Kesabaran Seorang Sakinah

Kesabaran Seorang Sakinah
40. Usaha Starla


__ADS_3

Starla yang merasa tidak terima karena perbuatan tidak adil yang sudah diberikan oleh Stanley kepadanya akhirnya membuat sebuah rencana bersama dengan Robert yang telah dibuang jauh oleh Stanley dari organisasi mereka.


Kedua orang buangan itu sekarang duduk saling berhadapan satu sama lain.


" Setelah ditinggalkan oleh Stanley kau sekarang wajahmu makin jelek saja Robert. Kemanakah Robert siang dulu begitu gagah dan arogan yang selalu mengagumkan dirinya sendiri dihadapan orang lain?" tanya Starla sambil menatap tajam kepada Robert yang auto melotot dan juga marah kepadanya.


" Aku akan pergi dari tempat ini kalau kau hanya datang untuk mengejek dan juga mencaci maki ku!" ucap Robert yang sudah bersiap-siap untuk meninggalkan Starla yang segera menahan pergerakan kakinya yang sudah bersiap untuk meninggalkan Starla yang sejak tadi membuat dia jengkel dengan semua ocehannya.


Suasana sore itu di cafe memang sangat ramai karena banyak orang-orang yang mampir ke Cafe itu setelah pulang kerja. Hanya sekedar untuk mengobrol dengan teman-teman ataupun bertemu dengan kekasih mereka.


" Ayolah jangan terlalu cepat marah nanti kau betul-betul menjadi orang jelek yang tidak laku lagi!" ucap Star lah Sambil tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi Robert yang benar-benar tidak sedap dipandang.


" Dengar ya Starla! Aku datang kemari atas undanganmu tapi kalau kau menghinaku terus. Percayalah aku pasti langsung keluar dari kafe ini dan tidak akan pernah mau datang lagi ketika aku memanggilku!" ancam Robert sambil melatap tajam kepada Starla yang langsung tertawa terbahak.


" Aku menemuimu karena kita harus bekerja sama untuk menghancurkan rumah tangga Stanley!" ucap Starla akhirnya to the point.


Setelah mendengarkan perkataan Starla. Sekarang giliran Robert yang tertawa sampai terpingkal-pingkal membuat Starla merasa tersinggung dengan perbuatannya yang tidak sopan.


Starla kemudian langsung menampal kepala robot sehingga laki-laki itu pun akhirnya menghentikan tawanya dan menatap protes kepada Starla.


" Masih sempat juga kau tertawa?" tanya starla sambil menatap tajam kepada Robert yang sekarang sudah mulai bisa menguasai perasaannya dan tidak tertawa lagi.

__ADS_1


Robert kemudian menatap wajah artis cantik yang dulu dia orbitkan dengan sepenuh hati atas permintaan dari Stanley yang merasa berterima kasih karena Gadis itu telah menolongnya dengan donor darah yang sangat dibutuhkan oleh Stanley.


" Nggak nyangka ya kalau gadis tengil dan dekil kayak lo setelah dipoles dan dirawat dengan baik ternyata bisa secantik ini!" ucap Robert sambil menatap starla yang mulai cemberut kepadanya karena diingatkan kembali tentang masa lalunya yang hanyalah seorang anak jalanan yang diambil oleh Stanley karena memiliki golongan darah yang sama dengannya.


Starla remaja yang waktu itu masih duduk di bangku SMP mulai dikenalkan dengan kehidupan dunia keartisan sesuai dengan cita-citanya yang dia beritahukan kepada Stanley ketika ditanya apa yang ingin dia lakukan.


" Dulu kau yang telah mengorbitkanku untuk menjadi seorang artis dan model yang terkenal. Sekarang embalikanlah kejayaanku yang telah dirampas oleh Stanley dan juga Fic!" ucap starla menatap tajam kepada Robert yang langsung meraup wajahnya dengan begitu frustasi.


" Kau sedang mengejekku ku rasa!" ucap Robert yang kemudian bangkit dari tempat duduknya berniat untuk meninggalkan starla yang terkejut mendapatkan reaksi itu.


" Kenapa kau mengatakan kalau aku mengejekmu? Aku memberikan kesempatan padamu untuk mengorbitkan kembali Namaku sehingga aku kembali menjadi starla yang terkenal dan menjadi seorang artis!" ucap Star lah menatap tajam kepada Roberts yang terlihat kembali duduk di sana.


