
Setelah sampai di apartemen milik Starla. Robert kemudian diberikan tugas oleh Starla untuk menjadi bodyguard-nya dan juga asisten pribadinya. Sehingga membuat Robert akan selalu berada di circle kehidupan Starla yang masih seorang artis terkenal.
Hanya saja Starla harus menerima kenyataan bahwa sekarang perusahaan Stanley tidak lagi menjadi pemasok utama iklan di dalam film yang dia bintangi.
Karena hal itu mengakibatkan pamor Starla sebagai artis mulai meredup dan banyak pH yang tidak tertarik lagi untuk mengkontrak dirinya. Karena Starla dianggap sebagai artis yang sudah tidak menguntungkan lagi untuk mereka.
Starla sadar dengan semua yang saat ini dia terima memang 100% adalah karena pengaruh seorang Stanley yang begitu besar di dalam kehidupannya.
" Tenanglah aku pasti akan bisa membuatmu kembali bersinar!" ucap Robert yang sedang menemani setelah untuk meminum wine di apartemennya.
Sudah hampir 3 bulan Stanley tidak pernah menghubungi Starla. Oleh karena itu dia merasa bebas untuk melakukan apapun yang dia mau. Starla akhirnya merasa bahwa dia kembali hidup sebagai manusia karena tidak perlu lagi untuk merasa takut melakukan apapun yang dia inginkan.
Saat Starla berstatus sebagai pendonor darah untuk Stanley. Hidupnya benar-benar diatur 100% oleh asisten Stanley yang sedang aja ditugaskan untuk mengawasi Starla.
" Apa kau tahu Robert untuk pertama kalinya aku benar-benar merasa sangat bahagia sekali!" ucap Starla yang sudah mulai merancau tidak karuan.
Robert mendekati Starla dan menemani gadis itu yang saat ini sedang menangis terisak karena memikirkan kisah cintanya bersama Stanley yang harus karam begitu saja.
" Aku tidak mengerti kenapa Stanley tidak pernah melirikku. Padahal aku lebih cantik dari Sakinah. Aku juga seorang artis terkenal di negeri ini! Stanley benar-benar membuatku sangat insecure dan tidak percaya diri untuk bisa meraih cintaku di tempat lain!" Robert memeluk Starla dengan lembut.
" Percayalah padaku Starla. Kau juga berhak berbahagia!" ucap Robert yang entah dapat keberanian Dari mana tiba-tiba saja dia menyambar bibir setelah yang sedang bergetar karena menangis sedih.
Starla yang saat itu memang sedang dalam pengaruh alkohol dan juga suasana hatinya yang sedang buruk, gara-gara Stanley yang menolak cintanya bahkan sebelum dia mengungkapkan perasaan cinta itu.
Starla terlihat menikmati semua hal yang di lakukan oleh Robert ke atas tubuhnya. Robert pikir hal itu tidaklah masalah. Karena Robert cukup tahu, bahwa selama ini, status maupun kehidupan Starla sebagai artis yang bisa dipanggil oleh para pengusaha untuk menemani mereka ke manapun mereka membawa Starla untuk bersenang-senang.
Robert telah membopong tubuh polos Starla menuju kamar Starla yang sangat indah dan sangat luas sehingga membuat dia merasa leluasa untuk melakukan apa yang ingin dia lakukan terhadap Starla yang saat ini sedang tidak sadarkan diri. Karena pengaruh alkohol yang dia minum sejak tadi maghrib.
Hingga akhirnya terjadilah hubungan diantara mereka berdoa yang seharusnya tidak pernah terjadi. Robert melotot sempurna saat dia melihat bercak darah di atas seprai yang ada di atas kasur Starla.
__ADS_1
" Ya ampun dia masih perawan?" tanya Robert seakan tidak mengerti dengan apa yang dia lihat di hadapannya.
Saat ini Starla sudah terlelap di dalam tidurnya. Setelah pergumulan panas antara mereka berdua yang berjalan sepanjang malam. Robert kesulitan menelan Salivanya sendiri ketika dia melihat starla yang sangat cantik masih terlelap dalam tidur.
" Ya Tuhan aku harus bagaimana ini? Aku ternyata telah merusak dia. Aku pikir dia adalah wanita malam yang pasti sudah tak bersegel. Karena setahuku sudah banyak pengusaha yang selalu membooking dia." ucap Robert terus bermonolog dengan dirinya sendiri karena dia merasa khawatir dengan amarah Starla terhadap dirinya.
Robert tidak mengetahui kalau selama ini Fic selalu menjaga Starla. Letika dia dalam status booking salah satu pengusaha.
Tidak di tahu kalau ternyata Robert yang akan memanen dari usaha keras Fic selama ini menjaga wanita yang dia cintai.
Robert beberapa saat lamanya masih terpaku di tempat. Dia bingung harus melakukan apa. Apakah dia akan meninggalkan Starla begitu saja di sana ataukah dia akan tetap di situ dan berpura-pura tidak mengetahui apa-apa?
" Ah Lebih baik aku tidur saja di sini lalu aku berpura-pura tidak tahu kalau malam ini terjadi dengan kesadaranku. Aku nanti akan berdalih. Kalau kami sama-sama mabuk tadi malam. Ah itu aku rasa jauh lebih aman!" ucap Robert yang akhirnya memutuskan untuk tidur di sebelah Starla dan memeluk tubuh polos itu dengan erat.
Robert walaupun sebenarnya sangat takut. Tetapi dia terus menaugesti dirinya sendiri. Bahwa dia bisa keluar dari masalah itu tanpa harus kehilangan apapun yang baru saja dia miliki yang di berikan oleh Starla.
