
Renaldi berusaha mencari keberadaan Sakinah tetapi dicari kemanapun dia tidak menemukannya.
" Ya ampun ke mana wanita itu dicari dari tadi kok nggak ada?" tanya Renaldi bingung.
Renaldi kemudian membuka lemari Sakinah. Akan tetapi semua pakaiannya masih lengkap di sana tidak ada yang berkurang satupun.
" Semua pakaian dan barang-barangnya ada di rumah. Tetapi aku tidak menemukan dia di manapun juga. Mana mungkin kalau dia pergi dari rumah, tapi tidak membawa apapun? ****! Ke mana sebetulnya wanita itu? Apakah dia hendak membunuhku? Dari tadi Tuan Robert terus menghubungiku. Apa yang harus kulakukan sekarang?" tanya Renaldi dengan sangat frustasi.
Renaldi terus mondar-mandir di dalam kamarnya. Dia terus berusaha untuk berpikir. Apa yang harus dia lakukan untuk keluar dari masalahnya saat ini?
Saat Renaldi sedang di landa kebingungan, karena memikirkan kehidupannya agar bisa lepas dari cengkraman Robert dan anak buahnya. Tiba-tiba ponselnya berdering terus menerus dan memekakkan telinganya.
" Ya ampun! Tuan Robert dari tadi terus saja menghubungiku. Apa yang harus kulakukan? Pertemuan Sakinah dengan Tuan Stanley sebentar lagi, tetapi sampai sekarang aku belum mengetahui keberadaan Sakinah di mana! Oh ****!" Renaldi terus mondar-mandir tingkat adrenalnya sudah semakin meningkat dan dia menjadi gugup seketika.
Sementara itu dering ponselnya tidak juga mau berhenti. Akhirnya karena dia sudah sangat frustasi dia pun mengangkat ponsel miliknya dengan gelisah.
" Kenapa kau tidak mengangkat-angkat teleponku dari tadi, huh? Mana istrimu Rey? Kenapa belum juga datang? Apa kau sedang menipuku?" semprot Robert dengan penuh kemarahan kepada Renaldi.
Renaldi kesulitan menelan salivanya sendiri. Dia benar-benar bingung dan ketakutan. Bayangan tubuhnya dibelek oleh pisau bedah dan diambil seluruh organ tubuhnya. Sudah benar-benar membuat suasana di dalam kamarnya menjadi horor seketika.
" Maafkan saya Tuan! Saya sedang membujuk istri saya untuk pergi ke sana. Tunggulah sebentar Tuan. Saya pasti akan datang ke sana!" setelah mengatakan itu Renaldi pun langsung menutup panggilan teleponnya Karena dia sudah tidak sanggup untuk berbohong lagi.
Suara Robert yang begitu menggema di telinga Renaldi membuatnya gemetar seketika. Nyalinya menciut dan kakinya sudah gemetar ketakutan.
__ADS_1
" Apa yang aku harus lakukan ya Tuhan? Sakinah!!!!! Awas saja ketika kau pulang aku tidak akan melepaskanmu! Dasar perempuan sialan!" umpat Renaldi degan kesal.
Renaldi terus menggerutu dan marah dengan apa yang dilakukan oleh Sakinah yang pergi tanpa mengatakan apa-apa kepadanya.
" Dasar kau Istri durhaka! Bisa-bisanya kau pergi meninggalkan rumah suami kamu tanpa mengatakan apa-apa kepadaku, huh?" sangking kesalnya Renaldi dia pun membanting barang-barang sakinah dan melempar semua pakaian-pakaian Syariah keluar dari lemari.
" Mikir, Rey, mikir! Apa yang harus kau lakukan untuk bisa keluar dari masalah ini?" tanya Reynaldi dengan gugup.
Di tengah kegugupannya itu, tiba-tiba Renaldi mengingat Mikael wanita yang selama beberapa minggu selalu menjadi teman tidur dirinya saat dia merasa butuh belaian wanita.
Walaupun Sakinah adalah istrinya. Akan tetapi Renaldi tidak pernah menyentuhnya, walaupun hanya seujung kuku. Karena dia sama sekali tidak pernah mencintai Sakinah.
