
Stanley merasa lucu melihat Sakinah yang terus menggeleng-gelengkan kepalanya seakan menolak dirinya tetapi Stanley yakin bahwa Sakinah sudah mulai terpesona dengannya yang memiliki ketampanan hakiki dan tidak ada yang menandinginya.
Yah seperti itulah tingkat narsistik seorang Stanley yang sudah tingkat akut dan tidak bisa disembuhkan lagi.
" Ayolah sayang. Katakan padaku apa yang harus aku lakukan untuk bisa membuatmu menerima lamaranku? Aku janji aku pasti akan memberikan apapun yang kau minta. Asalkan kau mau menerima lamaranku dan menikah denganku!" ucap Stanley masih terus berusaha dan berjuang untuk mendapatkan Sakinah menjadi istrinya.
Sakinah menarik nafasnya dalam-dalam dia terus menatap Stanley yang begitu ngotot ingin membuat dirinya menerima Stanley sebagai calon suaminya.
" Baiklah aku akan memberikanmu satu kali kesempatan!" ucap Sakinah akhirnya menyerah karena dia pun sadar bahwa dia tidak akan bisa keluar dari kamar itu kalau tidak bisa membujuk Stanley untuk mengeluarkannya dari sana.
' Ah biarlah yang penting sekarang aku bisa keluar dulu dari kamar ini. Setelah itu aku bisa kembali ke kampung halaman nenek ku dan aku yakin dia tidak akan bisa menemukan keberadaanku di sana!' ucap Sakinah di dalam hatinya dengan penuh keyakinan bahwa dia akan berhasil menipu Stanley untuk bisa membebaskannya dari kamar itu.
Stanley yang merasa bahagia karena akan diberikan 1 kesempatan oleh Sakinah dia pun kemudian mendekati Sakinah dan berusaha untuk menggenggam telapak tangannya.
Sakinah awalnya hendak menepis tangan Stanley, tetapi akhirnya dengan sangat terpaksa dia menerima uluran tangan Stanley yang kemudian mencium telapak tangannya dengan penuh hikmat karena begitu bahagia akhirnya Sakinah mau memberikan kesempatan padanya.
" Katakan padaku! Apa yang kau inginkan aku pasti akan mewujudkan semuanya!" ucap Stanley dengan penuh keyakinan bahwa dia akan mampu memberikan apapun yang diinginkan oleh Sakinah.
__ADS_1
Sakinah menarik nafasnya dalam-dalam kemudian dia berusaha untuk menenangkan hatinya yang saat ini bergemuruh karena kelakuan Stanley yang terus saja menciumi telapak tangannya dengan lembut.
" Aku ingin kau menutup semua kasino yang kau miliki. Dan aku juga ingin kau untuk memulangkan semua pelacur yang berada di bawah organisasimu. Aku juga ingin kau untuk menghentikan penjualan narkoba yang selalu kau lakukan di klub malam milikmu!" ucap sakinah sambil menatap tajam kepada Stanley yang langsung tersenyum kepadanya.
Dengan damai Sentosa Stanley pun langsung mengangguk dan menyetujui syarat yang dikatakan oleh Sakinah tadi.
" Tidak masalah aku bisa menutup Kasino yang aku miliki. Dan aku juga bisa memulangkan semua pelacur di bawah naunganku. Aku juga tidak masalah untuk menghentikan bisnis narkoba semua. Bagiku itu sangat kecil. Karena semuanya tidak ada artinya apa-apa ketika aku tidak memilikimu! Percayalah Sakinah! Bagiku Kau adalah kebahagiaanku dan aku ingin sekali untuk merengkuhmu dalam pelukanku!" ucap Stanley dengan begitu ringan dan nyaris tanpa beban sama sekali.
Mendengar kesanggupan Stanley untuk memberikan dan mewujudkan semua keinginannya. Membuat Sakinah benar-benar kehabisan kata-kata. Dia tidak menyangka kalau Stanley dengan begitu mudah dan nyaris tanpa beban bersedia untuk mewujudkan semuanya.
" Apa kau serius kalau kau akan segera membubarkan kasino yang kau miliki? Kau akan melepaskan semua pelacurmu dan juga merelakan bisnis narkobamu?" tanya Sakinah mengkonfirmasi segalanya kepada Stanley.
