LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPISODE 19 : Sahabat Terbaik


__ADS_3

Irma dan Raisa telah menyelesaikan ritual mandinya bahkan merekapun telah memakai pakaiannya .


"Kamu nggak ganti baju Raisa... !? Ihh jorok.! Pake baju aku saja Ra... !"


"Bukankah kita akan menuju ke mansionku.!"


"Tersera kamu saja Nyonya Besar.!"


"Kalau begitu, kita bergegas yuk.!"


"Itu di minum dulu justnya Ra... !"


"Okey ... ! Thank you very much .!"


"You're welcome.!" Jawab Irma.


"Kita bergegas irma, sekalian kita makan di luar.!"


"Okey bawel... !"


Merekapun kemudian melangkahkan kakinya menuju ke lantai dasar, setelah tiba, mereka lalu menghampiri Ibu Lidya.


"Mom... ! Aku berangkat dulu... ! Aku nginap di rumah Raisa.!"


"Aku berangkat dulu ya Tante lidya.!"


"Bagaimana dengan perampok yang mencuri mobildan dompetmu... ? Apa kamu sudah memblokir Black card milikmu.?" Tanya Ibu Lidya


"Masalah perampok itu belum ada informasi dari pihak berwenang sedangkan untuk black card belum aku blokir soalnya lupa, Mom.! Jawab Irma sambil menggaruk kepalahnya yang tidak gatal.


"Ya sudah ! bentar aku hubungi manajer bank untuk memblokir black card milikmu.!" Ucap ibu Lidya


"Makasih i love you mom ... !" Jawab Irma memeluk ibuhnya sambil mencium pipinya.


Raisa tersenyum manis melihat ke akrapan ibu dan anak itu. Mereka lalu melangkahkan kakinya menuju ke mobil Ferrari merah 458. beberapa saat kemudian, mobil merah itu melesat meninggalkan kediamam ibu Lidya.


...****************...


Di kediaman Keluarga Ramadhan, seorang gadis mengendap-endap, dia mengambil kesempatan di saat ruangan keluarga sedang sepi setelah makan malam. Dimana, pak Ramadhan dan istrinya sedang berada di ruang baca. Sedangkan Arya berada di kamarnya. Gadis itu bertujuan mencari kunci mobil.


"Pakai mobilnya mama saja deh !" Ucap Resky dalam hati sambil mengendap-endap keluar dari mansion menuju ke bagasi.


Ia kemudian menyalakan mobil BMW seri 8



Kemudian melaju meninggalkan mansion tersebut, di tengah perjalanan ia memikirkan sesuatu.


"Sebaiknya aku beli makanan dan minuman untuk kak Rian, beberapa obat dan susu kedelai.!" Gumamnya.


Gadis remaja itu menambah kecepatan mobil itu sambil mengingat-ingat perkataan Rian sebelum ia pingsang.

__ADS_1


"Kenapa Kak Rian nggak suka sama rumah sakit.. ! Dan nggak mau keluarganya tau tentang keadaanya yah... !! Sebenarnya apasih yang terjadi... !! Bingung deh..!! Terpaksa aku jadi dokter dadakan... !" Ucap Resky dalam hati


Beberapa menit kemudian reski tiba di sebuah restoran mewah, ia kemudian memarkir mobil tersebut lalu masuk ke dalam restoran untuk memesan makanan melalui menu yang ada.


"Mbak... ! Di bungkus aja sepaket dengan minumanya.!" Ucap Resky.


Dia kini berada di restoran jepang. Gadis cantik itu lalu duduk di lantai beralaskan bantal di depan meja makan sambil menunggu pesanya.


"Raisa coba kamu lihat di sana tuh ?" Kata Irma sambil memberi isyarat dengan matanya.


"Yang mana..?" Raisa kemudian mengikuti arah isyat irma.


"Bukankah itu calon adik ipar kamu.?" Ucap Irma sambil mengarahkan telunjuknya ke arah Resky


"Benar...! Itu Resky... ! Kita ajak kesini makan bareng.!"


"Memang seharusnya begitu..!"


Kemudian Raisa menghampiri Resky yang lagi melamun.


"kamu sama siapa ke restoran ini.?"


" Ehh... ! Rupanya kak Raisa.! Aku kesini seorang diri kak.!"


"Kita makan bareng sama Irma yuk ? Tuh dia lagi di sana.!" Raisa lalumengarahkan telunjuknya ke arah Irma.


