Kesabaran Seorang Sakinah

Kesabaran Seorang Sakinah
92. Akikah baby Sean Craig


__ADS_3

Stanley kemudian memulai harinya untuk mempersiapkan acara aqiqah putra mereka berdua yang di beri nama Sean Craig.


" Akhirnya pewaris keluarga Craig hadir juga!! Terimakasih sayang karena kamu sudah mau berjuang untuk keselamatan anak kita!" Stanley benar-benar merasa terharu dengan acara yang saat ini sedang berlangsung dengan khidmat.


Di mana banyak karyawan yang kerja di perusahaan Sakinah yang hadir dan di atas semua itu, yang terpenting ibunya Stanley bersama suami barunya terlihat menghadiri acara tersebut.


Ini adalah kali pertama bagi Sakinah dan Andien bertemu. Sejak pernikahan Sakinah dan Stanley di langsung kan.


" Aku sekarang mengerti kenapa Putraku begitu mencintaimu. Putraku bahkan sampai rela meninggalkan pelayarannya dengan kapal pesiar yang mewah bersama rekan bisnisnya, hanya untuk mengejarmu. Kamu memang layak untuk mendapatkan cinta dari Putraku!" Andien terlihat memeluk Sakinah.


Mendengarkan semua yang dikatakan oleh Andien. Hati Sakinah benar-benar merasa bahagia. Karena dia di terima dengan baik oleh ibu mertuanya.


" Terima kasih Mah!" Sakinah tidak bisa berkata-kata saat berbicara bersama dengan Andien yang sangat cantik dan juga elegan.



Visualisasi Andien


" Sama-sama sayang!" Andien merasa sangat bersyukur karena akhirnya Stanley bisa menemukan kebahagiaannya bersama dengan wanita yang mencintai dan juga dia cintai.


Apalagi ketika Andien melihat cucunya yang begitu tampan dan sangat sehat. Andien benar-benar bangga sekali kepada Sakinah yang sudah bisa membuat Stanley menjadi seorang ayah dan juga suami yang baik.


Andien bahkan sampai meneteskan air mata karena merasa sangat terharu dengan kebahagiaan putranya bersama keluarga kecilnya yang baru di temui oleh Andien.


Terlihat suami Andien begitu menikmati acara yang diselenggarakan oleh Stanley dalam keadaan sederhana namun tetap khidmat.


Ronald terlihat dekat dengan para karyawan Sakinah yang hadir di acara tersebut. Terlihat dia tidak canggung sama sekali saat berbincang atau pun bergaul dengan mereka.

__ADS_1



visualisasi Ronald Atmajaya


" Tampaknya suami Mama sangat menyukai acara ini. Lihatlah!! dia berbaur dengan mereka tanpa merasa canggung maupun gugup." terlihat Stanley terus memperhatikan Ronald yang telah membuat ibunya mau kembali berumah tangga setelah ditinggalkan oleh ayahnya sekian lamanya.


Andien menarik nafasnya dengan dalam. Dia tahu bahwa selama ini Stanley tidak terlalu menyukai suami barunya. Entah karena alasan apa. Andien pun sampai sekarang tidak mengerti dan tidak pernah bertanya kepada Stanley tentang alasan tersebut.


" Kau tahu bukan? Kalau Ronald adalah type laki-laki yang menyukai kesederhanaan. Mungkin kau akan mencemoohnya. Karena Dia berasal dari keluarga biasa saja. Akan tetapi, percayalah Stanley! Dia adalah seorang suami yang baik dan dia selalu menghargai Mama sebagai istrinya!" Andien terlihat membujuk Stanley untuk mau menerima hubungan barunya dengan Ronald.


Stanley terlihat menarik nafasnya dalam-dalam dan melepaskannya secara perlahan. Stanley melihat ke arah ibunya yang begitu berusaha untuk meyakinkan dirinya agar bisa menerima Ronaldo sebagai suami barunya.


" Sudahlah Mah. Lagi pula itu bukan urusanku. Terserah mama mau bersama dengan siapa. Selama Mama hidup bahagia. Aku tidak akan pernah mempermasalahkan apapun juga!" Stanley tersenyum kepada Andien. Andien langsung memeluk putranya karena dia merasa bahagia sekali. Akhirnya setelah bertahun-tahun lamanya, putranya bisa berpikiran terbuka dan tidak menantang hubungannya lagi bersama Ronald.


" Kelihatannya istrimu benar-benar sudah membuatmu menjadi laki-laki yang berbeda. Dulu kau bahkan sampai tidak ingin bertemu dengan mama hanya karena menikah dengan Ronald yang tidak kamu sukai." Stanley memeluk ibunya dengan erat.


Ronald dan Sakinah saling menatap satu sama lain dan kemudian melihat ke arah Andien dan Stanley yang terlihat mulai meneteskan air mata satu sama lain karena merasa harum dengan apa yang hari ini terjadi kepada mereka berdua.


" Sudahlah Mah!! Lihatlah kita berdua menjadi tontonan banyak orang." ujar Stanley sambil tersenyum kepada ibunya.


" Tidak masalah mereka memperhatikan kita yang penting saat ini kita sedang berbahagia. Mama sangat senang sekali Stanley karena akhirnya setelah bertahun-tahun Lamanya kita bisa kembali menjadi keluarga."


