
Mulai hari itu Melly mulai melancarkan aksinya untuk mendekati Sakinah. Sakinah yang tidak tahu menahu tentang Melly, dia hanya beranggapan bahwa wanita itu mendekatinya sebagai teman.
" Kamu tahu kan kalau aku adalah manager dari Starla? Akan tetapi suamimu sudah membuat artisku menjadi tidak bersinar lagi. Membuat aku jadi kehilangan pekerjaanku!" ucap Melly menampakan wajah sedihnya membuat sakinah menjadi tidak nyaman dibuatnya.
" Baiklah Melly. Terima kasih atas kedatangan kamu ke Mansion kami. Tolong maafkan saya ya. Karena saya harus beristirahat. dokter memintaku untuk bedrest total dan tidak terlalu stress memikirkan masalah-masalah," ucap Sakinah yang bersiap untuk bangkit dari duduknya.
Melly yang memang mempunyai niat buruk kepada Sakinah. Dia pun kemudian bangkit dan membantu Sakinah untuk bangun.
" Tidak usah Melly. Aku bisa berjalan sendiri. Kau pulanglah karena aku harus beristirahat!" ucap Sakinah yang mulai merasa tidak nyaman dengan kelakuan milih yang terasa begitu ganjil di matanya.
Sakinah bisa merasakan kalau sejak tadi Melly selalu mengusahakan sentuhan fisik di antara keduanya.
Sakinah terus mengucapkan Istighfar dalam hatinya. Meminta agar Allah akan selalu menjaganya dari godaan setan yang terkutuk.
" Maafkan aku Melly. Tapi, bisakah kau meninggalkanku?" tanya Sakinah yang benar-benar merasa tidak nyaman dengan kehadiran Melly.
Apalagi Sakinah sudah tahu kalau Melly adalah manajer dari Starla yang telah memberikan begitu banyak trauma ke dalam hidupnya.
" Padahal aku datang kemari, karena aku ingin bersahabat denganmu. Tapi tampaknya kau tidak senang dengan kehadiranku. Apa kau tahu? Sejak Starla meninggal, aku tidak memiliki siapapun untuk berbagi suka dukaku dalam meniti hidup ini," ucap Mellyy.
" Menikahlah. Kalau kau ingin memiliki seseorang yang bisa berbagi suka duka denganmu. Aku permisi dulu," ucap Sakinah.
__ADS_1
Akan tetapi Melly menahan langkah Sakinah dengan pura-pura jatuh. Sakinah tahu kalau Melly sedang merencanakan sesuatu terhadap dirinya. Walaupun dia tidak terlalu tahu apa itu.
Sakinah mengambil ponselnya kemudian menelpon kepala pengawal untuk membawa pergi Melly dari hadapannya. Karena dia sudah merasa tidak nyaman dengan kehadiran gadis itu yang benar-benar aneh menurutnya.
" Kenapa kau tega sekali mengusirku dari sini Sakinah? Padahal aku hanya ingin bersahabat denganmu!" ucap Melly tampak begitu kecewa melihat Sakinah yang tampaknya tidak tergerak sama sekali dengan semua aksi yang sejak tadi dia kerahkan.
Sakinah yang memiliki perasaan yang peka. Dia bisa merasakan kalau ada seseorang sedang berniat jahat terhadapnya.
" Maafkan aku. Tapi aku tidak berminat untuk menjadi sahabatmu. Aku sudah memiliki suami dan aku cukup memiliki dia saja!" ucap Sakinah yang sukses membuat Melly menjadi geram karena marah pada Sakinah.
Saat kepala pengawal datang Melly langsung berpamitan dan pergi dari mansion itu tanpa menoleh lagi kepada Sakinah.
Hati Melly benar-benar sangat marah karena usahanya untuk menggaet Sakinah gagal. Untuk merayu Stanley, sangatlah tidak mungkin. Karena laki-laki itu memiliki kekuatan yang luar biasa. Stanley terlalu mencintai Sakinah sehingga sangat sulit untuk didekati oleh siapapun.
Robert bahkan sampai dihukum mati oleh Stanley dipenjara dengan menggunakan tangan para penjahat yang dia bayar besar sekali untuk memukulinya sampai mati.
