Kesabaran Seorang Sakinah

Kesabaran Seorang Sakinah
45. Marah


__ADS_3

" Kamu jahat Stanley! Bukankah selama beberapa tahun Aku selalu mengejarmu huh? Kenapa kau tidak pernah menggubrisnya? Sekarang tiba-tiba saja kau menikah dan mempunyai anak. Apa kau masuk akal?" tanya Sabrina yang mulai terisak.


Stanley menjadi salah tinggal sendiri. Ketika dia melihat Sabrina yang sudah mulai berkaca-kaca matanya.


" Kau jangan sembarangan bicara! Selama ini aku tidak pernah memberikan harapan apapun padamu dan aku pun tidak pernah mengatakan kalau aku akan menikahimu!" ucap Stanley berkelit.


Semua orang yang ada di dalam ruangan meeting itu hanya menjadi penonton dagelan yang sedang dipertunjukkan oleh Sabrina di hadapan mereka.


Mereka semua tahu bagaimana Sabrina sangat mencintai Stanley dan selama ini selalu menggilai pria tampan itu.


Mereka sudah bisa menebak. Apa yang terjadi hari ini di hadapan mereka. Jadi mereka hanya bisa menarik nafas dalam-dalam dan berusaha untuk tidak membuat Nona besar mereka mengamuk karena itu sangat berbahaya untuk hidup mereka ke depannya.


Sabrina walaupun terlihat kekanakan. Tetapi dia memiliki kekuasaan besar di dalam perusahaan ayahnya.


Ayahnya Markus Aberto. Ketua mafia yang sangat terkenal di Meksiko karena kekejamannya. Dia sangat menyayangi putrinya yang sangat pintar dan juga cerdas. Oleh karena itu semua bisnis legalnya dia percayakan kepada putrinya. Sementara dia fokus mengurus bisnis ilegal yang berada di bawah tanah.


" Aku pergi saja dari sini. Kalau kau tidak mau membicarakan bisnis di antara kita!" ucap Stanley yang sudah bersiap untuk bangkit dari duduknya dan berniat untuk keluar dari ruangan meeting.


Sabrina terkejut melihat Stanley yang sudah bersiap meninggalkan ruangan.


" Baiklah, baiklah! Maafkan aku. Oke?? Ayo kita sekarang mulai serius membicarakan proyek kita!" ucap Sabrina akhirnya mengalah dan mulai memasang wajah serius dan kini fokus dengan presentasi yang akan dibawakan olehnya sendiri.


Sabrina memang sosok wanita hebat yang bisa menyesuaikan dirinya dengan situasi dan kondisi yang sedang dia hadapi.


Setelah memulai pada pembicaraan bisnis. Terlihat Sabrina yang begitu matang dan begitu sempurna. Sebagai seorang pemimpin dari tim yang sangat hebat. Stanley bahkan sampai berdecak kagum melihat kemahiran Sabrina dalam mempresentasikan proyek yang akan ditawarkan oleh mereka kepadanya sebagai investor.


Setelah hampir 3 jam lamanya mereka membicarakan tentang kerjasama yang akan mereka lakukan. Akhirnya sampailah mereka kepada Titik penandatanganan perjanjian yang akan dilakukan oleh Stanley dan Sabrina.


Jauh sebelum pertemuan itu Stanley sudah mengirimkan anak buahnya untuk menyelidiki tentang prospek dari proyek yang saat ini sedang ditawarkan oleh Sabrina kepadanya.


Setelah selesai menandatangani perjanjian tersebut. Stanley sudah bersiap untuk meninggalkan ruangan meeting. Akan tetapi, siapa yang menyangka kalau Fic sedikit lengah ketika dia sedang membereskan berkas-berkas yang tadi ditandatangani oleh Sabrina dan Stanley.


Dengan begitu lincahnya Sabrina meloncat ke dalam pelukan Stanley yang tidak siap untuk menerima dirinya sehingga akhirnya mereka berpelukan. Tubuh Stanley sampai terdorong ke belakang dan bibir Sabrina mendarat sempurna di bibir Stanley.


Sialnya salah satu anak buah Sabrina ada yang memotret kebersamaan itu dan langsung dia unggah ke media sosial miliknya.


Hanya dalam hitungan menit, foto itu langsung menjadi viral dan trending topic di media sosial.