Resky yang mengarahkan pandanganya ke arah yang di maksud Raisa, dia melihat Irma yang melambaikan tanganya.


"Oh gitu..Okey... ! Nggak masalah.. !"


Beberapa menit kemudian pesanan makanan Reskipun tiba.


"Salam sama kak Irma ya kak...! Dan aku minta maaf karena tidak ikut bergabung dengan kakak untuk makan malam. Karena, waktu yang kurang tepat kak... ! Aku jalan dulu kak Raisa..!"


"Okey... !! Nanti aku sampaikan, hati-hati di jalan... !"


"Tentu saja kak..!"


Setelah Resky meninggalkan restoran jepang tersebut. Raisa lalu kembali melangkahkan kakinya ke tempat di mana Irma sedang duduk menyantap makanan jepang.


"Kenapa dengan anak itu Ra... ?"


"Sepertinya anak itu sedang ada urasan yang sangat mendesak di lihat dari tingkahnya yang terburu-buru... !"


"Kita makan saja Ra... !"


"Okey... ! Cacing perut aku sudah kelaparan nih !"


Resky yang sudah berada di dalam mobil BMW Seri 8 berwarna orange, lalu melaju meninggalkan area restoran tersebut.


"Selanjutnya mencari apotik dan mini market.!" Gumamnya.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian setelah Resky selesai berbelanja di apotik dan mini market, dia kemudian melajukan kendaraanya menuju ke villanya di mana Rian berada.


...****************...


Cerita lain di tempat yang berbeda


"Carikan aku daftar pengunjung dan pasien di rumah sakit Thunder 22 Tahun yang lalu.!" Ucap Renata yang berbicara lewat Hp.


"Baik Nona Muda... ! Secepatnya file yang di butuhkan segera anda akan mendapatkanya." Jawab Seorang pria dari balik layar telephone.


"Coba telusuri proyek 30 unit mansion yang bernilai kuadrilliun itu, Aku tidak ingin melibatkan nama besar ayahku di dalamnya sebab aku ingin mandiri mengurisi bisnis perusahan dan 7 hotel bintang 5 yang aku rintis sendiri.!" Ucap Renata.


"Baik Nona Muda.!"Jawab seseorang di balik telephone.


"Kalau begitu selamat malam.!"


"Selamat malam Nona Muda.!"


Kemudian Renata yang menggunkakan piyama transparan Berwarna merah menampakkan bentuk tubuhnya yang sexy berjalan menuju ke lif untuk turun ke lantai dasar.


Setelah tiba di lantai dasar, Renata kemudian menuju ke meja makan.


"Bi'... ! Aku lapar.. !" Kata Renata.


"Di mengerti Nona Renata.!"


Seketika 5 orang asisten rumah tangga yang bertugas sebagai koki di mansion.Lalu sibuk membuatkan menu makan malam untuk Nona Muda mereka.


Renata yang duduk di kursi makan sambil menopang dagunya di meja makan sebagai tumpuan siku tanganya sambil melamun.


"Di mana kamu berada Rian, ini baru pertama kali aku merasa kwatir terhadap seoarang pria, kurasa pada saat kejadian di pantai itu aku telah jatuh cinta dan ini adalah cinta yang sebenarnya...!" Ucap Renata dalam hati


"Nona muda silahkan di nikmati makan malamnya.!" Ucap bibi' Ima


"Makasih banyak bi' Ima.!" Jawab Renata.


Renata lalu menikmati makan malamnya dengan santai. Setelah dia selesai, kemudian ia kembali menuju ke kamàrnya.


Di sebuah restoran jepang Raisa dan Irma baru saja menyelesaikan makan malamnya, mereka burdua kini bergegas meninggalkan restoran jepang tersebut menuju ke mansion Raisa.


"Brumm... ! Brummmmm... ! Suara mobil Ferarri 458 berwarna merah sedang melaju dengan kecepatan di atas rata-rata.


"kalau kamu dapat nini market singgah dulu ! Aku mau membeli pembalut."


"Okey... !"


"Brummmmm...!" Suara mobil menandakan berhenti.


Irma lalu melangkahkan kakinya masuk ke mini market untuk membeli pembalut. Setelah selesai melakukan pembayaran, Irma kemudian berjalan menuju ke arah mobil di mana Raisa berada.


"Ready go... !" Kata Raisa dan Irma bersamaan dengan suara tinggi.

__ADS_1


"Brum... ! Brummmm... ! Brummmm... !"


__ADS_2