LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPISODE 27 : Rencana Indra Permana Nasution


__ADS_3

Seorang wanita paruh baya yang terlihat cantik sedang berjalan ke dalam mansion.



Kemudian ia di hampiri oleh gadis remaja lalu memeluknya.


"Aku merindukan Ibu.!" Ucap Resky


"Aku juga sayang.!" Jawab ibu Erika sambil membalas pelukan putrinya.


"Ayah... Ayah... !! Ibu sudah tiba." Ucap Resky yang memanggil Ayahnya.


Pak Rhamadhan kemudian menghampiri mereka berdua.


"Kok nggak bilang-bilang Ma kalau sudah tiba negara ini ! Aku bisa jemput kamu di bandara.!"


"Mau bikin kejutan ajah Pa... ! Kemana Arya Pa... ?"


"Arya belum pulang, lagi ngurusin Proyek barunya. Mungkin, bentar lagi dia pulang sebab ia tau jika besok kita akan kerumah calon mertuanya."


"Bagaimana urusan sekolahmu sayang... ?"


"Sisa nunggu ijasa Mom ! Dan aku juga sudah mendaftar di universitas oxgord, Mom.!"


"Aku ke kamar dulu untuk ganti baju sambil nunggu Arya. Baru, kita makan malam.!" Ucap ibu Erika.


"Okey Nyonya Ramadhan " Ucap Resky sambil tersenyum manis.



Beberapa waktu kemudian Aryapun tiba lalu melangkahkan kakinya ke dalam mansion. kemudian ia melihat Ayahnya



"Bagaimana urusanmu beberapa hari ini Nak... ?" Tanya Pak Ramadhan.


"Proyek sudah berjalan dan sekarang lagi masa pembangunan, Dad.!" Jawab Arya.


"Sebaiknya kamu mandi dan ganti pakaian lalu kita makan malam, Ibumu juga baru tiba.!"


"Baiklah Ayah ! Aku ke atas dulu."


Tidak lama kemudian Keluarga besar Ramadhan berkumpul di meja makan untuk makan malam.


...****************...


Seorang gadis yang menggunakan jubah mandi sedang berbicara lewat telepone.


__ADS_1


"Apa kamu mengetahui informasi tentang Indra Permana Nasution.?" Tanya Renata.


"Dia dibesarkan oleh Mr David Nasution dan merupakan putra satu-satunya. Kami tidak mengetahui siapa ibu kandungnya sebab istri Mr David di fonis mandul oleh dokter. Yang anehnya, putra Mr David adalah anak kandung. Mr David dan Pak Ramadhan adalah rival bisnis, mereka dahulunya sering terlibat dalam pertempuran bisnis, Kemungkinan besar Indra akan melanjutkan perang bisnis Ayahnya untuk melawan Tuan Arya yang sudah sangat jelas adalah penerus Tuan Ramadhan.!" Kata pria tersebut.


"Informasi yang sangat berguna, Pantas saja pria itu tidak ingin melibatkan sahamnya dalam proyek yang sekarang berlangsung, Kemungkinan besar dia akan membuat kekacauan dan pastinya aku tidak akan tinggal diam sebab ini termasuk proyek perusahaanku juga."


"Lalu, apa tindakan Nona selanjutnya sebab Indra merupukan orang yang cukup kuat.?"


"Cari Tau Apa Rencananya.!"


"Baik Nona Muda.!"


Setelah Renata mengakhiri panggilan telpon kemudian ia menuju ke bak mandi untuk berendam air hangat guna menghilangkan rasa lelah di tubuhnya.


Setelah berada dalam bak mandi yang penuh dengan mawar, Renata lalu mengambil segelas minuman yang berada di sudut bak mandi tersebut sambil memikirkan sesuatu.


"Masalah indra aku abaikan untuk sementara waktu sampai aku tau apa rencanya. Sekarang aku berencana ke Rusia untuk mencari tau tentang Tuan Arashavin untuk memudahkan Rian menemukan Ayah dan ibunya."


Renata menenggelamkan kepalanya ke dalam bak mandi lalu kembali lagi seperti sedia kalah.


"Kamu di mana dan apa yang kamu lakukan saat ini Rian ! Entah mengapa aku sangat merindukanmu." Ucap Renata dalam hati.


...****************...


Di sebuah Restoran seorang gadis dan dua pria sedang makan malam bersama .


"Tidak aku sangkah jika Raisa akan menikah secepat ini, aku terkejut guys...! Soalnya nggak ada tanda-tanda kalau dia akan segera menikah.!" Ucap Albert.


