Kesabaran Seorang Sakinah

Kesabaran Seorang Sakinah
34. Apa?


__ADS_3

" Apa? Kekasih?" tanya Sakinah tanpa dia sadari.


Starla dan Fic dan juga dokter yang saat ini sedang bersama dengan Stanley. Seketika menatap Sakinah yang saat ini matanya mulai berkabut dan menatap kepada Stanley yang masih memejamkan matanya karena belum sadarkan diri.


" Nyonya anda salah paham. Dia adalah Starla yang selama ini selalu menjadi pendonor darah untuk Tuan Stanley kalau misalkan Beliau mengalami kejadian buruk. Mereka berdua tidak memiliki hubungan sespecial itu! Tolong anda jangan berspekulasi yang akhirnya akan membuat semuanya menjadi buruk! Tuan Stanley hanya mencintai anda. Percayalah itu!" ucap Fic ketika dia membawa Sakinah keluar ruangan itu.


Karena dokter perlu segera mengambil tindakan kepada Stanley yang sampai saat ini masih pingsan dan Starla pun sudah dibawa masuk ke dalam ruangan untuk mengambil darahnya demi kepentingan operasi Stanley agar bisa berjalan lancar.


" Sudah berapa tahun perempuan itu menjadi pendonor darah bagi Tuanmu?" tanya Sakinah dengan tatapan nyalang dan kabur. Sakinah seakan tidak percaya, bahwa akan datang hari ini ke dalam rumah tangga mereka. Di mana akan masuk seorang wanita yang akan mulai meracuni rumah tangga mereka berdua.


" Nona Starla sudah menjadi pendonor bagi Tuan Stanley sekitar 5 tahun. Oleh karena itu Tuan Stanley selalu menjadi sponsor untuk setiap film-film maupun sinetron yang dia bintangi untuk mengucapkan terima kasih kepadanya yang selalu bersedia memberikan darahnya ketika bos di saat bos sedang membutuhkannya!" Fic berusaha untuk meyakinkan Sakinah bahwa tidak ada apa-apa antara Starla dan Stanley yang saat ini sedang berada di ruang operasi.


" Percayalah Nyonya! Tuan hanya mencintai anda. Dia hanya menganggap Nona Starla sebagai pendonor darahnya saja. Tuan tidak pernah menganggap dia lebih daripada itu. Memang nona Starla beberapa kali sudah meminta kepada Tuan Stanley untuk menjadikannya sebagai kekasih Tuan, tetapi Tuan selalu menolaknya. Karena bagi Tuan Stanley, hanyalah Nyonya yang menjadi cinta untuknya!" Fic benar-benar berusaha sangat keras untuk meyakinkan Sakinah agar tidak salah paham dengan hubungan starla dan Stanley yang membuat Sakinah menangis karena mendengarkan Starla memanggil suaminya sebagai kekasihnya.


Jujur, hati Sakinah merasa sakit sekali ketika mendengarkan hal itu. Seandainya saja Dia tidak melihat dengan mata kepala sendiri usaha apa yang sudah dilakukan oleh Stanley demi melindunginya. Pasti Sakinah sudah lari sejak tadi dan pergi meninggalkan suaminya bersama dengan Starla yang seorang bintang terkenal di negeri ini dan juga memiliki kecantikan yang paripurna.


Satu hal yang tidak diketahui oleh Sakinah. Bahwa Starla adalah aset bagi organisasi Stanley yang bergerak di bidang prostitusi artis yang akan menyediakan artis terkenal untuk para pengusaha konglomerat yang membutuhkan jasa dan juga prestice di saat menggandeng seorang artis terkenal.


Para pengusaha keren dan jomblo itu kadang mereka membutuhkan pacar ataupun calon istri pura-pura yang bisa mereka gandeng untuk bertemu dengan keluarga mereka ataupun ke pesta pertemuan bisnis untuk disombongkan kepada teman-teman maupun rekan-rekan mereka.


Mereka rela mengeluarkan uang sebanyak apapun. Hanya Untuk bisa menggandeng para artis terkenal itu. Dan kalau misalkan sampai menuju hotel, maka bayarannya akan berkali lipat dari kesepakatan hanya sekedar berjalan-jalan ataupun diajak pesta.


" Baiklah. Apakah kau bisa mengantarkanku untuk istirahat Fic? Aku sangat lelah sekali!" ucap Sakinah sambil merawat wajahnya dengan kasar.


Sungguh saat ini hati Sakinah benar-benar tidak mengerti harus melakukan apa lagi. Semuanya terasa begitu menyakitkan baginya ketika dia memikirkan bahwa sekarang ini suaminya sedang di dalam ruangan UGD dan sedang berjuang melawan maut bersama dengan seorang wanita yang menganggap dirinya sebagai kekasih sang suami.


