungan mereka secara sepihak, kemudian menghilang tanpa jejak. Setelah itu, berita pernikahannya bersama pengusaha kaya raya tersebar luas di media.


"Iya, ini aku." Jawab Anita dengan senyum indah yang masih menghiasi wajah cantiknya.


Senyum Anita tak pernah berubah, masih sama seperti dulu. Senyum itu yang selalu Reza rindukan, bahkan setelah Anita pergi memilih menikah dengan lelaki lain, Reza masih berharapkan bisa melihat senyum indah itu lagi.


"Sejak kapan kamu di Indonesia?"


Setahu Reza, semenjak Anita memutuskan menikah, ia memilih ikut suaminya tinggal di luar negeri.


"Seminggu yang lalu aku tiba di Indonesia. Boleh kita ngobrol sebentar? Ada yang ingin aku omongin sama kamu!" Ucap Anita masih dengan senyum manis di wajahnya.

__ADS_1


"Boleh, boleh banget. Yuk! Kita ke kafe tempat langganan kita dulu." Ajak Reza lalu berjalan mendahului Anita menuju mobilnya. Sedangkan Anita, memilih mengendarai mobilnya sendiri mengikuti mobil Reza dari belakang.


🌸🌸🌸🌸


"Aku udah cerai." Ucap Anita saat mereka telah duduk di kafe tempat mereka dulu menghabiskan waktu bersama.


Reza terkejut, namun cepat-cepat ia menetralkan wajah terkejutnya sebelum akhirnya ia menanggapi ucapan Anita.


"Kok bisa?" Tanya Reza sambil menyeruput cappucino latte kesukaannya yang terasa nikmat di lidahnya.


"Dia selingkuh di belakang aku. Bahkan dia udah menikah sirih sebelum kami resmi bercerai." Jawab Anita dengan senyum getir.


"Terus apa rencana kamu selanjutnya?" Kali ini Reza terlihat lebih santai.


"Maaf karena dulu pernah nyakitin kamu. Dan ninggalin kamu demi dia yang aku pikir lebih baik dari kamu. Tapi nyatanya, dia udah nyakitin aku seperti dulu aku nyakitin kamu." Ucap Anita penuh sesal.


"Udah, gak usah diingat lagi. Aku udah maafin kamu kok." Reza mencoba menenangkan Anita yang mulai terlihat sedih karena merasa bersalah.


Reza bingung harus menjawab apa. Memang ia belum sepenuhnya melupakan Anita. Perasaanya untuk Anita masih tersimpan sedikit di hatinya. Reza benar-benar bimbang, tak tahu harus berbuat apa. Apakah ia harus meninggalkan Lira dan memberi kesempatan kedua untuk Anita untuk memulai hidup baru bersamanya dan melupakan masa lalu pahit yang pernah membuatkan jatuh dan terpuruk?


"Kasih aku waktu untuk berfikir. Karena ini gak mudah bagi aku, Nit."


Anita mengangguk senang. Setidaknya, Reza masih memberinya kesempatan untuk bisa kembali bersama. Anita juga merasa bahagia, ternyata setelah ia meninggalkan Reza dengan luka dalam, Reza masih menyimpan rasa cinta untuknya. Meski tak banyak seperti dulu, Anita akan berusaha untuk menumbuhkan cinta itu agar kembali tumbuh subur di hati Reza.


"Oh ya, gimana kabar om dan tante?" Tanya Anita mencairkan suasana.


"Mereka baik dan sekarang mereka lagi di luar negeri."

__ADS_1


"Begitu! Jadi setelah ini, kamu mau ke mana?"


"Rencananya aku mau langsung pulang ke rumah. Tapi karena udah ketemu kamu, gak jadi pulang deh."


Lagi-lagi jawaban Reza membuat Anita tersenyum senang. Reza masih menjadikannya sebagai prioritas utama sama seperti dulu.


🌸🌸🌸🌸


Lira masih sibuk berkutat dengan bunga-bunga di hadapannya. Setelah belajar dengan tekun, kini Lira telah mahir merangkai bunga yang indah. Bahkan hasil bunga yang dirangkai Lira, menjadi salah satu favorit dan banyak dipesan oleh para pelanggan.


Hal ini tentu membuat Lira menjadi senang dan semakin semangat dalam bekerja. Cempaka juga ikut merasa senang karena setelah Lira bekerja di toko bunga miliknya, pelanggannya semakin bertambah setiap harinya. Omset toko bunganya pun ikut naik drastis. Upah Lira menjadi naik, yang tadinya ia diupah sebanyak seratus ribu per hari, kini naik menjadi dua ratus lima puluh ribu per hari.


Teman-teman kerja Lira juga turut merasa senang, karena gaji mereka juga ikut naik. Kehadiran Lira di tengah-tengah mereka seolah membawa keberkahan bagi mereka. Namun, Lira menolak jika dirinya disebut-sebut sebagai pembawa rezeki di tempatnya bekerja. Baginya, rezeki datangnya dari Allah dan setiap manusia yang lahir, telah memiliki rezekinya masing-masing, tergantung bagaimana cara mereka meraih rezeki itu.


Waktu kerja Lira telah berakhir, ia memilih langsung pulang setelah menerima upahnya yang menurutnya sangat banyak. Lira mulai menyisihkan separuh upahnya untuk keperluan anaknya ketika lahir nanti.


Usai membeli makan di warung langganannya yang tergolong murah bagi kalangan bawah sepertinya, Lira langsung pulang ke rumah menggunakan ojek. Saat berada di lampu merah, Lira mengarahkan pandangannya ke arah kafe yang berada di depannya. Matanya langsung mengembun menahan tangisnya saat melihat Reza sedang berjalan beriringan bersama seorang wanita cantik. Mereka tampak tertawa bahagia seolah tak ada beban di hidupnya.


Lira cepat-cepat mengalihkan pandangannya ke arah lain, sebelum Reza melihatnya. Lira terus berusaha menahan tangisnya agar tidak pecah. Setibanya di rumah, Lira langsung menumpahkan air matanya yang sejak tadi ia tahan. Ia menangis sejadi-jadinya sambil memukul-mukul dadanya yang terasa sesak. Di kehamilannya ini, membuat Lira menjadi lebih sensitif dan mudah menangis.


Setelah lelah menangis, Lira duduk bersandar di dinding kamarnya dengan tatapan kosong. Apakah ini akhir dari pernikahanya yang selama ini ia jaga dengan penuh darah dan air mata?


Melihat betapa bahagianya Reza bersama wanita tadi, apakah masih bisa Lira bertahan? Apakah memang Lira tak pantas untuk cemburu pada wanita yang sudah berhasil membuat suaminya tertawa lepas tanpa beban?


Lira melihat uang tabungannya yang tak seberapa itu, lalu menghitungnya. Ternyata tabungannya masih belum cukup untuk ongkosnya pulang ke kampung. Ia harus bertahan setidaknya selama seminggu kedepan untuk mengumpulkan uang, lalu setelah itu ia akan pulang kampung, meninggalkan semua impiannya yang ia bangun di atas harapan kosong.


Lira menyerah, merasa lelah dengan keadaan yang belum berpihak padanya. Ia sudah bertekad untuk meninggalkan Reza dan merelakannya bahagia bersama wanita lain.

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸


Bersambung......


__ADS_2