LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPISODE 139 : Misi Rahasia King


__ADS_3

Di kediaman Mr Arshavin lebih tepatnya di ruangan perpustakaan, King dan kedua orang tuanya melanjutkan percakapan yang terhenti sejenak.


"Apapun yang di ketahui di dalam ruangan ini, anggap tak perna terjadi apapun. Ingat, jangan sampai Irina memgetahui hal ini," kata Mr Arashavin sambil menatap King dan Istrinya secara bergantian, dia kemudian berdiri dari kursinya sambil berjalan mondar mandir dan berpikir kemudian memalingkan wajahnya ke arah King.


"Nanti malam, putra David akan bergerak untuk mengancurkan proyek besar untuk merealisasikan salah satu tujuanya yaitu balas dendam kepada Mr Ramdhan yang telah menghancurkan keluarga besar Brodryck di masa lalu. Untuk saat ini, kita akan bekerja sama dengan Mr David dan putranya karena kita membutuhkan bantuanya untuk menyingkirkan Mr Bagas Erlangga dari tahta nomor satu. kedepanya nanti kita pikirkan apa yang harus kita perbuat untuk menyingkirkan David beserta kelompoknya."


"Aku tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi, aku pikir ini salah. Jujur, apa yang Ayah perintahkan padaku sebelumnya untuk mengakusisi perusahan di Negara ini sangat sulit aku lakukan," dia menatap Ayahnya.


"Inilah yang di namakan persaingan bisnis, segalah cara akan kita lakukan untuk mencapai tujuan kita, apakah kamu pikir mereka tidak melakukan hal yang sama,!?" kata Mr Arshavin sambil menatap King.


"Aku rasa, di dunia ini masih ada pengusaha yang baik dan benar dalam menjalankan bisnis, walaupun kemungkinan besar hanya sekitar 20%, setidaknya kita bisa berada di angka itu."

__ADS_1


"Itu sudah sangat terlambat untuk saat ini, aku juga sebenarnya berkeinginan sepertimu. Tapi, untuk saat ini belum aka terjadi, jika kita telah berada di puncak dan mengendalikan segalanya maka baru kita merealisasikan niatmu dan niatku," dia menatap King sejenak lalu berjalan mondar mandir di dekat kursinya.


"Jika memang itu tujuan akhirnya, aku akan mengikuti perintah Ayah," kata King sambil menatap Mr Arashavin lalu melanjutkan perkataanya."Apa yang akan aku lakukan dengan.?"


"Kamu harus mengambil bagian dalam pemusnahan proyek yang akan di lakukan Indra, kamu harus mampu meyakinkannya. Setelah itu, kamu harus mengendalikan dia."


Mr Arshavin lalu mengambil Hpnya dari saku celananya, dia lalu menyerahlan Hpnya ke pada King kemudian berkata :"Itu adalah nomor Hp milik Indra, katakan padanya jika kamu adalah tangan kananku."


"Baiklah, Ayah."


"Aku mengerti itu. Pertama-tama, aku harus memghubungi Indra selanjutnya aku akan berangkat ke london hari ini juga, besok aku akan mengakusisi perusahaan di Negara ini hingga menjadi milik kita, aku hanya membutihkan waktu sekitar 7 jam untuk menguasainya."

__ADS_1


"Masalah itu aku serahkan padamu. Sebelum kamu betangkat, temui adikmu dahulu," kata Mrs Park Ae-Ri yang masuk ke dalam celah-celah percakapan sambil menatap putranya.


King lalu memalingkan wajahnya ke arah tempat di mana Ibunya sedang duduk lalu berkata.


"Aku akan menemui Irina hari ini, aku rasa dia akan sangat marah karena aku tak menjemputnya, kemungkinan besar saat ini dia nekad menuju ke perusahaan untuk mengomeliku."


"Berhati-hatilah di london, aku mengandalkanmu, Nak." Kata Mr Arashavin.


"Bolehkah aku memeluk kalian sebelum aku keluar dari tempat ini,?" kata King sambil menatap Mr Arashavin dan Mrs Par Ae-Ri secara bergantian.


"Tentu saja boleh,!" kata Mr Arashavin dan Istrinya sambil saling menatap sejenak kemudian membentangkan kedua tangan mereka ke arah King.

__ADS_1


Mereka bertiga lalu berpelukan dengan begitu bahagia.


"Hari ini adalah hari yang bahagia sekaligus hari yang menyakitkan untukmu, Nak," kata Mr Arshavin sambil menepuk pundak King.


__ADS_2