__ADS_1


Bagaimana tidak? Mereka berdua adalah sosok figur yang selama ini selalu dinantikan kabarnya oleh pihak media.


Bahkan selama ini, keduanya telah digadang-gadang akan menjadi pasangan the Most Wanted abad ini.


Stanley selama ini memang tidak pernah mau menggembor-gemborkan tentang status pernikahannya dengan Sakinah. Hanya orang-orang terdekat yang mengetahui tentang statusnya sebagai seorang suami dan calon ayah.


Bagaimanapun Stanley sangat sadar tentang kehidupannya yang sangat berbahaya. Oleh karena itu Stanley benar-benar menjaga Sakinah secara rapat dari media.


" Kau apa-apaan sih? Menyingkir dariku!" ucap Stanley sambil mendorong tubuh Sabrina yang sudah membuat dia menjadi kesal dan marah. Bagaimana tidak? Sabrina berhasil mencium bibirnya!


Stanley sampai melotot sempurna ke arah Fic yang sudah lalai dalam tugasnya sehingga membuat dirinya berada dalam kesulitan sekarang.


Stanley tahu bahwa tadi ada seseorang yang sudah mempotret dirinya dan dia pun kemudian memerintahkan kepada anak buahnya untuk menutup pintu ruangan meeting.


" Kunci pintu ruangan meeting ini dan pastikan tidak ada satu orang pun yang keluar dari pintu itu!" perintah Stanley menggelegar di dalam ruangan meeting yang membuat semua orang menjadi gemetar ketakutan.


" Fic cepat kau ambil semua ponsel orang-orang yang ada di dalam ruangan ini. Jangan sampai ada foto yang menyebar keluar mengenai kejadian tadi!" perintah Stanley dengan wajah serius.


Semua orang yang berada di dalam ruangan itu sudah gugup karena perintah dari Stanley.


Orang yang tadi telah memotret Stanley dan menyebarkan berita tentang kejadian yang tak terduga tadi. Dia sudah gugup luar biasa. Dia pun langsung menghapus postingannya tadi. Sebelum tertangkap oleh Fic yang terkenal sangat kejam kalau sudah berhubungan dengan nama baik bos besarnya.


" Kalau sampai di luar sana terjadi kehebohan tentang kejadian yang ada di dalam ruangan ini. Maka percayalah! Hidup kalian tidak akan ada yang tenang mulai saat ini! Aku akan menghancurkan kehidupanmu dan juga keluarga kalian!" ancam Stanley yang kesal luar biasa kepada Sabrina yang sudah sangat lancang melakukan hal seperti itu kepadanya di hadapan semua orang.


Stanley kemudian keluar dari ruangan tanpa melirik sekilas pun kepada Sabrina yang sudah gemetar ketakutan melihat amarahnya.


Akan tetapi Sabrina merasa bahagia sekali karena dia berhasil mendapatkan apa yang dia inginkan selama ini.


Anak buah Sabrina yang tadi telah lancang memposting tentang Stanley dan Sabrina. Dia sudah gemetar ketakutan. Walaupun dia sudah menghapus postingan itu. Akan tetapi di luar sana banyak orang-orang yang sudah mengambil screenshot dari postingan tersebut dan menyebarkannya ke tempat lain.


" Nona Sabrina! Tolonglah saya!" ucap pegawai Sabrina sambil mendekati Nona besarnya.


Sabrina mengerutkan keningnya melihat pegawainya itu yang tampak begitu pucat wajahnya.


" Ada apa?" tanyanya heran.


" Maafkan saya Nona Sabrina. Tadi saya sudah memposting tentang Anda yang sedang berciuman dengan Tuan Stanley ke media sosial milik saya!" bisik orang itu di telinga Sabrina.

__ADS_1


Sabrina terkesiap mendengarkan Pengakuan dari karyawannya itu yang menjabat sebagai manajer di perusahaannya.


" Ah sudahlah. Jangan khawatir! Aku dan ayahku akan melindungimu!" ucap Sabrina mengulas senyum kepada karyawannya yang seketika merasa lega karena mendapatkan jaminan dari nona besarnya.


Karyawan Sabrina juga mengetahui kalau kekuatan Markus Alberto tidak bisa dianggap main-main dan tidak bisa pula diremehkan oleh musuh-musuh mereka.


Walaupun kekuatan yang dimiliki oleh Stanley pun tidak kalah bila dibandingkan dengan anak buah Markus Alberto.


