Kesabaran Seorang Sakinah

Kesabaran Seorang Sakinah
21. Kemarahaan Seorang Stanley


__ADS_3

Ketika Stanley menyadari bahwa Sakinah melewatinya untuk meninggalkan Mansion Stanley pun kemudian mengejar Sakinah.


" Aku minta maaf sayang. Aku tahu aku salah! Tapi sungguh sayang. Tidak ada niatku sama sekali untuk menipumu. Bisnis itu sudah benar-benar aku tutup dan aku sama sekali tidak pernah mengendalikannya lagi. Itu semua adalah karena Robert. Dia yang tidak ikhlas menutup semua bisnis yang menurut dia adalah sumber keuangan organisasi kami yang sangat penting! Maafkan aku sayang!" ucap Stanley berusaha untuk meyakinkan Sakinah bahwa semua yang terjadi saat ini di bawah kuasanya.


" Sudahlah. Aku sudah berusaha sangat kuat sekali untuk mencintaimu selama beberapa bulan ini. Aku berusaha untuk menikah denganmu dan melaksanakan semua kewajibanku sebagai istrimu. Tapi__ ternyata semua usahaku itu hanyalah hasil dari kebohongan kamu Mas. Aku gak bisa berdiri di atas jembatan yang dibangun dari sebuah kebohongan!" ucap Sakinah dengan suara gemetar dan tersekat di tenggorokannya.


" Lalu aku harus bagaimana sayang? Aku tidak ingin melepaskanmu sayang. Karena aku sangat mencintaimu!" ucap Stanley sambil tetap memeluk Sakinah dari belakang.


Terlihat Sakinah meneteskan air matanya. Jujur kalau bisa dia berkata dan mengakui semuanya. Bahwa dia pun mulai mencintai Stanley yang selama ini selalu memanjakan dan juga mencintaimu.


" Aku benar-benar sangat mencintaimu Sayang. Tolong aku sayng. Kau mengertilah kesulitanku. Walaupun aku adalah pimpinan dari organisasi. Tetapi tetap saja. Organisasi pun memiliki kebijakan di dalamnya. Aku tidak bisa mengambil keputusan sepihak saja. Kalau organisasi tidak merestuinya maka akan sangat sulit untuk melakukan hal itu sayang. Ketiga bisnis yang kau minta untuk ditutup itu adalah bagian krusial dari organisasi untuk mendapatkan uang. Mereka menolak untuk menutupnya! Aku harus bagaimana sayang? Kalau aku bersikeras, maka semua anak buahku pasti akan menentangku dan menjadikanku sebagai target mereka!" ucap Stanley begitu frustasi.


Sementara itu di kejauhan tampak Robert yang sedang memperhatikan sakinah dan Stanley dengan tatapan licik.


" Tampaknya aku sudah berhasil untuk memberitahukan kepada Sakinah tentang bisnis yang tidak benar-benar ditutup oleh Tuan Stanley." ucap Rorbert tampak senang.


" Aku harus segera memisahkan mereka berdua. Gara-gara perempuan bernama Sakinah itu, dia telah membuat Tuan Stanley menjadi tidak produktif dan tidak perduli dengan organisasi lagi. Tuan Stanley lebih mementingkan istri bodohnya itu daripada organisasi kami!" ucap Robert tampak kesal sekali. Terlihat mata Robert yang memerah.


Terlihat Robert sedang menelpon seseorang.

__ADS_1


" Sebentar lagi target kaku akan lewat di hadapanmu. Kau harus memastikan untuk menangkap target itu dan membuang dia sejauh mungkin dari Tuan kita." setelah memberikan perintah itu pada anak buahnya.


Robert kemudian mendatangi Stanley yang masih sibuk membujuk Sakinah untuk tidak meninggalkannya. Karena Stanley sadar, dia tidak akan pernah bisa hidup tanpa Sakinah.


" Maafkan saya tuan Stanley. Saya sangat membutuhkan anda untuk memberikan laporan tentang perusahaan kita yang ada di Meksiko!" ucap Robert dengan takjim. Karena bagaimanapun Robert memang sangat menghormati Stanley dan selama ini Robert sangat mendewakan Stanley.