"Jadi gi mana nih ! Besok kalian kerumah Raisa nggak ? Kalah aku sih pasti ia.. !" Ucap Irma.


"Emang boleh ya kita gabung ke sana... ?" Tanya Farhan


"Bolehlah Farhan... !" Ucap Irma.


"Coba kamu telpon Raisa dulu deh.!" Kata Albert.


"Okey boss.!" Ucap Irma.


"Krink... ! Krink... ! Krink... !" Suara dering telepon.


"Ya haloo Irma, kamu di mana ? Bagaimana urusanmu di kantor polisi ? Besok kamu kerumahku, ini aku juga mau ajakin Farhan dan Albert.!" Ucap Raisa.


"Aku lagi di restoran bareng mereka berdua, Mobilku baik-baik aja terus pelakunya udah di jeblosin ke penjara, kanu ngomong langsung nih sama mereka berdua "!! Ucap Irma sambil mengaktifkan speaker Hpnya kemudian meletakkanya di meja.


"Haloo Raisa.!" Ucap Farhan


"Besok kamu kerumahku jam 09:00, beritahu Albert juga.!"


"Albert dengar kok apa yang kamu katakan."

__ADS_1


"Besok kita akan datang kok Raisa.!" Ucap Albert.


"Aku tunggu kalian ya, sory nih guys ! Aku nggak bisa ngobrol terlalu lama soalnya malam ini aku sedang menyiapkan acara untuk besok. maaf ya...!"


"Okey ! lanjutkan." Ucap Farhan.


"Tut... ! Tut... ! Tut... !"


"Jadi, besok kita berangkat bareng aja, Kita ngumpul di Rumahku." Ucap Irma.


"Serah kamu aja gimana baiknya." Ucap Farhan.


"Kita makan guys ! entar dingin nih.!" Ucap Albert


"Kamu yang bayarin Albert, kamu kan sekarang jadi CEO.!" Ucal Irma.


"Iya deh ! Aku yang bayarin." Ucap Albert.


Mereka bertigapun melanjutkan makan malamnya di restoran tersebut.


...****************...


Di sebuah apartement sedang terjadi diskusi.


"Jadi apa rencana yang akan kita jalankan boss... ?" Tanya pria tersebut yang tidak lain adalah Pak Arman.


"Saat ini, kita tunggu moment terlebih dahulu untuk mengagalkan proyek tersebut.!" Jawab Indra.


"Lalu, apa rencana anda terhadap Nona Renata Boss ? Soalnya aku sudah lama mengikuti dia dan berpura-pura bekerja sebagai supirnya itupun atas perintah Boss.!"


"Renata sebenarnya wanita yang berbahaya, sebab dia adalah putri dari Bagas Erlangga Pengusaha top di dunia. Walapun demikian, bukan berarti kita tidak bisa menghancurkanya, kita memiliki video seksnya dengan Arya. Aku yang menyuruh orang-orangku untuk membayar bartender tersebut dengan memasukan obat perangsang ke dalam gelas mereka berdua." Ucap Indra sambil tersenyum licik.


"Aku baru tau Boss jika Nona Renata adalah putri Bagas Erlangga."


"Aku sudah lama mengetahuinya dan hanya sedikit orang yang mengetahui identitas asli Renata. Awalnya aku berniat untuk menjadikanya kekasihku agar aku bisa dekat dengan Ayahnya akan tetapi peluangnya cukup kecil."


"Jadi kapan kita mengekspos video tersebut Boss... ?"


"Pada saat Arya akan menikah atau pada saat acara lamaranya." Jawab Indra tersenyum licik sambil mengambil sebatang rokok kemudian menghisapnya.


"Aku rasa itu rencana yang bagus Boss ! Sebab itu akan mempengaruhi perkembangan proyek yang ia kerjakan." Ucap Pak Arman sambil tersenyum licik.


"Aku berencana untuk membakar mansion-mansion yang Arya dan Renata Bangun dengan menyuruh orang-orangku.!" Jawab Indra sambil menghisap rokoknya kemudian melepaskan asap rokonya lalu tersenyum devil.


"Jadi boss berencana bermain kasar untuk mengagalkan proyek itu !"


"Kemungkinan seperti itu akan tetapi aku masih punya Rencana B tergantung bagaimana komdisi jika kita sudah mengekspos video tersebut."


"Boss memang sangat hebat dan penuh strategi...!" Ucap pak Arman yang tersenyum licik.

__ADS_1


Mereka berdua lalu tertawa terbahak-bahak sambil menikmati minumam beralkohol.



__ADS_2