LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPISODE 25 : Pengakuan Cinta


__ADS_3

Rian telah selesai membeli tiket pesawat kemudia ia menuju ke kursi di mana Resky sedang duduk melamun.


"Kamu sedang mikirin apaan.?" Tanya Rian.


"Nggak lagi mikirin apa-apa Kak ! Jam berapa kakak berangkat ?"


"30 menit lagi.!"


"Aku akan tetap di sini sampai kakak berangkat.!" Ucap Resky


Rian yang mendengarkan perkataan Resky hanya bisa terdiam dan tidak bisa berkata-kata.


"Jangan lupa hubungi aku kak ! kalau sudah tiba di Rusia yah... ?" Tanya Resky yang menatap ke arah Rian.


Rian tiba-tiba memeluk gadis remaja itu.sontak membuat Resky kaget.


"Aku janji akan menghubungimu, Maafkan aku dan terimah kasih atas semuanya.!" Ucap Rian.


Rian Lalu melepaskan pelukanya kemudian berjalan menuju ke ruang tunggu penumpang pesawat dengan tujuan Rusia.


Resky lalu berdiri dari tempat duduknya sambil menatap punggung Rian yang berjalan menjauh.


"Kak Rian.... !!! Aku mencintaimu....!!! Aku sungguh mencintaimu.... !!" Gadis itu berteriak sekencang-kencangnya.


Rian yang mendengarkan itu kemudian berhenti sejenak lalu melanjutkan langkahnya sampai akhirnya pemuda tampan itu sudah tidak nampak lagi dari pandangan Resky.


Resky kemudian duduk sejenak terlarut dalam kesendirian, saat dia menyadari bahwa pria yang di cintainya telah pergi, dia lalu meneteskan air mata sambil berkata.


"Walaupun hanya sesaat kita bersama di villahku tetapi nggak akan terganti setiap kenangan yang telah terukir indah karena terendap indah dan melekat di hati ini... !" Gumamnya sambil menagis dan menginggat moment saat bersama Rian.


Beberapa saat kemudian Resky kemudian meninggalkan bandara tersebut menuju ke mansion.


...****************...


Renata sedang duduk di kursi kebesaranya lalu menerima panggilan telephone dari seseorang.


"Kring... ! Krink... ! Krink.... !!"


"Haloo... !! Apa kamu sudah mendapatkan informasi dari rumah sakit thunder... ?" Tanya Renata


"Iya Nona Mudah ! Kami sudah mendapatkan daftar orang-orang terkemuka yang berada di rumah sakit itu 22 tahun yang lalu dan diantaranya Nama Ayah dan ibu anda berada dalam daftar itu, beberapa diantaranya pengusaha besar dari london dan Rusia.!" Ucap Pria itu.


"Baiklah, kirim file itu kepadaku, sekarang... !" Ucap Renata.


"Baik Nona muda.!"


"Aku ingin kamu menyelidiki Pria yang bernama Indra Permana Nasution, salah satu pemegang saham dari PT Garuda Perkasa. Apa kamu mengerti .. ?"


"Baik Nona muda.!"


Kemudian Renata membuka File tersebut dan membaca nama-nama dalam daftar. lalu ia membaca profile dari setiap orang-orang dalam daftar tersebut. terlihat Nama Ivan petrov Arashavin yang melainkan orang Asia campuran Rusia.


"Hanya ada dua keluarga di rumah sakit Thunder 22 Tahun yang lalu yang berasal dari etnis Asia yaitu Ayah dan ibuku lalu ivan dan istrinya yang berasal dari korea. Aku akan ke Rusia setelah proyek ini berlangsung." Ucap Renata dalam Hati.

__ADS_1


...****************...


Di Perusahaan PT Garuda Perkasa sedang terjadi diskusi antara pak Ramadhan dan Putranya.


"Siapa pemuda yang ada di ruang rapat tadi.?" Tanya Pak Ramadhan.


"Dia adalah Pemilik saham terbesar ke dua setelah kita Ayah ! Namanya Indra Permana Nasution. Memang kenapa Ayah ? Sepertinya dari tadi Ayah memikirkan sesuatu.!"


"Dia sangat mirip dengan Rival ayah di masa lalu, kamu harus berhati-hati dengan pria itu, sepertinya dia tidak menyukaimu.!"


"Baiklah Ayah ! Aku akan mengingat itu.!" Jawab Arya.


"Aku pulang dulu, Nak.! Sudah siang, adikmu mungkin kesepian, soalnya dia sudah libur dan nggak ada yang menemani dia seharian di mansion... !" Ucap Pak Ramadhan


"Aku akan mengantar Ayah sampai di depan pintu perusahaan di sisi lain aku tidak ada kegiatan untuk saat ini.!" Ucap Arya.


