LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPISODE 100 : Rencana Farhan Crow Seven


__ADS_3

Seven dan Albert sedang melangkahkan kakinya menuju pintu apartemen Resky.


"Tingtong... ! Tingtong.... ! Tingtong.... !!"


"Ceklek.!" Pintu terbuka.


"Tolong kakak aku, kak,!!! kata Resky sambil mengarahkan telunjuknya di ruang tamu, tempat di mana Arya tergeletak pingsang.


Seven bersama dengan Albert bergegas untuk menyelamatkan Arya, mereka berdua lalu mengangkat Arya dan membawanya ke tempat tidur.


"Apa yang terjadi,!?" kata Seven sambil memegang kedua pundak Resky sambil menatapnya.


"Kak Arya syok berat, kak,!! usahanya hancur dan kini video scandal yang melibatkan dirinya menyebar di seluruh dunia,!" ucap gadis itu sambil menatap wajah Seven.


"Kakak kamu baik-saja, stres berat yang membuatnya tumbang,!! kata Albert sambil membersihkan serpihan botol kaca yang berserakan di lantai.


"Keluarga mereka menghadapi kesulitan yang sangat besar,!" ucap Seven dalam hati sambil memandang sejenak Resky, dia kemudian memalingkan pandanganya ke arah Albert yang membuang serpihan kaca ke dalam tempat sampah.


"Albert,!! sebaiknya kita berbicara serius,!" kata Seven sambil menatap wajah Albert

__ADS_1


"Apa yang ingin kamu katakan, ?" Kata Albert sambil menatap wajah Seven.


"Aku ingin kita membagi tugas brother, agar masalah ini sedikit berkurang,!" dia memanfang sahabatnya.


"Katakan apa rencanamu, Farhan,!?


"Apa kamu bisa ke kampus Oxford,!? kamu temani Resky, hari ini dia sedang seminar dan pematerinya adalah Dokter Yunus bersama dengan Mr David.!"


"Apa yang akan aku lakukan,?" dia memandang sahabatnya itu.


"Aku ingin kamu mengikuti Dokter yunus dan Mr David dan tentunya kamu harus merekam percakapan mereka.!" Seven memalingkan wajahnya ke arah Resky."Tentang siapa Mr David, Resky yang akan menjelaskan padamu,!" dia memalingkan pandanganya ke arah sahabatnya."Aku rasa kamu sudah mengerti apa yang aku maksud, masalah strategi kalian berdua yang merancangnya sesuai kondisi.!"


"Lalu apa yang aka kamu lakukan,?"


"Okey, aku tau jika sebenarya kamu itu sangat jenius, kamu hanya menyembunyikannya.!"


Di saat itu, Resky kemudian masuk ke celeh-celah percakapan.


"Bagaimana dengan kak Arya,!!?" kata Resky yang memandang ke dua pria tampan itu secara bergantian.

__ADS_1


"Dia baik-baik saja, sebaiknya kamu meninggalkan pesan untuk Arya sebelum kita meninggalkan apartemen kamu,!" kata Albert yang sedang menatap Resky.


"Okey, kak Albert.!!"


"kalau begitu, rencana kita mulai, aku ke apartemenku dulu dan sampai ketemu di kampus Oxford,!" kata Seven sambil melanglahkan kakinya keluar dari apartemen itu, dia menuju ke sepeda motornya.


"Aku ke kamar kak Arya dulu,!" ucap Resky sambil menatap Albert dengan senyum manis,


"Okey.!!"


Setelah Resky membereskan dan merapikan tempat tidur di mana Arya sedang berbaring, dia kemudian menuju ke kamarnya untuk menganti pakaian. Seteah itu, dia menuju ke meja belajar kemudian mengambil selembar kertas dan pulpen, gadis cantik itu lalu menulis beberapa kata selanjutnya ia bergegas keluar dari kamarnya setelah merangkai kata-kata dalam kertas yang ia lipat.


Beberapa waktu kemudian, Resky berjalan keluar dari kamar tempat di mana Arya berbaring.


"Kita berangkat kak,!" kata Albert


"Okey, Kak," kata Resky.


Tak butuh waktu yang lama, nereka berdua lalu melangkahkan kakinya keluar dari apartemen itu untuk mencari taxi.

__ADS_1


Di tempat lain, lebih tepatnya di sebuah jalan yang begitu ramai, seorang pemuda sedang melajukan motornya begitu cepat."Terpaksa aku harus terlibat lebih dalam, aku nggak bisa membiarkan masalah ini berlarut-larut, jika di biarkan seperti ini maka teman-temanku akan menderita satu-persatu. Awalnya Irma kemudian Rian, selanjutnya Raisa dan sekarang Resky dan kakaknya, hanya aku dan Albert yang belum memiliki masalah besar saat ini,!" Gumamnya.



__ADS_2