
Di dalam ruangan rahasia milik Seven, pemuda yang sedari tadi fokus memahami pokok permasalahan yang ia lihat dari layar komputernya.
"Aku harus berbicara secepatnya dengan Ayah, walaupun aku membencinya, ini masalah sangat serius, bisa-bisa aku dan Alber jadi bermusuhan, sial.... !!"ucapnya yang sangat kesal.
Pemuda tampan itu kemudian memandang peta dunia yang terpampang lebar, aku terpaksa menunda misi pribadiku di sebabkan persoalan ini,!" gumamnya
Dia kembali menatap layar komputernya dengan niat melanjutkan menonton video kejadian di tahun 2000.
"Ada dua bayi, Arg.... !! Untuk saat ini aku abaikan saja masalah bayi itu,!!"
Di dalam video itu, seseorang lalu muncul menembaki Ayah dari Albert dan kemudian menghampiri Freiza Crow Six, terdengar suara samar-samar yang di ucapkan oleh Ayah Seven.
"Apa yang Ayah katakan, sebaiknya aku mengulangi perkataan itu,!!"
Dia kemudian mengulang-ulang memutar video itu pada area percakapan sampai sangat jelas.
"Mr Ivan Petrov Arashavin,!!!! Aku mengingat sangat jelas nama ini, Marcela menyebutnya pada saat dia berada di Rs Thunder bersama dengan Raisa, Irma dan Albert pada waktu itu, dan seingatku, sahabatnya adalah putri dari Mr Arashavin,!!" gumamnya.
Dia kemudian mengulang-ulang video itu sebab sebagian percakapan belum terlalu jelas.
"Astaga.... !!! teryata salah satu bayi itu adalah putra Mr Arashavin, tapi yang mana sih,!!! jangan-jangan putra Mr Arashavin itu yang berada di tangan Mr Erlangga, atau bisa jadi putranya adalah Rian,!!"
Dia kemudian melanjutkan menonton video itu dengan sangat serius.
"Sial.... !! Mengapa sebagian videonya terhapus di saat sudah menemukan titik terang sih,!!" gumamnya.
Dia terdiam sambil berpikir sesaat kemudian mengambil Hpnya yang berada di atas meja kumputernya sambil melangkahkan kakinya keluar dari ruagan rahasia miliknya dengan niat menuju ke kamarnya.
__ADS_1
Dia menatap layar Hpnya lalu mencari nomor Hp Ayahnya.
"Aku lupa jika aku nggak perna mengambil nomor Hp milik Ayah, sebaiknya aku ke kamar dulu untuk mengambil wig emas itu, aku telpon ibu ajah untuk meminta nomor Ayah,!" gumamnya sambil berjalan.
"Krink... ! Krink... ! Krink.... !!"
"Halo, Nak,!!! mengapa baru sekarang kamu menelpon ibu,?? apa kamu baik-baik saja, apa kuliahmu berjalan dengan baik,!!??" ucap Mrs Dian.
"Aku baik-baik saja, kuliahku berjalan baik, Ibu.!!! Ngomong-ngomong, aku minta nomor Hp milik Ayah, Mom,!!! ini sangat penting, apa ibu keadaan Ibu baik-baik saja,?"
"Aku baik-baik saja,Nak.... !!! Aku akan mengirim nomor ayahmu, ada apa gerangan,?? ini baru pertama kali sejak 7 tahun kamu ingin berbicara dengan Ayahmu,!?"
"Ada urusan sangat penting, Mom,!!! sudah dulu yah, Mom.!! Aku sedang terburu-buru, jangan lupa untuk mengirim nomor Hp milik Ayah,!!"
"Okey,!!
"Clint,!" bunyi pesan masuk.
Seven kemudian melihat isi pesan itu sambil membuka pintu apartemenya lalu menutupnya kemudian ia menuju ke sepeda motornya sambil menempelkan Hpnya di telingahnya.
"Halo Ayah,!!"
"Ada apa, sepertinya kamu sangat membutuhkankaku,!?"
"Mengapa Ayah menembak Mr Erlangga Steven lee,!!?? dan mengapa Mr Frenky junior menembak Ayah,!?
Sontak Mr Freiza Crow Six terkejut atas pertanyaan besar yang hanya di ketahui oleh penguasa besar.
__ADS_1
"Dari mana kamu mengengetahui itu,!!!???"
"Aku nggak sengaja melihat sejenak video Mr David,!"
"Di mana kamu melihatnya,!!??? sebaiknya kamu menghapus video itu,!!"
"Aku nggak memilikinya Ayah,!!! bukankah sudah aku katakan bahwa aku melihatnya sejenak,!!"
"Kamu jangan membodohi, Ayah,!!! hapus video itu, cepat...!!! Dan jika kamu benar melihat video itu, kamu melihatnya di mana,!!?"
"Aku melihatnya pada waktu acara pelelangan, aku berada di belakang Mr David yang sedang menonton video itu, awalnya aku nggak peduli akan tetapi, pada saat Ayah muncul dalam video itu, aku terpaksa menontonya.!"
"Kamu di mana sejarang, Nak,!!?
"Aku di apartemenku, aku berencana ingin ke rumah sakit, Ayah teman baik aku meninggal tertembak di acara pelelangan,!"
"Kamu sungguh membuatku terkejut, mengapa bisa kamu berada di tengah-tengah musuh tanpa ada yang menyadarimu, Nak,!!"
"Orang-orang di sini nggak ada yang mengetahui jika aku anak dari Ayah, lagian aku nggak bermusuhan dengan orang-orang itu, tapi Ayah yang bermusahan dengan mereka.!"
"Baiklah kalau begitu, kita akan bertemu di perancis besok setelah acara pemakaman Mr Sudirman, aku juga ingin berbicara serius denganmu kali ini, berhentilah memusuhiku,!! apa kamu mengerti,!!"
"Okey,!! aku mengerti.!!!"
Panggilan telephone terputus, Seven kemudian memakai wig emas di atas motornya.
"Brummmmm.... !!" Suara motor Vyrus Alyen 988 melaju dengan sangat cepat.
__ADS_1
"Maafkan aku, Ayah.!!! Aku terpaksa membohongimu, sebab ini masalah fatal.