Bisa dikatakan Stanley adalah poros hidup seorang Robert. Oleh karena itu dia merasa kesal sekali melihat Stanley yang selalu saja dikendalikan oleh Sakinah. Karena cintanya untuk sang istri yang terlalu besar. Sehingga membuat Stanley bisa dikatakan tidak pernah mengurus organisasi Mereka lagi.


" Pergilah dari sini Robert! Saat ini aku sedang sibuk!" ucapkan Stanley menatap tajam kepada Robert yang langsung mengundurkan diri dari hadapannya.


Sakinah hanya menatap interaksi antara Stanley dan Robert. Sama sekali tidak tertarik untuk mencampuri urusan mereka.


Akan tetapi ketika Sakinah hendak bangkit, Stanley langsung menarik tangannya dan tidak mengizinkan Sakinah untuk pergi dari Mansion miliknya.


Tanpa banyak cakap lagi, Stanley langsung menggendong Sakinah ala bridal style dan membawanya masuk ke dalam kamar mereka Stanley sama sekali tidak memperdulikan teriakan maupun pukulan dari Sakinah karena saat ini di otaknya hanya ada keinginan untuk menahan Sakinah agar tidak pergi.


' Aku harus membuat Sakinah hamil anakku secepatnya. Hanya dengan memiliki anak bersama dia tidak akan pernah berpikir untuk meninggalkanku selamanya!' bathin Stanley.


Sementara itu Sakinah masih berusaha untuk melepaskan diri dari cengkraman dan kekuasaan seorang Stanley yang kini sedang memaksanya untuk menetap di dalam mansion sebagai istri dari ketua mafia tampan dan keren itu.

__ADS_1


Walaupun Stanley berstatus sebagai ketua mafia. Tetapi dia tidak 100% terjun ke dalam kegiatan organisasi yang dipimpin.


Semua kegiatan di bawah tanah dikendalikan oleh Robert. Sementara Stanley, dia hanya melakukan pekerjaan bisnis legal yang terlihat di depan publik sebagai seorang pengusaha sukses dengan pembangunan apartemen dan perumahan elit bagi para orang kaya dan dengan status high Society.


" Lepaskan aku! Aku tidak ingin melakukan ini lagi denganmu! Aku mohon lepaskan aku dan biarkan aku kembali ke kampung halamanku dan kau bisa melakukan semua yang kau inginkan tanpa ada aku yang menghalangi bisniamu." ucap Sakinah dengan air mata yang berderai di pipinya.


Akan tetapi Stanley menulikan kupingnya. Dia tidak peduli dengan air mata yang saat ini merembes di kelopak mata Sakinah. Stanley hanya ingin membuat Sakinah segera hamil jadi dirinya harus ekstra usaha untuk membuahkan hasil dari kreativitasnya.


Sakinah memukul dada Stanley untuk melampiaskan kekesalan di hatinya. Setelah pria tampan itu menumpahkan benih di rahim Sakinah dan berharap akan menjadi anak untuk mereka berdua.


" Aku mencintaimu sayang. Aku berharap percintaan kita hari ini akan menjadi anak untuk kita berdua. Sehingga kau tidak akan pernah berpikir lagi untuk meninggalkanku." ucap Stanley sambil mencium bibir Sakinah yang masih bergetar karena tangisnya yang begitu pilu dan menyayat hati.


Hati Stanley sebenarnya teriris. Ketika dia melihat wanita yang sangat dia cintai masih menangis pilu hingga saat ini karena dirinya yang mempertahankan sang istri untuk tetap di sampingnya.


Tanpa Sakinah ketahui, sebulir air mata menetes di kelopak mata Stanley. Ketika dia memeluk istrinya dengan begitu erat.


Sekuat tenaga Stanley berusaha untuk menghapus air mata yang telah begitu lancang lolos dari kelopak matanya.


Bagi Stanley air mata adalah kelemahan dan selama ini Stanley selalu berusaha untuk menghindarinya. Tetapi kejadian hari ini benar-benar telah menyakiti hatinya dan meruntuhkan egonya sebagai seorang suami.

__ADS_1


Hati Stanley merasa terguncang karena dia menyadari, ternyata sampai saat ini dia belum berhasil merebut cinta seorang Sakinah.


' Apalagi yang harus kulakukan untuk bisa memiliki cintamu sayang? Kenapa begitu sulit sekali untuk membuat kamu mencintai aku?' bathin Stanley begitu pilu.


__ADS_2