Kesabaran Seorang Sakinah

Kesabaran Seorang Sakinah
67. Frustasi


__ADS_3

" Ya ampun aku tidak melakukan apa-apa padamu. Kenapa kau sampai mengusirku?" tanya Agnes merasa sangat sedih sekali.


Fic kesulitan untuk menelan salivanya sendiri gara-gara Agnes yang sekarang malah mendekatinya.


' Aku mohon Agnes!! Kau jangan terus menggoda aku kayak gini!' bathin Fic merasa sangat frustasi.


Fic tidak mau kalau sampai terjadi hal yang tidak diinginkan antara dirinya dan Agnes. Mengingat mereka sudah berpisah lebih dari 3 tahun lamanya. Semua karena persaingan di kantor yang membuat Agnes akhirnya memilih pergi meninggalkan dia.


" Apakah aku melakukan sebuah kesalahan? Sehingga kau sampai mengusirku?" tanya Agnes yang mendekati Fic.


Fic yang tidak tahan lagi dengan hasrat yang tiba-tiba memuncak dalam dirinya, dia langsung menarik tangan Agnes untuk masuk ke dalam kamarnya. Di sana, Fic mulai mencium Agnes dengan frontal. Agnes yang terkejut sontak berusaha melepaskan diri.


Awalnya Agnes melakukan itu hanya ingin mengetes Fic karena dia benar-benar curiga bahwa laki-laki yang mengaku bernama Albert itu adalah Fic suaminya yang lama berpisah karena kesalahpahaman, yang sedang menyamar.


Ciuman Fic yang sangat di kenal oleh Agnes benar-benar membuat Agnes sadar bahwa dia sedang berhadapan dengan Fic. Dia pun kemudian melepaskan wig dan kacamata yang digunakan oleh Fic.


" Fic?" tanya Agnes terkejut.


Fic melanjutkan kembali ciuman mereka yang tadi sempat terhenti gara-gara Agnes yang melepaskan wig dan kacamatanya tanpa disadari oleh Fic. Setelah mengetahui kalau pria yang sedang mencumbu bibirnya adalah Fic, Agnes akhirnya pasrah saja.


Bagaimana pun Fic adalah suaminya yang sudah lama sekali tidak bertemu. Walaupun status pernikahan mereka menjadi ambigu karena Fic yang selama ini tidak pernah bertanggung jawab kepadanya dalam segala segi kehidupan. Nafkah lahir maupun bathin yang tidak pernah diberikan oleh Fic kepada Agnes selama beberapa tahun lamanya sejak perpisahan mereka yang tidak jelas.


Akhirnya pagi itu menjadi sejarah bagi kedua insan yang sangat lama tidak pernah bertemu untuk kembali memadu kasih.


" Kamu kenapa melakukan hal ini?" tanya Agnes ketika mereka berdua selesai bercinta.


Fic yang sudah lama sekali tidak pernah menyentuh wanita sejak terakhir kali berpisah dengan Agnes sekitar 3-4 tahun lalu, tampak begitu merindukan masa-masa kebersamaan mereka.


Mereka yang selalu bersaing di kantor. Sehingga membuat hubungan pernikahan mereka menjadi terasa hambar dan selalu saja penuh dengan pertentangan. Sehingga akhirnya Agnes memilih untuk meninggalkan Fic tanpa kabar dan berita.


Akan tetapi keduanya tidak pernah mengurus perceraian ataupun perpisahan secara resmi. Tetapi selama perpisahan itu mereka tidak pernah melakukan komunikasi apapun. Sama seperti Sakinah dan Stanley saat ini.

__ADS_1


Bedanya Stanley masih mengawasi Sakinah dari jauh karena Stanley mengetahui keberadaan Sakinah di mana.


Fic selama ini tidak pernah tahu keberadaan Agnes. Oleh karena itu ketika pertama kali melihat Agnes, Fic benar-benar sangat terkejut bahwa ternyata istrinya berada di kantor milik Sakinah sebagai asistennya.


" Semuanya demi Tuan Stanley yang ingin bertemu dengan istrinya!" ucap Fic pada Agnes.


" Siapa istri Tuan Stanley?" tanya Agnes bingung.


" Nyonya Sakinah adalah istri Tuan Stanley masa kau tidak tahu?" tanya Fic sambil memeluk Agnes dengan erat.


Saat Fic mau mengulang kembali percintaan mereka, Agnes langsung bangun dan berniat meninggalkan Fic kembali.


