LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPISODE 64 : File Tersembunyi


__ADS_3

Pada saat Seven sedang berdiskusi dengan Resky, pemilik cafe tempat Resky bekerja kemudian muncul membawa dua cangkir kopi panas.


"How are you, Mr. Seven.?"


...ARTINYA...


"Bagaimana kabarnya Tuan Seven.?"


Seven dan Resky memalingkan pandanganya ke arah sumber suara.


"I'm fine.!"


...ARTINYA...


"Aku baik-baik saja.!"


Pemilik cafe itu lalu menyimpan 2 cangkir kopi di atas meja mereka.


"Please enjoy the coffee ! By the way, Miss Resky! Tomorrow we will be closed for a day because I have family matters."


...ARTINYA...


"Silahkan nikmati kopinya ! Ngomong-ngomong, Nona Resky ! Besok kita tutup selama sehari sebab aku punya urusan keluarga.!"


"Ok boss.!"


Pemilik cafe itu lalu meninggalkan mereka berdua.


Resky dan Seven lalu kembali fokus dengan permasalahan yang mereka ingin pecahkan.


"Aku pikir, Marcela dan David memiliki ikatan keluarga.!"


"Aku sependapat kak... !"


"Kalau begitu aku akan pergi ke suatu tempat untuk mencari informasi.!" sambil mengangankat cangkir yang berisakan coffe dan meminumnya sedikit.


Seven kemudian berdiri dan membalikankkan tubuhnya lalu berjalan keluar dari cafe itu menuju ke motornya. baru saja ia ingin menancap gas motornya, Tiba-tiba Resky menghalau jalanya sambil membentangkan kedua tanganya.



"Ada apa lagi.?"


"Aku ikut... ! TITIK... !"


"Apa kamu nggak punya kegiatan lain... ?"


"Nggak... !"

__ADS_1


"Kamu yakin...?"


"Yakin... !"


"Cepat naik... !"


"Okey kak Seven... !"


Gadis cantik itu lalu naik di atas sepeda motor itu.Tanpa ia sadari dia tersenyum manis. Mereka berdua meninggalkan cafe itu.


"Kita mau ke mana kak... !!?" Tanya Resky yang meninggikan suaranya.


"Kita ke apatemenku.!"


"Apaa...!!"


Seven kemudian menambah kecepatan motornya. mau tidak mau Resky memeluk Pria itu dengan sangat erat.



Beberapa saat kemudian, Mereka akhirnya tiba dan turun dari sepeda motor itu.


"Ngapain kita ke sini kak... ! Aku kira kita ingin mencari informasi.?"


"Memang itu tujuanya..!"


"Mau ganti pakaian..!"


"Terus hubunganya mencari informasi dengan pakaian apaan kak... ?"


"Kamu mau di sini atau masuk kedalam... !"


"Jawab dulu dong pertanyaanku kak... ?"


"Nggak usah cerewet .!"


Seven kemudian menuju lif untuk menuju ke apartemenya di ikuti oleh Resky.


"Ini pertama kali aku berkunjung ke tempat tinggal seaorang pria..!" Kata Resky dalam hati


Gadis itu tersendak-sendak dalam langkahnya.


"Kamu jangan khawatir ! Aku nggak tertarik denganmu. Jadi, nggak usah berpikir macam-macam.!"


"Aku juga nggak tertarik sama kakak... !"


"Kalau begitu, nggak usah terbata-bata gitu jalanya, cepat masuk... !"

__ADS_1


Resky akhirnya menyusul seven ke dalam lif, mereka terlihat canggung dan tidak berkata-kata dalam lif itu.



Beberapa waktu kemudian, mereka akhirnya tiba di lantai 5. Seven kemudian berjalan keluar menuju apartemenya di ikuti Resky.


"Ceklek.!" Bunyi pintu apartemen menandakan pintu terbuka.


Mereka berdua lalu masuk kedalam. Seven menghentikan langkahnya lalu berkata


"Kamu duduk dulu, aku akan mengganti pakaianku.!"


"Okey kak.!"


Resky kemudian duduk sejenak kemudian kembali berdiri dan melihat-lihat isi ruang tamu apartemen itu.


"Apartemennya begitu rapi, ternyata penampilan luar kak Farhan yang masih sedikit terlihat seperti preman tidak seperti jiwanya yang murni sangat peduli dengan kebersihan. Dia ternyata sangat rapi. Tapi mengapa yah... ! Kemarin-kemarin penampilanya seperti preman... !" Gumamnya sambil berpikir.


Setelah Seven mengganti pakaianya, dia lalu menuju ke sebuah meja kerja kemudian duduk dan menyalakan komputer.


"Aku harus meretas informasi yang tidak di ketahui secara umum oleh kebayakan orang di dunia ini.!" Gumamnya.



"Tik... ! Tik... Tik... !" Suara ketikan keyboard komputer itu menandakan dia sedang mengetik.


"David Nasution Brodryck...!" Gumamnya sambil mengetik.


Seven membaca setiap informasi yang terterah di layar komputer itu dengan begitu serius.


"Orang ini dahulunya adalah Rival Ramadhan Pratama... ! Ada file yang tersembunyi tapi nggak bisa di buka. Sial.... ! Pakai sandi khusus dan hanya David yang bisa membukanya... !" Gumamnya.


"Tik...! Tik...! Tik... !"


"Ramadhan Pratama.!" Gumamnya sambil mengetik.


Dia membaca setiap informasi Ramadhan Pratama yang telah ia hacker.


"Aku baru ingat jika nama terakhir Resky adalah Ramadhan... ! Arya Sepertinya nama ini sama dengan mantan kekasih Raisa dan kakak dari Resky.!"


Dia kemudian membuka Foto tentang Arya Ramdhan dalam situs itu.


"Ini memang betul mantan kekasih dan tunangan Raisa sekaligus kakak Resky... !"


Dia kemudian membuka foto Erika Puspitasari.


"Wajah ibu Resky memang betul sangat mirip dengan salinan foto wanita hamil yang di ambil Resky..! Aku mengerti sekarang. Akan tetapi, aku harus mencari David dan mengambil code file itu.!"

__ADS_1


__ADS_2