LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPISODE 93 : Rs Thomast


__ADS_3

Mr Ramadhan, Mrs Erika dan Mrs Erlita kemudian meninggalkan rumah sakit ST Thomast di pagi hari sedangkan sekolompok pemuda-pemudi masih berbincang-bincang.


"Kamu sama siapa ke sini, Resky,! kata Arya yang memandang adiknya.


"Aku bersama kak Seven,!" Jawab gadis cantik itu sambil memalingkan wajah cantiknya ke arah Arya.


"Kalau begitu, kita ke apartemenmu, aku mau beristirahat, aku belum perna tidur selama tiga hari tiga malam,!" kata Arya.


Resky kemudian memalingkan pandanganya ke arah Seven sejenak.


"Sebaiknya kamu ikut bersama kakakmu, jika ada sesuatu yang sangat penting maka aku akan menghubungimu sebaliknya juga kamu menghubungi aku,!" kata Seven yang mengangkat wajahnya yang tertunduk selanjutnya menatap gadis itu.


"Okey, kak Seven,! aku juga ingin ke kampus pagi ini untuk menghadiri seminar yang di pimpin oleh Mr David dan Dokter Yunus.


Sontak Albert, Marcela, Irma, Arya dan Raisa terkejut sesaat setelah mendengarkan perkataan Resky.


"Mr David dan Dokter yunus..... !!!" kata Arya, dia sedang berpikir."Sebaiknya kita ke apartemenku , aku ingin membicarakan sesuatu yang sangat penting, aku juga akan mengantarmu ke kampusmu, tapi sebelum itu, kita membeli kendaraan sebab kemungkinan aku akan tinggal beberapa hari di sini,!"


"Iya... ! Iya... ! Aku mengerti kak,!" jawab gadis itu.


Resky dan Arya kemudian berpamitan.


"Aku harap kamu kuat menghadapi ujian hidup ini,!" kata Arya yang menatap ke arah Raisa sejenak.


"Terimah kasih banyak kak Arya,!" dia tersenyum kecil ke pada pemuda tampan itu.

__ADS_1


Merekapun meninggalkan kelompok itu.


"Mengapa Arya terkejut mendengarkan nama paman David dan Dokter Yunus sih,!" gumam Marcela sambil menatap kepergian kakak beradik itu.


Albert kemudian mengambil ponselnya lalu mengubungi seseorang.


"Krink.... ! Krink.... ! Krink.... !!"


"Halo,!!! kak Albert.!"


"Aku ada di London adik manisku, Violet.!"


Seven terkejut hebat mendengar perkataan Albert." Astaga.... !! Violet adik Albert,!! untung saja waktu itu nggak terjadi apa-apa antara aku dengan Violet, bisa-bisa Albert mumbunuhku jika itu terjadi,!" ucapnya dalam hati sambil menatap sahabatnya itu.


"Waow.... !! Kakak membuatku terkejut, kakak di mana sekarang,? aku akan menjemputmu,!" kata Violet.


"Aku lagi di rumah sakit bersama dengan sahabatku, aku akan pergi bersamanya, nanti kamu datang ajah di apartemenya, nanti aku akan mengirim alamatnya, okey.!"


"Baiklah, kak Albert,!" jawab Violet.


"Tut... ! Tut... ! Tut... !" Bunyi Hp milik Albert.


"Gadis nakal itu,!" Gumamnya.


Albert kemudian menatap ketiga gadis itu.

__ADS_1


"Guys,!!! bentar kita ngumpul, aku akan beristirahat di apartemant Farhan, apa kalian mau ikut,??"


"Aku ikut,!" kata Marcela lalu mengedipkan sebelah matanya ke arah Seven.


"Boleh juga tuh,!! lagian kita nggak punya tempat untuk istirahat selain di hotel." kata Irma


"Tempatku sempit,!" kata Seven


"Jadi kamu nggak mau jika kita ke apartemenmu,!" kata Raisa yang menatap kesal ke arah Seven.


"Bukan itu maksudku, Raisa,!! memang apartemenku kecil kok.!"


"Pokoknya kita ke apartemen Farhan Crow Seven, guys,!!!" kata Irma dengan semangat mengebu-gebu."Aku ingin melihat apartemen cowok urakan ini, hehehe.!"


"Aku juga,!" kata Marcela, dia kemudian mencubit perut Raisa.


"Auw.... !!!! Sakit, Marcela.... !!" kata Raisa sambil menatap sepupunya dengan maksud tertentu."Okey.... ! Okey.... ! Lagian aku ingin melihat isi apartemen pria urakan ini yang katanya sifat aslinya sedingin kutub utara dan selatan.


"Kalian mau naik apaan, motorku nggak muat untuk kalian semua,!" kata Seven yang memandang satu persatu gadis cantik itu.


"Kita naik taxi, susah amat sih,!!" kata Irma.


"Terserah kalian saja deh,!" jawab Seven.


Tidak lama kemudian, Seven dan Albert meninggalkan area rumah sakit itu bersama dengan Albert dengan mengendarai sepeda motor Vyrus Alyen 988 sedangkan Raisa, Irma dan Marcela menyusul mereka dari belakang dengan taxi.

__ADS_1


__ADS_2