" Bukankah selama ini kita memang keluarga? Hanya saja kesibukan kita berdua yang membuat kita tidak bisa bertemu setiap hari." Stanley kemudian berpamitan kepada Andien karena dia harus menemui beberapa undangan lainnya yang termasuk orang penting di perusahaan milik Sakinah.


Andien mendekati Ronald yang sejak tadi begitu sibuk bercengkrama dengan para karyawan yang bekerja di perusahaan Sakinah. Para dewan direksi juga hadir dalam acara tersebut.


Kegembiraan dan kebahagiaan yang terjadi di dalam kediaman Sakinah hari itu. Terlihat tidak di sukai oleh Camelia. Bibi jauh Sakinah yang sudah lama sekali tidak pernah menemui Sakinah. Namun karena ada acara Aqiqah besar untuk putra sakinah, membuat Bi Warsih mengundang Camelia beserta keluarganya untuk hadir di kediaman mereka.

__ADS_1


Camelia adalah anak dari adiknya neneknya Sakinah. Lama sekali tidak pernah bertemu karena tempat tinggal yang jauh dan mereka tidak saling mengenal satu sama lain.


Mungkin kalau bukan karena Bi Warsih yang tidak mengundang keluarganya ke acara itu mungkin seumur hidup mereka tidak akan pernah bisa saling mengakui satu sama lain.


" Lihatlah sakinah. Anak itu lama sekali tidak pernah mengunjungi Tanteku. Eh, tiba-tiba dia datang kemari dan menguasai semua harta miliknya. Aku benar-benar tidak akan membiarkan anak itu berkuasa di perusahaan milik kakakku!" Camelia terlihat menatap sakinah dengan perasaan tidak suka.


" Ayolah mah kau jangan Mulai kumat penyakitmu. Bagaimanapun dia adalah saudara kamu satu-satunya dari Tante kamu yang sudah lama meninggal dan dia juga tidak pernah berbuat salah apapun kepadamu. Dia memiliki semua harta berikan temu karena memang hanya dia keturunan dari Tantemu. Lagipula, apa kau tidak takut dengan suaminya itu yang kabarnya merupakan ketua mafia di Jakarta?!" Jhon, suami Camelia tampak bergidik ngeri ketika melihat Stanley dengan Aura yang begitu kuat dan pamornya yang sangat mengintimidasi siapapun yang menatapnya.


Stanley yang sudah biasa menghadapi banyak orang dalam setiap situasi dia tidak pernah merasa canggung untuk berinteraksi dengan siapapun.


" Mafia bagaimana?" tanya Camelia yang mulai gemetar ketakutan.


" Ya ampun mah. Apa kau tidak melihat para Bodyguard di luar sana yang berjajar rapih dan sangat menyeramkan itu? Mereka semua adalah anak buah suami Sakinah. Sebaiknya Mama tidak usah melakukan sesuatu yang suatu saat akan Mama sesali!" Jhon kembali mengingatkan Camelia untuk Tidak usah mengganggu Sakinah ataupun keluarganya.


Dari kejauhan terlihat Putri mereka yang datang tergopoh. Salshabilla adalah anak Camelia satu-satunya yang cantik dan juga dibanggakan olehnya.


" Mama kenapa Mama tidak menungguku sih? Ya ampun mamaku sayang! Aku hampir saja ditangkap oleh Bodyguard yang menjaga rumah ini. Apakah Sakinah sehebat itu Mah? Sampai rumahnya harus dijaga oleh banyak Bodyguard yang begitu menyeramkan!" terlihat Salsabila ngeri-ngeri sedap saat membayangkan dirinya tadi hampir saja ditangkap oleh Bodyguard milik Stanley.


" Memangnya kenapa kok mau ditangkap oleh Bodyguard segala?" tanya Camelia sambil menatap Salsabila dengan penasaran.


" Mereka mengira kalau aku itu adalah tamu ilegal. Karena aku tidak bisa menunjukkan kartu undangan mereka tidak percaya ketika aku mengatakan kalau aku adalah sepupu dari Sakinah. Mereka memintaku untuk mengeluarkan semua barang-barang di tasku dan mereka juga memeriksa semua orang yang datang ke mari. Barangkali mereka semua membawa senjata yang akan kecelakaan tuan mereka!" Camelia benar-benar bergidik mendengarkan cerita dari Salsabila.


" Berlebihan sekali! Hanya membuat acara seperti ini saja. Mereka sampai membuat orang harus merasa terhina karena harus diperiksa dengan begitu ketat!" cibir Camelia yang merasa hatinya begitu panas dan iri dengan nasib seorang Sakinah yang sangat mujur dan beruntung.


Padahal Camelia ingat kalau dulu pernikahan orang tua Sakinah tidak direstui oleh tantenya yang sudah meninggal bertahun-tahun lamanya. Sehingga mengakibatkan Ayah Sakinah kemudian kabur dan meninggalkan tantenya selama bertahun-tahun lamanya bahkan tidak pernah kembali.


Sekarang setelah bertahun-tahun lamanya Sakinah hilang dalam peredaran. Tiba-tiba saja dia datang menguasai semua harta kekayaan milik sang tante sehingga membuat Camelia merasa kesal luar biasa.

__ADS_1


" Dia itu kan istrinya seorang mafia. Pantas saja kalau dia takut akan dicelakai oleh seseorang yang pasti suaminya punya banyak musuh di luar sana!" John hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat semua komentar pedas yang diberikan oleh Camelia kepada Sakinah sebagai tuan rumah.


__ADS_2