Starla juga mati di penjara dengan di manipulasi seakan-akan Starla bunuh diri. Padahal sebenarnya anak Stanley yang bekerja di dalam penjara untuk memberi hukuman kepada wanita itu. Karena sudah membunuh pewaris dari organisasi mereka.
Di dalam penjara tidak ada yang berani melawan Stanley bahkan sipir saja ketakutan ketika mendengar namanya.
Stanley memiliki banyak kekuatan untuk bisa membuat orang-orang takut kepadanya. Tanpa dia harus melakukan sesuatu.
__ADS_1
" Sayang, apa yang sedang kau lakukan di luar sana? Kenapa dari tadi kau melamun terus?" tanya Stanley yang baru saja pulang Tetapi melihat istrinya terlihat sedang melamun di balkon kamar mereka.
Sakinah menyambut kedatangan suaminya dengan senyuman manisnya. Sakinah sudah berusaha untuk bangkit kembali setelah anak dalam kandungan yang meninggal.
" Aku baik-baik saja kok. Aku cuma sedang merenungkan kejadian hari ini yang rasanya aneh sekali." ucap Sakinah yang memdudukan dirinya di pangkuan suaminya.
" Tadi pagi wanita yang bernama Melly datang kemari sayang. Dia mengatakan kalau dia adalah manajer dari Starla. Entahlah Sayang. Aku menangkap bahwa dia sedang merencanakan sesuatu yang buruk padaku. Sepanjang dia berkunjung kemari, dia terus saja melakukan kontak fisik denganku. Hal itu membuatku tidak nyaman!" ucap Sakinah sambil membuka dasi sang suami dan melepaskan kemeja Stanley.
Sakinah paling menyukai roti sobek milik Stanley yang menjadi favoritnya.
" Berhati-hatilah sayang kalau wanita itu nanti datang lagi kemari. Yang aku tahu dia itu adalah seorang lesbian. Kau harus selalu waspada kepada dia. Ada kemungkinan, mungkin dia ingin membalas dendam tentang kematian Starla. Karena setahu aku, selama ini, Melly memang mencintai Starla. Tetapi wanita itu tidak pernah mau menerima dia untuk menjadi kekasihnya. Starla malah menjadi kekasih Robert. Hal itu membuat Melly jadi murka dan akhirnya minta mundur sebagai manajernya kepadaku," ucap Stanley menerangkan segalanya tentang Melly.
Sakinah sampai bergidik ngeri mendengarkan penjelasan suaminya.
" Sayang tolong kau sampaikan kepada para Bodyguard maupun security di depan. Jangan sampai wanita itu masuk lagi ke mansion kita. Aku benar-benar ngeri memikirkannya!" ucap Sakinah sampai bergidik ketika membayangkan Melly yang sepanjang kedatangannya ke rumahnya terus saja menyentuh bagian-bagian tubuhnya tanpa sengaja. Entahlah!! Sakinah tidak tahu apakah itu disengaja atau tidak. Tapi yang jelas milih selalu melakukannya.
" Baiklah sayang nanti aku akan sampaikan ke pihak security maupun bodyguard yang menjaga di depan gerbang untuk kita mem blacklist Melly untuk masuk ke dalam mansion kita!" ucap Stanley sambil mencium bibir istrinya yang sudah sangat dia rindukan sejak tadi pagi.
Stanley terpaksa berangkat ke kantor pagi-pagi sekali. Karena mereka ada rapat yang harus dihadiri Stanley dan tidak bisa diwakilkan pada siapapun.
Sehingga membuat Stanley akhirnya meninggalkan mansion pada saat Sakinah masih sibuk di dalam kamar mandi.
__ADS_1
" Aku merindukan kamu banget sayang!" ucap Stanley yang mulai ******* bibir istrinya yang selama ini selalu menjadi candunya.
" Aku juga, tadi pagi aku mencarimu. Tapi kau malah pergi pagi-pagi sekali. Membuat aku jadi kesepian di pagi hari. Pas aku siang ke kantormu, untuk mengantarkan makan siang untukmu pun, kau juga tidak ada di kantor. Ah, aku benar-benar sangat frustasi karena merindukanmu sayang!" ucap Sakinah sambil memeluk tubuh suaminya yang sudah toples gara-gara dia yang tadi sudah melepas kemeja Stanley.