LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPISODE 106 : Informasi Yang Mengejutkan


__ADS_3

Di universitas Oxford, Resky sedang mengikuti seminar pendidikan bedah jantung, sedangkan Albert berada di tempat lain, lebih tepatnya di ruagan Mr david.


Pria tampan itu sepertinya sedang mencari sesuatu, dia membuka laci meja untuk melihat apakah ada sesuatu yang bisa di dapatkan.


"Nggak ada sesuatu yang bisa di dapatkan di laci ini, sebaiknya aku periksa lemari itu, semoga saja aku mendapatkan petunjuk,!! gumamnya.


Dia kemudian melangkahkan kakinya menuju tempat yang yang ada di pikiranya saat ini.


"Clint,!" bunyi Hp miliknya.


Albert kemudian membaca isi pesan tersebut.


"Kakak di mana sekarang, penting,!!" kata Resky dalam pesan sms.


"Aku di ruagan Mr David,!!"


"Tinggalkan tempat itu, kak.!!!! Mr David dan Dokter yunus sedang menuju kesitu, seminar telah usai,!!"


"Okey.!"


Baru saja Albert ingin bergegas keluar dari ruangan itu, ia mendengar langkah kaki sedang menuju ke arahnya.


"Sudah terlambat,!" ucapnya dalam hati.



Pemuda tampan itu kemudian mencari tempat untuk bersembunyi.


"Arg.... ! sial.... ! Di mana aku harus menybuyikan tubuhku,!!" dia memindai area ruagan itu dengan kedua matanya."Di sana, aku rasa cukup aman, semoga saja nggak ketahuan,!!" ucapnya dalam hati,!" dia melangkahkan kedua kakinya menuju kesubuah petih, yang berada di sudut ruangan itu, bersampingan dengan sebuah lemari yang baru saja ia ingin periksa.

__ADS_1


"Ceklek" bunyi pintu terbuka


"Silahkan masuk Dokter Yunus,!" ucap David.


"Thank you so much Mr David,!" ucapnya sambil menatap Mr David.


"Ceklek.!" bunyi pintu tertutup.


"Silahkan duduk,!"


Dokter Yunus hanya menjawab dengan senyum sambil berjalan menuju ke kursi sofa ruangan itu.


Albert yang berada di dalam kotak petih berbentuk persegi empat bujur sangkar hanya terdiam membisu sambi mendengarkan percakapan mereka, ia tak lupa untuk merekam percakapan itu,


"Di sini panas amat sih,!!" ucapnya dalam hati sambil menyimak percakapan mereka.


"Rian,!! Mereka memanggilnya dengan nama itu.


"Aku rasa itu putra Mr Bagas Erlangga,!" kata Davids.


"Aku juga berpikir seperti itu,!"


Sontak albert sangat terkejut mendengarkan perkataan Mr David dan Dokter Yunus.


"Teryata mereka ini kelompok, sudah aku duga bahwa Dokter Yunus menyembuyikan informasi penting, sebaiknya aku menyimak dulu,!" ucapnya dalam hati.


"Bagaimana pendapatmu tentang bayi laki-laki yang di selamatkan Mr Erlangga,!?"


"Aku rasa, bayi itu adalah putra Mr Ivan Petrov Arshavin,!" Jawab Dokter Yunus.

__ADS_1


"Kita sependapat,!"


"Ngomong-ngomong, apa rencanamu terhadap putri Mr Ramadhan,?"


"Aku belum memikirkan itu untuk saat ini, sebaiknya kita bergegas ke rumah sakit, hari ini hasil otopsi tentang kematian Mr Sudirman akan di sampaikan ke pada pihak keluarga terdekatnya, tentunya Mr Ramadhan akan berada di tempat itu untuk memperketat pengamanan,!"


"Baiklah,!!"


Mereka kemudian berjalan keluar dari ruangan itu.


"Ceklek.!" Bunyi pintu tertutup.


Albert yang sedari tadi sudah sangat gerah dan sesak nafas kemudian keluar dari kotak itu.


"Panaaassss.... !!! Aku hampir saja tewas di dalam kotak ini, di tambah informasi yang aku dengar membuatku nggak bisa bernafas dengan baik,!" gumamnya.


"Krink... ! Krink... ! Krink.... !!"


"Ya ampun.... !! Hp sialan.... !! Bikin kaget ajah di saat menegangkan seperti ini,!!" gumamnya.


"Kamu di mana,!? tanya Seven.


"Aku ada di ruangan Mr David, dia baru saja keluar bersama Dokter Yunus, kamu di mana saat ini,!!?? aku punya berita besar, kamu akan sangat terkejut,!!


"Ternyata aku sudah terlambat, aku bersama Resky, syukurlah jika kamu berhasil, aku berada di aula seminar,!!"


"Aku segera kesana dan jangan kemana-mana,!"


"Okey.!"

__ADS_1


__ADS_2