" Maafkan aku. Tetapi sepertinya kita harus segera berangkat ke kantor. Karena sebentar lagi jam kantor akan segera dimulai!" ucap Agnes yang kemudian menggunakan kembali pakaian dia yang tadi di buang begitu saja oleh Fic yang sudah keburu tidak sabar.


" Ayolah setelah 3 tahun kita tidak bertemu. Apakah akan pergi begitu saja dari suami kamu?" tanya Fic merasa keberatan.


" Aku tidak tahu setelah kau tidak pernah memberikan hakku sebagai istri kamu. Apakah kau masih layak untuk disebut sebagai suamiky?" tanya Agnes yang mulai kumat sifat intelektualnya yang selalu suka menentang Fic.


Agnes benar-benar kelimpungan dan tidak bisa melawan keinginan Fic. Akhirnya pagi itu mereka bercinta sampai tiga ronde. Aih, mereka sudah seperti pengantin baru yang tidak ingin berpisah lagi.


Setiap Agnes meminta untuk pergi Fic selalu melarangnya.


" Ayolah sehari ini saja. Mintalah libur kepada bos kamu!" Pinta Fic pada Agnes.


" Ya ampun kalau begini terus bisa-bisa aku hamil gara-gara kamu!" protes Agnes sambil terus menggelengkan kepalanya.


Mendengarkan perkataan Agnes, Fic hanya tertawa terbahak-bahak.


" Kita ini suami istri sayang. Kalau kau ingat, tentu saja! Maka tidak akan ada yang marah kalau kau hamil anakku." Ucap Fic yang masih tidak mengizinkan Agnes untuk meninggalkan rumahnya.


Akhirnya Agnes menyerah dan tidak lagi meminta untuk pergi.

__ADS_1


Tiba-tiba ponsel Agnes berdering dan ternyata Sakinah yang mencarinya.


" Lihatlah Nyonya Sakinah sampai menelepon aku!" ucap Agnes sambil cemberut kepada Fic yang hanya bisa nyengir tanpa merasa berdosa sama sekali.


Fic kemudian memilih untuk meninggalkan Agnes agar bisa konsentrasi berbicara dengan Sakinah.


" Aku akan mandi dulu," ucap Fic sambil mencium bibir Agnes perlahan.


Agnes sampai melotot sempurna gara-gara perbuatan Fic tersebut.


Agnes benar-benar tidak mengira kalau Fic bisa melakukan semua itu kepadanya. Padahal dulu Fic yang dia kenal adalah laki-laki yang sangat dingin dan nyaris tanpa keromantisan sama sekali.


Hal itulah yang membuat Agnes akhirnya meninggalkan Fic karena merasa kesal dan jengkel. Tidak merasa istimewa bagi suaminya sendiri.


Apalagi ketika Agnes tahu kalau Fic memiliki ketertarikan terhadap Starla artis yang saat itu sedang naik daun yang di orbitkan oleh perusahaan milik Stanley.


Mengingat tentang Starla membuat hati Agnes menjadi jengkel. Setelah dia menelepon Sakinah. Agnes pun langsung meninggalkan rumah Fic tanpa mengatakan apapun kepada pemiliknya.


Setelah selesai mandi, Fic lalu mencari keberadaan Agnes tetapi tidak dia temukan.


" Kemana dia? Kenapa dia suka sekali kabur tanpa mengatakan apapun?" tanya Fic yang kemudian mengganti pakaiannya dan bersiap untuk pergi ke kantor.


Fic yang tadi berniat untuk membuat sarapan pun akhirnya memilih untuk sarapan di kantor saja. Dia bisa membeli di jalan ketika menuju ke kantor nanti.


" Kenapa rumah dia tutup? Apakah dia sudah berangkat ke kantor?" monolog Fic ketika melihat pintu rumah Agnes yang tertutup.


Fic kemudian memutuskan untuk berangkat kerja karena dia melihat di depan rumah Agnes sudah tidak ada mobil lagi.


" Dia pasti sudah berangkat!" Fic pun kemudian melajukan kendaraannya.


" Sungguh tidak disangka. Aku malah bertemu dengan Istriku lagi setelah bertahun-tahun tidak bertemu dengannya. Semoga saja Agnes tidak membuka rahasiaku kepada Nyonya Sakinah. Bisa digorok aku nanti sama tuan Stanley!" monolog Fic kepada dirinya sendiri.

__ADS_1


Akan tetapi Fic percaya bahwa Agnes pasti akan merahasiakan identitasnya saat ini di kantor milik Sakinah.


__ADS_2