Stanley sengaja menggunakan loudspeaker agar Sakinah bisa mendengarkan semua percakapan mereka berdua.
" Dengarkan Aku! Segera bubarkan Kasino yang kita miliki. Kemudian pulangkan semua pelacur yang ada di club kita, lalu bakar semua narkoba yang ada di dalam gudang kita sekarang juga!" ucap Stanley memberikan perintah kepada asistennya yang auto terkejut luar biasa.
Robert bahkan sampai memecahkan gelas yang ada di tangannya saat ini dan itu terdengar sangat keras sehingga membuat Sakinah terkejut.
__ADS_1
" Bos apa Anda yakin? Semua itu adalah ladang uang untuk organisasi kita Bos. Kalau kita membubarkan kasino, melepaskan pelacur dan juga membakar narkoba yang ada di gudang kita, itu sama saja anda dengan membangkutkan diri Anda sendiri!" protes Robert tidak terima dengan keputusan Stanley yang menurutnya sangat gegabah.
" Sudah kau lakukan saja semua yang aku katakan. Oh ya, jangan lupa kau harus membuat videonya untukku agar calon istriku melihat ketulusan hatiku!" ucap Stanley mantap dengan begitu damai dan nyaris tanpa beban yang terlihat di raut wajah tampan Stanley yang begitu damai.
Robert benar-benar tidak bisa berkata-kata menghadapi Bos gilanya yang sedang bucin akut kepada Sakinah. Stanley sampai rela melepaskan bisnis haramnya yang berada di bawah tanah yang selama ini selalu dikendalikan oleh Robert.
Setelah selesai memberikan perintah gila itu kepada Robert. Stanley kemudian mendekati Sakinah dan menatap wanitanya dengan penuh bahagia.
' Ya Allah dia benar-benar melakukan itu? Apakah itu nyata ataukah hanya tipuan belak Hanya untuk membuatku mau menjadi istrinya?' batin sakinah benar-benar stock.
Sakinah tidak percaya bahwa seorang Stanley mau dan bersedia untuk melepaskan ladang uang yang selama ini telah membuatnya menjadi konglomerat dan sangat disegani oleh musuh-musuhnya.
" Baiklah setelah semua yang aku katakan tadi done kamu kerjakan. Ketika itu juga aku akan menerima lamaranmu dan kita akan menikah setelah itu. Akan tetapi ketika aku mendapatkan bahwa kau menipuku jangan salahkan aku kalau aku meninggalkanmu saat itu juga!" ucap Sakinah dengan penuh kemantapan membuat Stanley kesulitan menelan salivanya sendiri karena dia tahu bahwa Sakinah serius dengan ucapannya.
" Percayalah padaku. Aku tidak menipumu. Ayo kita datangi Kasino-kasino milikku dan kau lihatlah dengan matamu sendiri bahwa kasino milikku tutup dan tidak akan pernah buka lagi selamanya!" ucap Stanley dengan senyumnya yang begitu tampan dan menawan membuat Sakinah benar-benar gelagapan dibuatnya.
' Biarlah ya Allah. Aku mengorbankan hidupku dengan menerima laki-laki ini menjadi suamiku. Asalkan aku bisa menyelamatkan kehidupan banyak orang di luar sana dari kejahatan bermain judi, dari kejahatan berzina dengan wanita yang bukan hak mereka dan menyelamatkan masa depan para remaja dari barang haram seperti narkoba! Ya Allah berkahilah keputusan ku ini dan semoga rumah tangga kami kelak akan menjadi rumah tangga yang bahagia dan engkau berkahi hingga sampai ke Surgamu!' doa Sakinah ketika dia akhirnya memutuskan untuk menerima lamaran Stanley hari itu juga. Setelah Sakinah melihat sebuah video yang dikirimkan oleh Robert kepada Stanley.
__ADS_1
Stanley benar-benar bahagia setelah Sakinah menjanjikan akan menerima lamarannya.
Stanley langsung memasukkan cincin berlian yang kemarin dia berikan kepada Sakinah namun di tolak oleh Sakinah. Cincin cantik yang di beli khusus oleh Stanley untuk melamar wanita itu. Stanley menyematkan cincin itu di jari manis wanita cantik dan solehah yang berhasil menaklukan Stanley.