Awalnya Robert hendak menyalakan rokoknya tetapi langsung dihentikan oleh Starla, karena dia masih ingat bahwa dirinya harus menjaga darahnya kalau suatu saat Stanley membutuhkan dia. Ealaupun sekarang dia bukan pendonor darah utama tetapi tetap saja starla tetap harus berhati-hati dengan dirinya sendiri.


" Hentikan Rpbrt. Kau tahu kan kalau aku harus selalu menjaga diriku dari hal-hal negatif? Kau jangan coba-coba untuk menggodaku dengan merokok di hadapanku karena aku kalau sudah memulai pasti akan sulit untuk menghentikannya!" ucap Star lah yang seketika langsung merebut bungkus rokok dari tangan Robert dan kemudian membuangnya ke tempat sampah.


Robert yang sudah mengetahui kebiasaan hidup Starla. Dia pun tidak terlalu mengambil pusing dengan sikap starla yang menurutnya berlebihan padahal sekarang dia bukan lagi pendonor utama bagi Stanley.


" Apa sampai sekarang kau masih mencintai Stanley? saranku Lebih baik kau lupakan saja karena Stanley hanya mencintai sakinah dan dia tidak akan pernah meninggalkan istrinya!" mendengarkan apa yang dikatakan oleh Robert starla auto melotot dan cemberut dihadapan pria tampan itu.


__ADS_1


visualisasi Robert


" Sudahlah! Ayo kita kembali saja. Aku sudah pusing berada di sini tetapi tidak bisa melakukan apa-apa!" ucap Robert siang kemudian bangkit dan bersiap untuk meninggalkan Cafe.


Starla yang masih membutuhkan untuk berbicara dengan Robert. Akhirnya dia pun mengikuti pemuda itu.


" Kau bawa mobil atau tidak?" tanya Starla ketika sampai di parkiran Cafe.


" Aku datang kemari menggunakan taksi. Kau tahu sendiri kan kalau aku sudah di depak dari organisasi. Semua fasilitas yang diberikan oleh Stenley sudah diambil semua. Sekarang aku hanyalah pengangguran yang tidak memiliki apaan!" ucap Robert yang terlihat sangat frustasi dengan keadaan hidupnya yang turun drastis setelah misi penghianatannya kepada Stanley gagal total karena sudah terlanjur tercium oleh Stanley dan anak buahnya.


Terlihat Starla yang tertawa terbahak-bahak melihat Robert yang begitu frustasi. Karena sekarang tidak memiliki apa-apa.


Berbeda dengan Starla yang telah dikeluarkan oleh Stanley atas keinginan Sakinah. Karena rasa cemburu sang istri terhadap starla yang telah mengaku sebagai kekasih dari Stanley.


" Kau lihat aku dong! Walaupun aku di depak dari sisi Stanley. Tetapi aku diberikan banyak kekayaan yang melimpah dan juga fasilitas yang tidak akan pernah bisa dimiliki bahkan oleh Sakinah sekalipun!" ucap starla dengan kesombongan yang luar biasa yang membuat Robert merasa tidak senang dibuatnya.


" Stanley memberikan semua fasilitas itu adalah untuk membuatmu pergi dengan bahagia dari hidupnya tetapi jiwa dan raganya semuanya adalah milik Sakinah! Dan kau dengan bodohnya, kau begitu bahagia bahkan bangga dengan semua yang diberikan oleh Stanley kepadamu yang hanya sebuah kompensasi untuk kau tidak mengganggu hidupnya lagi!" ucap Robert sambil menjebikan bibirnya karena merasa kasihan kepada Starla yang saat ini sedang bahagia dibuai oleh kekayaan yang diberikan oleh Stanley yang sebenarnya adalah cara Stanley untuk mengusir starla dari kehidupannya secara halus.


" Tidak apa-apa aku diusir dari kehidupan Stanley. Setidaknya semua kemewahan ini adalah milikku dan kau tidak memiliki sedikitpun kemewahan yang sudah diberikan oleh Stanley kepadaku!" ucap Star lah sambil tersenyum mengejek Robert.


" Udah cepat masuk ke dalam mobilku. Kita akan berbicara departemenku saja. Aku yakin sekarang Kau pasti tinggal di kolong jembatan kan karena semua fasilitasmu sudah ditarik oleh Stanley!" ucap Starla yang kemudian menyerahkan kunci mobilnya kepada Robert yang auto menangkapnya dengan begitu senang.

__ADS_1


Ya, Robert merasa senang karena setelah sekian lama, setelah dia didepak dari organisasi Stanley. Akhirnya dia kembali memegang kunci mobil dan itu sangat menyenangkan untuknya.


__ADS_2