LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPISODE 126 : Penjelasan


__ADS_3

Resky yang sedari awal menyimak percakapan mereka kemudian mengaluarkan suaranya.


"Aku tak menyangka pria yang telah merebut hatiku berkata seperti itu, aku sungguh kecewa kepadamu, kak,!" ucap Resky sambil memandang King, dia lalu meneteskan air mata.


Irina Arashavin terkejut dengan perkataan Resky.


"Gadis cantik ini menyukai King, aku tak menduga mendegarkan semua perkataan yang nggak perna terlintas dalam benakku, ternyata Rian di kelilingi oleh banyak orang-orang yang peduli denganya."


Irina lalu menatap Seven dan Albert secara bergantian.


"Mereka berdua adalah orang yang penting bagi Rian, mungkin diantara mereka yang bernama Farhan Crow Seven yang telah Rian ceritakan padaku, tapi yang mana orangnya,!" ucap Irina dalam hati.


Marcela kemudian mengeluarkan suaranya."Mengapa bisa kamu berada di negara ini Irina bersama denga Rian.?"


Violet, Fany, Irma, memperhatikan Irina sedangkan Albert sibuk menenangkan Seven.


"Aku kesini bersama dengan Ayah dan Ibuku dalam rangka berduka cita atas wafatnya salah satu pengusaha besar di dunia ini, kalau nggak salah namanya Mr Sudirman Sinaga,!" jawab Irina.

__ADS_1


Rian kemudian meraih pergelangan tangan Irina lalu berkata.


"Sudah waktunya kita pulang, nggak ada lagi yang perlu di bahas dengan mereka,!" kata King.


"Tunggu dulu Irina Arashavin,!" kata Marcela.


Irma dan Albert terkejut mendengan perkataan Marcela.


"Jadi ini putri Mrs Arshavin,!" kata Irma.


"Sepertinya begitu,!" jawab Seven.


"Jangan-jangan Rian merubah perilakunya gara-gara sudah mengetahui Ayahnya,!" kata Albert.


"Jujur saja, Rian yang kita kenal dahulu sudah nggak ada, dia orang yang berbeda, dia penuh ambisi dan dia menaruh dendam kepada seseorang yang menyebabkanya terpisah dari orang tuanya dan jujur saja aku menemukan fakta baru tentang dirinya," jawab Seven.


"Aku juga merasakan hal serupa, fakta baru apaan, soalnya yang aku tau seharian kamu hanya berkeliling bersama Resky dan Marcela."

__ADS_1


"Kamu ingatkan bahwa aku menyuruhmu mengawasi Indra sesuai yang sudah aku jelaskan sebelumnya,?"


"Tentu saja aku ingat dan aku tau bahwa Indra adalah pria berbahaya sesuai dengan penjelasanmu."


"Kamu ingat ketika kita berada di pesawat pada saat aku pindah tempat di kursi lain dan memilih untuk berdiam diri sambil berbaring sebelum Resky menghampiriku,?"


"Aku ingat itu dengan baik, terus apa yang ingin kamu jelaskan.?"


"Aku menyadap Indra di pesawat pada saat kalian sibuk bergosip.!"


"Apaaa.... ! Bagai mana caranya kamu menyadapnya dan apa hubunganya dengan Rian,!?" ucap Albert dengan begitu penasaran.


"Aku menerbangkan robot kecil yang aku buat lalu mendaratkanya di kantong jas Indra tanpa ia sadari, pada saat di pemakaman aku mendengarkan percakapan telephone antara Indra dengan seseorang yang bernama King, awalnya aku nggak tau siapa orang yang bernama King, tapi setelah aku mencari informasi di seluruh belahan bumi ini dengan memasuki seluruh sytem para penguasa bisnis, aku menemukan file dari perusahaan Mr Ivan Petrov Arashavin yang merupakan sahabat Ayahku, file itu berisisi tentang struktur manajemen bisnis yang di kontrol oleh Mr Arashavin, dalam struktur itu aku menemukan nama King, aku terkejut melihat foto di layar Hpku, Rian adalah King dan dia salah satu orang kepercayaan Mr Arashavin, dia di beri jabatan sebagai CEO, mungkin Mr Arashavin menyadari jika Rian adalah putranya."



Albert sangat terkejut dengan perkataan Seven, dia lalu berkata."Sumpah brother, aku nggak tau harus ngomong apaan."

__ADS_1


__ADS_2