Kesabaran Seorang Sakinah

Kesabaran Seorang Sakinah
29. Kebahagiaan


__ADS_3

Stanley benar-benar sangat bahagia dengan berita yang disampaikan oleh dokter Arman kepadanya hari ini. Sungguh itu benar-benar sesuatu yang di luar ekspektasi Stanley.


" Wah! Aku tidak menyangka di dalam sini ada Stanley Junior, luar biasa! Terima kasih sayang! Karena kau sudah memberikan kebahagiaan seperti ini padaku." ucap Stanley sambil mengejut kening Sakinah dengan penuh kebahagiaan dan rasa syukur yang tak terhingga.


Sakinah seakan tidak mempercayai bahwa benar-benar ada janin di dalam rahimnya. Karena selama ini dia menikah dengan Renaldi, dia tidak pernah merasakan indahnya dicintai seorang laki-laki yang berstatus sebagai seorang suami.


" Apa kau tahu? Sepanjang hidupku, ini adalah berita yang paling membahagiakan untuk aku. Wah, luar biasa! Berita ini mengalahkan berita mendapatkan tender ratusan miliar!" ucap Stanley yang masih begitu excited dengan kehamilan istrinya yang pertama.


Sakinah hanya bisa memandang Stanley dengan penuh rasa haru. Dia tidak pernah menyangka bahwa di dalam kehidupannya akan datang hari seperti ini. Karena ketika dia menikah dengan Renaldi yang ada hanyalah rasa kesepian dan tidak pernah merasa dicintai sebagai seorang istri.


Sakinah merasa bersyukur atas keputusannya meminta bercerai dari Stanley yang selama ini hanya memberikan tekanan batin untuknya sebagai seorang wanita maupun sebagai seorang istri.


" Aku tahu kalau kamu pasti masih belum percaya tentang cinta aku buat kamu. Tapi percayalah aku pasti akan berusaha untuk menjadi ayah yang baik untuk anak kita!" ucap Stanley berusaha meyakinkan istrinya.

__ADS_1


" Aku akan berusaha untuk mempercayaimu dan juga menjaga anak yang sudah dititipkan di dalam rahimku! Mari kita berdua selalu bersama-sama untuk menjaga amanah ini agar Allah memberikan karunianya kepada kita tanpa henti!" ucap Sakinah dengan mata berkaca-kaca.


" Alhamdulillah kesabaranku selama ini akhirnya sekarang berubah manis dengan dicintaimu dan mendapatkan hadiah paling indah yang pernah kumiliki dalam hidupku. Semoga aku bisa menjadi Ibu yang baik untuk anak kita dan tetap menjadi istrimu!" doa Sakinah sambil menelusukan wajahnya di dalam pelukan Stanley yang saat ini sedang sangat berbahagia dengan berita kehamilan Sakinah.


Sementara itu saat ini Robert di markas organisasi tampak sedang mengadakan rapat dengan beberapa orang secara rahasia.


" Kita harus segera menyingkirkan istri Tuan Stanley. Semakin lama mereka bersama maka Tuan Stanley dia akan semakin melupakan organisasi kita. Bahkan sekarang tuan Stanley tidak pernah menanyakan lagi tentang laporan organisasi kita. Waktunya hanya habis untuk bersama dengan istrinya!" ucap Robert membuka rapat bersama dengan anak buah yang lainnya yang juga merasakan hal yang sama seperti dirinya keberatan dengan pernikahan Stanley bersama Sakinah.


" Benar sejak Bos Besar menikah, dia bahkan sekarang tidak pernah datang lagi ke pusat prostitusi milik organisasi kita dan tidak pernah memesan lagi wanita-wanita cantik yang kita sediakan. Padahal dulu pasti setiap kali ada barang baru, dialah yang akan pertama kali mencicipinya tapi sekarang boro-boro, melihat markas saja dia sudah tidak pernah lagi. Hidupnya hanya difokuskan kepada istrinya saja!" Robert tampak begitu senang mendengarkan keluhan-keluhan dari rekan-rekannya yang lain dan juga merasakan hal yang sama dengannya.


