LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPISODE 112 : Irina Arashavin Dan King Berada di Paris


__ADS_3

77 pesawat sedang mendarat di kota Paris satu persatu, setelah itu, rombongan besar kemudian membawa membawa jenasah Mr sudirman ke dalam mobil, tidak butuh waktu lama, rombongan besar itu meninggalkan airport menuju tempat peristirahatan terakhir.


Beberapa waktu kemudian, rombongan besar itu telah tiba di area pemakan di kota Paris, mereka di sambut oleh rombongan besar dari pihak Mr Ivan Petrov Arashavin, Pihak Mr David Nasution Brodryck, pihak Mr Bagas Erlangga.


Ernest dan beberapa anak buahnya kemudian mengawal para petinggi yang berada di dam mobil terdepan



Petih mati kemudian di turunkan dari mobil yang di tumpangi oleh para petinggi, Ernest dan anak buahnya kemudian membawa petih mati itu ke tempat peristirahatan terakhir di ikuti oleh rombongan besar.


setelah proses pemakaman selesai, para pemimpin rombongan itu berpamitan satu persatu ke pada Mr Erlita pratiwi.


"Kami turut berduka cita Nyonya Erlita, kami sangat terkejut mendengarkan informasi tentang tewasnya suami anda,!" ucap Mr Ivan Petrov Arshavin yang di dampingi oleh istrinya Mr Park Ae-Ri.


"Aku turut berbelasungkawa Mrs Erlita,!" Ucap Mrs Park Ae-Ri.


"Terimah kasih atas ucapan belasungkawanya Mr Arashavin dan Nyonya, kami sangat menghargai niat baik anda aku harap Tuan dan Nyonya berkunjung ke mansion milik kami sebentar malam, kami akan mengadakan acara perjamuan sebagai tanda terimah kasih telah berpartisipasi besar dalam proses pemakaman suamiku,!"jawab Mrs Erlita.


"Kami akan berkunjung , Mrs Erlita,!" ucap Mr Arashavin.


Mr Arashavin dan istrinya kemudian meninggalkan area pemakanan itu menuju ke mobil mereka dan di ikuti oleh kelompom besar miliknya,


Irina Arashavin bersama denga King menyambut mereka di pelataran di mana mobil pemimpin tertinggi sedang di parkir.


__ADS_1


"Ayah, Ibu,!! aku mau berkeliling di kota paris bersama dengan Rian, boleh nggak,!?"


"Boleh,! tapi ingat waktu, kamu jangan memanggilnya Rian, apa kamu sudah mengerti,!?" Jawab Mr Arashavin.


"Iya... ! Iya.... !!Aku belum terbiasa, Ayah,!!" ucapnya sambil tersenyum manis.


"Kamu harus terbiasa, Irina,!" ucap Mrs Park Ae-Ri.


"Aku mengerti Ibu,!"


"Kamu harus menjaga Irina baik-baik, anggap dia adik kamu sendiri, apa kamu mengerti,!?" ucap Mr Arashavin yang memalingkan wajahnya ke arah King.


"Aku mengerti Tuan Besar,!"


"Iya... ! Iya... !! Terserah kamu ajah,!" ucap Mr Park Ae-Ri.


"Aku bangga padamu hanya dalam waktu singkat kamu mampu menumbangkan beberapa perusahaan besar, aku tidak salah memilihmu,!"


"Makasih banyak Tuan Besar atas pujianya,!"


"Kita berangkat, Pa.... !" ucap Mrs Park Ae-Ri sambil menatap suaminya.


"Okey.!"


"Aku berangkat duluan, Ayah,!" dia memandang Ayahnya kemudian dia memandang wajah Ibunya,"Aku pergi dulu, Mom.!"

__ADS_1


"Ingat,!" ucap Mr Arashavin.


"Kamu jangan nyusahin, King,!" Kata Ibunya.


"Kami berangkat dulu, Tuan,! Nyonya,!" ucap king sambil tersenyum manis.


Mr Arshavin dan istrinya kemudian masuk ke dalam mobil sedangkan Irina dan King juga melangkahkan kakinya menuju ke arah mobil yang mereka gunakan sebelumnya.


Pada saat mereka mereka melangkahkan kakinya, King kemudian memalingkan wajahnya ke arah Irina yang berjalan sejajar denganya.


"Kita mau kemana,?" tanya King.



"Aku mau foto di menara Eiffel, aku juga mau berbelanja dan aku inggin ke tempaf hiburan di kota ini,!" dia sambil memandang wajah tampan King.


"Banyak amat sih permintaan kamu,"!


"Nggak usah protes, diam,!"


...****************...


...Kisah Irina dan King akan di bahas melalui mode Flash Back...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2