" Ayo Nona anda saya antarkan ke ruangan Tuan Stanley di sana anda bisa beristirahat! Saya juga akan mencarikan makanan untuk anda. Saya yakin anda pasti sudah lapar kan?Apalagi saat ini anda sedang mengandung pewaris kami. Anda harus benar-benar mendapatkan pasokan gizi yang sangat dibutuhkan oleh bayi Anda!" ucap Fic.


Fic kemudian mengantarkan Sakinah menuju sebuah ruangan yang tidak terlalu jauh dari ruangan UGD. Ruangan itu adalah tempat Stanley apabila dia sedang mengunjungi rumah sakit itu untuk memeriksakan kesehatannya ataupun hanya sekedar menengok anak buahnya yang sedang dirawat di sana.


Stanley benar-benar memikirkan tentang segala hal di dalam organisasinya dengan begitu detail. Kesejahteraan hidup anak buahnya menjadi tanggung jawab Stanley sebagai pimpinan dari organisasi.

__ADS_1


" Fic tadi kau mengatakan bahwa aku sedang hamil pewaris organisasimu? Siapa yang mengatakan itu padamu Fic?" tanya Sakinah sambil menundukkan pantatnya di sofa yang ada di dalam ruangan itu.


" Bos besar yang mengatakan itu ketika dia mengintrogasi para anak buah Robert yang waktu itu hendak membunuh nyonya. Bos Besar mengatakan bahwa kami semua harus melindungi anda. Karena Anda adalah orang paling penting di organisasi ini karena sedang mengandung pewaris kami!" ucap Fic.


Sakinah menutup mulutnya dengan kedua tangannya sungguh hatinya saat ini benar-benar sedang bingung dan merasakan sakit yang tidak berdarah.


Ucapan Fic telah membuat Sakinah benar-benar salahpaham dan menganggap bahwa Stanley mencintainya hanya karena dia sedang hamil pewaris dari organisasi yang sangat Dia benci selama ini.


" Benarkah bosmu mengatakan itu padamu? Pada kalian semua?" tanya Sakinah dengan raut wajah yang benar-benar sangat tidak bisa diartikan oleh Fic yang sekarang sedang bingung dengan suasana hati Sakinah.


" Baiklah Nyonya. Anda sebaiknya beristirahat dulu di sini. Karena saya akan mencari makanan untuk anda dan bayi Anda. Saya harus memastikan bahwa pewaris kami dalam keadaan baik-baik saja kalau tidak, saya pasti akan berdosa kepada organisasi!" ucap Fic yang kemudian berpamitan kepada Sakinah untuk pergi keluar, mencari makanan untuknya.


" Tunggu Fic! Aku ingin membeli sesuatu Apakah bisa aku ikut denganmu?" tanya Sakinah sambil menatap tajam anak buah Stanley yang sangat dipercaya oleh suaminya.


" Tapi saya mendapatkan pesan dari Bos besar bahwa Nyonya tidak di perbolehkan untuk meninggalkan bos besar dalam keadaan apapun." ucap Fic menolak keinginan syakinah untuk ikut dengannya karena bagaimanapun naluri Fic mengatakan bahwa ada yang salah dari Sakinah saat ini.


" Kau bilang aku adalah nyonya kamu bukan? Kenapa kamu berani membantah perintah dariku Apakah kau sedang mencoba untuk tidak menghargaiku?" tanya Sakinah dengan suara gemetar dan tatapan nyalang membuat Fic benar-benar tidak bisa berkutik.


" Tampaknya aku sudah salah berbicara. Sehingga membuat Nyonya Sakinah marah kepada bos besar! Bahaya ini kalau sampai terjadi apa-apa dengan Nyonya Sakinah. Maka kepalaku pasti akan langsung ditembak oleh Tuan Stanley!" Fic terus bermonolog dengan dirinya sendiri. Dia benar-benar sudah ketakutan melihat ekspresi dan reaksi Sakinah ketika mendengarkan dia berbicara tentang pewaris organisasi.


" Aduh ini semua gara-gara Nona Starla. Apa-apaan sih dia? Pakai acara ngaku-ngaku sebagai kekasih Tuan Stanley segala. Aiya! Sekarang Nyonya Sakinah pasti merasa cemburu dan salah paham kepada Bos Besar kami! Ups Nona Starla! Kau benar-benar sudah memberikan kesulitan untuk Bos Besar kami!" Fic terus saja baru monolog menyesali segalanya yang terjadi hari ini kepada Stanley.