Apalagi pada malam pernikahan mereka berdua, Renaldi pernah bersumpah di hadapan Sakinah, bahwa dia tidak akan pernah menyentuh Sakinah walau apapun yang terjadi.
Kemarahan Renaldi karena dipaksa menikah dengan Sakinah yang membuat dia akhirnya keceplosan mengucapkan sumpah itu.
Mikael adalah seorang penyanyi yang sangat terkenal di klub malam langganan Renaldi.
" Aku akan minta tolong kepada Mikael untuk menggantikan Sakinah datang ke hotel itu dan melayani bos besar Stanley. Aku akan minta tolong sama dia supaya menolongku keluar dari masalah ini!" ucapnya mantap.
Dengan penuh semangat Renaldi langsung masuk ke dalam klub malam dan mencari keberadaan Michael yang saat ini sedang berada di atas panggung dan menyanyi dengan suara merdunya yang sanggup menghipnotis para pendengarnya.
Dengan penuh pesona Renaldi terus saja memperhatikan Mikael yang sedang asyik menyanyi dan terus menatap kepadanya.
__ADS_1
Renaldi langsung bangkit dari duduknya ketika dia melihat Michael yang turun dari panggung dan berjalan ke arahnya.
" Kau mencariku sayang?" tanya Mikael langsung bergelayut manja di lengan Renaldi.
Walaupun Renaldi seorang pecundang yang suka main judi dan wanita. Bahkan saat ini dia juga rela hendak menjual istrinya demi membayar hutang judinya.
Tetapi Renaldi tetaplah seorang CEO muda yang tampan dan mempunyai banyak pesona sehingga tidak mengherankan kalau Mikael pun saat ini begitu terpesona dengannya dan tidak memperdulikan statusnya sebagai suami orang lain.
" Aku membutuhkan bantuanmu sayang. Apakah kau mau membantuku?" tanya Reynaldi sambil mencium bibir Mikael yang begitu menggodanya.
Untuk membuat senang hati Mikael, Reynaldi melakukan apapun yang dia inginkan wanita itu. Reynaldi terus menciumnya dengan penuh hasrat membara. Di saat Mikael menginginkan lebih, Reynaldi kemudian berbisik di telinga Mikael.
" Bagaimana kalau kita ke hotel saja sayang? Kita habiskan malam ini bersama di sana, apa kau mau?" bisik Reynaldi memulai aksinya untuk menjebak Mikael agar mau melayani Stanley yang sekarang sudah menunggunya di hotel.
Mikael yang pada dasarnya memang menyukai Renaldi dengan tanpa banyak bicara, dia langsung mengikuti Renaldi untuk pergi ke hotel yang sudah dijanjikan oleh Robert kemarin malam.
" Kau membawaku ke mana sayang? Oh ya ampun sayang! Bukankah ini area hotel-hotel bintang 5? Wah keren sekali!" mata Mikael begitu terpesona melihat hotel Grand Amazon milik keluarga Stanley yang begitu menawan hati yang melihatnya. Hotel itu begitu megah sangat cantik dengan kemewahan yang terpancar dari setiap sudutnya.
Mikael sangat terpesona melihat hotel yang saat ini ditunjukkan oleh Renaldi.
" Sayang kau masuklah dulu ke kamar ini. Aku mau pergi ke kamar mandi dulu ya?" tanya Reynaldi sambil mencium bibir Mikael yang sangat bahagia karena memiliki kesempatan untuk bermalam di hotel terkenal dan mewah.
Mikael kemudian langsung pergi menuju ke kamar hotel yang sudah diberitahukan oleh Renaldi. Dengan hati yang begitu bahagia, tanpa dia mengetahui apa yang akan terjadi di dalam sana atas dirinya.
__ADS_1
Sementara itu Renaldi langsung pergi menjauh dan menghubungi Robert. Reynaldi meminta kepada Stanley untuk meremangkan kamar hotel agar Sakinah tidak kaget dengan kehadiran Stanley di kamar itu.
" Maafkan saya tuan Robert. Bisakah saya meminta bantuan anda? Tolong sampaikan kepada Tuan Stanley, untuk meremangkan lampu di dalam kamar itu. Agar istriku tidak kaget ketika bertemu dengan orang lain selain saya. Agar dia bisa relax melayaninya!" ucap Renaldi menipu Robert dan Stanley.