Sabrina tampak berpikir keras untuk bisa keluar dari kondisi itu bagaimanapun dia tidak mau membuat Stanley marah kepadanya gara-gara masalah itu.


" Tenanglah aku akan membersihkan semua kekacauan yang kau buat!" ucap Sabrina berusaha untuk menenangkan manajernya yang wajahnya sudah sepucat kapas.


Sementara itu satu persatu ponsel yang sudah dikumpulkan sudah diperiksa oleh Fic.


Setelah memastikan bahwa ponsel semua orang sudah bersih tanpa ada jejak-jejak foto maupun video. Semua orang yang ada di dalam ruangan itu pun kemudian dibebaskan oleh Fic dengan peringatan keras yang disampaikan oleh Fic kepada mereka.


" Ingatlah! Kalau di luar sana ada masalah tentang kejadian tadi. Maka kalian semualah yang pasti akan kami cari untuk menjadi pelaku utamanya!" setelah mengatakan itu Fic kemudian keluar dari ruangan meeting untuk menemui Stanley di ruangannya.


Fic tahu bahwa saat ini nyawanya dalam bahaya. Karena dia melihat dengan jelas amarah dan juga rasa kesal di wajah Stanley. Ketika dia tadi mendapatkan hal yang tidak terduga gara-gara perbuatan ceroboh seorang Sabrina yang sukses membuat Stanley mengamuk di ruangannya.


Stanley langsung saja melampiaskan kemarahannya kepada Fic. Ketika dia melihat asistennya itu sudah berada di dalam ruangannya dan meminta maaf atas kecerobohannya tadi.


" Maafkan saya tuan saya tidak bermaksud apa-apa. Saya tidak tahu kalau Nona Sabrina akan benar-benar nekat melakukan hal bodoh seperti itu!" ucap Fic sambil menundukkan kepalanya.


Pik sadar betul dengan kesalahan apa yang sudah dia buat kalau sampai Sakinah melihat foto ataupun kejadian di ruangan tadi pasti Bos besarnya akan mendapatkan masalah yang sangat serius dari istri tercintanya.


Fic sangat tahu bahwa Sakinah adalah seorang wanita yang sensitif dengan hal-hal seperti itu.


Fic masih mengingat tentang reaksi Sakinah ketika mengetahui tentang Starla. Hampir saja bos besarnya itu menjadi duda kalau tidak berhasil meyakinkan Sakinah tentang posisi Starla di dalam kehidupannya.


" Kau Sadarkan Fic masalah apa yang sudah kau timpakan ke dalam hidupku?" tanya Stanley yang tampak begitu frustasi ketika dia mengingat kembali apa yang sudah dilakukan oleh Sabrina kepada dirinya.


Sabrina memang termasuk wanita yang sangat nekat dan tidak ada hal yang membuat dia takut. Karena dia merasa selalu dilindungi oleh ayahnya yang seorang ketua mafia di Meksiko yang memiliki ratusan bahkan ribuan anak buah yang kejam dan bengis.


" Kau pastikan penanggung jawab dari proyek itu mengerti benar tentang proyek yang tadi kita tanda tangani dengan Sabrina. Aku tidak akan pernah bertemu lagi dengan wanita itu!" ucap Stanley memutuskan bahwa dia akan mundur sebagai penanggung jawab dari proyek yang baru saja ditandatangani bersama dengan Sabrina.


Stanley benar-benar tidak bisa membayangkan kehidupan apa yang akan dia jalani ketika dirinya nekat untuk meneruskan sebagai penanggung jawab dari proyek itu.

__ADS_1


" Ya ampun Fic! Baru penandatanganan perjanjian. Dia sudah memberikan masalah sebesar ini kepadaku! Aku benar-benar tidak sanggup untuk membayangkan ketika Sakinah melihat ataupun mendengarkan tentang kejadian tadi!" ucap Stanley sangat frustasi sekali.


" Tenanglah Tuan saya pasti akan menunjukkan CCTV yang ada di dalam ruangan meeting kepada Nyonya Sakinah. Video itu yang akan menunjukkan bahwa itu bukanlah kesalahan anda tetapi murni dari nona Sabrina yang menubruk Anda secara tiba-tiba. Sehingga insiden itu terjadi begitu saja!" ucap Fic yang sukses dihadiahkan tempokan bantal oleh Stanley yang merasa kesal luar biasa dibuatnya.


__ADS_2