Bagi Fic, Stanley adalah segalanya. Karena dia telah menyelamatkan nyawa Fic ketika dia masih kecil dan Stanley yang sudah mengangkat dia menjadi saudara dan membawa masuk ke dalam organisasi. Stanley juga yang sudah memberikan kehidupan yang layak dan juga alasan hidup bagi Fic.



Visualisasi Fic Alexander


Setelah mendapatkan makanan dan barsng-barsng yang dibutuhkan. Fic langsung kembali ke rumah sakit untuk menemui Sakinah dan juga Stanley yang sudah selesai dioperasi. Saat ini Stanley sudah dipindahkan ke ruangan perawatan.


__ADS_1


Visualisasi Starla


" Nyonya Makanlah dulu dan pastikan tubuh anda kembali Fit atau anda mau kalau dirawat juga di rumah sakit ini agar mendapatkan perawatan seperti Tuan Stanley?" tanya Fic sambil mempersiapkan makanan yang tadi dia bawa dari luar.


Sebenarnya di rumah sakit itu pun ada Cafe hanya saja makanan yang disiapkan di sana hanya untuk anak buah Stanley yang kebetulan sedang mengunjungi rumah sakit untuk menengok rekan-rekan mereka yang sakit.


" Apakah Bos besarmu sudah siuman atau operasinya sudah selesai atau belum?" Entah kenapa Fic merasa tidak nyaman dengan pertanyaan Sakinah yang terasa begitu dingin di telinganya.


Yah Sakinah saat ini sedang merasakan sakit hati dan juga kecemburuan yang sangat besar kepada Starla yang bahkan diberikan begitu banyak sokongan dana untuk membangun nama Starla hingga menjadi begitu besar di industri perfilman dan entertainment di Indonesia.


" Nyonya anda baik-baik saja kan?" tanya Fic benar-benar tidak nyaman melihat ekspresi Sakinah yang tidak bersahabat menurutnya.


" Apakah artis cantik itu masih berada di ruangan suamiku?" tanya Sakinah sambil menatap tajam kepada Fic yang saat ini sedang menundukkan kepalanya.


" Nona Starla dan Tuan Stanley dirawat di ruangan yang sama. Karena setelah diambil darah yang begitu banyak membuat nyonya keadaan nona Starla sekarang drop juga." ucap Fic yang mulai berhati-hati untuk berbicara dengan Sakinah.


Pik sadar bahwa Sakinah sedang merasakan kecemburuan terhadap Bos besarnya dengan Starla yang tadi mengaku sebagai kekasih dari bos besarnya.


" Baiklah aku akan makan dulu setelah itu aku akan menemui bosmu. Apakah dia sudah ia sadar atau belum?" tanya Sakinah lagi.


Sakinah yang merasa lelah sekali. Akhirnya tadi dia memutuskan untuk tidur. Karena Sakinah membutuhkan hal itu untuk mengembalikan kondisinya yang benar-benar sedang drop berat karena tekanan mental dan juga batin yang sangat luar biasa.


Fic hanya berdiri saja dan menemani Sakinah yang saat ini sedang makan dengan tidak berselera.


" Makanlah bersamaku Fic. Tidak enak juga kalau hanya makan sendirian. Kau juga pasti lapar kan? Seharian kau berlari ke sana kemari untuk melayani kami semua!" ucap Sakinah memerintahkan Fic untuk makan bersamanya tetapi Fic auto menolak karena dia masih sayang dengan kepalanya.


Fic sangat tahu bahwa Stanley adalah tipe posesif luar biasa dan tidak pernah mengizinkan. Apa yang menjadi miliknya disentuh ataupun didekati oleh siapapun.


" Tidak apa-apa Nyonya. Saya tadi sudah makan di restoran Ketika saya menunggu pesanan saya datang!" dusta Fic kepada Sakinah. Padahal yang sesungguhnya dia baru memakan beberapa roti dan air mineral yang dia konsumsi ketika dalam perjalanan menuju rumah sakit yang masuk ke dalam perutnya sejak tadi pagi.


" Ya sudah terserah kau saja. Nanti kalau kau lapar dan mau makan, makan saja semuanya. Karena aku sudah kenyang!" dusta Sakinah

__ADS_1


Ya, Sakinah berbohong pada Fic tentang dirinya yang sudah kenyang. Aslinya Sakinah sangat lapar. Karena sebenarnya dia tidak memiliki selera untuk makan. Karena saat ini hatinya dan pikirannya hanya sedang tertuju kepada Stanley yang sedang satu ruangan dengan Starla. Wanita yang telah sukses mengotori hati sakinah dengan kecemburuan dan juga kemarahan terhadap sang suami.


__ADS_2