LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPISODE 80 : Rumah Sakit Di Kota London.


__ADS_3

...LONDON JAM 22:30 DAN INDONESIA 17:30...


Sebuah mobil ambulance khusus sedang melaju cepat menuju ke rumah sakit di ikuti rombongan besar dari beberapa kelompok elitte.



Wiuk... ! Wiuk... Wiuk... !!"


Seven yang berada di dalam mobil itu hanya bisa menatap mayat Mr Sudirman sedangkan Resky hanya bisa menangis dalam pelukan pemuda itu.


"Siapa yang melakukan tindakan ekstrim seperti ini,?" dia bertanya kepada dirinya sendiri." Setidaknya aku telah berhasil mendapatkan sidik jari David, walaupun aku nggak berhasil mendapatkan code file itu,! gumamnya.


Resky yang berada di dalam pelukan seven lalu menghapus air matanya kemudian melepaskan diri dari pelukan pemuda itu lalu menatap wajahnya.


"Apa yang barusan kakak katakan.!" Dia menatap dengam raut wajah yang suram."Katakan padaku kak.?"


Seven kemudian menatap gadis itu sejenak, dia lalu berkata."Semoga saja sidik jari David dapat memberi kita petunjuk untuk membuka code file yang tersembunyi.!"


"Aku nggak ngerti kak,!"dia kemudian memalingkan wajahnya ke arah mayat Mr Sudirman dan berkata."Aku nggak menyangkah jika Om Sudirman akan meninggalkan dunia ini dengan cara seperti ini.!" Dia mengusap wajahnya.


Seven terdiam membisu sambil menatap gadis itu.


Beberapa saat kemudian mobil ambulance telah tiba di rumah sakit terbaik di kota London. Beberapa petugas rumah sakit lalu berjalan keluar untuk menjemput korban.


Di saat yang sama Ernes sedang berbicara dengan seseorang melalui telephone.

__ADS_1


"Apa kamu sudah memeriksa seluruh gedung.?"


"Kami sudah memeriksa seluruh gedung Boss, pejerjaan penembak jitu itu sangat bersih.!"


"Cari selongsong peluruhnya.Cepat.!!!!!!"


"Di mengerti Boss.!"


Resky dan Seven sedang mengikuti petugas rumah sakit yang sedang membawa stretcher , mereka berjalan cepat sambil memperhatikan Mr sudirman yang tertidur untuk selamanya di atas stretcher itu.


"Beliau mau di bawa kemana,?" tanya Seven yang memalingkan wajahnya ke arah seorang Dokter.


"Beliau akan di tempatkan di kamar mayat sampai keluarganya tiba.


"Kapan beliau di otopsi,Dok.?


Mereka lalu tiba di pintu kamar mayat rumah sakit itu.


"Untuk sementara, Tuan dan Nona tidak di perkenangkan masuk kedalam, maaf.,!!" kata dokter itu.


"Kami mengerti,Dok,! jawab Resky.


Mereka berdua lalu duduk di kursi yang berada di sudut dinding di hadapan pintu kamar mayat itu.


"Ya ampun... ! Kenapa akhir-akhir ini begitu banyak kejadian aneh yang terlintas dalam hidupku,. pertama kak Rian, kedua wanita yang mirip ibuku dan yang terakhir Ayak kak Raisa,!" kata gadis itu.

__ADS_1


Sontak Seven terkejut mendengarkan perkataan Resky,dia lalu memalingkan pandanganya ke arah gadis itu.


"Kenapa dengan Rian.? Apa kamu menyembunyikan sesuatu dariku.?"


"Nggak kak.!" Dia lalu menoleh ke arah Seven."Bukankah kak Rian menghilang.!"


"Aku kira kamu menyembunyikan sesuatu dariku.!" Dia kemudian memalingkan wajahnya seperti semula.


Ernest dan beberapa anak buahnya lalu menghampiri mereka berdua.


"Siapa kalian berdua,?? dan mengapa kalian sangat perduli dengan Boss kami,?? tanya Ernest yang menatap serius ke arah mereka.


Mereka berdua lalu mengalihkan pandanganya ke arah sumber suara.


"Aku teman Raisa.,!" kata Seven.


"Aku Putri Ramadhan Pratama,!" kata Resky.


Ernest terkejut mendengarkan perkataan gadis cantik itu.


"Maafkan aku atas ketidak tahuanku, Nona Muda,!" dia lalu membungkuk hormat.


"Apa Ayahku dam keluarga Om sudirman telah mengetahui ini,?" tanya Resky.


"Aku telah memberitahu Mrs Erika Dan Mr Ramadhan Pratama.!"

__ADS_1


"Berhentilah membungkuk,Tuan.!"


"Terima kasih,Nona!"


__ADS_2