"Terserah kamu saja, Nak.!" Jawab pak Ramadhan.


Arya lalu mengantar Ayahnya sampai ke depan pintu perusahaan. Setelah Pak Ramadhan meninggalkan perusahaan itu kemudian Arya melangkahkan kakinya kembali menuju ruanganya.


...****************...


Dua mobil mewah sedang memasuki pekarangan mansion keluarga Sinaga. Beberapa menit kemudian kedua mobil berhenti lalu orang yang berada di dalam kendaraan tersebut keluar dan melangkahkan kaki menuju ke dalam mansion.


"Jir......! Mansion ini sangat besar...!" Ucap Farhan.


"Wajarlah pemiliknya penguasaha terkaya di ASIA Tenggara " Jawab Albert.


"Ayo kita masuk ke dalam... !" Ucap Raisa.


Beberapa waktu kemudian merekapun telah berada di ruang tamu lalu ibù Erlita menghampiri pemuda-pemuda tersebut.


"Rupanya ada tamu.. !" Ucap Ibu Erlita


"Selamat siang Tante... ?" Ucap Farhan dan Albert


"Selamat siang juga anak muda tampan ! Duduk dulu,Nak.! Aku buat minuman dulu" Ucap Ibu Erlita


"Nggak usah repot-repot segala Tante.!" Jawab Farhan.


"Nggak papa Nak, Anggap rumah sendiri ya.!" Ucap Ibu Erlita


"Makasih Tante." Jawab Albert.


"Raisa ke mana ?" Tanya Ibu Erlita


"Lagi ngambil leptop bareng Irma, Tante, !" Ucap Farhan.


"Tante tinggal dulu ya... !" Ucap ibu Erlita.


"Oh iya Tante.!" Jawab Farhan dan Albert bersamaan.


Raisa dan Irma lalu menuju ke ruang tamu membawa perlengkapan untuk membuat brosur.

__ADS_1


beberapa menit kemudian akhirnya brosurpun jadi selanjutnya menunggu hasil print.


"Ini di minum dulu Nak, jangan lupa kuenya di makan juga ya.!" Ucap Ibu Erika.


"Makasih Tante.... !" Jawab Farhan.


"Lagi kerja apaan nih ?" Tanya Ibu Erlita.


"Lagi buat brosur orang hilang Tante.!" Jawab Albert.


"Memang siapa yang hilang "? Tanya Ibu Erlita penasaran.


"Teman kampus kami Tante !" Jawab Farhan.


"Kok bisa hilang sih !" Ucap Ibu Erlita.


"Lebih tepatnya kabur dari rumah tante.!" Jawab Irma.


"Ooh... ! Coba liat fotonya !" Ucap Ibu Erlita.


"Ini Mom brosurnya.!" Jawab Raisa.


Lalu Ibu Erlita memperhatikan dengan seksama wajah yang ada di brosur berwarna tersebut. kemudian terkejut.


"Wajah anak ini sangat mirip dengan dia pada waktu masih muda " Ucap Ibu Erlita dalam hati


"Ada apa mom, kok melamun mandangin wajah Rian !" Ucap Raisa


"Jadi anak yang ada di foto ini namanya Rian, Anak ini mirip dengan seseorang yang aku kenal dahulu.!" Ucap Ibu Erlita.


"Siapa mom ?" Tanya Raisa


"Ahh... ! Sudahlah itu cuman masa lalu, aku kembali dulu ke dapur !! Jangan pulang dulu, kita makan siang bareng-bareng " Ucap Ibu Erlita.


"Oh iya Tante ! Maaf merepotkan.!" Ucap Farhan.


"Jadi rencanya, ini brosur kita bagikan di tempat yang ramai "? Tanya Albert.


"Sebagian besar di bagikan dan sebagian kita tempel." Jawab Raisa.


"Kelompok kita bagi dua, aku bareng Raisa " Ucap Irma.


"Aku setuju !" Ucap Farhan.


Tidak lama kemudian brosur telah tercetak sebanyak 100 lembar.


"Anak-anak, kita makan siang dulu !" Ucap Ibu Erlita


"Makasih tante... !" Ucap Farhan dan albert secara bersamaan.


"Ayah ke mana, Mom.?" Tanya Raisa


"Dia lagi di ruang kerjanya. Ini, baru mau aku panggil untuk makan siang bersama " Jawab ibu Erlita.

__ADS_1


Setelah Pak Sudirman muncul di meja makan, merekapun makan siang bersama.


__ADS_2