Akhirnya setelah memberikan ketenangan untuk dirinya sendiri Roberts pun tidur dengan damai sambil memeluk tubuh Starla.
Saat telah hendak turun dari ranjang. Dia merasakan area sensitifnya yang begitu sakit dan sangat sulit untuk bergerak.
" Aw, apa ini? Kena sakit begini?" tanya Starla yang masih belum ngeh 100% dengan apa yang telah terjadi pada dirinya. Walaupun dia sudah melihat wajah Robert yang berada di sampingnya dan memeluk tubuhnya dengan begitu erat.
Starla pun kemudian menyibak selimut untuk melihat apa yang terjadi kepada dirinya.
Starla auto berteriak ketika dia melihat tubuh polosnya yang menempel dengan tubuh polos Robert dan matanya juga melihat pusaka rahasia Robert yang mengacung layaknya monas. Dia lalu menutup kembali selimut itu agar matanya tidak perlu melihat pemandangan yang membuat jantung nya berdegub dengan kencang.
" Robert!!!! Apa yang kau lakukan padaku?" wajah Starla sudah memerah padam karena malu dan juga marah dengan Robert yang sangat berani naik ke atas ranjangnya.
Robert yang baru saja bangun dari tidur. Dia mengerjapkan matanya. Nyawanya yang belum kumpul 100% karena baru saja bangun tidur sudah terkejut karena dipukul oleh Starla yang marah bukan main kepada Robert.
__ADS_1
" Ada apa Starla? Ya ampun! Kenapa pagi-pagi kau sudah membuat kegaduhan?" tanya Robert yang tampaknya masih belum ngeh juga dengan apa yang akan terjadi kepada dirinya dengan amarah Starla.
" Ayo ngaku!! Apa yang lakukan kepadaku tadi malam huh?" tanya Starla sambil memukuli tubuh dengan kedua tangannya.
Robert seketika terdiam. Dia berusaha untuk mengingat-ingat. Apa yang terjadi tadi malam antara dirinya dan Starla di dalam kamar itu.
Robert kemudian memegang kepalanya dan berakting seakan-akan Dia sedang merasa pusing.
" Aih, kepalaku pusing sekali Starla. Memang apa yang sudah terjadi sih? Kenapa kau pagi-pagi begini sudah mengamuk?" tanya Robert yang berpura-pura hendak kembali tidur untuk menyembuhkan rasa pusing di kepalanya.
Padahal hatinya saat ini sedang berdegup sangat kencang. Robert merasa khawatir kalau Starla menyadari bahwa saat ini dia sedang berpura-pura tidak mengingat semua kejadian tadi malam.
" Kamu juga mabuk tadi malam dengan aku?" tanya Starla sambil menatap kepada Robert yang saat ini memperlihatkan diri sedang kebingungan dengan semua yang terjadi.
" Bukankah tadi malam kau yang menangis untuk aku menemanimu mabuk? Apa kau lupa??" tanya Robert berusaha untuk membangun ingatan baru ke dalam otak Starla yang akan dia gunakan untuk menyelamatkan dirinya dari perbuatan jahatnya terhadap Starla.
Robert sadar kalau dirinya telah merusak seseorang artis besar seperti Starla. Tapi mau apa lagi?? Nasi sudah jadi bubur dan dia sudah berhasil unboxing Starla tadi malam. Bahkan Robert sampai saat ini masih dapat mengingat kejadian itu. Bagaimana rasanya saat pertama kali dia berhasil menjebol segel milik Starla yang ternyata masih perawan.
" Ah sudahlah lupakan saja! Tampaknya kita sama-sama mabuk sehingga kita melakukan hal bodoh ini." Robert merasa lega sekali mendengarkan Starla mengatakan hal itu.
" Aku akan bertanggung jawab kalau nanti terjadi sesuatu denganmu gara-gara malam ini!" janji Robert dengan suara bergetar.
Sejujurnya Robert tidak mengerti. Kenapa dirinya bisa berada dalam situasi seperti itu. Merasa sangat bersalah setelah unboxing seorang gadis. Padahal baginya, bermalam dengan seorang wanita sudah bukanlah hal yang biasa untuk dirinya. Ketika dia menjadi seorang kepercayaan Stanley, bisa dikatakan setiap malam dia bisa bergonta-ganti wanita yang dia inginkan untuk menghangatkan ranjang di dalam apartemennya.
Akan tetapi Robert sekarang merasa sangat bersalah ketika dia melihat Starla yang tampak sangat kebingungan setelah dia melewatkan malam bersamanya.
Starla kesulitan berjalan. Robert ingat betapa dia tadi malam menggila melalui hal itu bersama Starla. Maklum saja, sejak dia didepak oleh Stanley dari organisasi. Robert sudah lama tidak mencicipi tubuh seorang wanita lagi. Oleh karena itu, dia bersemangat sekali saat Starla memberikan daging mentah gratis untuk dirinya yang memang sedang lapar dengan hal itu selama berbicara-bulan.
" Aku akan menggendong kamu ke bathtub. Tampaknya berendam dengan air hangat akan bisa menolongmu dari rasa sakit itu!" ucap Robert yang menawarkan bantuan pada Starla yang akhirnya setuju.
__ADS_1
Bagaimanapun dia butuh membersihkan dirinya untuk terbebas dari sisa-sisa percintaan tadi malam bersama Robert. Starla tidak bisa membayangkan bagaimana ganasnya Robert tadi malam, dirinya bahkan sampai tidak bisa berjalan sekarang karena sakit dan bengkak di area sensitif miliknya.