Begitu banyak suara sumbang di dalam organisasi yang telah dihembuskan oleh Robert. Sehingga benih-benih pemberontakan sudah ditanamkan oleh Robert sejak dini. Sehingga sedikit demi sedikit banyak anak buah Stanley yang mulai tidak setia kepadanya dan lebih memilih untuk mengikuti Robert yang memiliki niat untuk membuat Stanley menjadi kehilangan arah dan akal sehat dalam menjalani hidupnya setelah kehilangan Sakinah.


Robert sangat tahu kalau Stanley sangat mencintai istrinya dan pasti akan menggila setelah Sakinah menghilang dari hidupnya. Pada saat itulah dirinya akan mengambil alih kepemimpinan organisasi ketika Stanley terpuruk dan tidak akan mempunyai minat lagi untuk mengurusi organisasi.

__ADS_1


Rencana yang sudah diatur sedemikian rupa oleh Robert dengan meminjam tangan para anak buah Stanley yang merasa tidak puas dengan kepemimpinannya.


" Aku tidak mengerti. Mau sampai kapan bos besar kita terus cuek dan seakan-akan menganggap organisasi kita hanya sebuah permainan belaka. Padahal setiap hari kas organisasi kita telah menyumbangkan miliaran pundi-pundi ke dalam rekening pribadinya tetapi kenapa Tuan Stanley malah lebih memperdulikan istrinya daripada kita semua? Sekarang kita layaknya sebuah kawanan yang tidak memiliki pemimpin!" ucap laki-laki yang biasanya mengikuti Stanley kemanapun.


Pria itu, dia adalah kepala bodyguard yang sebenarnya sedang menyusup di dalam kawanan itu untuk mengetahui siapa-siapa saja yang sedang merencanakan penghianatan kepada Tuan besarnya.


Ponselnya sejak tadi terus merekam semua pembicaraan teman-temannya. Khususnya Robert yang memang sudah diincar oleh Stanley beberapa bulan ini.


Hanya saja Stanley berpura-pura tidak terlalu memperhatikan ataupun cuek dengan semua yang dilakukan oleh anak buahnya akan tetapi sebenarnya di dalam terus memperhatikan gerak-gerik siapa saja calon pemberontak yang akan merusak organisasinya.


" Baiklah besok kita harus berkumpul untuk kembali merencanakan tentang penculikan istrinya Tuan Stanley dan pastikan hal itu sukses kita akan membuang wanita itu dari kehidupan Tuan kita sehingga Tuan Stanley bisa fokus dengan kita!" ucap yang lainnya dengan begitu bersemangat.


Orang-orang bodoh itu merasa bahwa mereka adalah pejuang organisasi tetapi mereka tidak menyadari bahwa mereka hanyalah dimanfaatkan oleh Robert untuk meraih apa yang dia inginkan dan dia cita-citakan sejak dulu yaitu merebut kepemimpinan Stanley di dalam organisasi yang sudah membuat dia pusing tujuh keliling karena sangat menginginkannya untuk segera dikuasai.

__ADS_1


' Tunggulah Stanley! Kau pasti akan segera mendapatkan pelajaranmu dari perilakumu yang selalu merendahkanku selama ini. Aku akan ajarkan kau bagaimana carantyacuntuk menghargai orang lain yang telah berusaha keras untuk menjadi pesuruhmu dan selalu harus puas dengan apa-apa yang kau berikan padaku layaknya seekor anjing yang tidak berharga di depan matamu!' batin Robert dengan penuh kemenangan karena dia merasa bahwa apa yang menjadi cita-citanya sebentar lagi akan segera terwujud dengan meminjam tangan teman-temannya yang akan beraksi untuk dirinya.


Setelah mengatur teman-temannya yang siap untuk memberontak kepada Stanley. Robert pun kemudian menghubungi Stanley agar bisa jauh dari Sakinah sehingga rencana yang sudah dia susun bersama teman-teman yang lain bisa segera dieksekusi dan mereka bisa melihat hasilnya dengan segera


__ADS_2